Bukan Dijodohkan (R4)

Bukan Dijodohkan (R4)
BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU


__ADS_3

BDJ 91 : PERASAAN YANG BARU


“Zaujati (istriku).”


Perempuan dengan pakaian syar’I yang tengah menghidangkan teh hangat serta beberapa jenis kudapan manis itu mendongkrak. Menatap sang suami yang sejak tadi tengah bicara dengan teman lamanya, yaitu Nichole. Siapa lagi.


“Duduk di sini. Nichole mau pamit.”


Alea mengangguk. Ia kemudian mengambil posisi di dekat sang suami. Berhadapan langsung dengan Nichole. Perempuan cantik half Indonesia dan half Belgia yang tampak bersiap untuk pamit.


“Sampaikan maaf ku kepada Tante Gea, karena aku tidak bisa singgah lama-lama. Jemputan ku sudah menunggu di Bandara.”


“Hm.”


Nichole tersenyum mendengar respon singkat Nathan. Seolah-olah tahu jika “hm” adalah respon yang akan keluar dari mulut laki-laki itu. Ia kemudian beranjak dari posisinya, tanpa ada niatan untuk menikmati sedikit saja teh dan kudapan yang telah susah payah Alea hidangkan.


“Jika kalian memiliki waktu luang pada tanggal sepuluh, tiga bulan dari sekarang, sempatkan sedikit waktu untuk menghadiri acara pertunangan ku di pulau Dewata.”


“Insya Allah,” jawab Nathan dan Alea secara bersamaan. Hal itu membuat mereka sama-sama menoleh, menatap satu sama lain. lalu tercipta senyum di bibir masing-masing.


Nichole yang melihat itu juga ikut tersenyum tipis. “Semoga pernikahan kalian long last sampai kalian menua bersama.”


“Amin ya Rabb.”


Lagi-lagi, Nathan dan Alea menjawab bersamaan. Hal itu memicu tawa kecil dari Nichole.


“Sungguh, kalian ini pasangan yang sangat serasi menurutku.” Nichole berkata setelah tawa nya terurai. Ia kemudian meraih slim bag Dior miliknya, dikarenakan ia harus segera pergi. “Aku pergi dulu. Sampai jumpa lagi lain waktu, sweet couple. Jangan pernah lupakan aku.”


Walaupun kata-kata perpisahan itu terdengar biasa saja di telinga, jika tidak diteliti secara seksama akan terdapat makna yang berbeda. Bagi Alea, entah kenapa seolah-olah ada makna tersembunyi dalam kalimat yang dilontarkan Nichole sebelum pergi. Sebagai seorang perempuan dan istri, insting nya sudah dua kali lipat bertambah semakin kuat.


Sepeninggalan Nichole, Alea dan Nathan kembali ke kamar mereka berdua—lebih tepatnya kamar Nathan. Di dalam ruangan berukuran sedang yang didominasi oleh warna cat hitam, abu-abu, serta putih itu, Alea tampak jadi lebih pendiam. Semenjak masuk ke dalam kamar, ia langsung mengambil posisi duduk di atas tempat tidur, kemudian fokus membaca salah satu buku islami dengan judul kumpulan-kumpulan nasihat-nasihat Rasulullah untuk wanita karya Ustadz Asrifin An Nakhrawie, S.Ag.


Buku tersebut berisi nasehat-nasehat Rasulullah untuk wanita mulai dari cara berpakaian, berumah tangga, nasehat tentang pernikahan, dan nasehat-nasehat lainnya.

__ADS_1


Alea baru saja tiba di bab tiga saat sang suami datang mendekat dengan pakaian yang sudah berganti menjadi pakaian rumahan. Namun, Alea yang sedang fokus membaca bab dengan judul ‘nasihat Rasulullah seputar pernikahan’ tidak menyadari saat sang suami sudah berada di dekatnya.


“Jangan salah pilih suami.”


Alea yang mendengar itu beristighfar kecil, lalu mengangkat pandangan. “Ada apa, Mas?”


“Tidak. Aku Cuma baca sub judul halaman yang sedang kamu baca. Katanya jangan salah pilih suami, di bawahnya bahkan ada hadist riwayat Nasai dan Ibnu Sa’ad yang mengatakan bahwa seorang suami adalah surga sekaligus neraka bagi seorang istri.”


Nathan mendudukkan dirinya di samping sang istri. Dari sini, ia bisa dengan begitu mudah menatap istri cantiknya yang jadi lebih pendiam sejak masuk ke kamar.


“Ada apa, Zaujati (istriku)? Apa aku ada punya salah?”


Alea menggelengkan kepala, kemudian menutup buku dengan sampul berwarna putih dan pink tersebut. “Apa yang Mas Nathan katakan memang benar. Pada bab ini Rasulullah memberikan nasihat agar jangan salah pilih suami, karena suami adalah surga sekaligus neraka bagi seorang istri.”


Nathan mengangkat tangan, meraih salah satu punggung tangan istrinya. “Maksud ku, apa aku ada salah sama kamu? sehingga kamu jadi pendiam seperti ini?”


“….”


