
Aku keluar dari kamar Mama, papa, dan juga bryan tampak khawatir kepada ku. Aku berjalan ke arah sofa di tuntun oleh bryan setelah duduk air mata ku tak bisa di bendung lagi. Aku mengeluarkan semuanya mama, papa, dan juga bryan panik setelah melihat ku tambah menangis.
"Kenaoa Al cobak cerita ke kita" kata Mama ku kepada ku.
"Iya sayang cobak cerita jangan diem seprti ini, aku jadi khawatir sama kamu. Apa crisan dan keluarganya nyakitin kamu iya? Kalau mereka Sampek nyakitin kamu aku yang akan balasan dendam kamu sayang. Tapi aku mohon cerita jangan nangis seprti ini. Kalok kamu gak mau cerita ke kita ini malah ngebuat aku frustasi" kata bryan kepada ku.
"Crisan, dia" kata ku kepada Mama, papa, dan bryan sambil terus menangis.
"Iya kenapa dia sayang?" Kata bryan kepada ku.
"Dia udah bohongin aku, apa salah ku Sampek mereka semua ngebohongin aku. Kak Chelsea, crisan dan teman temannya semuanya ngebohongin aku dan aku baru tau hari ini kenapa mereka tega bohongin aku di saat aku sudah baik ke mereka kenaoa perbuatan baik ku selaku di abaikan oleh mereka apa ini balasan yang pantas aku terima setelah aku merawat crisan hampir satu tahun lamanya" kata ku kepada bryan ya air mata ku terus mengalir aku kecewa hati ku snagat sakit dna juga kecewa audah di bohongi sepeti ini.
"Bohong mereka bohong apa Al?" Kata mama ku kepada ku.
"Kamu inget kecelakaan yang menimpa crisan beberapa bulan yang lalu?" Kata ku kepada bryan.
"Iya terus kenapa?" Kata bryan kepada ku.
"Mulai saat itu crisan sudah inget semuanya. Dan mulai saat itu juga crisan inget dengan masa lalunya. Kaka Chelsea dan temen temennya crisan tau tentang hal itu tapi kenapa gak ada yang ngasih tau aku kalau ingatan crisan sudah kembali. Tadi aku buat makanan untuk crisan dan waktu aku kembali mereka tengkar karena gak mau ganggu aku hanya diam di dekat pintu dan mereka semua gak menyadari aku Dateng. Pas aku dengar dengar ternyata crisan sudah ingat sejak kejadian kecelakaan itu. Dan kamu tau kenapa crisan mau ngelakuin semua itu karena dia ingin ngebuat hubungan kita jadi renggang dan ngebuat Kuta jadi pisah. Kenap kenapa mereka jahat banget sama aku" kata ku kepada bryan, bryan menarik ku ke dalam pekukannya mencoba menenangkan diri ku. Tapi hati ku sudah snagat kecewa sampai rasnaya aku sudah tak bisa lagi memaafkan mereka.
"Selama itu mereka nyembunyikan semua ini" kata bryan kepada ku tampaknya dia juga kaget dan tak percaya dengan apa yang aku ceritakan ya aku oun begitu tak percaya sekaligus kaget. Tapi kata kata itu keluar dari mulut kak Chelsea dan juga crisan dan crisan pun tak mengelak akan hal yang di katakan oleh kak Chelsea.
"Iya, aku kecewa banget, aku seneng akhirnya aku tau kalau ingatan crisan sudah kembali tapi aku juga kecewa kenapa dari dulu crisan, ibunya dan bahkan sekarang kak Chelsea dan teman temannya juga ikut menyakiti diri ku. Apa aku seburuk itu sampai mereka terus menerus nyakitin aku?" Kata ku kepada bryan Mama dan juga papa ku.
"Sayang sudah ya gak usah di pikirin dan mulai sekarang kamu gak perlu lagi ke sana atau ketemu dengan keluarga itu. Atau oun dengan teman temannya oke sayang" kata bryan kepada ku.
"Iya ya Al betul apa yang di katakan oleh bryan mulai sekarang akmu menjauh dari keluarga itu" kata Mama ku kepada ku smabil mengelus rambut ku. Aku hanya menjawab dengan anghukan saja.
"Audah ya jangan nangis lagi" kata bryan kepada ku smabil mengusap air mata ku.
"Iya" kata ku kepada bryan.
"Terus kita jadi ngak nih yang mau nikah?" Kata bryan kepada ku.
__ADS_1
"Jadi donk" kata ku kepada bryan.
"Kalau gitu senyum ya aku gak mau liat kamu sedih kayak gini lagi ya sayang. Ini ngebuat aku sakit hati" kata bryan kepada ku smabil kembali emngusap air mata ku.
"Iya" kata ku kepada bryan sambil tersenyum.
"Ya sudah kalau gitu beberapa hari lagi kita terbang ke Amerika untuk ngasih tau kabar gembura ini ke mama dan papa aku oke sayang. Setelah itu kita cari tanggal yang bagus dan mempersiapkan semuanya sesuai keinginan kamu oke?" Kata bryan kepada ku.
