
jangan lupa mampir ke chanell terbaru si cubby kawin Lari Yang mungkin bakalan launching nanti sore ya guys,
ceritanya di jamin seru abis ini kelanjutan kisah rasya Yang patah hati Dan akhirnya memilih menikah dengan sahabatnya sendiri fitri ayudia
sepenggal kisah kawin lari
fitri Yang kala itu tengah makan siang di sebuah restaurant di dekat perusahaan milik zayn, karena setelah resmi menyandang status sarjana fitri dilla Dan Andre langsung masuk bekerja di perusahaan Maliq Acc,
kala itu rasya Yang selalu di gencet mamnya nyonya Laura untuk di jodohkan dengan anak sahabat mamanya, rasya menolak karena untuk apa menikah kalau di jodohkan Dan ujung ujungnya mebyakiti ke dua belah pihak rasya tidak mau akan hal itu,
namun nyonya Laura tidak putus as a ia selalu memaksa rasya akan meng iyakan ucapan mamanya, namun rasya masih tetap rasya Yang dulu jika bersama mamanya,
"No ma, rasya tidak mau pleas ya pleas jangan paksa rasya ma, " ucap rasya Yang langsung mematikan smbungan ponselnya San membanting ponsel mahal itu ke atas ranjangnya.
"ah, andai kata nameera belum menikah aku akan menculiknya dengan paksa Dan memaksanya agar menjadi istriku mau atau tidak mau dirinya, " ucap rasya Yang akhirnya memilih meremas rambutnya,
permintaan mamanya Yang seperti ini selalu membuat rasya tambah pusing, dan entah mengapa saat ini rasya menarik tangan Fitri yang kala itu masih menyuap makanannya,
__ADS_1
"mau apa lu, " ucap Fitri sambil memukul lengan rasya yang tiba tiba menarik dirinya keluar dari restaura,
"diem lu ikut aja, " rasya langsung menancap pdal gas dan melajukan mobilnya dengan kencang,
"eh buset lu mau ngajak mati ya, " Fitri segera berpegangan dan menutup matanya erat erat ia sangat takut,
dan kini akhirnya mereka berdua menerima dua lembar buku berbeda warna di tangannya, dan saat ini mereka berdua berada di dalam kua,
"apa ini," fitri masih belum bisa mencerna semuanya,
"dan mungkin cara seperti ini yang membuat mama berhenti untuk menjodohkan ku " batin rasya sambil duduk menunduk,
prok prok,,
dari ujung pintu kua terlihat seorang sedang bertepuk tangan sambil tersenyum melihat dua sejoli itu yang kini telah sah menjadi sepasang suami istri.
kedua mempelai itu langsung melihat ke arah dimana seseorang sedang bertepuk tangan
__ADS_1
"mama," bola mata rasya langsung membulat tatkala mengetahui siapa yang sudah bertepuk tangan,
"dari mana mama tahu ini semua," batin rasya dengan wajah penuh ke terkejutan,begitu juga dengan fitri belum selesai keterkejutannya yang tadi kini di tambah dengan keterkejutannya yang lainnya.
"wah wah ternyata kamu selangkah lebih maju nak, " kini nyonya lau berjalan dan mendekat ke arah anaknya,
"kenapa tidak memberi tahu mama sebelumnya, dan kenapa kamu memilih menikah dengan cara seperti ini, " nyonya lau tersenyum
"hah, menikah memangnya siapa yang menikah, " kini giliran Fitri yang bersuara ia memang begitu polos bahkan yang terjadi dengannya tidak ia sadari,
nyonya lau langsung melirik ke arah Fitri yang kini sudah menjadi mentunya,
"kalian ," jawab nyonya laura,
"whatt, bugh, " Fitri langsung memukul lengan rasya, "apa yabg udah lu lakuin hah, " suara Fitri menggema di dalam kua
__ADS_1