Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 26


__ADS_3

Setelah itu Roberto pun keluar dari ruangan ku ya karena dia harus mengatur kembali jadwal jadwal ku. Ya karena aku ingin agar semuanya berjalan lancar dan semuanya cepat terlaksanakan aku tak ingin menunda nunda lagi. Aku tak trga melihat Adeva yang setiap hari menangis meskipun aku tau kalau aku menyukainya tapi ak7 tak bisa melihatnya terus sedih karena Mama dan papa ku pernah bilang kakau aku brbar benar mencintai se orang wanita maka aku harus mengutamakan kebahagiannya bukan kebahagian ku yang utama tapi kebahagiannya lah yang harus aku utama kan dan ya aku akan melakukan itu.


****


Akhirnya sekarang aku bisa bertemu dengan Tristan ya sekarang sudah dua Minggu berlalu karena terlalu banyak jadwal yang sudah aku tanda tangani dan aku tak bisa mengunduhnya hingga akhirnya sekarang lah aku baru bisa bertemu dengan Tristan ya walu pun aku tak tau apa aku bisa menemui nya atau tidak karena aku juga belum membuat janji apa oun kepada trsiatn ya semoga saja bisa. Sekarang aku ada di jalan menuju ke rumah Tristan ya dalam dua Minggu ini aku mendengar kalau Tristan sudah tak pernah ke kantornya lagi dia hanya di rumah saja bebebrapa Minggu belakangan ini jadi aku oun memutuskan untuk berkunjung ke rumahnya. Tak lama kemudian aku pun sampai di rumahnya di luar banyak penjaga tapi aku harus menjalankan rencana ini agar Tristan dan juga Adeva bisa kembali bersatu ya hanya itu yang aku harapkan untuk saat ini.


" Ada apa anda ke mari ?" Kata salah satu pengawal Tristan kepada ku.


" Aku mau ketemu Tristan " kata ku kepada pengawalnya.


" Apa anda sudah membuat janji dengan tuan ?" Kata pengawal itu kepada ku.


" Belum terus kenapa aku ada sesuatu yang perlu aku bicarakan dengan Tristan dan ini penting banget " kata ku keoada pengawal itu.


" Silahkan anda pergi karena tuan tak ingin di ganggu, dan jika Anda sudah emmpubyai janji baru kami akan membiarkan Anda masuk dan bertemu dengan tuan. Jadi sebaiknya Anda pergi " kata pengawal itu kepada aku hanya bisa tersenyum saat mendengarnya sebegitu putus asa kah laki laki itu sampai sampai dia melakukan hal ini.


" Kalian ke Tristan dulu dan bilang ke dia kalau rivo datang dan aku mau bicara soal Adeva ini penting. Jika Tristan bilang kalau dia gak mau nemuin aku baru aku akan pergi tapi sebelum itu kalian bilang ke Tristan. Kalau kalian gak bilang ya aku gak akan pergi kemana mana " kata ku kepada pengawal pengawal itu mereka


" Ya sudha silahkan tunggu di sini " kata salah satu pengawal itu kepada ku.


Setelah itu dia pun masuk ke dalam. Ya ini adalah kesempatan ku untuk bertemu dan mengetahui semua apa yang tidak aku tau. Ya semoga saja Tristan mau menemui diri ku agar semua rencana ku berjalan dengan lancar ya aju hanya ingin bertemu dan mengatakan semua kebenarannya maka dari karena itu aku juga butuh sebuah kebenaran. Tak lama kemudian pengawal yang tadi masuk kembali.


" Gimana kata Tristan ?" Jata ku kepada pengawal itu.


" Ya Anda boleh masuk, silahkan tunggu di ruang tamu. Secepatnya tuan akan menemui Anda " jata pengawal itu kepada ku.

__ADS_1


" Baik " kata ku kepada pengawal itu. Aku pun masuk ke dalam. Dan pelayan perempuan menyuruh ku masuk dia menghidangkan sebuah makanan kecil dan juga sebuah minum untuk ku. Tak lama kemudian aku melihat Tristan turun dia terlihat lebih kurus dan juga tak beraus ya aku rasa dia sudha tak pernah lagi mengurus hidup dan juga penampilannya. Ya mungkin saja karena laki laki yang sedang berjalan ke arah ku sekarang berbeda sekali dengan laki laki yabg dulu aku kenal kejam dan juga tak tau ampun. Dia duduk dan melihat diri ju.


" Aku rasa kamu harus merawat diri mu kembali " kata ku kepada tristan.


" Buat apa lagi kamu ke sini ?" Jata Tristan kepada ku dia melihat ku dengan tatapan dingin.


