
"Tapi apa gak bisa Syah di pertimbangkan lagi kata kata ku barusan." Kata kak Umam kepada ku.
"Maaf ya kak gak bisa. Aku gak bisa jadi pacar kak Umam aku harap kak Umam ngerti dan kak Umam bilang ke aku kan barusan kalau kak Umam bakalan ngikutin apa pun kemauan ku setelah aku bilang apa alasan ku ngejauh dan cuek ke kak Umam. Jadi aku mau kalau kak Umam itu gak usah hubungin aku lagi ya kak. Dan kalau ketemu anggap aja kita gak pernah kenal. Maaf kak tapibaku lebih milih pelajaran dan orang tua kak dari pada aku milih kak Umam tapi aku malah di pindahin ke sekolah lain aku gak mau kak. Karena aku udah punya sahabat sahabat yang mau ngertiin dan selalu ada buat aku kak jadi aku harap kak Umam ngerti dan nurutitn apa yang aku inginkan kak, ya udah kak itu aja ya kak aku takut ada guru di kelas akunke eklas dulu ya kak permisi" kata ku kepada kak Umam.
__ADS_1
Setelah itu aku pun langsung berdiri dan pergi kak Umam mencoba memanggil manggil nama ku tapi aku mencoba mengabaikannya aku berjalan ke arah Tan teman ku. Saat sampai aku langsung mengajak teman teman ku ke kelas. Pasti mereka akan akan betanay apa yang aku biacrakan dengan kak Umam barusan dan pasti jiwa wartawan teman teman ku akan bergejolak sebentar lagi ya aku mengerti dan aku akan mencoba untuk menjelaskan kepada mereka semua apa yang baru saja aku bicarakan dengan kak Umam. Aku dan teman teman ku terburu buru ke eklas karena kami takut akan ada guru dan saat smapai di jelas untung saja tak ada guru masuk jadi aku dan teman teman ku pun membuka sepatu dan menaruhnya di rak sepatu milik kelas kita. Setelah itu kami pun langsung masuk ke dalam kelas menuju ke bangku kita masing masing.
"Syah barusna ada kakak kelas yang nyarik kamu" kata Anggi kepada ku
__ADS_1
"Cewek cowok gik?" Kata ku kepada Anggi
"Oh iya gik makasih ya" kata ku kepada Anggi
__ADS_1
"Iya sama sama Syah" kata Anggi kepada ku. Setelah itu aku dan temn teman ku pun langsung berjalan ke kursi masing masing aku pun langsung duduk di bangku ku. Tak lama kemudian Genda datang untuk mengambil buku tugas yang tadi guru ku minta untuk di kumpulkan hari ini dan kebetulan tugas ku pun sudah selesai. Aku pun memberikan buku ku kepada Genda. Setelah itu Genda pun pergi untuk mengumpulkan buku murid murid yang lain.
"Bicara apa kamu sama kak umam tadi" kata Farah kepada ku lansgung emngubah cara duduknya menghadap diri ku. Benar bukan perkataan ku kalau inisiatif wawancara dari teman teman ku pun mulai berkembang biak. Benar saja baru saja aku menutup tas ku Farah langsung bertanya kepada ku dan saya aku menutup tas ku teman teman ku sudah mengelilingi diri ku. Mereka menatap ku seakan akan mereka itu haus akan informasi.
__ADS_1