"Iya" kata ku kepada bryan smabil menganggukan kepala ku.
"Tapi sebelum itu ma pa saya mau ngelamar alecia buat menjadi istri saya apa boleh?" Kata bryan kepada Mama dan papa ku aku rasa ini bukan lah waktu yang tepat untuk melamar diri ku.
"Tentu saja kami terima nak, dan kami harap kamu bisa ngebuat anak kami ini bahagia lahir dan batin dan jangan pernah ngebuat dia menetes kan air mata sekali pun. Dan penuhi apa yang menjadi keinginannya" kata Mama ku kepada bryan.
"Iya dan papa juga minta jaga alecia dengan baik, karena hidupnya adalah hidup kami berdua. Kami tau kamu anak yang baik maka dari karena itu kami merestui hubungan kalian berdua dan sejak kalian berdua datang ke sini papa dan Mama tau kalau akmu bersungguh sungguh dengan alecia hanya saat alecia menceritakan semuanya tentang diri kamu. Jadi papa harap kamu selalu buat alecia ketawa dna juga tersenyum" kata papa ku kepada bryan.
"Pasti ma pa, bryan janji akan selalu buat alecia tersenyum dan tertawa dan bryan juga janji kalau bryan gak akan ngebuat alecia menangis atau pun membuatnya meneteskan air mata. Dan apa pun yang alecia inginkan bryan akan selaku memenuhinya" kata bryan kepada Mama dan papa sambil melihat ke arah ku.
"Bagus kalau gitu akmi restui hubungan kalian. Dan papa , Mama harap kalian hidup bahagia dan langgeng sampai Kakek dan nenek nanti" kata Mama ku kepada ku dan juga bryan.
"Oh jadi bakalan ada pernikahan tapi gak ada yang ngasih tau aku?" Kata seseorang dari arah pintu saat aku melihat ke arah pintu ternyata Amelia. Aku sangat merindukan sahabt ku yang satu ini sudah sangat lama sekali aku tak bertemu dengannya ya karena dia sednag melamar perkerjaan di London ya tentunya di bantu oleh bryan dan akhirnya dia di terima kerja di suatu perusahaan di London tapi agar bisa pindah ke Korea tempat asalbya Amelia dia harus kerja dulu di London kantor pusat dan ini sudah delapan bulan lamanya Amelia meninggalkan diri ku dan sekarang dia kembali. Aku albgsung bangun dan berlari ke arah Amelia saat sampai di depannya aku langsung memeluk amelua dengan snagat erat.
"Aku kangen banget sama kamu, kamu sih gak ada kabar" kata ku kepada Amelia smabil terus memeluk erat Amelia.
"Iya tapi lepasin dulu bisa bisa aku mati kehabisan nafas loh di peluk sama kamu" kata Amelia kepada ku aku oun langsung melepaskan pelukan ku yang snagat erat.
" He he he he he he maaf ya habis aku seneng dna bahagia banget kamu Dateng. Aku sudah kangen banget sama kamu" kata ku kepada Amelia smabil mengenggam tangan Amelia dengan erat.
" Kamu bahagia karena aku Dateng, atau bahagia karena di lamar oleh bryan buat jadi istrinya?" Kata Amelia kepada ku lagi lagi dia mengoda diri ku.
" hmmm... ya sama aja sih. Aku seneng bryan ngelamar aku buat jadi istrinya aku seneng banget tapi kebahagian ku bertambah di saat kamu sudah Dateng setelah sekian lama kamu ninggalin aku di sini. Kamu tau aku kesepian di tinggal kamu sendiri di sini. Gak ada teman buat makan ngajak jalan jalan atau yang lainnya. Kan biasanya kamu selalu ada di sini tapi sudah delapan bulan lamanya kamu menghilang dan aku juga gak bisa ngabarin akmu tega banget sih" kata ku kepada Amelia sambil cemberut
"Maaf deh aku kan harus kerja keras biar prestasi aku di kantor bagus dan gak butuh waktu lama untuk kerja di perusahaan utama liat setelah delapan bulan kerja akhirnya aku bisa pindah di tempat yang aku inginkan. Ini semua berkata dia dari kamu Om tabte dan juga ke dua orang tua ku. Tapi aku seneng sekaligus bahagia aku pulang di saat yang tepat ya tepat di saat kamu di lamar oleh bryan untuk jadi istrinya" kata Amelia keoada ku.
__ADS_1
"Makasih ya Mel. Kamu memang sahabt ku yang paling mengerti aku" kata ku keoada amrlia.
"Iya lah hanya aku sahabt kamu satu satunya yang paling baik di dunia ini" kata Amelia kepada ku.
"Iya deh" kata ku keoada Amelia setelah itu kami berpelukan ya pelukan yang cukup lama.
