Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 30


__ADS_3

Setahun berlalu dengan sangat cepat sekarang aku sedang fokus kepada ujian yang akan datang. Sejak saat itu aku sudah tidak pernah lagi mendengar keadaan atau gimana crisan ya entah kenapa aku menjadi lelah saat melihatnya di TV atau pun di mana pun pernah sekali aku berpapasan dengannya dia bersama dengan wanita ya mungkin itu tunangannya terlihat jelas saat wanita itu bergelayut manja di lengan crisan untungnya ada kak galih di sana dia langsung merangkul ku dan membawa ku pergi. Mulai saat itu aku menjadi sangat berhati hati saat di jalan atau pun saat melihat TV ya karena aku tak ingin melihat wajahnya lagi karena sampai saat ini jujur saja aku masih sangat sangat mencintai dirinya ya tak bisa aku pungkiri tapi aku harus melupakannya karena aku tak ingin membuat perasaan yang tak ada pasangannya ini menjadi makin gila dan menyukainya.


Sejak keluar dari rumah sakit semua orang orang di sekitar ku selalu mendukung ku. Ya bahkan dalam belajar selalu ada mereka yang membantu ku dan menyemangati ku. Yang aku lakukan sehari hari sekarang adalah belajar, belajar dan belajar. Ya saat di sekolah aku hanya fokus pada pelajaran bahkan di saat jam istirahat aku selalu menghabiskan waktu ku di perpustakaan dan saat pulang sekolah aku langsung pulang ke rumah dan belajar lagi. Ya memang lelah dan memuakkan tapi aku harus kuat karena aku tak mau di cap sebagai siswa yang tak berprestasi d an aku juga akan membuktikan kepada ibu crisan kalau aku bisa lebih dari yang dia bayangkan.


Untuk soal pekerjaan aku audah tidak berkerja lagi ya karena kak galih membantu keluarga ku awalnya aku dan keluarga tidak mau hingga akhirnya kak galih memaksa ku untuk menerimanya aku tetap tidak bisa karena sama saja bagi ku meminta kepada orang. Tapi kak galih mempunyai ide lain yaitu ibu dan ayah ku berkerja di perusahaannya sebagai OB ya karena ibu dan ayah ku tak mempunyai ijasah sekolah yang memadai jadi hanya jabatan itulah yang cocok untuk mereka dan mulai sejak itu juga aku berhenti berkerja dan fokus pada pelajaran pelajaran yang sangat rumit ini.


***


Tak terasa sudah dua tahun berlalu dan sekarang aku sedang melakukan ujian ke lulusan ya ujian di sini sangat berbeda dengan ujian di sekolah lainnya. Bahkan bisa di bilang kalau ujian di sini di sama samakan dengan ujian yang ada di universitas lainnya. Dan untungnya aku sudah belajar dengan sangat keras selama dua tahun ini aku bisa menjawab semua pertanyaan pertanyaan yang di ajukan oleh guru guru dengan mudah bahkan guru matematika ku menyuruh ku menyelesaikan tugas tugas di papan tulis aku pun langsung mengerjakannya. Setelah selesai aku pun keluar hasil ujian dan kelulusan akan di umumkan sekitar 1 Minggu lagi.


Karena tidak ada urusan lagi di sekolah aku pun pulang. Saat di perjalanan menuju tempat parkir sepeda ku aku tak sengaja berpapasan dengan crisan aku langsung berjalan dan berpura-pura pura tak melihatnya ya untungnya saat ini aku sedang memegang sebuah buku jadi saat melewati dirinya aku berpura pura membaca buku. Ya saat ini di berjalan dengan tunangannya di wajahnya tampak biasa biasa saja tapi tunangannya sepetinya dia terlalu memuja crisan sangat terlihat jelas di wajahnya dan cara di bergelayut manja di lengan crisan jujur saja saat melihatnya begitu hati ku masih terasa sakit bahkan sepeti di cabik baik tapi ya sudah lah aku pasti bisa melupakannya dan bisa menjalani ini semua tanpa dirinya.


Saat sampai di rumah aku kaget karena semua ruangan sangat gelap aku pun berjalan ke arah saklar lampu dan menghidupkannya dan tiba tiba saja.


"Kejutan" ya itulah teriakan pertama yang aku dengar saat aku menghidupkan lampu. Di sini ada ameli, semua teman teman crisan, adik ku, kedua orang tua ku, dan juga ke dua orang tua Amelia mereka memakai peralatan sepeti ulang tahun tapi jika di ingat ingat ulang tahun ku bukan sekarang masih bebebrapa bulan lagi


"Tunggu dulu siapa yang ulang tahun aku kan gak ulang tahun?" Kata ku kepada mereka semua.


