
( Adeva )
Entah apa yang rmmbuat ku harus mengetahui ini semua aku baru sekali jatuh cinta kroada laki laki tapi laki laki itu juga lah yang sufah mematahkan hati ku bukan hanya mematahkannya tapi dia menghancurkannya tanpa berfikir dua kali untuk perbuatannya. Ya bagaimana tidak Rico meminta ku beberapa hari yang lalu untuk bertemu dengan Tristan di sebuah cafe aku sudah nenolaknya tapi rico memaksa ku. Dia bilang kalau semua pertanyaan yang ada di dalam otak ku akan terjawab ya semuanya memang terjawab dengan cukup dan sangat jelas tapi aku merasa dia berbohong entah mengapa dia bilang kakau pembunuhan itu terjadi karena pamannya menjebak papa ku dna akhirnya mama dan papanya bunuh diri karena merasa menyesal sudah membunuh papa dan juga Mama ku. Ya itu tak mungkin terjadi jika itu terjadi pun akkek pasti akan memberitahukan nya kepada ku sejak dulu tapi Kakek tidak memberitahukan aoa oun keoada ku jadi ya jangan slaah kan diri ku jika aku tak percaya dengab ucapan Tristan. Setelah emndengarkan cerita palsu Itu aku oun pulang tanpa mengatakan apapun pun ya karena aku tak orcaay dengan apa yang di ycapna oleh trisatn. Aku tak tau mengapa tapi saat ini aku brbar ebbar tak bisa mempercayai ucapan Tristan. Saat sampai di rumah Rico aku labgsubg menghampiri dirinya y dia ada di ruang kerjanya dan betul saja dia sedang bekerja aju oun masuk tanpa mengetuk pintu Rico melihat ke arah ku.
" Gimana ?" Kata Rico ekpada ku sambil menutup laptopnya dan juga dokumen dokumen nya.
" Apa lagi yang ingin kamu bukti kan semuanya bohong dan semuanya itu gak betul dia memang sengaja membunuh ke dua orang tua ku " kata ku ekpada rico.
" Kamu masih gak percaya dengan apa yang dia bilang ?" Kata Rico keoada ju.
" Gak karena aku rasa aku duah cukup di bohongi " kata k u keoada Rico.
" Tapi dia gak bohobg Sam kamu " kata Rico keoada ku.
" Temen kamu itu aju apa dia eknaoankamu memihak dia bukannya aku, dia yang sudha membunuh ke dua orang tua ku " kata ku kepada Rico.
" Memang betul tapi dia sudha membayar semuanya " kata Rico keoada ju sambil berjalan ke arah ku.
__ADS_1
" Apa yang dia bayar bahkan nyawanya oun belum hilang " jata ku keoada Rico sambil tertawa kecil.
" Dia sudha emnbayrnya dengan nyawa tiga orang keluarganya sekali Gus Dev " kata Rico ekpada ku.
" Aku rasa otak mu sudha di cuci sama dia " jata Rico ekpada ju.
" Oke aku ceritakan semuanya tapi aku minta kamu duduk dan juga dnegarkan dengan baik oek ?" Kata Rico keoada ku.
" Oke " jata ju keoada Rico.
" Oke " jata ku keoada Rico dia pun mengeluarkan hpnya dna muaki memutar rekamannya.
" Waktu itu aku , Mama , dan papa sedang merayakan ulang tahun pernikahan Mama dan papa begitu pun dengan ke dua orang tua Adeva ya karena mereka adalah orang kepercayaan papa maka papa mengundang mereka untuk hadir di ulang tahun pernikahan mereka . Tapi saat Mama bilang kakau dia akan ke belakang Mama gak kembali kembali ke ruang tamu untuk memotong kuenya. Akhirnya Paman ku dan juga ayah Adeva ke kamar mandi untuk mengeceknya tapi mereka juga tak kunjung datang akhirnya aku dan papa pun ke sana aku melihat papa Adeva memegang pisau dan juga pistol pisau yang di pegang oleh papa Adeva sudha berlumuran darah. Dia terlihat gemetar dan juga ketakutan aku tak tau apa yang terjadi aku melihat ke bawah dan aku melihat mama dan juga Paman ku sudha berlumuran darah di lantai aku dan papa langsung membawa Paman dan juga Mama ke rumah sakit saat itu papanya adeva bilang kakau ini semua salah Paman dan dia hendak emmbunuh Mama dengan mengajak dirinya ya dia bilang gitu dengan ketangguhan dan juga ke gigihan. Sampai akhirnya mama di diagnosa kalau dia koma tapi Paman ku bisa di selamatkan karena papa bingung dengan apa yang terjadi akhirnya papa ku pun bertanya kepada Paman. Akhirnya paman oun menceritakan kepada ku dna juga papa kalau sebenarnya papa Adeva ingin memperkosa Mama ku dan juga ingin membunuh Mama ku dia emncoba menolongnya tapi dia di tusuk juga oleh papanya adeva. Ya tanpa mencari kebenarannya aku papa, dan beberapa pengawal kami pun langsung mendatangi ke dua orang tua Adeva saat itu mereka baru saja datang dan ke dua orang tua Adeva juga sudha mengatakan kepada ku dan juga papa kalau semua ini adalah kesalahan Paman ku dia yang ingin memperkosa Mama dan juga ingin membunuh Mama ku karena Mama mengetahui rahasia besar Paman ku. Tentu saja kami tak percaya dengan apa yang di katakan oleh papa dan Mama Adeva saat itu sehingga kami pun mulai membunuh mereka semua bahkan pelayan pelayan adrva semuanya kami sekap aku juga gak tau kalau di sana saat itu ada Adeva
" Terus apa yang terjadi aku dnegar papa dan Mama kamu mati karena bunuh diri karena rasa bersalah bukan ?"
