Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 29


__ADS_3

zayn mengepalkan kedua tanggannya,, ia geram melihat dua insan yang terlihat mesra itu,, hingga akhirnya zayn menyuruh haikal melajukan mobil ke arah apotik,,


sekertaris haikal merasa bingung,, apakah tuannya ini sedang sakit atau bagaimana sehingga ia di suruh untuk berhenti di sebuah apotik,,


."sekarang kamu turun dan belikan aku obat pencegah kehamilan," ucap zayn tanpa melihat sekertaris haikal,,


"baiklah," tapi untuk apa tuan membeli obat itu," tanpa sadar sekertaris haikal bertanya,,


zayn menatap tajam sekertaris haikal lewat spion mobil seketika sekertaris haikal bringsut dan langsung turun dari mobil,,


"oh!!! sial," bagaimana bisa aku bertanya seperti itu," bisa mati aku tadi," gumam sekertaris haikal sambil memebeli obat tersebut,


"ini obatnya tuan," sekertaris haikal menyerahkan obat tersebut ke tuan zayn dan langsung melajukan mobilnya ke arah mansion,"

__ADS_1


semua rencana sudah zayn siapkan hingga akhirnya dia dengan kasar bisa merebut apa yang selama ini nameera jaga dengan baik,,


flashback off


dini hari zayn terusik dan terbangun dari tidurnya,, tepat jam 4pagi dia melihat nameera tertidur di sampingnya dan tanpa sengaja tangannya memeluk erat tubuh nameera yang membelakanginya,, ia melihat mata nameera sembab dan ada bekas air mata di pelupuk matanya,, zayn mengusap air mata nameera dengan lembut,, menyampingkan anak rambut nameera seutas senyum terbit dari bibir zayn apalagi ia melihat banyak bercak darah di sprai tempat tidurnya,,


"ternyata aku salah menilaimu,, maafkan aku namun untuk sekarang aku belum tau maksud hatiku untumu,, biarkan berjalan seperti ini dan kau akan selamanya menjadi milikku nameera,, dan maafkan aku karena merebutnya secara paksa karena aku tak terima milikku di pegang oleh orang lain apalagi sampai direbut," zayn mengecup kening nameera dengan lembut "ngghh,, lenguhan keluar dari mulut nameera zayn langsung pura² tidur kembali takutnya nameera terbangun dan melihat zayn tengah mengecup dirinya.


nameera bangun dari tidurnya,, ia merasakan seluruh tubuhnya remuk bagai terlindas oleh beban berat, ia memegang kepalanya yang agak pusing seketika tubuhnya terasa berat dan betapa terkejutnya nameera mendapati tangan zayn sedang melingkar di perutnya dan kepala zayn berada tepat di belakangnya,,,


"hah,, apa apaan ini,"ucap nameera sambil mengangkat tangan zayn yang masih Setia memeluk dirinya,, namun alih² zayn semakin erat memeluk dirinya,, akhirnya mau tak mau nameera harus membangunkan tuan zayn


"tuan,, bangun sudah pagi saya mau mandi dan beribadah tuan," ucap nameera dengan nada yang lembut ,"dia tak mau membuat zayn semakin marah takutnya nanti zayn berbuat lebih lagi padanya,"

__ADS_1


"bangun saja aku tak melarangmu untuk bangun," ucap zayn serak dengan mata yang masih tertutup,"


"bagaimana saya bisa bangun kalau tangan tuan masih melingkar di perut saya,"


akhirnya zayn sadar dan langsung mengangkat tangannya menjauh dari tubuh nameera,,


alih² untuk bangun nameera meringis merasakan sensasi yang berbeda dari tubuhnya, ia mengangkat kakinya dan nameera langsung terjatuh dari tempat tidur dan beringsut,, ia merasakan area sensitivenya sangan perih dan sangat sakit,, zayn yang melihat nameera terjatuh akhirnya bangun dan berjalan mendekati nameera,, "kamu kenapa,"ucap zayn dengan nada serak dan tatapan sayu karena baru terbangun, "


"tidak apa² tuan saya baik² saja ucap nameera sambil memegang erat selimut yang menempel di tubuhnya itu,"


mohon maaf ya reader kalau ceritanya ga jelas,, tapi author minta dukungannya untuk bisa selalu updet tiap hari dan semoga readers semua menyukai ceritanya 😊😊😊😘😘😘


iloveyou kalian 😍

__ADS_1


__ADS_2