Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
88


__ADS_3

"aku akan menunggu, mungkin saja nameera pergi sebentar dan akan kembali sebentar lagi, " rasya selalu positif thingking,


menunggu di depan gerbang besar rumah nameera, berjalan mondar mandir, tangannya ia sedekapkan di dadanya, matanya tak pernah berhenti menatap arloji yang bertengger di pergelangan tangannya,


"kalau aku pulang, nanti dia kembali, " rasya mengurungkan niatnya yang mau pergi meninggalkan rumah nameera,


lagi, rasya menunggu lebih lama lagi, sedangkan arloji di tangannya terus berdetak memberitahu bahwa jam sudah menunjukkan angka larut malam,


menghembuskan nafas kasar, rasya akhirnya memutuskan untuk pulang ke apartementnya, mengendarai mobilnya dengan frustasi, rasya memukul stir mobilnya dengan kencang,


rasya tak langsung pulang ke apartemennya, ia malah duduk di bangku taman, duduk sendirian sambil menatap indah Bintang bintang yang bertaburan di atas langit yang Indah, "aku akan menunggumu sampai kau siap, " ucap rasya sembari menatap keindahan langit di malam hari,


sedari tadi ia sudah mencoba menghubungi ponsel nameera, namun nihil nomor ponsel nameera sudah tidak aktif,


menghembuskan nafasnya secara kasar lagi rasya bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan taman temptannya duduk itu,


……………


zayn dan nameera sudah sampai di rumah sakit dimana ashila dan mama irianan di larikan oleh warga sekitar yang melihat kejadian di mana mobil ashila menabrak pembatas jalan di jalan Raya,

__ADS_1


heh, nameera hanya bisa menghembuskan nafasnya tatkala melihat kening ashila di pasangkan perban di tambah juga di pergelangan kakinya,


pernyataan dokter memberitahu zayn dan nameera bahwa pergelangan kaki ashila mengalami patah tulang dan keningnya sedikir robek selebihnya dia baik baik saja,


sedangkan mama iriana tidak ada luka serius dan dia juga baik baik saja, hanya saja dia mengalami syok akibat tabrakan yang menimpanya,


zayn dengan senang hati merangkul bahu istrinya yang diam mematung melihat keadaan dua orang yang sedang berada di atas bed pasien,


"pulang," ucap zayn sambil menurunkan tangannya dari bahu nameera dan beralih menggenggam tangan istrinya,


nameera hanya mengangguk dan mereka berdua langsung pergi meninggalkan rumah sakit tempat di mana ashila dan mamanya belum sadarkan diri,


zayn yang kini sedang di aibukkan oleh ponsel yang ada di tangnnya belum menyadari bahwa nameera sudah masuk ke alam mimpinya,


saat saat seperti ini zayn masih saja di sibukkan oleh pekerjaannya, melirik sekilas ke arah istrinya karena tak mendapatkan pergerakan, zayn tercengang karena ia mendapatkan istrinya itu sudah tertidur lelap,


"sayang, " ucap zayn dan memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya, memindahkan kepala nameera ke bahunya dn menepuk halus kepala nameera,


zayn tersenyum melihat nameera yang sedang tertidur, " cantik, " ucap zayn sambil mencium pucuk kepala nameera,

__ADS_1


sesampai di mansion pak gun langsung membukakan tuannya itu pintu mobil, zayn langsung menggendong nameera masuk ke dalam kamarnya, dan membaringkan istri cantiknya ke atas ranjang,


cup, satu kecupan mendarat di kening nameera lagi, zayn masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuhnya dan mengganti bajunya dengan piyama,


ikut naik ke atas ranjang dan menarik istrinya ke dalam dekapannya, "i love you, semoga aku ada di dalam mimpimu malam ini sayang, " kecupan mendarat lagi di setip inci wajah nameera,


🌸🌸🌸


jangan lupa tinggalin jejak ya para readers yang setia


terimakasi untuk dukungannya, jangan lupa like, komen, vote tambahkan favorit,


jangan lupa kasi othor hadiah ya, 😁😁


mohon di maafkan jika ada kesalahan di dalam penulisan, jika ceritanya makin ke sini makin gajelas mohon di maafkan juga,


salam manis dari othor si cubby 😘


jangan lupa klik propil othor follow me, ada novel terbaru juga jangan lupa di intip ceritanya ga kalah seru loh, 😁😁promosi

__ADS_1


__ADS_2