" Ya itu betul, akhirnya setelah satu tahun berlaku Mama ku sadar dari komanya. Dan kamu tau apa yang Mama katakan kepada ku dan papa saat dia sadar. Mama ku bilang kakau Paman ingin memperkosa nya dan juga papa Adeva ingin menolong Mama ku tapi Paman mencoba emmbunuh Mama ku d an saat aku dan papa datang dia menancapkan pisau itu ke tubuhnya dan juga memberikan pisau itu kepada papa Adeva. Yang saat itu aku dan papa ku tahu kebenarannya aku dna papa bingung bagaimana harus menjelaskan kepada Mama ku. Sedangkan Mama ku dia terus saja bertanya di mana ke dua orang tua Adeva akhirnya papa mengatakan kepada Mama kalau dia akan menceritakan semua di rumah ya akhirnya mama pun mulai di rawat dan mulai melakukan proses penyembuhannya. Saat itu Paman tidak ada di sini dia di luar negeri, ya dia tidak tau kalau Mama sudah sadar karena aku dan pala sudha emnyuruh orang untuk menyembunyikan kebenarannya dari Paman karena nanti aku dna papa akan membalaskan dendam ke dua orang tua Adeva "
__ADS_1
" Terus apa yang terjadi setelah itu ? "
" Akhirnya aku dan papa pun mulai membalaskan dendam kepada Paman ku ya aku dna papa menyiksanya antara hidup dan mati ya aku dan papa terus menyiksanya sampai akhirnya mama ku keluar dari rumah sakit dan juga Paman ku juga mati setelah beberapa hari aku dan papa ku menyiksa Paman ku itu tanpa ampun bahkan aku dan papa tak memberikan Paman makan dan minum selama beberapa hari dan akhirnya dia pun mati kami membuang mayatnya di laut tepatnya di tengah laut. Setelah kmi pulang aku dan papa pun mulai menceritakan semua kejadian yang kami lakukan kepada papa dan Mama adeva. Saat itu Mama tak percaya drngan ucapan ku dan juga papa akhirnya kami semua pergi ke rumah Adeva ya saat itu Adeva tak ada di sana akhirnya mama ku pun bertanya kepada para tetangga Adeva dan ya semua orang mengatakan soal pembunuhan ke dua orang tua Mama dan papa Adeva. Akhirnya kami oun pulang deonajng perjalanan mama hanya diam dia seprti marah sekali kepada papa bahkan di saat papa ingin menyentuh mama, Mama selalu menghempaskan tangan papa dengan kasar. Begitu pun saat papa berbicara dia tak menyahut saat sampai di rumah Mama melampiaskan semua kemarahannya ya aku tau mrngapa Mama sangat marah kepada papa dan juga kepada ku karena Mama Adeva adalah teman baik mama ku mereka berteman dari kecil jadi hal itu lah mengapa Mama ku membenci ku dan juga papa karena telah melakukan hal itu. Sehingga akhirnya mama ku memutuskan untuk bunuh diri tapi bunuh dirinya selaku gagal. Akhirnya entah mengapa papa dan Mama sangat baik kepada ku hari itu merek terlihat sangat mesra dan juga aku dan ke dua orang tua ku di hari berikutnya kami pun bertamasya ya aku tak menyangka kalau itu adalah hari terakhir pertemuan ku dan ke dua orang tua ku hari itu adalah hari yang paling membahagiakan kan dan juga hal yang tak akan pernah ku lupakan. Keesokannya di pagi hari ya tepatnya di subuh subuh Albert membangunkan ku dan mengajak ku ke rumah sakit di sana aku melihat mayat Mama dan papa ku. Aku menangis sejadi jadinya rasanya hidup ku runtuh saat itu juga. Tapi setelah seminggu berlaku Albert memberikan ku surat dan Albert mengatakan kalau itu adalah surat untuk ku dari Mama ku dan ya aku emmbacanya dan Mama dan papa sudah merencanakan bunuh diri itu bersama mereka berdua merasa bersalah akhirnya mereka pun menghabisi diri mereka sendiri Agara kesalahan mereka kepada ke dua orang tua Adeva terbayarkan ya meskipun aku gak tau apa mereka bisa di maafkan atau tidak oleh ke dua orang tua Adeva tapi aku harap kalau ke dua orang tua Adeva mau memaafkan ke dua orang tua ku ya karena mereka menyesalinya. Jadi itu lah yang terjadi "