"Ini kejutan buat kamu karena kamu sudah berusaha dengan keras selama 2 tahun ini dan kami harap kamu lulus dengan nilai terbaik" kata Amelia kepada ku bahkan dia sambil memeluk diri ku dan membuat ku tak bisa bernafas.


"Oh iya iya makasih ya" kata ku kepada mereka semua.


"Ya sudah ayo duduk kita makan bareng bareng" kata ibu ku kepada kami semua termkasud diri ku.


"Iya iya ayo Tante rasanya sudah dari tadi perut ku memberontak minta di isi" kata kak marvan kepada kami dan itu membuat kami semua tertawa.


Setelah itu kami semua pun pergi makan saat sedang makan tak lupa kami sambil berbincang bincang entah lah tapi beberapa hal yang kami bicarakan membuat kami tertawa terbahak bahak saat ini aku sangat bahagia ya setelah saat kejadian di malam itu di hotel aku sudah tak pernah tertawa lepas sepeti ini. Dan ini adalah pertama kalinya bagi ku tertawa lepas sepeti ini. Aku bahagia memiliki teman teman seperti mereka yang selalu ada di samping ku di saat aku sedang terpuruk, sedih dan juga di saat bahagia seperti ini. Bahkan aku bahagia keluarga ku selalu mendukung ku untuk melakukan apa pun yang aku mau.


"Al ngapain bengong ayo makan" kata Amelia kepada ku sambil menepuk tangan ku yang sebelah kiri.


"Iya ini makan kok" kata ku kepada Amelia sambil menyuapkan nasi ke dalam mulut ku.


Setelah itu kami pun sibuk dengan makanan kami masing masing. Setelah selesai kami semua berkumpul di ruang tamu dan membahas beberapa hak soal perkerjannya.


"Kamu mau kerja apa Al setelah lulus nantik?" Kata kak galih kepada ku.

__ADS_1


"Gak tau masih kak, mungkin aku mau cari kerjaan di kantor kantor" kata ku kepada kak galih.


"Kalau gitu kerja di perusahaan ku aja sebagai sekertaris ku gimana?" Kata kak marvan kepada ku.


"Gak usah kak makasih" kata ku kepada kak marvan


"Kerja di perusahaan ku aja kalau gitu" kata kak Kevin kepada ku.


"Gak usah kak makasih, aku mau cari kerja sendiri di luar" kata ku kepada mereka semua


"Kamu mau kerja apa susah di luar sana buat cari kerja Al" kata kak galih kepada ku.


"Iya aku tau kok kak tapi aku bakalan berusaha kerja sambil kuliah" kata ku kepada kak galih.


"Itu yang susah kalau kamu kerja di perusahaan kamu berangkat pagi dan pulang sekitar jam 5 sampai jam 6 sore jadi kamu hanya bisa kuliah di malam hari Al. Dan di kota ini hanya beberapa saja universitas yang menerima jam kuliah malam" kata kak marvan kepada ku.


"Iya kak aku tau. Aku juga sudah pertimbangan semua itu dengan baik baik" kata ku kepada kak marvan.


"Ya sudah kalau itu keputusan kamu yang penting kamu jabgan nyerah aja" kata kak Kevin kepada ku.


"Kenapa kamu gak mau Nerima aja kerja di perusahaan kami?" Kata kak galih kepada ku.


"Kalau aku Nerima gitu aja kerja di perusahaan kalian buat apa aku berusaha keras selama 2 tahun ini kak, kalau aku bakalan gampang banget dapat kerja. Dan aku juga gak bisa buktiin ke mama crisan dan juga crisan kalau aku bisa lebih baik dari pada mereka. Karena kalau aku ingin hebat aku kan harus kerja di perusahaan lain biar aku merasakan gimana capek dan lelahnya kerja" kata ku kepada mereka semua.


"Ya kamu bener sih" kata kak marvan kepada ku.


"Iya makanya itubkak" kata ku kepada mereka semua.


"Ya kalau gitu kamu harus berusaha dengan baik jangan ngecewain kita" kata kak galih kepada ku.


"Pasti kak" kata ku kepada kak galih mencoba menyakinkan diri ku dan juga yang lainnya.


Ya aku pasti bisa dengan semua rintangan yang akan aku jalani kedepannya. Tak terasa hari sudah mulai larut Amelia dan keluarganya pamit pulang dulu tak lama kemudian teman teman crisan pun un juga ikut pamit pulang aku mengantarkan mereka ke depan rumah ku.


"Al bisa bicara sebentar?" Kata kak galih kepada ku.

__ADS_1


"Iya bisa kak" kata ku kepada kak galih.


"Ya sudah bicara di taman sana yuk?" Kata kak galih kepada ku sambil menunjuk ke arah teman duduk yang ada di taman tak jauh dari rumah ku.


"Iya kak" kata ku kepada kak galih kami pun berjalan menuju tempat duduk saat sampai kak galih hanya diam saja.


