
Karena sudha kenyang aku oun ke kamar amndi untuk mencuci muka. Setelah selesai mencuci muka aku langsung keluar dan Menganti baju ku dengan baju tidur. Besok mungkin aku ingin keluar untuk mencicipi bebebrapa makanan lagi dan membeli beberapa baju. Aku oun keluar jendela dan duduk di sofa yang sudah disediakan di sini snagat sejuk dna juga nyaman. Aku suka sekali suasana hening sepeti ini membuat ku rileks dan juga damai. Tapi saat sedang menikmati kedamaian ini ada sebuah helikopter terbang di sekitar ku. Aku sangat kesal dan juga rasnaya aku ingin marah sekali kepada pemilik helikopter itu kenaoa juga dia menerbangkan helinya di saat aku sedang santai. Setelah heli itu menjauh aku pun masuk untuk tidur.
Keesokannya aku bangun cukup pagi ya aku pun langsung bersiap siap karena hari ini aku ingin menghabiskan satu hari ku di luar untuk makan berbelanja dan juga jalan jalan. Aku memilih baju yang tak akan membuat ku repot ya aku memilih jeans pendek sepaha dengan sebuah kaos yang akan aku tutupi dengan jaket kesukaan ku. Setelah selesai bersiap siap dan juga berdandan aku pun alngsung keluar aku sudah tak sabar untuk menghabiskan hari ini di luar. Aku berjalan dari lift menuju lobi dengan perasaan bahagia tapi gara gara terlalu senang sehingga aku tak sengaja menabrak seseorang lagi. Lagi lagi aku membuat kecerobohan. Setelah selsai memungut berkas berkas dan juga meminta maaf aku oun langsung keluar. Sekarang aku berjalan kaki ya aku tak ingin melewatkan dengan menaiki taxi sekarang aku langsung menuju ke pasar tradisional.
Saat sampai aku langsung menuju ke sebuah restoran yang tidak terlalu besar aku pun langsung masuk dan langsung memesan beberapa makanan untuk sarapan ku sambil menunggu makanan yang aku pesan datang aku mengambil hp ya aku akan mengabari Kakek kakau aku sudah sampai sejak kemarin lusa ya aku lupa kalau aku harus menghubungi Kakek kalau aku sudah sampai sejak kemaren lusa. Aku mengambil hp ku dan menelfon Kakek tak lama kemudian telfon pun terhubung
"Halo kek" kata ku kepada Kakek saat Kakek sudah mengangkat telfon ku.
"Iya Dev gimana sudah nyampek. Sekarang kamu ada dimana?" Kata Kakek kepada ku.
"Iya kek maaf aku sudah nyampek di Amerika sejak kemaren lusa maaf ya kek baru ngabarin Kakek sekarang" kata ku kepada Kakek ku.
"Iya gak papa nak" kata kakek ku kepada ku
"Ya sudah kek nantik aku telfon lagi ya sekarang aku masih mau sarapan laper banget" kata ku kepada Kakek ku.
"Iya nak" kata kakek ku kepada ku.
Setelah itu aku pun mematikan telfon ya karena semua makanan yang aku pesan sudah ada di depan mata ku. Akuenaruh hp ku di dalam. Tas ku dn mulai memakan semua makanan di depan ku ya rasnaya sangat enak sekali aku jadi tak sabar untuk memakan semuanya. Setelah selesai memakan semuanya aku pun langsung membayar dan keluar.
Tak terasa hari sudah malam. Aku snagat lelah hari ini setelah berjalan kaki mengelilingi bebberaap tempat berbelanja berjalan jalan membeli bebebrapa makanan rasanya tak cukup untuk aku habiskan sepanjang hari mungkin lain kali aku akan mengelilingi kota ini bersama dengan laki laki yang akan aku temui dan aku akan mencintainya ya mungkin saja.
Saat malam hari tiba tiba saja aku bangun karena aku sangat lapar ya jadi mau tak mau aku pun memutuskan untuk keluar mencari makanan tapi saat sedang mencari makanan aku melihat seseorang di keroyok oleh banyak sekali laki laki berbaju hitam. Aku oun langsung berlari ke arah para laki laki yang sudah tak berdaya itu.
"Hentikan apa yang kalian lakukan" kata ku keoada laki laki berbaju serba hitam.
"Hei anak kecil kembali ke hotel sekarang atau kamu akan menyesal" kata salah satu laki laki berbaju hitam yang berdiri paling depan.
"Kalau aku gak mau kalian mau apa?" Kata ku kepada laki laki itu.
__ADS_1
"Maka kami juga akan menghajar kamu" kata laki laki itu lagi keoada ku.
