Cinta Gadis Dingin

Cinta Gadis Dingin
aku akan berusaha


__ADS_3

" cup "


sebuah kecupan di bibir Jacob membuat pria itu terdiam seribu bahasa. Tubuhnya terasa tiba tiba membeku bagai es batu, matanya tak lepas menatap Maritha.


" maaf...jika aku lancang " Maritha merasa tak enak hati dan sudah lancang karena berani mencium bibir pria itu tanpa izin. Apalagi kini Jacob terdiam membisu. Ia tahu Jacob mencintainya sudah lama. Namun perihal sentuhan apalagi ciuman bibir, mungkin itu terlalu lancang pikirnya.


Jujur beberapa bulan bersama pria itu, perhatian, kesabaran dan kasih sayang Jacob seakan mampu sedikit mengalihkan hidupnya dari seorang Yan Aditya Rachman hingga ia memutuskan berusaha menerima dan menjalani apa yang ada dalam hidupnya kini.


Namun tiba tiba Jacob yang telah mampu menguasai keterkejutannya menarik wajah wanita itu, perlahan namun pasti ia mendekatkan wajahnya kearah wajah Maritha, semakin dekat dan semakin dekat.


Jacob melabuhkan ciuman pada bibir Maritha, merasa tak ada perlawanan ataupun sambutan Jacob terus melanjutkan aksinya.


Hingga ia merasa ada sedikit sambutan di bibirnya dari Maritha, diliriknya sejenak wanita itu dan ia melihat wanita itu memejamkan matanya.


Merasa mendapat sambutan, Jacob semakin memperdalam ciumannya dan setelah beberapa menit kemudian keduanya baru melepaskan ciuman keduanya.


Jacob mengelus lembut bibir Maritha, sekali lagi mengecupnya sesaat. Hanya kecupan sesaat.


" apa kau benar benar yakin akan berusaha menerimaku...?! " Jacob kembali bertanya


" aku akan berusaha....ajari aku dan yakinkan aku " jawab Maritha.


" pasti...tapi, tidakkah aku yang bukan apa apa tidak akan membuatmu malu ?! " tiba tiba Jacob merasa insecure, namun kata kata Jacob itu malah membuat Maritha tersenyum miring sembari mencebikkan bibirnya.


" aku tidak yakin kau tulus berkata seperti itu padaku " kata Maritha kemudian


" kenapa ?! " Jacob mengerutkan kening


" karena jika kau benar tidak percaya diri akan dirimu, tidak mungkin kau akan mau menerima permintaan papaku untuk menikahiku sementara tidak ada hutang budi apapun di antara kalian " kembali Maritha berbicara enteng. Jacob tertawa di buatnya.


" ok...kita lihat, bagaimana kau akan bersikap " jawab Jacob sambil tersenyum, kini


Maritha yang giliran menatapnya penuh tanya.


" aku ingin tahu bagaimana kau akan bergaya dan bersikap ketika bersamaku sementara kau adalah satu satunya nona muda di keluargamu " lanjut Jacob.


" sementara aku..kau tahu sendiri aku hanya seorang asisten pribadi " tambah Jacob lagi.


Maritha menatapnya jengah.

__ADS_1


" seharusnya jika kau tahu kesulitan yang kau hadapi dengan menikahiku begitu berat, kau jangan menerima permintaan papaku " sewot Maritha.


" tapi aku tak mampu menolaknya, karena aku sangat mencintaimu dan sangat menginginkanmu, tidak perduli meski kau tidak mencintaiku. Aku akan membuat kau mencintaiku " Jacob menjawab dengan jujur, Maritha tersenyum tipis namun ia mengalihkan pendangannya ketempat lain.


Sungguh bersama pria ini, ia merasa berharga dan di hargai.


" ok...kita lihat, apa gaya hidup yang akan aku pakai selanjutnya " jawab Maritha


" maksudnya ?! " tanya Jacob


" gaya hidup nona muda Yelensky atau gaya hidup nyonya Jacob Janssen, apa kau masih akan sabar menghadapiku ?! " tanga Maritha, kali ini dirinya menatap jauh kedepan.


Jacob menarik bahu wanita itu kearahnya, ia mendekap hangat tubuh wanita yang telah lama merajai hatinya itu.


Tak pernah terbayangkan olehnya bahwa wanita itu akhirna mampu ia miliki, bahkan ia mau menerima siapa dirinya.


