
Saat sedang memerhatikan bunga dari bryan tiba tiba hp ku berbunyi aku pun langsung mengambil hp ku ternyata dari bryan. Aku pun langsung mengangkat telfon dari bryan
"Halo?" Kata ku kepada bryan
"Sayang lagi ngapain?" Kata bryan kepada ku
"Lagi liat TV. Kamu lagi ngapain?" Kata ku kepada bryan
"Lagi mikirin kamu" kata bryan kepada ku aku pun hanya bisa senyum senyum sendiri.
"Apa sih gombal terus kamu ini sudah deh jangan gombal terus" kata ku kepada bryan.
"Aku gak gombal kok sayang. Aku benar benar lagi mikirin kamu. Padahal baru aja ketemu tapi sekarang aku sudah kangen berat sama kamu. Apa aku ke apartemen kamu aja ya" kata bryan kepada ku
"Hmmmm kamu ini udah deh besok kan ketemu. Sekarang ada di mana kamu memangnya sudah meetingnya? Kok sebentar banget meetingnya sayang?" Kata ku kepada bryan ya jika di pikir pikir dari dia mengantarkan ku ke apartemen sampai sekarang baru dua jam berlalu biasanya meeting paling sebebtar itu tiga jam tapi ini dua jam oun masih kurang.
"Gak tadi gak jadi meeting katanya klien ku sedang kenak musibah jadi ya aku langsung pulang aja. Pas waktu selesai mandi tiba tiba aja aku kangen banget sama kamu. Ya sudah deh aku langsung nelfon kamu rasanya sekarang kalok aku boleh ke sana aku langsung terbang ke sana" kata bryan kepada ku
"Ha ha ha ha terbang bisa bisa apartemen ku langsung roboh gara gara kamu" kata ku kepada bryan
"Ya biarin aja kan kamu bisa langsung tinggal di rumah aku. Jadi kalok aku kangen aku bisa langsung ke kamar kamu" kata bryan kepada ku.
"Sudah deh gak usah ngehayal yang tinggi tinggi sekarang kamu ada dimana?" Kata ku kepada bryan
"Ada di kamar. Sumpah sekarang aku kangen banget sama kamu" kata bryan kepada ku.
"Aku tau caranya biar kamu gak kangen lagi ke aku dan biar kangen kamu itu cepet cepet terobati" kata ku kepada bryan.
"Apa sayang? Jangan jangan kamu mau ke sini dan ngasih kejutan ke aku ya?" Kata bryan kepada ku dengan pedenya.
"Ya ngak lah. Caranya itu sekarang kamu tidur jadi waktu bangun hari sudah pagi dan kalau sudah pagi kan waktunya kamu jumput aku. Jadi ya terobati deh kangen kamu ke aku" kata ku kepada bryan
"Yah aku pikir kamu bakalan ke sini" kata bryan kepada dari suaranya dia tampak kecewa.
"Ya ngak lah dari sini ke sana itu jauh banget. Sudah sekarang matiin telfonnya dan kamu tidur oke?" Kata ku kepada bryan
"Tapi aku masih pengen dengar suara kamu sayang" kata bryan kepada ku
"Besok juga pasti bisa dengar suara aku kok. Sekarang tidur oke? Aku juga capek banget" kata ku kepada bryan.
"Oke oke tapi kasik aku kiss dulu" kata bryan kepada ku
"Emuah ya udah ya selamat tidur" kata ku kepada bryan dan aku pun albgsung mematikan telfon yang terhubung dengan bryan
Saat mematikan telfon ku entah kenapa tapi aku hanya bisa senyum senyum sendiri saat memikirkan pembicaraan ku dan bryan barusan. Entah lah tapi yang pasti aku bahagia sangat sangat bahagia. Karena sudah malam aku pun tidur .
Keesokannya oaginpagi sekali saat aku sedang membuat sarapan bell apartemen ku berbunyi aku membukanya paling Aiko sudah tau kalau aku sudah kembali ke apartemen. Tapi saat aku membukanya aku menemukan bryan sudah ada di depan pintu ku sekarang masih jam enam pagi tapi dia sudah datang menjumput ku bahkan aku masih belum mandi dan juga berdandan ya karena ini masih terlalu pagi tapi dia sudah snagat wangi dan juga rapi.
"Ngapain pagi pagi buta ke sini" kata ku kepada bryan
__ADS_1
"Jumput kamu lah sayang" kata bryan kepada ku.
"Kamu tau ini masih jam enam pagi dan aku masih buat sarapan kantor itu buka jam delapan pagi sedangkan ini masih kurang dua jam apa kamu mau buat aku sendirian di kantor?" Kata kunkepada bryan sambil berdecak pinggang.
"Habis aku kangen banget sama kamu ya sudah aku ke sini deh" kaya bryan sambil tersenyum keoada ku.
