Cinta Gadis Dingin

Cinta Gadis Dingin
cinta itu memang indah


__ADS_3

Kehamilan Nayra semakin terlihat dari perutnya yang semakin membesar, dan sungguh seperti yang Yandi katakan.


Pria tampan berpostur tinggi itu sama sekali tak pernah meninggalkan Nayra sekalipun.


Ia membawa wanita yang tengah hamil tujuh bulan itu kemanapun ia pergi.


Begitupun dengan Maria yang harus selalu ada di samping sang istri jika ia sedang meeting. Juga Edo dan Zack. Sedangkan yang lain ia percaya membantunya menangani segala keperluan perusahaannya.


Yandi sungguh terfokus akan keselamatan sang istri.


Maritha telah melahirkan dan bayinya memang benar kembar. Kedua bayi Maritha di beri nama Kaivan Jacob Al mayrd dan Keivan Jacob Al mayrd. Wanita itu memutuskan untuk kembali tinggal di Indonesa karena merasa enggan berpisah jauh dari Nayra dan juga Bunga, kedua wanita itu menemaninya di setiap waktu saat ia sendiri atau mereka akan janji bertemu untuk sekedar menghabiskan waktu. Nayra dan Bunga pun menemani proses kelahirannya.


Begitupun saat giliran Bunga melahirkan, Nayra dan Maritha menemaninya. Ketiganya sudah seperti saudara. Sungguh cinta tak hanya sebatas perasaan ingin memiliki dari seorang wanita dan seorang pria bagi ketiga wanita cantik itu.


Rasa kasih dan sayang antara mereka bertiga yang berawal dari saling tidak mengenal, saling berpikiran buruk kini berubah menjadi perasaan cinta sebagai seorang saudara. Sungguh cinta begitu indah bagi ketiga wanita itu.


setiap ada even dan kesempatan apapun mereka bertiga akan selalu ada dan selalu bersama.


Maritha meminta sang suami meninggalkan posisinya sebagai assisten pribadi William Edgar yang merupakan kakak sepupunya agar bisa memimpin perusahaanya.


Awalnya Jacob merasa keberatan karena ia tak tega meninggalkan William yang benar benar terpuruk kejiwaannya paskah harapannya memiliki Nayra pupus. pria berkebangsaan asing itu memutuskan kembali ke negaranya dan mengikhlaskan Jacob keluar sebagai assitennya.


Ayah Maritha yakni tuan Yelensky meminta dengan sangat agar Jacob bersedia memegang Altco. Dia pun tak segan segan meminta izin kepada William Edgar yang notebene masih keponakannya sendiri untuk bersedia melepas Jacob untuk memimpin Altco.


Begitupun dengan Bunga, ia juga melahirkan seorang anak laki laki yang di beri nama Bimantara Adrianto Gunawan.


Sementara dengan Hendra Kurniawan menerima bahwa Wirhahadi Aditya Rachman sebagai pemegang saham terbesar perusahaannya sebagai permintaan maafnya.


Ia memutuskan kembali ke Rusia bersama Agustin dan orang orangnya. Ia pun memusatkan pusat bisnisnya di sana kemudian menyerahkan sepenuhnya kepemimpinan perusahaannya pada sang anak angkat Agustin.


Agustin sendiri masih memilih sendiri, hatinya seakan kesulitan menempatkan orang lain menggantikan nama Nayra Azzahwa Alzahrani di sana.

__ADS_1


🌻🌻🌻


Nayra nampak berdiri di balkon kamarnya ketika pintu kamarnya terbuka.


" cklek..." Yandi membuka dengan perlahan pintu kamar itu takut takut membangunkan sang istri, ia mengira wanita tang tengag hamil itu telah tertidur.


Ternyata ia salah, ia tak menemukan Nayra terbaring di atas tempat tidur.


Yandi melongok kearah balkon dan menemukan wanita itu tengah tengadah menatap bintang di langit.


Perlahan Yandi mendekat kemudian memeluk tubuh wanita yang sangat ia cintai itu.


" sudah selesai meetingnya dy.." tanya Nayra begitu pria itu memeluknya dan mencium pucuk kepalanya.