" gak ada aku hanya ingin lihat keadaan mu aja " kata ku kepada tristan.


" Aku baik, sebaiknya kamu pergi dari sini karena aku tak emenetima kunjungan " kata tristn kepada ku.


" Tapi kamu Nerima aku jadi tamu kamu, dan aku juga masih belum meminum minuman yang di suruh kan oleh pelayan mu kan sayang kalau gak di minum " kata ku kepada tristan.


" Tersrrah setelah minum silahkan pergi " jata Tristan kepada ju dia bangun dari duduknya dan hendak berjalan menjauh dari ku.


" Aku datang ke sini karena aku mau kamu dan adeva kembali " kata ku kepada tristan dia menghentikan langkahnya dan tu uhnya bergetar dia menangis entah lah aku juga tak bisa melihat wajahnya dia menangis atau tertawa.


" Tapi ini semua salah, anak yang ada di dalam. Kandungan Adeva bukan anak ku tapi melainkan anak kalian berdua. Ya anak yang ada di dalam kandungan Adeva adalah anak-anak hasil buat cinta kalian berdua " kata ku kepada tristan dia terlihat kaget dan melihat ke arah ku dengan cepat dia berjalan ke arah ku dan memegang kerah baju ku dengan sangat erat bahkan ekwrang aku susah bernafas tapi aku membiarkannya.


" Apa maksud mu kalau anak di dalam kandungan Adeva adalah ank ku dan juga Adeva ?" Kata Tristan kepada ku sambil mrlihat ke arah ku, saat dia mendekat ke arah ku aku bisa merasakan dan bau alkohol yang snagat menyengat di hidung ju. Aku rasa dia sudha menjadi peminum.


" Duduk dulu, aku akan ceritakan semuanya ke kamu tapi dengan satu syarat " kata ku kepada tristan sambil menyingkirkan tangannya dari baju ku. Aku oun membetulkan baju ku yang lusuh akibat dari cengkeramannya.


"Tak ada syarat apa pun. Aku tak akan setuju " kata Tristan kepada ku smabil kembali duduk di tempatnya yang awal.


" Oke kakau gitu aku permisi dulu " kata ku kepada tristan sambil berdiri dan hendak berjalan ke luar ya aku tau dia akan emnahan ku.

__ADS_1


" Tunggu " jata Tristan kepada betul kata kunkalau dia akan menahan ku karena dia masih snagat mencintai adeva dan dia ingin agar Adeva kembali ke pelukannya apa lagi ini menyangkut anak yang sedang di kandung oleh Adeva


" Apa lagi kalau gak mau dengan syarat yang akan aku ajukan ya sudha gak usah, aku mau pulang aja aku juga masih banyak pekerjaan di rumah dan juga di kantor " kata ku kepada tristan sambil melihat ke arahnya.


" Duduk dulu dan katakan apa syarat yang kamu ajukan " jata Tristan kepada ku. Aku pun menurutinya dan duduk kembali ke temoat ku.


" Oke jadi kamu setuju dengan syarat ku ?" Kata ku kepada tristan.


" Tergantung, jadi katakan apa syarat yang kamu ajukan ?" Kata Tristan kepada ku.


" Oke syarat ku gampang kok, aku hanya mau kamu cerita sama aku cerita tentang kebenarannya " jata ku ekpada Tristan smabil emngambil minuman dan meneguknya.


" Cerita apa dan kebenaran apa ?" Kata Tristan keoada ju.


" Cerita tentang apa yang terjadi sehingga kamu membunuh ke dua orang tua Adeva, setau ku ke dua orang tua Adeva adalah orang baik dna juga orang yang paling kalian percaya bahkan papa mu pun sangat mempercayai mereka. Aku hanya ingin tau kebenarannya sehingga apa yang rmmbuat kamu dna keluarga mu membunuh ke dua orang tua Adeva " kata ku keoada Tristan dia melihat ku laku melihat ke arah lain. Ya sepertinya masalah ini bukan lah masalah biasa.


" Baik aku akan ceritakan tapi terserah kamu mau percaya atau tidak dengan apa yang aku ucapkan. Kamu ingin kebenaran dan ke kuburan bukan maka aku akan emngatakan semuanya dengan jujur dan apa adanya " jata Tristan keoada ju.


" Aku percaya selagi kamu benar ebbar ingin Adeva kembali ke dalam pelukan mu " jata kunkepada Tristan.