"Kamu sudah sarapan?" Kata ku kepada bryan
"Belum masih" kata bryan kepada ku sambil menggeleng gelengkan kepala.
"Kamu ini ya sudah ayo masuk" kata ku kepada bryan sambil membuka pintu apartemen ku lebar lebar. Setelah bryan masuk aku pun kembali menutup pintu apartemen ku.
"Kamu ini masih belum sarapan sudah ke sini. Kalok kamu sakit gimana? Kamu kan tau di kantor kita kerja kadang Sampek lembur makan hanya di siang hari terus kamu masih gak sarapan. Ya sudah kamu dudum di sini kita makan bareng aku juga kebetulan masak banyak banget" kata ku kepada bryan.
"I ya maaf deh sayabg aku gak bakalan ngilangin lagi. Tapi buat apa kamu masak banyak?" Kata bryan kepada ku.
"Aku sambil mau bawa bekal ke kantor jadi aku masak agar banyak dan ya ada lebihnya lah dari pada di buang kan lebih baik di makan kamu. Sudah diam aku mau masak duku kamu diam di sana buat kerjaan ku ceprrt selesai" kata ku kepada bryan
"Oke sayang" kata bryan kepada ku.
Setelah itu aku pun fojus memasak sesekali aku melihat bryan sedang berkeliling apartemen ku. Entah lah mungkin dia melihat lihat. Setelah selesai aku pun menyiapkan dua piring satu untuk ku dan satu lagi untuk bryan setelah itu aku menghidangkannya di atas meja makan dengan minum juga. Setelah itu aku pun menyuruh bryan untuk makan karena aku tak suka panas maka aku meninggalkan bryan untuk mandi terlebih dahulu. Setelah selesai mandi aku pun bersiap siap untuk ke kantor setelah selesai dengan baju aku memoleskansedikit make up ya aku tak suka make up yang terlalu tebal. Setelah selesai aku pun.mebgeringkan rambut ku setelah itu aku keluar untuk sarapan sedangkan bryan dia sednag menonton TV. Laku aju mencuci piring dan peralatan lainnya yang kotor setelah itu aku memasukkan makanan yang akan aku bawa untuk bekal. Setelah seleaia kami oun jalan.
Satu bulan berjalan dengan sangat cepat setiap hari bryan selalu mengirimi ku bunga bunga ya bukan hanya satu macam tapi bermacam macam bunga aku suka sekali tapi aku bingung kenapa di suratnya di tak memberikan namanya mungkin dia pikir aku tau kalau dialah yang mengirimkan bunga dan surat surat yang isinya sangat romantis itu kepada ku. Dan soal pertunangan ku dan juga bryan kami akan mengadakan acara pertunangan itu dalam waktu 2 Minggu lagi jadi Minggu depan aku dan juga keluarga bryan sudah harus ke Korea dan ya aku juga masih belum memberitahukan kabar ini kepada Mama dan juga papa ku karena Tante Ratna baru memberitahukannya kepada ku baru saja saat aku pulang dari rumahnya. Karena ini sudah malam lebih baik aku menelfon amam dan pap besok saja. Ya lagi pula semua persiapan acara pertunangan di tanggung oleh keluarga bryan jadi aku dan keluarga tak usah menyiapkan apa apa. Karena sudah malam aku pun tidur.
Keesokannya saat makan siang aku mencoba menelfon Mama ku tapi tak ada jawaban. Aku mencoba menghubungi Amelia dan akhirnya di angkat aku pun bertanya tentang Mama dan papa ku karena telfon ku tak di angkat maka kata Amelia Mama dan papa ku sedang keluar dia sedang ada di rumah dan HPnya di tinggal di rumah aku pun memutuskan telfon sebelum itu aku mengatakan kepada Amelia akan menelfon Mama dan papa nanti jam empat sore. Aku pun kembali berkerja.
Tak terasa hari sudah sore aku pun mencoba lagi menelfon Mama ku setelah beberapa kali mencoba akhirnya di angkat.
"Iya sayang" ku ata Mama ku kepada ku
"Ma aku mau ngasih kabar sesuatu" kata ku kepada Mama ku
"Kabar apa sayang?" Kata mama ku kepada ku
"Sekarang Mama lagi sama papa?" Kata ku kepada Mama ku
"Iya syabag ini papa di sebelah Mama" kata Mama ku kepada ku
"Kalau gitu kerasin suaranya ma biar kalian sama sama dengar" kata ku kepada Mama ku.
"Iya" kata Mama ku kepada ku aku pun menunggu sebentar.
"Sudah" kata Mama ku kepada ku
"Ada apa nak?" Kata papa ku kepada ku.
"Ma pa aku dna bryan sudah mutusin buat tunangan kalian setuju ngak?" Kata ku kepada mam dan juga papa ku
"Setuju donk sayang papa dan Mama setuju apa lagi bryan anak yang baik dan juga sopan" kata Mama ku kepada ku
__ADS_1
"Iya papa juga setuju kok" kata papa ku kepada ku.