"Gak takut ayo coba saja" kata ku keoada laki laki itu smabil menidurkan laki laki yang sudah lemas itu sambil menaruh tas ku di tanah.
"Jangan" kata laki laki yang sudah sangat lemah itu keoada ku.
"Udah gak papa laki laki ******** sepeti mereka pantas untuk di hajar" kata ku kepada laki laki itu.
Setelah itu laki laki pertama menyerang ku terlebih dahulu ya aku langsung menendang nya dan laki laki itu oun terpental jatuh ke aspal. Setelah itu terjadilah perkelahian tak butuh waktu lama aku sudah selesai membereskan semua laki laki berbaju hitam itu tak ada satu pun yang sadar mereka semua pingsan di tanah. Aku langsung membawa laki laki itu ke hotel tempat aju menginap saat sampai di hotel aju mengobati luka lukanya dengan antibiotik setelah semua luka di tubuhnya aku obati aku oun membersihkan diri ku dulu. Setelah selsai aku keluar melihat keadaan laki laki itu ternyata laki laki itu sudah tidur dengan nyenyak.
Dari saat aku kecil aku sudah di ajarkan silat oleh Kakek ku. Ya sejak terjadinya pembunuhan di keluarga ku aku pun mulai belajar dengan sungguh sungguh bela diri dan juga taekwondo tak butuh waktu lama hanya dalam waktu 1 tahun aku sudah memegang sabuk di Hitam dan ya aku bisa melawan mereka semua karena aku masih ingat dengan cara melawan musuh musuh. Karena mulai lelah aku pun tidur di sofa ya aku tak bisa tidur di ranjang yang sama dengan laki laki itu.
Saat pagi hari karena tak bisa keluar aku oun memesan makanan dari hotel sekitar satu jam kemudian makanan pun datang ya aku memesan makanan cukup banyak ya karena beberapa makanan aku pesan untuk laki laki itu. Aku mendekat ke arah laki laki itu dia terlihat cukup tampan juga ya karena sudah khawatir dengan laki laki itu aku jadi tak memikirkan melihat wajahnya tapi sekarang aku bisa melihat wajahnya dengan jelas dia sangat putih dan juga tampan dengan rambutnya yang acak acakkan. Tiba tiba mata yang tertutup itu langsung terbuka secara spontan aku langsung menjauhkan muka ku. Aku melihatnya mengeluarkan dan langsung bangun dari tidurnya.
"Jangan gerak dulu" kata ku keoada laki laki itu
"Dimana ini" kata laki laki itu sambil melihat ke arah sekeliling nya.
"Ma..... ma.... makasih" kata laki laki itu kepada ku.
"Iya sama sama ya sudah ini makan dulu. Kamu pasti laper kan" kata ku kepada laki laki itu sambil memberikan nampan yang berisi makanan dan juga susu. Dia hanya diam dan mengangguk setelah itu aku pun kembali ke sofa lalu membereskan selimut dan juga bantal. Setelah selesai melakukannya aku pun sarapan. Saat aku melihat laki laki itu dia tampak ke susahan dengan makanan yang di depannya ya aku tau seharusnya aku menyuapinya karena tangannya masih luka luka dan itu pasti sakit. Aku pun menghentikan makan ku setelah itu aku menghampiri laki laki itu. Dan duduk di sebelahnya.
"Ayo aku bantu" kata ku kepada laki laki itu sambil.emngambil nampan yang ada di depannya tapi tangannya memegang tangan ku aku pun melihat ke arah laki laki itu. Matanya sangat indah tapi aku merasa kalau di balik mata itu tersimpan rasa sedih yang sangat mendalam dan juga ada rasa ke depan di mata itu. Entah lah aku hanya mengiranya begitu karena matanya tak terbuka lebar hanya terbuka sedikit seperti ingin memperlihatkan kesedihannya. Dengan sekejap aku pun memutuskan hubungan mata ku dengannya.
"Ke... ke.... kenpaa kamu memang tangan ku?" Kata ku kepada laki laki itu ya aku gugup karena dia memegang tangan ku dan juga aku gugup karena sudah melihat laki laki yabg tak aku kenal ini cukup lama membuat ku malu.
"Bi... biar aku sendiri" kata laki laki itu kepada ku.
"Hemmm kamu mau makan sendiri liat hasil dari perbuatan kamu kocar kacir dan acak acakkan. Sudah aku bantu kamu. Kamu pasti udah laper banget kan. Ayo setelah ini kamu bisa pinjam hp ku buat nelgon orang rumah kamu. Mereka pasti khawatir sama kamu. Sekarang ayo makan aaaa" kata ku kepada laki laki itu sambil menyendokkan makanannya dan menyodorkan kepadanya. Dia pun memakan makanan dari tangan ku.