"Memangnya kakak mau bicara apa?" Kata ku kepada kak galih ya karena sejak tadi kak galih hanya diam saja saat mulai sampai.


"Gimana perasaan kamu sekarang?" Kata kak galih kepada ku.


"Perasaan ku ke sapa kak?" Kata kubkepada kak galih bingung dengan ucapannya.


"Crisan" kata kak galih kepada ku aku pun langsung tersenyum kecut.


"Entah lah kak tapi rasanya perasaan ku masih sama seperti dulu. Aku pengen banget ngelupain dia bahkan ngehapus dia di ingatan ku kak biar aku bisa ngilangin perasaan ku ini ke dia" kata ku kepada kak galih smabil menundukkan kepala.


"Jika kamu ingin melupakannya kamu harus mencari seseorang untuk kamu cintai lagi" kata kak galih kepada ku.


"Gak kak aku masih gak siap biar gini aja dulu. Nantik perasaan ini juga hilang sendiri" kata ku kepada kak galih


"Apa kamu yakin?" Kata kak galih kepada ku dan dari kata katanya dia tampak tak yakin dengan ucapan ku.


"Ya yakin gak yakin ya harus yakin kak" kata ku kepada kak galih.


"Terus berjuang jangan patah semangat apa pun yang terjadi aku bakalan selalu ada di amaoibg kamu, dan aku janji gak bakalan ada orang buat nyakitin kamu" kata kak galih kepada ku smabil embgacak acak rambut ku.


"Iya kak makasih ya kak?" Kata ku kepada kak galih.


"Iya sama sama ya sudah ayo pulang sudah malam" kata kak galih kepada ku.


"Iya kak" kata ku kepada kak galih.


Setelah itu aku dan kak galih pun pulang. Setelah melihat mobil kak galih emnajuh aku pun masuk ke dalam rumah tapi saya akan membuka pintu aku merasa ada seseorang yang melihat ku aku pun langsung menoleh tapi tak ada seorang pun yang ada di sekitar sini mungkin hanya perasaan ku saja. Aku pun masuk ke dalam rumah aku membantu mama ku membereskan sisa sisa piring yang kotor. Setelah selesai aku pun langsung mandi dan pergi tidur.


Pengumuman kelulusan akhirnya tiba saat ini aku snagat takut ya aku takut bahkan tangan ku bergetar karena aku takut kalau aku tak lulus. Sejak tadi queshia mencoba menyakinkan diri ku kalau aku akan lulus tapi kata kata queshia tak bisa membuat ku tennag aku masih saja gemetar. Setelah nama ku di panggil dan di berikan sebuah surat oleh guru ku ya itu adalah surat tanda kalau aku lulus atau tidak. Saat ini aku sangat gugup untuk membukanya sedangkan temn teman sekelas ku yang lainnya sudah membukanya dan bersorak gembira kalau mereka mendapatkan nilai yang memuaskan bahkan mereka semua lulus aku harap aku juga akan mendapatkan nilai yang terbaik dan lulus. Karena tetap gugup untuk membuka hasilnya aku pun memutuskan untuk pergi menenangkan diri terlebih dahulu.

__ADS_1


Sampai akhirnya aku berhenti tepat di sebuah danau aku langsung duduk dan mengambil surat kelulusan itu masih rapi dan juga tak terbukti aku snagat ingin membukanya tapi jujur saja aku takut bahkan sangat takut. Aku mencoba memberanikan diri ya hasilnya bagus atau tidak itu sudah takdir aju oun langsung membukanya saat akan melihat hasilnya jantung ku malah berdegup sangat kencang ya ini malah membuat ku makin gugup dan jyav takut. Aku mencoba pelan pelan membalik surat itu tapi aku kembali membalikkannya karena aku takut. Aku pun mencoba lagi membalikkannya lagi lagi aku membalikkan surat itu ya aku menarik nafas pelan pelan lalu aku membalikan surat itu dengan sangat hati hati dan mjlai membacanya secara pelan pelan. Dan akhirnya aku lulus dengan nilai terbaik di sekolah aku langsung berdiri dan membacanya lagi karena masih tak percaya aku membacanya lagi dan lagi akrena sudah yakin kalau itu surat milik ku aku pun alngsung berteriak gembira ya aku snagat gembira. Aku pun langsung pulang ke rumah dan mengabarkan kabar gembira ini kepada ayah, ibu, dan juga adik ku mereka sangat bahagia begitu pun dengan ku aku bahgaia amapai kami loncat loncat karena gembira ya sekarang yang harus aku pikirkan adalah kerja kerja dan kerja. Aku harus semangat kata ku menyakinkan diri ku sendiri. Aku ahrus bisa membuat mam crisan dan juga crisan tercengang aku bisa lebih baik ya walau pun itu sulit tapi aku harus bisa dan berusaha dengan keras.


__ADS_2