
"kenapa aku harus terjebak di antara hatiku dan egoku,, kenapa saat aku ingin membalaskan dendam ke ibumu aku malah terjebak untuk mencintaimu, aku mohon saat aku sudah benar² mencintaimu, kamu jangan membenci dan meninggalkan aku nantiny, dan sekarang aku meminta maaf kepadamu,, zayn bermonolog sembil terus menatap wajah cantik nameera yang terlelap,,
sampai akhirnya zayn menarik selimut nameera dengan kasar,, sebenarnya di dalam hati yang terdalam,, zayn sangat marah dan kesal terhadap dirinya yang memperlakukan nameera sedemikian kasar setiap hari, namun karena ambisi untuk balas dendam ia tak menghirau hatinya yang berteriak untuk jangan menyakiti nameera,,
nameera tersentak kaget karena selimutnya di tarik,, ia mencari wajah yang telah berani menarik selimutnya padahal dia tau nameera sedang tertidur,, nameera membalikkan badannya dan betapa terkejutnya saat dia tau siapa yang telah menarik selimutnya,, ",tuan",,nameera kaget bukan main ia segera menundukkan pandangannya.
",aku menyuruhmu tinggal di rumahku bukan untukmu bersenang-senang, apalagi tidur seperti ini,"zayn mencengkram kuat dagu nameera.
nameera meringis merasakan dagunya yang memanas,, namun zayn menghiraukan wajah nameera,,
__ADS_1
"ahh,, kenapa wajahnya panas sekali, ucap zayn dalam hati, "bagun di luar sana ada ibumu yang menunggumu, jangan membuat aku malu di depannya,"ucap zayn dengan nada kasar.
akhirnya nameera bangun dari duduknya,, kepalanya agak pusing, perutnya yang sakit, harus ia tahan,, baru saja berdiri pandangan nameera sudah buram,, nameera terjatuh lagi kepalanya membentur lantai dengan suara yang sangat keras,
zayn yang melihat nameera terjatuh langsung bringsut, zayn berjongkok di depan wajah nameera ,zayn melihat betapa pucatnya wajah nameera saat ini"kau bodoh zayn, kau sangat jahat, apa yang telah kau perbuat pada wanitamu,zayn meremas kuat rambutnya, merutuki kebodohan dirinya, "
tanpa basa basi zayn mengangkat nameera,, ia keluar dari dalam gudang ", cepat panggilkan dokter haris, ucap zayn pada pak mus dan langsung membawa nameera ke dalam kamarnya,,
tak perlu waktu lama,, dokter haris segera meluncur ke mansion,, ia takut jika terlambat sedikit bisa hilang nyawanya oleh si tuan zayn yang kejam,
__ADS_1
sedangkan dua orang yang di tinggal di ruang tengah itu menjadi kesal karena tak dipedulikan sama sekali,,
pintu mansion terbuka terlihatlah dokter haris yang datang dengan terburu Buru,, pak mus langsung menyambut kedatangan dokter haris dan langsung menyuruhnya untuk masuk ke dalam kamar tuan zayn,,
tanpa basa basi dokter haris langsung membuka pintu kamar itu tanpa mengetuknya,,
"apa yang telah kau perbuat brother ,, sehingga aku harus di suruh datang dengan tergesa gesa ke sini, apakah kau tidak tau di rumah sakit masih banyak pasien yang membutuhkanku,"ucap dokter haris karena kesal atas tindakan zayn yang semena mena itu,"
"besar juga nyalimu ya, "ucap zayn dengan tatapan membunuhnya,,
__ADS_1
dokter haris langsung menciut kala mendengar ucapan zayn,,, "bukan aku yang sakit tapi dia, zayn menunjuk ke arah nameera yang masih berbaring dengan lemah,"
pandangan dokter haris langsung tertuju pada ranjang tempat tidur zayn, dan benar saja ada seorang wanita yang masih terlelap dan terlihat sangat pucat,,