
"Iya Mel?" Kata ku kepada Melda sambil melihat ke arahnya.
"Kamu kenapa Syah?" Kata Melda kepada ku.
"Gak papa kok Mel" kata ku kepada Melda.
"Ayo lah cerita kita kan temen mu Syah, kalau ada apa apa itu cerita Syah" kata Melda kepada ku dan di jawab hal sama dengan teman teman ku yang lainnya.
"Aku hanya kangen aja kok sama keluarga ku Mel" kata ku kepada Melda.
"Ayah sama ibu mu kan nanti malam ke sini Syah" kata Melda kepada ku ya dia tau kapan ibu dana yah ku akan ke sini atau tidak ke sini.
"Jujur aku punya tunangan namanya Sanusi. Dia janji kalau dia bakalan jenguk aku ke sini tapi Sampek sekarang dia gak jenguk jenguk aku. Aku kesel apa mungkin dia hianatin aku di luar sana tapi sebelum aku ke sini kita jalan jalan ke Banyuwangi dan janji kalau kita bakalan selalu setia dan jujur satu dengan yang lainnya tapi aku jadi fagu sekrang" kata ku kepada Melda mulai mencurah kan isi hati ku kepada kak Sanusi.
"Syah mungkin dia sibuk atau ada alasan kenapa dia gak ke sini buat jenguk kamu Syah jadi udah ya sayah gak usah di pikirin" kata Melda kepada ku.
"Iya Mel" kata ku kepada Melda.
__ADS_1
"Tapi kenapa juga dia gak ke sini dia kan udah janji ke Aisyah, emangnya dia udah kerja Syah tunangan mu itu?" Kata Farah kepada ku. Menyambung pembicaraan ku dengan Melda.
"Dia dulu mau daftar jadi tentara tapi gak jadi. Setelah itu dia gak kerja Sampek terakhir dia ke rumah dan anterin aku di masih gak kerja Sampek sekarang" kata ku kepada farah
"Udah lah Syah, kamu gak usah mikirin itu, dia punya alasan kenapa dia gak datang ke sini Syah. Hanya tinggal bebebrapa hari lagi kita semua sudah pulang dan dia pasti datang ke rumah mu syah dan kamu tanyak ke dia kenapa dia gak datang buat jenguk kamu di sini syah" kta Melda kepada ku.
"Iya Mel" kata ku kepada Melda.
"Atas nama Aisyah silahkan keluar karena di depan ada ke dua orang tuanya sedang menunggu" kata salah satu OSIS kepada kami semua dan dia emmanggil nama ku berarti ayah dan ibu ku sudah datang.
"Itu ayah sama ibu mu datang Syah, ayo kita ke ayah dan ibu Aisyah" kata Melda kepada ku dan juga teman teman ku yang lainnya.
"Gimana kabar mu Syah" kata ayah ku kepada ku saat aku sudah ada di depannya dan bersalaman dengan ayah ku begitu pun dengan teman teman ku yang lainnya.
"Baik kok yah" kata ku kepada ayah ku sambil bersalaman dengan ibu ku.
"Bagus lah kalau kamu baik baik saja" kata ayah ku kepada ku sambil mengusap rambut ku dengan lembut. Aku pun hanya emnjawab sambil tersenyum
__ADS_1
"Terus Kelian gimana kabarnya?" Kata ayah ku kepada teman teman ku yang beridir di belakang ku.
"Baik kok om" kata teman teman ku secara serempak.
"Oiya kenalin ini Sanusi tunangannya Aisyah" kata ibu ku kepada teman teman ku sambil menunjuk ke arah kak Sanusi. Teman teman ku secara serempak melihat ke arah ku aku pun melihat ke arah mereka dan menganggukkan kepala ku tanda kalau betul apa yang di katakan oleh ibu ku barusan mereka memasang ekspresi terheran heran.
"Oh ini toh tunangannya Aisyah" kata Melda kepada kak Sanusi sambil melipat tanganbya di dadanya
"Iya Mel ini kak Sanusi" kata ku kepada Melda. Setelah itu aku pun memperkenalkan satu per satu teman teman ku kepada kak Sanusi begitu pun sebaliknya. Setelah itu ayah ku memberikan ku uang dan juga beberapa bahan kebutuhan yang aku berikan sedangkan ibu ku dia menyuapi ku dengan makanan kesukaan ku. Ya setiap ibu ku datang ke sini dia selalu menyuapi diri ku dan mengatakan kalau dia sangat merindukan diri ku. Dan ya setiap aku ingin makan sendiri aku tak boleh melakukannya akhir ya aku pun makan dengan tangan ibu ku tapi aku bahagia karena ibu ku sangat merindukan diri ku dan ya kata ibu ku sejak aku pergi ke sekolah rumah sudah mulai sepi dan terasa asing sekali kata ibu ku. Entah lah ya aku tau aku setiap hari ada di sana dan sekarang aku ada di sini untuk waktu yang cukup lama tapi tak apa ini demu sekolah ku. Setelah selesai menyuapi diri ku ibu ku pun langsung pergi ke arah ayah ku yang sedang berbicara dengan teman teman ku sejdaanv tinggal aku dan kak Sanusi sendiri. Aku pun hanya diam saja ya karena jujur saja rasanya aku masih sedikit kesal kepada kak Sanusi.
"Maaf" kata kak Sanusi kepada ku sambil mencoba memegang tangan kiri ku tapi aku menarik tangan ku ya aku snagat kesal kepadanya aku ingin sekali marah marah kepadanya dan mengatakan kalau aku snagat marah kepadanya karena dia tak pernah datang untuk menjenguk diri ku di sini.
"Aku tau aku salah yank. Aku mohon maafin aku" kata kak Sanusi kepada ku smabil memegang tanagn ku dengan erat aku sudah mencoba melepaskan tangan ku tapi tak bisa karena kak Sanusi memegang tangan ku dengan sangat kuat.
"Ya gak papa" kata ku kepada kak Sanusi sambil melihat ke arah lain ya aku malas untuk melihat dirinya.
"Aku tau kalau kamu masih marah sama aku yank. Tapi aku mohon biarin aku jelasin ke kamu kenapa aku gak ke sini yank" kata kak Sanusi kepada ku
__ADS_1
"Silahkan" kata ku kepada kak Sanusi.
"Gini aku ngelamar pekerjaan beberapa hari ini dan nyobak wawancara tapi gak ada atau pun yang berhasil. Sampek akhirnya saudara ku yang jadi kepala desa nawarin aku buat kerja di kecamatan ya aku pun mau jadi aku mulai kerja di hari