Ya tadi selepas shalat maghrin Yandi izin melakukan meeting virtual dengan para dewan direksi di ruang kerjanya,


Yandi menyibak rambut Nayra yang tergerai menutupi lehen belakangnya. kemudian pria itu membenamkan wajahnya di sana


" hmmm sudah...lama ya ?! " tanya Yandi


" sudah..aku meminta Kris mengirim perwakilan diam diam kesana. Aku ingin tahu siapa sebenarnya yang berani dan telah tega mengambil keuntungan dari para karyawan di hotel kita itu " jawab Yandi


" jadi udah fiks ada yang mar'ap gaji para staf hotel dy ?! " tanya Nayra, kini ia memanggil Yandi dengan panggilan dady karena Yandi yang meminta dan ia tak mau Nayra hanya memanggil namanya saja. Sedangkan Nayra merasa aneh jika ia harus memanggil Yandi dengan panggilan seperti pria itu memanggilnya.


Alhasil jadilah sekarang ia memanggil sang suami dengan panggilan dady untuk membahasakan sang anak nanti.


" sudah malam...tidur yuk, nanti perut kamu kram lagi kalo kelamaan berdiri begini " ajak Yandi lembut sembari memapah bahu sang istri masuk kedalan kamar.


" kamu sudah shalat ?! " tanya Nayra sebelum ia membenamkan dirinya dalam pelukan sang suami.


" sudah sayang..." jawab Yandi gemas kemudian mencium bibir Nayra yang terlihat menantangnya karena wanita itu yang tengah mendongak kearahnya.

__ADS_1


Yandi terus me***** bibir sang Nayra dengan lembut, turun kebawah menguasai leher jenjang wanita hamil itu.


Nayra seakan menikmati apa yang di lakukan suaminya padanya, ******* lolos begitu saja dari bibir tipisnya.


Mendengar ******* Nayra membuat Yandi semakin bersemangat melanjutkan aksinya.


Kini ia telah menguasai kedua bukit kembar sang istri bagai bayi besar yang dengan rakus meng***** dan juga me**** nya.


Malam yang panjang menjadi saksi kedua pasangan halal itu melaksanakan ibadah bersama mereka yang penuh kenikmatan.


Yandi menjatuhkan tubuhnya di sisi tubuh Nayra setelah keduanya berhasil mencapai kepuasan bersama sama, di sekanya keringat di dahi Nayra, di kecupnya perlahan bibir tipis itu.


" sini...pegang tanganku " kata Yandi ketika melihat Nayra hendak turun dari pembaringan. Perut yang membesar membuat wanita itu benar benar kesulitan beraktivitas dengan normal.


Setelah memakaikan bathrob pada Nayra dan menyiapkan air hangat Yandi membawa Nayra kekamar mandi.


Hampir setengah jam keduanya saling membersihkan diri di kamar mandi kini kedua pasangan suami istri itu tampak telah saling berpelukan di atas tempat tidur.


Drama pagi kembali terjadi di rumah besar itu, sang tuan muda yang baru bangun kembali dari tidurnya setelah tadi terbangun untuk menjalankan kewajibannya ia memutuskan untuk kembali tidur.


Dan kini saat ia terbangun, ia tak menemukan sang istri di sebelahnya seketika ia melompat dari pembaringannya dan berteriak teriak memanggil Nayra.


" sayang.....sayang...!! " teriaknya dari dalam kamar, tak jua mendapat sahutan ia kembali berteriak


" sayang......" teriaknya lagi, dan seperti biasa setelah panggilan panjang seperti tarzan baru pintu terbuka dan memunculkan seorang wanita cantik berhijab dengan perut yang membuncit.


Segera Yandi memeluk wanita hamil itu dan mengelus perut besarnya


" aish....macam anak kecil aja, teriak teriak gak jelas. Gak malu kamu sama bik sumi sama mang diman " jawab Nayra sambil menepis tangan sang suami yang kini tengah mengelus perutnya.


Nayra terus melangkah masuk dan meletakkan piring berisi makanan di atas nakas meja.

__ADS_1


" ih...salah kamu sendiri sih, udah tahu aku kalau bangun tidur nyari kamu malah kamu tinggalin " oceh Yandi seperti anak kecil yang merajuk sembari tangannya tetap memeluk pundak sang istri.


" ini nih...aku ngambilin sarapan buat kamu, ini udah jam sembilan tapi kamu gak bangun bangun " jawab Nayra sambil menyodorkan sendok berisi nasi ke mulut Yandi.


__ADS_2