
nameera menjatuhkan kakinya,, menyingkirkan selimut yang masih menempel di tubuhnya, nameera berjalan dengan pelan setelah pintu kamar tuan zayn terbuka nameera dengam langkah pelan menyusuri tangga dan berlari ke gudang "ah,, selamat aku merasa seperti pencuri yang akan ketahuan oleh tuan rumah, "nameera memegang dadanya karena ngos²an berlari dari tangga ke gudang,,
pukul 12malam zayn sudah selesai dengan pekerjaannya yang di tinggal begitu saja saat di kantor alhasil dia mengerjakan semua nya di rumah,,
"ceklekk"
zayn membuka pintu kamarnya dengan pelan mengedarkan pandangannya dan mencari sosok perempuan yang tadi tertidur di ranjangannya,, zayn berjalan pelan ke arah ranjang "kosong" zayn mengernyitka dahinya, "kemana dia pergi," zayn berjalan ke arah kamar mandi langsung membuka pintu kamar mandi namun "tidak ada juga, apakah dia kembali ke gudang ",
zayn duduk di tepi ranjang dan membuka laci tempat di mana dia menyimpan map tentang semua kehidupan yang menyangkut istrinya nameera,,
perlahan zayn membuka dan membaca perlahan-lahan isi dari kertas di dalam map tersebut "degh" jantung zayn berdetak dengan cepat kala membaca keterangan bahwa nameera hanyalah seorang anak tiri dari ibu Ariana, "bodohh," zayn meremas kepalanya "bagai mana aku bisa tak mencari kebenarannya terlebih dahulu," zayn melepaskan map tersebut dan berlari menutup pintu kamarnya dengan kencang.
zayn membuka pintu gudang dan melihat nameera sedang duduk dengan wajah yang di benamkan diantara dua lututnya,,
__ADS_1
"maafkan aku, " ujar zayn lirih yang berada tepat di belakang nameera
nameera yang masih membenamkan wajahnya di antara lututnya tersentak kaget akan kedatangan tuan zayn yang tiba² di tengah malam yang larut ini,,
"Deghh,,
nameera berdiri dari duduknya berjalan perlahan mundur,, "ada apa tuan, " ucap nameera lirih,,
zayn langsung memeluk tubuh mungil nameera "maafkan aku" zayn mengulang kata²nya berulang kali,, namun nameera belum bisa mencerna apa maksud dari tuan zayn meminta maaf kepada dirinya,
zayn melepas pelukannya mengelus pipi mulus nameera dengan ke dua tangannya,, "aku banyak salah padamu dan aku berhutang maaf padamu,, jadi bisakah mulai hari ini kamu memaafkanku dan kita mulai semuanya dari awal lagi,,
sedikitpun nameera tak bergeming,, tak menjawab tuan zayn yang sedang berbicara padanya,,
__ADS_1
wajah nameera terlihat semakin pucat, fikirannya menjalar kemana² ia masih bingung kenapa hari ini tuannya banyak sekali perubahan,, padahal tadi sebelum dia pingsan yuan zayn masih dengan santai mencaci maki dirinya namun sekarang setelah dia tersadar tuannya itu berubah menjadi baik bahkan sampai menyuruh dirinya untuk tetap tidur di dalam kamarnya,
dulu jangankan untuk tidur sekedar hanya masuk saja tuan zayn langsung menendang nameera dengan kasar,, namun sekarang semua berbalik 180 derajat,,
"apa yang sebenarnya anda rencanakan untukku tuan, "nameera bergumam pada hatinya,, memang nameera belum bisa mempercayai zayn sepenuhnya karena nameera fikir ini hanyalah akal akalan dari zayn untuk membuatnya tersiksa lebih dari penyiksaan sebelumnya,,
tanpa basa basi zayn menggendong nameera dan berjalan keluar dari gudang,,, "tuan apa yang anda lakukan lepaskan saya tuan, "ucap nameera dengan nada pelan dan sedikit memberontak
"*aku sudah bilang kita akan memulainya dari awal dan untuk malam ini dan seterusnya kamu akan tidur di kamar ini, " ucap zayn yang masih dengan menggendong nameera,,
maafkan ya readers jika ceritanya makin kesini makin ga mod buat kalian baca dan maaf juga jika cerita jadi ga jelas tpi aku usahain ngeliat komentar kalian biar aku bisa revisi ulang 🙏🙏🙏
dukung terus author ya para readers yang Setia
__ADS_1
ilove you 😘😘😘*