" apa kau ingin kedudukan di Altco ?! " tanya Maritha pada Jacob dan masih tetap berada dalam pelukan hangat pria yang telah sah menjadi suaminya sejak beberapa bulan yang lalu itu.


" apa kau malu bersuamikan seorang asisten pribadi sepertiku ?! " tak menjawab pertanyaan Maritha, Jacob justru melontarkan pertanyaan pada Maritha.


" tidak " Maritha dengan cepat menjawab sembari menggelangkan kepalanya dengan pasti.


 karena jika waktunya tiba...papa pasti akan menyerahkan semua tanggung jawabnya padamu. Dan aku yakin jika saat itu tiba perhatianmu padaku akan terbagi " lanjut Jacob.


Jacob mencium puncak kepala wanita itu.


" ingatkan aku jika kau merasa aku mengabaikanmu...tapi aku yakinkan padamu, kaulah prioritas utamaku " bisik Jacob ditelinga Maritha.


Maritha menghelas nafas, ada kelegaan yang tak mampu ia lukiskan namun dapat ia rasakan kini.


🌻🌻🌻


Nayra sedang menatap langit bertabur bintang ketika tiba tiba sepasang tangan kekar melingkar di perut ratanya.


" kapan datang...kok aku gak dengar " tanya Nayra pada pemilik sepasang lengan kekar yang kini tengah memeluknya itu.


Yandi mengendus wangi rambut wanita di pelukannya itu. Sejuta kenyamanan ia rasakan tiap kali bersama sang istri.


Yandi kini benar benar telah mengambil alih semua tugas di Ar.co juga Yara.Co hanya karena tidak ingin Nayra berinteraksi dengan banyak pria.

__ADS_1


William Edgar salah satu pria yang benar benar membuat hatinya panas. Bagaimana tidak, meski ada dirinya di samping Nayra dan meski Nayra tak pernah meresponnya, pria itu terus saja berusaha menarik perhatian istrinya.


Namun, meski tak melibatkan Nayra dalam perusahaannya ia tak pernah pergi sendiri tanpa sang istri jika menyangkut urusan bisnis.


Nayra kini hanya fokus pada YFC dan sang suami saja.


" aku kangen banget sama kamu yang " jawab Yandi seakan tak mampu mengendalikan perasaan rindunya yang menggebu pada sang istri.


Nayra tersenyum sembari mengelus pipi Yandi yang ada di sisi kepalanya karena pria itu yang kini menempatkan dagunya pada pundak Nayra.


" kalau gombal jangan kebangetan Yan...tadi siang juga kita baru pisah udah ngomong gitu aja kamu, gombal " omel Nayra


" beneran sayang....." jawab Yandi tak mau kalah.


" sayang..kapan kamu hamil lagi ya, aku pengen liat perut kamu besar, pasti kamu tambah cantik lagi dan aku tak sabar ingin kamu yang akan selalu nyariin aku karena kamu ketergantungan sama aku" kata Yandi lagi.


" bisa aja kamu, emang selama ini menurut kamu aku gak tergantung sama kamu gitu ?? " tanya Nayra


" enggak emang...kan yang bucin emang aku doang selama ini, sampai sampai meski aku ilang ingatan kamu tetap selalu hadir dalam alam bawah sadar ku, itu tandanya aku cinta kamu gak kaleng kaleng sayang "


Lagi lagi Nayra tersenyum


" gimana kabar pamam Hendra ?! "tanya Nayra


" kok bahas yang lain si yang...bahas kita ajalah, males aku bahas orang lain " omel Yandi


" bukan begitu... " jawab Nayra


" dokter kapan hari gak ada bilang apa apakan ya sama perut kamu paska keguguran kamu waktu itu kan ?? " tanya Yandi lagi


" gak sayang...kenapa emang " Nayra mengikuti gaya bicara sang suami membuat Yandi gemas dan mencium pipi wanita dalam dekapannya itu.


" aku pingin kamu cepet hamil lagi, aku pingin punya empat anak ya ra....yang jaraknya gak usah jauh jauh. Satu tahunan aja "


" apa....jadi kamu mau aku hamil tiap tahun gitu maksud kamu ?! "


" he em " jawab Yandi menganggukan kepalanya.


" tega kamu Yan...kamu kira aku peternakan " omel Nayra

__ADS_1


" kok gitu sih sayang ngomongnya, kan aku bangga kalau kamu hamil banyak anakmu. Biar pria pria di luar sana tahu kalau kamu cuma milikku, ibu dari anal anakku "


__ADS_2