"Bagus lah. Gini pertunangan ku dan bryan bakalan di langsungkan dua Minggu lagi sesuai yang Mama mau acara pertunangan bakalan di langsungkan di korea ma pa. Terus alecia dan juga keluarga dari bryan kami bakalan ke Korea Minggu depan semua persiapan acara dan juga gedung sudah di siapkan oleh keluarga bryan ma" kata ku kepada Mama dan juga papa.
"Ya sudah gak papa kok mama seneng akhirnya kamu tunangan juga akhirnya. Kamu sudah kasik tau Amelia?" Kata mama ku kepada ku
"Belom ma aku kan masih mau tanya pendapatan papa dan Mama dulu" kata ku kepada Mama ku.
"Nak Mama dan papa itu setuju apa lagi untuk kebahagian kamu. Papa dan Mama itu pasti setuju banget" kata papa ku kepada ku.
"Makasih ya ma pa sudah dukung apa yang aku mau" kata ku kepada Mama dan papa ku
"Iya sayang sama sama" kata Mama ku kepada ku.
"Ya sudah kalau gitu Al mau nelfon Amelia dulu ya ma pa. Nantik tanggal dan jamnya aku kasih tau buat pulang ke sana biar kalian bisa jumput di bandara" kata ku kepada Mama dan papa ku.
"Iya sayang" kata Mama kunkepada ku.
Setelah itu aku pun mematikan telfon aku sembah bahwa Mama dan papa ku mendukung apa yang aku mau. Aku pun menelfon Amelia d an aku pun langsung menceritakan semuanya tentang acara pertunangan itu. Amelia terdengar sangat bahagia bahkan dia sudah tak sabar menunggu kepulangan ku ke Korea dan juga melihat ku bertunangan. Setelah cukup lama berbincang bincang dengan Amelia aku pun mematikan telfonnya.
Saat sampai di apartment aku langsung mandi dan juga tidur ya karena badan ku snagat lelah hari ini.
Hari yang di tunggu tunggu pun tiba sekarang aku sedang di perjalanan menuju Korea tentunya bersama adengan bryan dan juga keluarga dari bryan. Dan semua undangan juga sudah di sabar untuk keluarga dari bryan atau pun untuk keluarga ku dan juga teman teman ku yang ada di Korea. Karena terlalu lelah akhirnya aku pun tertidur.
Saat bangun aku sudah sampai di bandara Korea aku langsung turun begitu oun dengan yang lainnya setelah mengambil tas aku dan yang lainnya pun albgsung keluar saat sampai di depan aku melihat mama dan papa ku aku pun langsung menghampiri mereka dan memeluk erat mereka ya karena aku sudah snagat merindukan mereka.
"Ma kenalin ini Mama aku" kata ku kepada Tante ratna
"Halo saya ratna, sebentar lagi kita akan jadi besan" kata Tante Ratna sambil menyalami Tante Ratna.
"Dan ini papa aku" kata ku kepada Tante ratna.
"Halo pak" kata Tante Ratna.
"Dan ini papa ku pa ma" kata ku kepada Om Edward. Mereka pun bersalaman.
"Mana Amelia ma?" Kata ku kepada mam ya karena kau tak melihat Amelia padahal dia tau kalau aku akan pulang hari ini.
"Dia nunggu kalian di rumah. Dia lagi masak" kata mama ku kepada ku.
"Oh gitu" kata ku smabil mengangguk anggukan kepala.
"Ya sudah kalau gitu yo kita masuk. Amelia pasti sudah selesia dan nunggu kalian. Tapi maaf pak buk mobil yang kami punya hanya seperti ini' kata Mama ku kepada Om Edward dan juga Tante Ratna.
"Gak masalah lagi pula semuanya gak di ukur dengan materi bukan" kata Om Edward kepada Mama ku.
Setelah itu kami semua pun masuk saat di dalam mobil papa ku berbicara Dengan Om Edward sedangkan Mama ku berbicara dengan Tante Ratna. Meraka tampak seperti orang yang audah kenal lama. Tapi aku bahagia melihat pemandangan di depan ku ini. Ya aku snagat bahagia melihatnya. Tak lama kemudian kami pun sampai di depan rumah kamu semua turun bryan membantu pap ku menurun kan semua koper koper. Sebetulnya Mama papa dan juga bryan akan tinggal di hotel tapi malam ini mana dan papa sudah menyiapkan. Tempat untuk mereka jadi merwka akan mebginap di sini satu malam
"Maaf pak buk ini rumah kami. Tapi menurut kami Ibis udah lebih dari cukup" kata Mama ku kepada Om Edward dan juga Tante Ratna.
__ADS_1
"Gak papa kok buk. Lagi pula saya juga suka rumahnya kayanya Nyaman banget" kata Tante Ratna kepada ku.