
Masih di acara peresmian pembukaan gedung perkantoran yara. Co nampak seorang pria tampan bertubuh jangkung berjalan tergesa gesa menuju kamar mandi yang telah di sediakan.
Ia nampak sangat tergesa gesa hingga ia tak sempat memperhatikan tanda yang ada.
Namun segera langkahnya terhenti ketika di depannya agak sedikit jauh ia melihat seorang wanita berwajah cantik, wajahnya sungguh membuatnya membatu, otaknya seakan akan tiba tiba berhenti berfikir.
Kecantikan yang luar biasa di matanya, tak ada make up tebal di wajah cantiknya. Bibirnya yang merah cerry sungguh dapat ia lihat dengan sempurna.
Pergelangan tangan yang tampak terlihat begitu putih dan mengkilat karena ia sedikit mengikis lengan gamisnya keatas juga melepas sarung tangannya.
Ada sesuatu yang nampak ia cari, hingga ia tak menyadari seseorang sedang terpaku menatapnya, dan ketika ia hendak terus mencari miliknya yang terjatuh barulah ia terkejut melihat seorang pria berdiri di hadapannya.
Keduanya saling tatap cukup lama, hingga menyadari akan sesuatu, wanita itu segera membalik tubuhnya membelakangi pria itu sembari mendorong lengan bajunya kebawah dan nampak menutupi wajahnya.
__ADS_1
" nayra..." terucap kata dari bibir william. pria itu adalah william edgar. ia langsung dapat mengenali siapa wanita itu hanya dari sorot matanya saja.
" sepertinya anda salah masuk kamar mandi tuan william..." jawab nayra kemudian sedikit dongkol. Bagaimana bisa pria ini bisa salah masuk toilet wanita. Pikirnya dengen jengkel.
" maaf..aku sangat tergesa gesa, ada barang milikku yang tertinggal di toilet tadi, jadi aku..." william menjawab dengan sedikit gundah setelah mendengar perkataan nayra dan memastikan keadaan sekitar dengan menoleh kekanan dan kekiri, Ya...dia memang sudah salah masuk ruangan.
Seumur umur baru kali ini pria cassanova itu di buat kelimpungan menghadapi seorang wanita. Biasanya ia menjadi target setiap wanita yang ia temui.
Tapi wanita di hadapannya kini....jangankan terpesona kepadanya, ia bahkan enggan hanya dengan menatap kearahnya.
" nona nayra...." panggil william kemudian menghentikan langkah nayra
" aku sangat serius dengan obrolan kita tadi.." lanjutnya kemudian
__ADS_1
" aku mengerti tuan...." jawab nayra, kemudian nampak william memundurkan langkahnya beberapa langkah hingga kini ia berhadapan dengan nayra.
" anda sungguh jauh diluar ekspektasiku.....kau sangat cantik nayra....maaf aku sungguh tak bisa menahan perasaanku..." william berkata dengan sorot mata tajam kearah nayra.
" anda bicara pada orang yang salah tuan....aku seorang wanita bersuami..." jawab nayra kemudian hendak melanjutkan langkahnya namun lagi lagi terhenti karena kata kata william.
" kau bukan seorang wanita bersuami nayra...tapi mantan wanitan bersuami..." tandas william seakan tak terima dengan statment nayra akan dirinya sendiri. William seakan berusaha menghilangkan dan mengikis jarak diantara keduanya dengan hanya memanggil nama kepada nayra.
" tolong jaga batasan anda tuan....!! " hardik nayra
" jaga milikku juga...sampai waktunya tiba..." timpal william tak mau kalah. Tanpa menjawab kata kata dari william lagi nayra segera berlalu.
" aku akan segera mengirim surat pengajuanku nona nayra william edgar...." william sedikit mengeraskan kata katanya dan sempat membuat langkah nayra terhenti, namun kemudian wanita berhijab syar' i itu melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
" tuan... jam tangan anda..." seorang anak buah william menyerahkan sebuah jam tangan mahal kepada william, pada saat itu ia juga menangkap suatu yang berkilau di bawah wastafel. Ia segera menunduk untuk mengambilnya.
Seulas senyum tersungging di bibirnya sembari menatap apa yang ada di tangannya kini.