Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 66


__ADS_3

nameera melangkah keluar dari dalam perusahaan zayn dengan kesal, karena sedari tadi ia hanya mendengar perdebatan kecil dari bibir zayn,


"isssh, untung saja aku masuk agak siangan, "gerutu nameera sambil memberhentikan ojek pangkalan di samping kantor zayn,


ojek Yang di tumpangi nameera langsung melesat menuju arah Yang telah di beritahukan nameera,


sedangkan di perusahaan, zayn terlihat tak tenang saat melakukan meeting dengan client, namun untungnya meeting berjalan dengan lancar sehingga menghasilkan kerja sama Yang luar biasa,


"terimakasi, semoga kedepannya kita bisa menjadi tim Yang sukses, " ucap zayn sambil berjabat tangan dengan rekan bisnisnya,


rekan bisnisnya hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "kalau begitu saya pamit dulu tuan, "ucap client Dan zayn langsung mengantarkan kepergian client tersebut,


zayn kembali lagi ke ruang kerjanya, modnya sedang tak terkendali, niat hati ingin mengantarkan istrinya ke kampus namun harus batal karena ada meeting,"akhhh," zayn mengacak rambutnya yang sudah tersisir rapi.


ia mengambil ponsel miliknya di dalam saku jasnya dan langsung memanggil salah satu nomer yang ada di ponselnya,


"cintaku, colling,


ya saat ini zayn sedang menghubungi ponsel milik nameera, lama panggilan itu tersambung namun tak juga ada respon dari sang pemilik yang di hubungi zayn,

__ADS_1


nameera turun dari ojek dan langsung membayarnya, dari tadi ia memang mendengar ponselnya berbunyi, namun ia memutuskan untuk melihatnya setelah turun dari ojek.


"suamiku,"


nameera memutar bola matanya malas saat melihat nama panggilan yang tertera di layar ponselnya," ishh dia itu memang selalu semena mena terhadapku," ucap nameera tak terima saat tahu zayn menyimpan nomor ponselnya dengan nama ," *suamiku,"


"suamiku*,colling,


zayn sekali lagi menghubungi istri cantiknya itu, dan dia berharap nameera segera untuk mengangkat panggilan darinya,


"kau tau aku malas berbicara padamu," ucap nameera pada ponselnya, untung saja panggilannya belum ia terima,


nameera dengan malas menekan tombol hijau,


" sayang, kau sudah sampai," ucap zayn dengan nada yang super manis,


"aku mau muntah mendengarmu memanggilku dengan kata sayang," gumam nameera di dalam hati.


" sayang kenapa kau diam ," ucap zayn karena tak mendengar jawaban dari nameera.

__ADS_1


" maaf aku harus segera masuk kelas," jawab nameera dan dia langsung memutuskan sambungan telponnya terlebih dahulu tanpa ada kata penutup


"issh, untung saja aku mencintaimu, jika tidak sudah ku patahkan tanganmu yang sudah memutuskan panggilanku terlebih dahulu,"


ucap zayn memandangi ponselnya sambil tersenyum.


nameera masuk kelas, dan seperti biasa ketiga sahabatnya itu sudh menunggunya dengan tersenyum," sini duduk," dilla menarik tangan nameera,


"ada apa," ucap nameera penasaran


" aku mau bahas masalah kita mau magang di mana, kitakan di beri pilihan hanya dua perusahaan saja, maka dari itu yuk kita sama² putuskan hari ini," ucap dilla yang terlihat antusias.


" dua perusahaan," tanya nameera lagi.


" iya, perusahaan yang pertama itu Aditama group, milik papanya rasya, nah yang ke dua itu malik ACC corporatian katanya sih milik keluarga malik," ucap fitri menjelaskan dua perusahaan yang mereka akan pilih untuk magang,


"rasya, aku tak berani lagi bertemu dengannya, namun juga malik acc punya zayn, aku juga malas berada dekat dengan lelaki itu, akhh, kepalaku pusing memikirkannya," gumam nameera sambil melamun, fikirannya melayang sangat jauh,


" ehhh, busett dah lo malah bengong, ayo kita pilih yang mana," ucap fitri yang berhasil mengagetkan nameera,

__ADS_1


" terserah kalian aja aku mah ngikut,". ucap nameera,


meraka berempat sudah memutuskan dimana mereka akan melakukan kegiatan magangnya, pilihannya hanya ada dua namun dari tadi nameera tak kunjung menerima, membuat sahabatnya menjadi bingung dengan penolakan penolakan yang di lontarkan nameera.


__ADS_2