Cinta Gadis Dingin

Cinta Gadis Dingin
sungguh milikku seutuhnya......


__ADS_3

Jam didinding menunjuk pukul 01.00 malam ketika yandi masih terus saja bersikap manja dan meminta pada sang istri,


hingga nayra benar benar terlihat lelah dan mengantuk dirinya baru benar benar merelakan sang istri memakai kembali pakaiannya namun dengan drama yang panjang dimana yandi yang terus mengekor dan menempeli sang istri dari berganti pakaian sampai kembali ketempat tidur,


dirinya yang bertelanjang dada kembali membawa nayra dalam dekapannya setelah tadi memilihkan pakaian sang istri yakni pakaian dinas tentunya....


" sejak kapan kamu menyukaiku ra....??! " tanya yandi pada nayra masih di posisi yang sama, memeluk dan menciumi pundak bahkan leher sang istri.


" nggak tahu...aku suka benci aja liat kamu dulu sok plaboy sama cewek cewek...."


" ihhhh kapan lagi aku playboy.....gak pernah tahu..."


" itu..kamu seringkan senyum senyumin cewek, mau kakak kelas, adek kelas...apalagi yang seangkatan, sebel liatnya...keganjenan jadi cowok...."


" ye...jadi udah lama ya cinta matinya....?! " goda yandi di jawab nayra dengan mencebikkan bibirnya.


" aku tuh di pesenin sama mama sama papa, harus ramah...."


" modus tahu...."


" ih..beneran lagi, coba besok kamu tanya mama sama papa, mereka kali yang minta aku buat ramah sama orang lain...tapi ra..tahu kamu dulu gak suka aku ramah, pasti aku bakalan cuek banget di sekolah...." terang yandi


" jujur nih ya..aku tuh coba caper juga sama kamu pas ramah ramah gitu, kirain kamu bakalan suka liat cowok ramah kayak aku.....eh, gak tahunya kamu malah ilfeel sama aku..." yandi berucap lagi sembari mengeratkan pelukannya


" aku tuh tersiksa banget cinta sama kamu, gak pernah kamu perhatiin, selalu kamu abaiin...aku cemburu eh malah kamunya marahi aku....."


" aku gak pernah nyangka akan sesulit itu jalan hidupku...tujuh tahun ra...." bisiknya di telinga nayra manja

__ADS_1


" maaf...mana aku tahu kamu suka sama aku...." jawab nayra sembari menangkup kedua pipi yandi dengan kedua tangannya


" apalagi pas aku liat kamu jalan sama rein...sakit banget hatiku ra "


" aku gak pernah suka sama rein, dia tahu kok..."


" tapi dia bilangnya beda ke aku....kesannya itu kalau nih ya dia ngomong. Kayak kalian itu udah pacaran dan komitmen buat nikah gitu....gila nggak cobak aku dengernya....sumpah pengen aku sumpal aja mulutnya waktu itu, padahal dia sebenarnya tahu kan kalau kamu itu sebenernya sukanya sama aku...??! "yandi berkata dengan berapi api


" ih narsis..." jawab nayra sembari meraup muka suaminya dengan lembut dan mencium pipinya pelan.


" tapi pas kita ketemu lagi setelah tujun tahun itu, dan ternyata kamu masih sendiri, aku pastikan kamu milikku..terlepas kamu cinta atau tidak, aku berjanji akan membuatmu mencintaiku. Soal yang lain aku gak akan menyerah...."


" yang lain....apa maksudnya?! " tanya nayra bingung


" ya..macam kris, irvan....rein dan siapa itu ustadz siapa itu, kalau sampai kamu milih salah satu dari mereka aku pastikan akan aku culik kamu...."


" ishhhh ngawur....."


" udah udah...apaan sich, gak jelas banget yang pentingkan aku sekarang sama kamu...." potong nayra


" ya iyalah...akulah takdirmu..." pongah yandi menepuk dadanya membuat nayra mencubit pipinya.


" kamu gak tahu maritha suka sama kamu.. ?!" tanya naya


" nggak....aku pikir ya karena kami yang berteman sejak kecil jadi ya....aku mana ada kepikiran kesitu..."


" dia pernah nemuin aku dan minta aku jauhin kamu, dia juga kalu liat aku sinis banget...."

__ADS_1


" terus kamunya gimana...."


" ya aku bilang, aku gak suka kalau dia mau ambil aja..."


" wuidiiiiihhhhh serem ngomongnya, kalau beneran gimana itu....?! " goda yandi lagi membuat nayra mencubitnya


" oh ya kok kamu tahu tentang kebohongannya....sejak kapan ?! "


" dia mengirimi ku pesan yang mengatakan kalau dia hamil anak kamu yan...dan sepertinya ia salah kirim atau bagaimana, ia mengirimiku video dia yang lagi sama cowok, tapi cowok itu ada tato di bahunya....kamu mana ada tato, jelas dia bohong dan mencoba menggagalkan pernikahan kita dengan memfitnah kamu..."


" aku juga tidak menyangka dia tega melakukan itu padaku, juga tentang saham itu....bagaimana menurutmu yang.....?! "


Tanya yandi kemudian dan membuat nayra menghela nafas


" sepertinya ada orang dalam yang ikut andil dalam urusan ini yan..." jawab nayra


" aku juga berpikir kesana..tapi...apa benar ada penghianat dalam tubuh perusahaanku...?! " yandi berucap sambil menerawang kedepan


" kita cari tahu pelan pelan....sabar dan jangan gegabah, juga hati hati..." nayra mengingatkan


" hmmmmm...kamu juga, ini lah sebabnya aku belum menyebar luaskan berita pernikahan kita, aku takut keselamatanmu dalam bahaya.


" tidak apa...yang penting seluruh keluarga kita tahu juga sahabat sahabat terdekat kita, kalau kita sudah sah...." ucap nayra menenangkan yandi


Yandi tersenyum hangat dan memeluk istrinya itu


" tidurlah kau terlihat sangat lelah...." katanya kemudian

__ADS_1


" hmmmm....kamu juga " jawab nayra sambil membalas pelukan sang suami


" hmmm....iya....." jawabnya kemudian memejamkan matanya dengan tetap memeluk nayra.


__ADS_2