" Itulah yang sebenarnya terjadi jadi dia memang emmbunuh ke dua orang tua kamu memang betul tapi semuanya Karen salah paham yang di akibatkan oleh pamannya dia oun sudha membunuh pamannya demi membalaskan dendam ke dua orang tua kamu. Bahkan ke dua orang tua Tristan oun membayarnya dengan nyawa mereka Dev. Kamu tau gimana rasanya anak umur belasan tahun yang biasanya sekolah dan bersenang senang dengan temannya tapi dia tak bisa melakukannya. Dia hanya bisa bekerja dan bekerja demi meneruskan perusahaan besar milik Mama dan papanya..... ya aku tau kalau akmu masih gak percaya kamu bawa dokumen-dokumen ini dan kamu baca semua di kamar kamu. Bahkan akkek kamu oun tau tentang semua ini hanya kamu saja yang gak tau kebenarannya Dev . Jadi semua yang ada di dalam dokumen ini adalah kebenarannya tapi jika kamu masih gak percaya drngan semua bukti bukti yang sudha aju kasih ke kamau ya itu terserah kamu aku gak akan maksa kamu kok. Dev aku ngelakuin ini karena ku teman mu dan aku ingin kamu bahagia Dev. Aku gak tega ngeliat kamu setiap hari hanya nangis nangis dan terus nangis tanpa henti " kata Rico keoada ku sambil memberikan sebuah dokumen keoada ku ya dokumen itu oun cukup tebal.
Aku tak embgatakan apa pun. Ya karena otak ku rasanya buntu sekali jadi aku hanya diam emngambil dokumen itu lalu pergi ke kamar ku. Saat sampai di kamar aku menaruh dokumen itu di atas ranjang ku daba ku pun membaringkan tubuh ku.
Saat ini aku benar benar bingung ya aju snagat bingung aku harus berbuat apa sedangkan ke dua orang laki laki itu sudah emncoab membuktikannya keoada ju. Aku oun embgambil dokumen itu dan mulai emmbacanya dan betul kata Rico kakau Kakek sudah mengetahui ini smeua tapi aku heran mengapa kakek tak emmberitahukannya kepada ku. Aku oun bangun dari tidur ku dan mengambil tas tak lupa dokumen itu juga ku bawa ya aku berniat kan kembali ke rumah Kakek ku sekarang juga sata Rico bertanya aku akan kemana aku hanya mengatakan kalau aku butuh udara segar dan i bgin memikirkan semua aku pun mengambil kunci mobil ku laku menjalankannya. Ya sepanjang perjalanan aku berharap apa yang aku baca semuanya tak benar hanya itu saja. Aku mengemudikan mobil ku seprti orang gila ya aku menyetirnya dengan kecepatan tinggi sehingga dri rumah Rico ke rumah ku tak butuh waktu lama. Saat sampai aku oun alngsung masuk beberapa pengawal dan pelayan menghampiri diri ku.
" Selamat datang nyonya " kata para pelayan itu ekpada ju sambil membungkukkan badannya ya itu adalah tradisi keluarga kami.
" Dimana dona ?" Kata ku keoada para pelayan ku.
", Nona dona masih keluar karena ada meeting " kata salah satu pelayan kepada ku.
" Telfon dia suruh ceoat pulang sekarang juga karena aku ada urusan yang snagat penting untuk di bicarakan dengan dona dan bilang ke dia kalau bawa semua dokumen dokumen yang butuh tanda tangan ku ke sini. Oiya aku mau dalam waktu setengah jam dia ada di sini aku akan tunggu di ruang kerja Kakek " kata ku kepada para pelayan itu smabik berjalan ke ruang kerja Kakek ku
__ADS_1