" Aku ingin ia kembali ke pelukan ku lagi aku gak bisa hidup tanpa dirinya aku benar benar mencintainya bahkan aku tak bisa hidup tanpa dirinya " jata Tristan keoada ku ya aku bisa lihat itu dari KEHIDUPANNYA dulu Dan juga sekarang.


" Baik kalau gitu ceritakan semuanya dengan jujur maka aku akan mengatakan semuanya juga drngan jujur tentang Adeva " jata ku kepada tristan. Dia bangun dari duduknya dan berjalan ke halaman belakang rumahnya aku pun berdiri dan mengikutinya akhirnya dia oun berhenti dan melihat ke arah ku.


" Waktu itu aku , Mama , dan papa sedang merayakan ulang tahun pernikahan Mama dan papa begitu pun dengan ke dua orang tua Adeva ya karena mereka adalah orang kepercayaan papa maka papa mengundang mereka untuk hadir di ulang tahun pernikahan mereka . Tapi saat Mama bilang kakau dia akan ke belakang Mama gak kembali kembali ke ruang tamu untuk memotong kuenya. Akhirnya Paman ku dan juga ayah Adeva ke kamar mandi untuk mengeceknya tapi mereka juga tak kunjung datang akhirnya aku dan papa pun ke sana aku melihat papa Adeva memegang pisau dan juga pistol pisau yang di pegang oleh papa Adeva sudha berlumuran darah. Dia terlihat gemetar dan juga ketakutan aku tak tau apa yang terjadi aku melihat ke bawah dan aku melihat mama dan juga Paman ku sudha berlumuran darah di lantai aku dan papa langsung membawa Paman dan juga Mama ke rumah sakit saat itu papanya adeva bilang kakau ini semua salah Paman dan dia hendak emmbunuh Mama dengan mengajak dirinya ya dia bilang gitu dengan ketangguhan dan juga ke gigihan. Sampai akhirnya mama di diagnosa kalau dia koma tapi Paman ku bisa di selamatkan karena papa bingung dengan apa yang terjadi akhirnya papa ku pun bertanya kepada Paman. Akhirnya paman oun menceritakan kepada ku dna juga papa kalau sebenarnya papa Adeva ingin memperkosa Mama ku dan juga ingin membunuh Mama ku dia emncoba menolongnya tapi dia di tusuk juga oleh papanya adeva. Ya tanpa mencari kebenarannya aku papa, dan beberapa pengawal kami pun langsung mendatangi ke dua orang tua Adeva saat itu mereka baru saja datang dan ke dua orang tua Adeva juga sudha mengatakan kepada ku dan juga papa kalau semua ini adalah kesalahan Paman ku dia yang ingin memperkosa Mama dan juga ingin membunuh Mama ku karena Mama mengetahui rahasia besar Paman ku. Tentu saja kami tak percaya dengan apa yang di katakan oleh papa dan Mama Adeva saat itu sehingga kami pun mulai membunuh mereka semua bahkan pelayan pelayan adrva semuanya kami sekap aku juga gak tau kalau di sana saat itu ada Adeva. " Kata Tristan kepada ku ternyata seprti itu semuanya menjadi salah paham

__ADS_1


" Terus apa yang terjadi aku dnegar papa dan Mama kamu mati karena bunuh diri karena rasa bersalah bukan ?" Jata ku kepada tristan.


" Ya itu betul, akhirnya setelah satu tahun berlaku Mama ku sadar dari komanya. Dan kamu tau apa yang Mama katakan kepada ku dan papa saat dia sadar. Mama ku bilang kakau Paman ingin memperkosa nya dan juga papa Adeva ingin menolong Mama ku tapi Paman mencoba emmbunuh Mama ku d an saat aku dan papa datang dia menancapkan pisau itu ke tubuhnya dan juga memberikan pisau itu kepada papa Adeva. Yang saat itu aku dan papa ku tahu kebenarannya aku dna papa bingung bagaimana harus menjelaskan kepada Mama ku. Sedangkan Mama ku dia terus saja bertanya di mana ke dua orang tua Adeva akhirnya papa mengatakan kepada Mama kalau dia akan menceritakan semua di rumah ya akhirnya mama pun mulai di rawat dan mulai melakukan proses penyembuhannya. Saat itu Paman tidak ada di sini dia di luar negeri, ya dia tidak tau kalau Mama sudah sadar karena aku dan pala sudha emnyuruh orang untuk menyembunyikan kebenarannya dari Paman karena nanti aku dna papa akan membalaskan dendam ke dua orang tua Adeva " kata Tristan kepada ku saat mendengar ceritabya ada nada penyesalan yang snagat mendalam di suaranya


__ADS_2