Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 59


__ADS_3

zayn dan nameera berjalan mendekat dan duduk di sofa, sebenarnya nameera ingin menjauh sedikit dari zayn, ia memutuskan duduk di sofa paling samping, namun zayn menarik tangannya untuk duduk di dekatnya,


ashila yang lagi lagi menyaksikan adegan itu, wajahnya sudah terlihat merah padam, ingin segera bangkit lalu menampar dan menjambak rambut nameera, namun lagi lagi ia hanya bisa meredam itu semua saat ini,


"maaf membuat mama menunggu lama, "ucap zayn sambil mencium punggung tangan nameera yang sedang ia genggam,


"apa manusia seperti dia sudah gila, atau jangan jangan dia kemasukan makhluk halus di rumah ini sehingga selalu berbuat seperti ini kepadaku, "gumam nameera sambil menatap zayn dengan tatapan tajam.


pandangan mereka berdua bertemu, zayn langsung mengedipkan sebelah matanya sambil tarsenyum manis ke arah pandang nameera, "benar mungkin dia kemasukan makhluk halus,"gumam naneera lagi sambil menjatuhkan pandngannya.


"akh sial, aku tak bisa biarkan ini semua awas kau nameera, "gumam ashila sambil mengepalkan kedua tangannya,


"Bagaimana hari² mu saat menjadi istri zayn sayang, "ucap mama Ariana ibu tiri nameera dengan nada yang sangat halus,


"sayang, hahaha, 😂 pasti wanita sepertimu ada maunya sampai² kau harus repot² memanggilku dengan sebutan sayang, "gumam nameera di dalam hati sambil tersenyum sungging ke arah sang ibu tiri,

__ADS_1


"kabarku,, seperti yang mama lihat saat ini, " ucap nameera dengan datar.


"oh ya zayn, apa malam ini kami bisa menginap di mansionmu, aku ingin sekali merasakan bagaimana nyamannya mansionmu ini, " ucap ashila sambil menatap zayn dengan tatap menggoda, matanya sengaja ia kedip kedipkan bibirnya sengaja ia gigit (ah seperti wanita liar).


"Bukannya aku tak mau kalian menginap di mansionku, namun saat ini seluruh kamar tamu sedang ada perbaikan, jadi maafkan aku, "jawab zayn


padahal seluruh kamar tamu tak ada yang di perbaiki namun zayn sengaja karena tak mau mansion mewahnya harus di tiduri dengan wanita wanita yang sangat ia benci.


"aku tidak akan sudi jika mansionku di tiduri oleh wanita licik seperti kalian, "gumam zayn di dalam hati.


tak berselang lama tuan narendra telah selesai dengan makan malamnya, dan dia berniat nimbrung bersama zayn dan kelurga nameera,


"maaf telat menyambut kedatangan kalian, " ucap tuan narendra yang sudah menjatuhkan bokongglnya di atas sofa,


"hah, bukannya ini si tua bandot yang mau menikahi nameera, "gumam ashila sambil membelalakka matanya,

__ADS_1


"tidak mengapa tuan, "ujar mama tiri nameera.


nameera semakin risih dengan perlakuan zayn yang sudah melewati batas menurutnya "akh apa yang harus aku lakukan agar aku bisa pindah tempat duduk, "gumam nameera sambil mencari celah agar bisa terbebas dari zayn,


pasalnya zayn dengan nakal sudah melewati batasannya, tangannya tak bisa diam semula dia mengenggam tangan nameera dan sekarang dia dengan jahilnya meraba Raba punggung nameera, nameera mendekatkan bibirnya ke kuping zayn,


"ku mohon berhentilah, apa yang anda lakukan saya tidak nyaman dengan perlakuan anda, "bisik nameera pelan berharap zayn akan berhenti dengan apa yang dia lakukan.


"kau kan istriku, jadi aku bisa berbuat semauku dengan tubuhmu ini sayang, "lanjut zayn yang berbisik


sedangkn ketiga orang itu merasa terabaikan dengan kelakuan zayn dan nameera yang salik berbisik,


like like jangan lupa di like,


jika novelnya kurang menarik mohon di maafkan karena haluku cuman nyampe sampe sini aja,mohon di koreksi ya biar author revisi lagi ya ok😉😉

__ADS_1


__ADS_2