__ADS_1
"Gak akan ada yang khawatir dengan diri ku di rumah" kata laki laki itu kepada ku sambil.menundukkan kepala.
"Kenaoa? Memangnya orang tua kamu gak khawatir gitu kamu kan sudah menghilang selama semalaman apa lagi tadi malam kamu di pukuli orang orang itu sampai seperti ini" kata ku keoada laki laki sambil terus menyuapinya nasi.
"Aku tinggal seorang diri sudah sejak umur ku 8 tahun" kata laki laki itu kepada ku aku jadi merasa tak enak karena sudah mengungkit tentang masa lalunya.
"Maaf aku gak tau. Tapi sudah lah gak usah di pikirin dan gak usah sedih sedih lagi oke. Lagi pula aku juga gitu aku gak punya orang tua karena suatu peristiwa aku harus kehilangan ke dua orang tua ku tapi untung ada Kakek yang selaku jagain aku. Dan aku merasa sangat beruntung. Kata Kakek ku aku gak boleh sedih karena orang tua ku kalau lihat aku sedih maka mereka juga akan sedih. Jadi kamu jangan sedih nantik Mama dan papa kamu juga ikut sedih di sana. Sekarang mereka di sana paati khawatir sama kamu . Jadi sekarang kamu harus makan biar kamu sembuh dengan cepat dan orang tua kamu di surga sana gak khawatir sama kamu oke. Ayo makan setelah selesai makan kamu minum obat. Dan setelah itu istirahat oke?" Kata ku kepada laki laki itu sambil tersenyum tapi laki laki itu hanya diam sambil menatap diri ku aku jadi salah tingkah di buatnya.
"Kenaoa kamu liatin aku? Maaf deh kalau aku banyak bicara. Ya begini lah aku selaku banyak bicara maaf ya. Tapi aku bakalan diem kok oke" kata ku kepada laki laki itu sambil terus menyuapi laki laki itu dengan makanannya.
"Maaf hanya saja aku merasa kamu mirip seseorang" kata laki laki itu kepada ku.
"Hmmm gitu, kekasih kamu ya? Oiya ini silahkan telfon siapa pun yang kamu mau kekasih kamu atau siapa pun suruh mereka datang ke sini. Karena sekarang aku sudah harus pergi dari hotel ini hari ini juga" kata ku kepada laki laki itu sambil menaruh nampan ya karena makanannya sudah habis tak bersisa.
"Kenapa kamu mau pergi, kamu bisa tinggal di sini lebih lama dan biar aku yang bayar hotelnya" kata laki laki itu kepada ku.
"He he he gak usah gak papa kok lagi pula aku ke sini hanya liburan dan sekarang sudah waktunya aku pindah ke tempat lain ya tentunya buat liburan juga" kata ku kepada laki laki itu sambil memberikan obat dan air agar dia meminumnya.
"Oh gitu memangnya kamu mau kemana setelah ini?" Kata laki laki itu kepada ku sambil memberikan gelas kosong kepada ku ya karena dia sudah menegak habis air di dalamnya.
"Gak tau tapi yang pasti aku pengen keliling dunia kemana pun aku pengen, " kata ku kepada laki laki itu sambil tersenyum dan merentangkan tangan ku.
"Boleh aku ikut?" Kata laki laki itu kepada ku aku snagat gembira saat mengatakan kalau aku akan berkeliling dunia hingga akhirnya aku sibuk dengan pikiran ku sendiri hingga aku tak yakin dengan apa yang aku dengar baru saja. Ya mungkin saja aku salah dengar atau apa pun itu.
"Hah apa kata mu?" Kata ku kepada laki laki itu masih tak percaya dengan apa yang aku dengar.
"Hah apa ngak kok bukan apa apa" kata laki laki itu kepada ya mungkin benar kalau aku salah dengar saat dia mau ikut dengan ku. Audah lah lebih baik sekarang aku harus siap siap untuk membereskan semua barang barang ku.
"Ya sudah kamu diam di sini oke. Dan ini telfon dan siapa pun yang kamu kenal aku harus beres beres dulu oke. Soalnya jam penerbangan ku sekitar jam 2 sebentar lagi dan masih banyak sekali barang barang yang harus aku bereskan hah. Biasa lah cewek. Nih hp ku kata kuncinya kosong tujuh kosong dua" kata ku kepada laki laki itu.
__ADS_1
"Ulang tahun kamu ya?" Kata laki laki itu kepada ku.
"Apanya?" Kata ku keoada laki laki itu ya aku bingung drngan perkataannya karena dia tiba tiba saja mengatakan tentang ulang tahun ku.