Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 86


__ADS_3

apa yang ashila inginkan selalu saja di tolak mentah mentah oleh zayn, sedangkan nameera tak mau repot repot untuk membujuk suaminya itu untuk mengabulkan ke inginan ashila,


"apakah tidak ada satu saja kesempatan untuk ashila zayn, " pelan dan manis, penuturan dari mama iriana,


zayn membetulkan posisi duduknya sambil tangannya tetap menggenggam tangan nameera,


" maaf ma, tapi sudah tidak bisa semuanya sudah full kuota, dan tak bisa di isi lagi, " ucap zayn


"apa kau tidak bisa memecat salah satu orang orangmu di kantor, " lancang dan berani ucapan mama iriana,


zayn tersenyum mendengarkan ucapan ibu tiri istrinya itu, " tidk bisa begitu ma aku harus profesional tidak bisa memecat sesorang tanpa ada kesalahannya, " ucap zayn sambil tersenyum memandangi mantan ibu tirinya itu,


"Licik, " gumam zayn sambil menyunggingkan senyumannya,


heh, terdengar hembusan nafas kasar keluar dari mulut mama iriana,


sedangkan ashila yang selalu mendapatkan penolakan, tiba tiba saja nyalinya menjadi ciut,


"Tenang, Rancanaku belum terlaksana, " gumam ashila sambil tersenyum,


kini ashila berdiri dari duduknya dan mengambil minuman yang tadi bik sumi suguhkan "minumlah zayn, " ucap ashila sambil membawakan minuman itu ke arah zayn,

__ADS_1


sedetik


dua detik


ashila sengaja menjatuhkan dirinya ke pangkuan zayn dan menumpahkan miinuman itu ke badan nameera,


"akh, " maafkan aku kakiku tersandung, " ucapan licik yang keluar dari mulut seorang ashila,


Nameera terkejut mendapati dirinya basah oleh jus yang di bawa ashila tadi, zayn tak terima dengan sengaja ia berdiri dan ashila kini jatuh tersungkur di bawah dan sikunya membentur ke dinding sopa,


."sayang ," ucap zayn yang kini sudah duduk berlutut di hadapan nameera,


zayn sangat geram ia tahu ashila sengaja melakukannya, namun ia juga harus bisa menahan emosinya,


" aku tidak apa apa," ucap nameera yang kini berdiri ingin pergi untuk mengganti bajunya,


"sakit, " Ringis ashila yang masih duduk tersungkur di bawah sofa mahal kilik zayn,


"maaf aku tadi tak sengaja, " ucap Zayn tak mau repot repot membantu ashila untuk berdiri,


mama iriana langsung berdiri dan membantu anak kesayangannya itu untuk berdiri, "maaf ma, bukannya aku ingin mengusir kalian berdua tapi ini sudah larut malam dan tak baik jika berkendara terlalu malam, " ucap zayn dan itu berhasil membuat mod ashila semakin buruk,

__ADS_1


nameera sudah naik terlebih dahulu ke dalam kamar, ia masuk ke dalam wolk in closed dan mengambil piyama untuk mengganti bajunya yang susah basah,


"aku tau kau sengaja melakukannya, " ucap nameera sambil mengganti bajunya,


zayn kini sudah masuk ke dalam kamarnya setelah dua orang yang sangat menyebalkan itu pulang ke rumahnya,


"sayang, " ucap zayn Yang kini sudah duduk. di atas ranjang sambil memaikan ponselnya,


nameera melirik ke arah pintu, " kenapa dia masuk sedangkan mereka masih di bawah, " gumam nameera Dan berjalan ke arah pintu niat hati ingin keluar untuk menemui dua orang Yang ada di bawah,


"hey, mau kemana, " ucap zayn


"mereka berdua sudah pulang, jadi sebaiknya sini kita tidur saja, " ucap zayn sambil menepuk sisi ranjang di sebalahnya,.


baru saja nameera naik ke atas ranjang Dan merebahkan seluruh badannya, zayn sudah mengganggunya, tangannya asik bergeria di wajah nameera,


baru saja zayn mau mencium wajah nameera ponselnya sudah terlebih dahulu berbunyi,


" mengganggu," walaupun begitu zayn tetap menjawab panggilan itu,


" tuan mohon maaf, mobil Yang di tumpangi mama nyonya muda menabrak tiang pembatas jalan di depan tuan, " ucap penjaga rumah zayn Yang melihat kejadian mobil ashila menabrak pembatas jalan di jalan raya,

__ADS_1


__ADS_2