
para pengawal membukakan tuan Dan nyonyanya pintu mobil, nameera susah bersiap ingin keluar namun di cegah terlebih dahulu oleh suaminya,
"biarkan aku turun terlebih dahulu, " ucap zayn Dan nameera hanya patuh saja,
zayn turun dari dalam mobil Dan berjalan ke arah nameera, berdiri di depan istrinya sambil menggenggam tangan nameera,
"jalan di belakangku, "ucap zayn Dan nameera langsung turun dari dalam mobil,
bik sumi tersenyum saat menyambut kepulangan tuan Dan nyonyanya, begitu juga dengan pak mus,
pak mus bahagia melihat kemajuan hubungan zayn nameera yang kian hari makin dekat,
nameera berjalan tepat di belakang suaminya, dan dengan jahilnya zayn mengambil tangan istrinya yang satunya lagi untuk i majukan ke depan,
tangan nameera ia lingkarkan di perutnya, akhirnya terjadilah adegan nameera berjalan sambil memeluk tubuh zayn dari belakang,
"kesempatan, " batin zayn, ia dengan susah payah menahan senyumnya agar tak terlihat ashila dan iriana
"ish, " ashila geram melihat kelakuan nameera, padahal itu semua perbuatan zayn,
zayn terus berjalan maju semua maid mansionnya tersenyum manis sambil menundukkan kepalanya menyambut kedatangan dua insan penghuni mansion besar,
__ADS_1
"zayn kau sudah pulang," basa basi iriana padahal dalam hatinya ia sangat benci dengan situasi mesra seperti ini,
"seperti yang mama lihat, " ucap zayn saat berdiri di hadapan iriana,
nameera hanya diam saja, ia sudah malas berhadapan dengan dua orang yang ada di hadapannya itu,
"zayn, maaf, " ashila maju ke hadapan zayn dengan kaki yang masih di baluti perban,
zayn hanya mengangguk, tangannya ia masukkan ke dalam saku celana miliknya, nameera yang dari tadi audah risah dengan perbuatan zayn, akhirnya memiliki kesempatan melepaskan tangannya,
namun baru saja tangannya terlepas dari tubuh suaminya, dengan sigap zayn kembali melingkarkan tangan nameera di perutnya,
"permisi, " zayn berjalan melewati dua orang di hadapannya itu,
"lepaskan, " ucap nameera saat sudah berada di dalam kamarnya,
bukannya melepaskan istrinya zayn malah membalikkan badannya sehingga kini mereka tengah berhadapan, zayn memegang ke dua bahu istrinya dengan tangan nameera masih melingkar di pinggangnya,
zayn menghempaskan tubuh nameera ke atas ranjang king size yng sangat empuk hingga ia terlentang di bawah kunjungan zayn,
nameera memalingkan pandangannya ia tak mau menatap Netra milik zayn yang sedang menatap dirinya,
__ADS_1
"cup, zayn menghujani wajah nameera dengan kecupannya,
"astaga,mau apa lagi dia," batin nameera, detak jantungnya sudah berirama dengan nada yang tidak karuan,
"aku mau ganti baju dulu," akhirnya nameera memberanikan dirinya membuka suara,
"benarkah," ucapan zayn hanya di balas anggukan oleh nameera,
dengan gesit tangan zayn membuka kancing kemeja miliknya dari tubuh nameera,
"astaga," nameera segera menahan tangan zayn yng dengan nakalnya membuka kancing kemeja yang ia gunakan,
"mau apa," nameera menahan tangan zayn yang sudah berhasil membuka kancing kemeja yng ia gunakan,
"sayang, kau bilang iangin mengganti baju dan aku bersedia untuk membantumu," ucap zayn dengan wajah mesumnya,
"aku bisa sendiri," ucap nameera
namun zayn tak peduli ia tetap menindih tubuh nameera, hasratnya yang sudah padam kini menyala menggebu gebu,
tangan nameera ia tepis, zayn kembali melucuti kemeja yng di gunakan nameera," aku harus apa ini, tubuhku masih lelah," batin nameera
__ADS_1