" Tunggu tapi kenapa mata kamu bengkak? Kamu habis nangis?" Kata Amelia kepada ku smabil melihat ke dua mata ku.
"Iya" kata ku kepada Amelia sambil menundukkan kepala ku.
"Siapa yang buat kamu nangis bryan ya?" Kata Amelia kepada ku smabil melihat ke arah bryan.
"Eh bukan bukan bryan yang buat aku nangis" kata ku kepada Amelia.
"Terus siapa?" Kata Amelia kepada ku tampaknya rasa penasarannya tak hilang dan masih seprti dulu.
"Nantik aku ceritain semuanya ke kamu di kamar ya Mel" kata ku kepada Amelia.
"Oh oke kalau gitu" kata Amelia kepada ku.
Setelah itu aku membawa Amelia duduk di ruang tamu ya aku mama, papa, dn juga bryan bercerita tentang beberapa bukan ini yang terjadi ekpada ku tapi mereka tak memberitahukan tentang hal yang baru saja aku ceritakan kepada mama papa dna juga bryan. Ya mungkin mereka ingin aku yang menceritakannya kepada Amelia. Dan Amelia juga menceritakan dirinya selama delapan bulan di London. Katanya Amelia dmeoat bingung dengan semua dokumen dokumen yang di suruh kerjakan oleh nya dari atasannya Karen atak ada yang memberitahukannya baagiamana cara mengerjakannya ya tapi untungnya dia melihat cara mengerjakannya di Google dan di bantu oleh teman di sebelhanya yang juga baru bebebrapa bukan berkerja di situ.dan masalah Amelia oun terpecahkan Amelia juga bercerita kalau dia clsering sekali lembur agar cepat menyelesaikan perkerjannya ya dia sama persisi dengan ku bahkan dalam satu hari dia sudah mengerjakan beberapa dokumen. Bahkan bryan juga bercerita kepada Amelia kalau cara kerjanya sangat snagat sma adengan diri ku. Ya apa salahnya aku dan Amelia tumbuh bersama dari kecil hibgha dewasa jadi beberapa hak tentang kami ya mungkin Sama persis. Setelah cukup lama kami bercerita aju membawa Amelia masuk ke kamar ku ya aku ingin berdua saja dengan sahabt ku yang satu ini.
"Aku kangen banget sama kamu" kata kunkepada Amelia smabil kembali memeluknya setelah kami ada di kamar ku berdua saja.
"Aku juga kangen sama kamu, tapi sekarang ceritain ke aku apa yang ngebut kamu nangis sampai mata kamu bengkak gitu?" Kata Amelia keoada ku tampaknya dia sudah tidak sabar menunggu cerita ku.
"Iya iya aku bakalan cerita tapi sebelum aku selesai cerita kamu gak boleh marah atau jawab sepatah kata pun. Oke kalau kamu Sampek jawab, marah atau apa pun di saat aku belum seleaia cerita maka aku gak akan terusin cerita ku" kata ku kepada Amelia.
"Iya iya siap sekarang cerita" Kata Amelia keoada ku
"Janji dulu" kata ku keoada Amelia sambik menjulurkan jari kelingking ku kepadanya.
"Iya iya janji" kata Amelia menyematkan jari kelingking nya ke jari kelingking ku.
__ADS_1
"Jadi gini kamu sudah tau kan ceritanya tentang kejadian yang menimpa crisan dan tentang hilang ingatannya. Tapi aku baru tau kalau criaan, kak Chelsea dan juga teman temanya nipu aku. Beberapa bulan yang lalu crisan pernha kecelakaan dan itu ngebuat ingatannya uang hilang kembali semua tapi tak ada satu orang pun ayng emnagataknnkeoada ku yaitu crisan, kak Chelsea dan juga teman temanya kakau ingatan crisan sudah kembali. Dan aku abru tau tadi siang waktu itu aku lagi buat sarapan untuk crisan tapi waktu aku kembali aku dengar mereka tengkar dna ya tentunya mereka gak nyadarin kakau aku sudah berdiri di dekat pintu. Jadi dengan kekuasaan aku mendengar semuanya kakau crisan sudah ibgat sejak beberapa bulan yang lalu dan sejak itu mereka semua ngebohongin aku. Dan semua kata kata itu mungkin aku gak percaya kalau hanya teman temannya atau siapa yang bilang tapi semuanya itua ku tau karena keluar dari mulut crisan dan juga kak Chelsea sendiri. Jadi pas pulang aku anngis ya jadi aku nangis sampai mata ku bengkak seprti ini drh. Aku anngis karena aku kecewa dengan semua ini tapi di sisi lain aku bahagia kalau criaan sudah ibgat semuanya dan aku bisa lepas dari cengkarammnaya. Tapi tetap saja aku masih merasa sakit hati dan juga kecewa padahal aku sudah dengan senang hati mau membantu mereka tapi setelah semua itu ini yang aku dapatkan. Jadi gitu ceritanya kenapa mata ku jadi bengkak" kata ku kepada Amelia.