Cinta Gadis Dingin

Cinta Gadis Dingin
sedikit terkuak


__ADS_3

Alan menunduk tak berdaya di hadapan tuan Aditya dan Liam. Ia sadar ia sudah berhadapan dengan orang yang salah.


" tuan Aditya...." perlahan pria itu mengeluarkan suaranya


" sungguh aku tidak tahu motif mereka sebenarnya, mereka hanya datang kepadaku menawarkan sejumlah uang dan kedudukan di kemudian hari. Aku menolak waktu itu " Alan memulai jawabnnya, ia nampak menghela nafas berat. Ia memutuskan mengatakan yang sebenarnya


" mereka mengancamku dengan sejumlah bukti perilaku menyimpangku, aku tidak ingin mencoreng nama baik keluargaku tuan....gosip buruk tentang ku bisa saja menghancurkan bisnis ayahku " tambah Alan lagi, ya Alan memang putra seorang pengusaha meski tak sebesar Ar.co. Namun ia memilih berkarya di tempat lain dengan alasan mencari jati diri demi menyembunyikan hasratnya yang menyimpang dan mencari kebebasan.


" siapa saja yang terlibat....?! " tuan Aditya bertanya dengan wajah yang sinis.


" aku tidak tahu banyak tuan, hanya saja yang menemuiki waktu itu Agustin " jawab Alan


" siapa puguh sebenarnya ?! " tanya tuan Aditya lagi


" dia adalah assistan pribadi tuan mahyong.."


" mahyong ?! " tanya tuang Aditya dengan mengerutkan keningnya, ia seperti pernah mendengar nama itu


" siapa dia ?! "

__ADS_1


" aku tidak tahu tuan Aditya, aku belum pernah bertemu langsung dengannya " jelas Alan yang kemudian membuat tuan Aditya menatapnya tajam seakan berusaha mencari sesuatu di mata pri itu.


" lalu agustin ?! " tanya Aditya kemudian


" dia putra angkat tuam mahyong.." jawab Alan


" hmmmm.....kau tahu berapa banyak kerugian yang buat akibat perbuatan kalian ? " ucap Aditya pedas membuat Alan semakin menundukkan kepalanya.


" teruslah bersama dengan mereka dan kabarkan semua padalu, dan jika kau berani berkhianat padaku...maka aku akan meluluh lantakkan bosnis keluagamu bahkan dirimu hingga yak bersisa .." Tuan Aditya mengancam Alan.


" kau pasti dengar tentang aku bukan.."


🌻🌻🌻


Di sebuah kamar mewah sebuah apartemen mewah, nampak soerang pria bertubuh kekar dan atletis dan sangat menggiurkan semua wanita yang melihatnya nampak tengah memacu dengan peluh membasahi tubuhnya, seorang wanita yang berada di bawah kungkungannya tak jauh beda dengannya.


Sesekali mengerang dan medesah terdengar keluar dari bibirnya.


" akh...nayra shhh..." desisnya disela selah kegiatan panasnya ia menyebut berkali kali nama seseorang.

__ADS_1


William terus memacu tubuhnya naik turun dengan terus meracau menyebut nama Nayra. Hingga beberapa menit kemudian ia mencapai puncak kenikmatannya.


Segera ia berdiri dan langsung kekamar mandi tanpa melihat terlebih dahulu wanita yang telah memberikannya kenikmatan.


Di dalam kamar mandi ia mengguyur seluruh tubuhnya di bawah shower. Air yang mengalir seakan mengembalikan akal sehatnya.


Kembali ia meremas rambut di kepalanya manakala ia terus mengingat Nayra.


Wanita itu benar benar telah menguasai hidupnya, bahkan setiap hembusan nafasnya. Tanpa mampu ia jangkau, seakan ia membangun dinding tak kasat mata yang menjulang tinggi di antara keduanya.


Tengah asyik dengan pikirannya sebuah tangan lentik mengelus dan melingkar di perut rata William, gesekan benda kenyal nan memabukkan terasa hangat menyentuh punggung seoarang William Edgar.


" kau..." desis William


" biarkan aku menyelesaikan tugasku tuan, kau sudah membayarku dengan sangat besar.." bisik wanita itu sembari menciumi punggung terbuka seorang William.


William memejamkan mata mencoba mengusir pikirannya tentang Nayra dan mencoba menikmati kenikmatan yang di tawarkan wanita cantik itu yang kini tengah melakukan tugasnya di bawah sana.


" shhhhhh....." William kembali mendesah merasakan miliknya yang dilu**** habis di bawah sana.

__ADS_1


Terus seperti itu hingga tanpa sadar keduanya telah berada di dalam kamar mandi hampir setengah jam lebih dan William kembali terdengar mengerang saat ia merasakan sesuatu yang begitu nikmat dan hendak keluar dari miliknya di bawah sana yang masih berada di dalam *****wanita itu.


__ADS_2