Buah Dari Rasa Sabar

Buah Dari Rasa Sabar
Bdrs 49


__ADS_3

dan lagi² saat aku menyuruh orang² ku untuk menagih hutang, dia selalu beralasan tak punya uang dan aku menyuruh anak buahku untuk memberinya waktu satu minggu ya hanya satu minggu, dan pada minggu selanjutnya anak buahku datang lagi dan lagi² dia beralasan uangnya belum ada, anak buahku kesalnya bukan main karena harus bolak balik ke rumah itu, dia mengancam akan mengambil rumah itu dari tangan mereka,


namun lagi² wanita cantik itu menghalangi anak buahku,, akh sial, batinku, ternyata benar dia anak dari wanita iblis itu, aku menjadi geram melihat itu, dendamku pada wanita itu teramat besar dan aku langsung menghubungi pamanku satu satunya yaitu paman narendra agar ia membantuku, sekelabat fikiran itu tiba² menggangu otakku ,ya aku ingin menikahi salah satu anak dari wanita itu dan aku menyuruh pamanku untuk berbicara aku ingin melihat siapa yang bersedia menikah dengan lelaki tua seperti pamanku,


dan benar saja saat pernikahan terjadi aku memang sengaja datang terlambat karena ingin melihat dengan siapa aku akan menikah, saat pertama aku memijakkan kakiku di depan para tamu undangan aku melihat seorang wanita cantik yang menunduk dengan rasa gugip dan meremas jari² tangannya aku berjalan mendekat dan duduk di sampingnya dia sesekali menoleh ku dengan rasa heran dan sedikit takut,


pernikahan berjalan dengan lancar tanpa ada senyuman di antara kita berdua aku langsung menipiskan perasaanku dan memilih egoku walaupun rasa cintaku sudah tumbuk kepada wanita yang saat ini menjadi istriku,


namanya nameera Adinda walaupun rasa cintaku besar namun egoku lebihku majukan tujuanku sekarang hanyalah balas dendam untuk melihat kehancuran wanita yang berstatus ibu dari istriku.

__ADS_1


POV end,


seharian zayn merasa kesal saad berada di kantor dan menghadiri beberapa meeting penting di luar,,


benar saja zayn pulang ke mansion pukul 12 malam, semua maid sudah berada di kamar mereka masing² dan hanya pak mus yang masih terjaga dan menyambut tuannya pulang tak banyak basa basi zayn langsung masuk ke dalam kamarnya dan melihat nameera telah tertidur dengan lelap,


"aku mencintaimu sayang, "ucap zayn sambil mengelus rambut nameera,


zayn tak tahan melihat bibir merekah nameera dan tanpa sadar zayn sudah menautkan bibirnya dan menciumnya dengan manis, tak hanya kecupan namun sedikit ******* yang zayn berikan pada bibir nameera, zayn masih enggan melepaskan tautan bibirnya dan tanpa sadar, karena mungkin merasa sedikit tak nyaman akhirnya nameera memaksakan mebuka kedua matanya dan alangkah terkejutnya nameera saat mengetahui zayn sedang bermain di bibirnya,

__ADS_1


tak terima akan perlakuan zayn nameera langsung mendorong dada zayn dengan sekuat tenaga, zayn yang mendapatkan serangan tiba² akhirnya jatuh tersungkur ke lantai


"apa yang tuan lakukan padaku, "ucap nameera yang sudah menarik selimut sampai batas dada dan mulai terisak,


"maaf sayang, maafkan aku, aku tak tahan melihatmu, "ucap zayn jujur.


zayn bangun dan segera berdiri lalu duduk di samping nameera, jas yang masih tertengger di lengannya ia letakkan di atas meja samping ranjang, lalu zayn mendekatkan wajahnya ke arah nameera, degub jantung zayn kini semakin berirama,


ia memegang ke dua tangan nameera yang masih Setia memegang selimut tebal yang menutupi seluruh tubuhnya,

__ADS_1


__ADS_2