Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
124


__ADS_3

mata iriana melirik ke sana kemari, zayn sudah kembali duduk di tempatnya, "nasib baik, " batin iriana


kini iriana mencoba membuka ikatannya menggukana pecahan yang berada di belakang tangannnya,


"ayo, bisa bisa, " batin iriana dan benar saja ikatan tangannya sudah terlepas,


kini ia menggeser tubuhnya ke arah di mana ashila berada, sedangkan zayn diam saja sambil mengamati iriana,


"tuan ikatannya berhasil ia lepaskan, " lapor jack


"biar saja, kita lihat sampai batas mana kemampuan mereka melarikan diri, " jawab zayn,


"zayn, aku minta maaf dan aku tak bermaksud seperti itu, " ucap ashila di bibirnya namun lain di hatinya,


"aku akan tetap menghabisinya, apapun caranya dan kau harus segera menjadi milikku, " batin ashila dengan percaya dirinya,


zayn seakan mengejek ucapan ashila dengan senyum sungging, "diam, mama akan melepaskan ikatanmu, " bisik iriana yang sudah berada di samping ashila,

__ADS_1


ashila hanya mengangguk dan benar saja merek berdua sudah terbebas dari ikatannya, dan dengan segera iriana mengambil tanah dan melemparnya di hadapan zayn beserta anak buah jack,


"lari ." ucap iriana dan mereka bedua langaung berlari, sesampainya di luar iriana melihat ada sebuah mobil ia mencoba mendekat,


"Bodoh, bahkan kuncinya ada di dalam, cepat masuk, " ucap iriana dan mereka berdua langsung memasuki mobil


kini mobil yang di kendarai iriana sudah melesat pergi meninggalkan rumah kosong dengan tawa kemenangan,


"ah, sialan, " teriak jack sambil mengusap matanya yang perih akibat terkena lemparan tanah,


jika saat ini jack sedang was was, berbeda halnya dengan zayn ia seakan tenang dan terlihat baik baik saja, "tenanglah, aku kan sudah bilang kita lihat sampai batas mana kemampuan mereka, " ucap zayn dengan tenang dan langsung berdiri dari duduknya,


"tapi tuan, " kini seakan jack yang terlihat memiliki dendam pada dua orang insan yang telah berhasil melarikan diri itu,


zayn tersenyum dan berdiri dari duduknya, "sudahlah lebih baik kita segera meninggalkan tempat ini, " perintah zayn


zayn kini berjalan keluar meninggalkan rumah kosong, dan dengan langkah lebar jack setia mengikuti tuannya dari belakang begitu juga dengan anak buah jack yang lainnya,

__ADS_1


"eh, jay mana mobil yang tadi gue parkirin disini, " ucap salah satu anak buah jack yang bertanya pada salah satu temannya,


"mana ku tahu, yang parkirin kan elu begok, " ucap jay sambil mendekat ke arah temannya,


"ada apa, " tanya jack yang melihat anak buahnya seperti kebingungan,


"ini bos mobil yang parkir di sini entah kemana, " lapor anak buah jack,


jack menautkan kedua alisnya dan kini matanya sudah melotot buru buru ia berlari ke arah zayn, " tuan, mereka melarikan diri menggunakan salah satu mobil ," lapir jack yang meyakini hal tersebut,


"bos, rem mobil itu blong, " tutur anak buah jack lagi, pasalnya memang benar rem mobil itu blong sehingga ia membiarkan kuncinya berada di dalam,


"cepat kejar mereka sekarang," ujar zayn dan dengan gerak cepat agus melajukan mobil sesuai perintah zayn,


iriana dan ashila terlihat tertawa riang di dalam mobil, "bodoh, bahkan hanya dengan sekejap mata mereka semua bisa kita kalahkan, " ucap iriana sambil terus melajukan mobil yang ia kendarai,


namun saat sudah sampai di jalan raya, tiba tiba saja mobilnya tak bisa di rem dan akhirnya, :aaaahhhhh, " brugghh,,,

__ADS_1


__ADS_2