
nameera keluar dari kamar mandi sambil memegang sebagian pakaiannya dan kembali duduk di atas ranjang samping zayn,
melepaskan pakaiannya di sisi ranjang, mata nameera sudah sembab akibat menangisi pakaiannya,
"cup, zayn mengecup pipi nameera
"maafkan aku, " ucap zayn sambil menggenggam tangan nameera,
nameera hanya melirik sekilas ke arah zayn lalu kembali membuang pandangannya,
" heh, nameera menghembuskan nafasnya kasar di hadapan zayn,
"aa, aku mau pulang, " ucap nameera,
"dengan penampilan seperti ini, " zayn menatap nameera,
bagaimana istrinya mau pulang dengan ke adaan tubuhnya masih di baluti jibah mandi dan kepalanya masih di lilitkan handuk,
nameera tak menjawab ia hanya merengek bak bayi besar,
"bagaimana kalau pakai kemejaku saja, " ucap zayn sambil berjalan ke arah lemari yang berisikan kemeja dan jas jas mahalnya,
__ADS_1
nameera mengikuti zayn dan mulai memilih kemeja yang akan ia gunakan, dan pilihannya jatuh pada kemeja warna hitam yang hanya satu satunya di dalam lemari itu,
nameera kemudia mencari celana boxer milik zayn untuk ia gunakan, setelah menemukannya ia kembali ke kamar mandi untuk menggunakannya,
"lumayanlah, " ucap nameera dan langsung keluar dari kamar mandi,
hari sudah sore semua penghuni kantor sudah bersip untuk pulang ke rumah masih masing, begitu juga dengan sohib nameera mereka semua sudah bersiap untuk pulang,
"lets go yuk, " ucap Fitri sambil mengambil tasnya,
"tapi nameera, " ucap dilla yang dari tadi menunggu kembalinya nameera,
Andre hanya mengikuti langkah mereka berdua, sambil sesekali menengok ke arah belakang,
kini zayn dan nameera keluar setelah keadaan kantor terlihat sepi, zayn mengikatkan jasnya di pinggang nameera agar tubuh istrinya tak bisa di expos oleh orang lain,
nameera dengan Setia berjalan di belakang zayn sambil menundukkan pandangannya,
"aku mau mengambil tasku dulu, " ucap nameera sambil membelokkan arahnya dan kini zayn yang berjalan di belakang nameera,
Anton yang baru saja ingin pulang karena harus menyelesaikan berkasnya berdiri begitu saja tanpa melihat nameera,
__ADS_1
dengan sigap nameera langsung membalikkan badannya dan tak sengaja memeluk tubuh suaminya, karena takut jika anton nanti melihatnya dengan ke adaan seperti itu,
"degh, zayn terkejut dengan perlakuan nameera yang tiba tiba memeluknya,
namun anton tak melihat ke arah nameera kini anton berjalan ke luar setelah membereskan semua berkas yang berserakan di lantainya,
nameera belum sadar atas perbuatannya yang memeluk tubuh zayn, " hey, jika ingin memelukku tidak usah tiba tiba seperti ini, " ucap zayn yang ingin membalas pelukan istrinya,
mendengar ucapan zayn nameera langsung tersar dan segera melepas pelukannya, "maaf, " ucap nameera dan kembali melangkah mengambil tasnya yang masih berada di atas meja kerjanya,
mereka berdua berjalan beriringan dengan nameera Setia berada di belakang zayn,
zayn masuk ke dalam kobilnya setelah membukakan nameera pintu mobil, kini mobil yang di kendarai zayn telah melesat pergi meninggalkan perusahaan miliknya,
di dalam mobil zayn tak melepaskan tangan nameera ia terus saja menggenggamnya dengan sesekali ia hujani kecupan, sedari tadi juga nameera terus meronta ingin melepaskan tangannya,
namun apa daya tangan zayn begitu kencang menggenggam tangan nameera,
mobil zayn kini sampai di pintu gerbang mansion,dan jack dengan sigap membukakan tuannya itu gerbang besar mansion,
terlihat ashila tersenyum menyambut kepulangan zayn dengan iriana yang tengah duduk di atas sofa
__ADS_1