Nathan peka akan suasana hati sang istri, padahal yang dapat ia lihat hanya sepasang mata cantik yang sejak tadi menunjukkan gelagat aneh. Walaupun tanpa bicara, Nathan tahu jika sang istri tengah gundah. Perempuan itu jika sedang gundah, galau, marah, bad mood, tau merasa tidak nyaman, terkadang bisa dilihat secara jelas.


“Kamu cemburu Zaujati (istriku)?” setelah berkata demikian, Nathan menatap sang istri dengan penuh selidik. Sedangkan jemari besarnya dengan penuh perasaan membelai jemari sang istri. “Kamu cemburu.”


“Tidak,” sahut sang istri. “Aku cuma ingin istirahat.”


Melihat tingkah sang istri yang tampak membatasi percakapan di antara mereka, Nathan bisa sangat yakin jika istrinya sedang ….cemburu.


Benarkah begitu? Jika iya, entah kenapa Nathan malah merasa sangat senang. Selama ini ‘kan yang biasa merasakan cemburu hanya Nathan—saat melihat kedekatan Alea dengan laki-laki lain, contohnya Louis—kali ini gantian, ia bisa melihat sang istri cemburu. Sungguh keajaiban dunia. Pantas masuk ekor terbaru Gunnes of Record.


Ini pertama kalinya Nathan menghadapi perempuan yang tengah dilanda cemburu. Ia agak kebingungan. Jujurly, Nathan ‘kan memang noob soal perempuan. Masa iya harus bertanya dulu ke adiknya yang tengil, dikarenakan pengalaman soal Gean lah jagonya.


“Zaujati (istriku),” panggil Nathan dengan suara lembut.


Saat ini sang istri sudah berbaring di tempat tidur. Masih tetap dalam mode irit bicara yang mulai membuat Nathan ketar-ketir.

__ADS_1


Dari kisah Rasulullah yang pernah ia baca, Rasulullah selalu punya cara tersendiri untuk menyikapi istrinya yang sedang cemburu. Dalam sebuah keterangan disebutkan bahwa Rasulullah memegang hidung Aisyah, istrinya, sambil bersabda. 'wahai ‘Uwaisy (panggilan kecil Aisyah), katakanlah, ‘Ya Allah, Rabb Muhammad, ampunilah dosaku, hilangkan lah kemarahan di hatiku dan selamatkan aku dari fitnah yang menyesatkan.’


Dari keterangan tersebut, dapat digambarkan bahwa sosok Rasulullah yang mengalah dan melembut ketika menghadapi istrinya yang sedah cemburu, bahkan marah. Hal itu bertujuan untuk menyejukkan hati, serta membuatnya merasa tenang.


Jika berpatok pada apa yang Rasulullah lakukan, maka ada satu cara yang dapat Nathan lakukan. Toh, ia tidak bisa lama-lama didiamkan oleh sang istri. Satu menit rasanya seperti satu tahun. Lalu bagaimana jika satu hari ia lewati tanpa perhatian sang istri?


Nathan kemudian ikut berbaring di tempat tidur. Alea kebetulan berbaring menghadap kanan, sedangkan Nathan berbaring di belakangnya. Ia kemudian dengan gerakan perlahan membawa kedua tangannya untuk diajak bekerja sama, membujuk sang istri.


“Wahai Zaujati (istriku), maaf jika ada perbuatan ku yang telah menyakiti perasaan kamu. Aku tidak pernah punya niat untuk melakukan itu.”


Alea masih tidak bergeming. Namun, Nathan bisa merasakan tubuh sang istri tidak menegang lagi, seperti saat pertama kali ia mencoba memeluknya dari belakang.


“Aku tidak memiliki perasaan apapun pada Nichole. Jika kedekatan ku dengan Nichole membuat hati istriku resah, maka aku yang patut disalahkan di sini.” Nathan menghela napas kecil seraya mengeratkan pelukannya.


“Wajar jika kamu merasa cemburu melihat Nichole begitu dekat dengan ku. Tapi, kami tidak memiliki perasaan apa-apa. Pernah pun itu dulu sekali, Nichole pernah berkata tertarik padaku. Akan tetapi, Rosario yang selalu ia bawa kemana-mana membuat dia sadar bahwa kita tidak ditakdirkan untuk bersama.”


Dengan perlahan Alea bergerak, menghadap ke arah sang suami. Ada kilat bening di kedua bola matanya. Melihat itu, Nathan kontan merasakan sesak di dadanya. Alea menangis?


“Maaf, Zaujati (istriku). Maaf jika pertemanan kami begitu melukai perasaan kamu. Tapi sungguh, kami hanya teman biasa.”


Alea menggelengkan kepala. Ia kemudian mengangkat satu tangannya untuk menyentuh ekor matanya. “Ini baru pertama kalinya aku rasakan, Mas.”


“Hm?”


“Cemburu kata kamu,” kata Alea. “Aku baru tahu kalau perasaan seperti ini yang namanya ….cemburu. Aku tiba-tiba merasa kesal tanpa alasan, bahkan risau. Wallahi, ini adalah perasaan yang begitu tabu.”


✈️✈️


TBC


Jika suka jangan lupa like, vote, komentar, follow Author, share, tabur bunga sekebon, dan tonton iklan sampai selesai 😘


Tanggerang 10-10-22

__ADS_1


__ADS_2