Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 05


__ADS_3

"Kau benar benar ingin mengetahuinya?" Kata ku kepada crisan


"Tentu katakan saja" kata crisan kepada ku.


"Baik, pertama aku tidak suka laki laki dengan rambut keriting menurut ku itu seperti ulat, dan yang kedua kau hanyalah anak manja yang memanfaatkan kekayaan orang tua mu, ketiga kau bahkan tak bisa menghasilkan uang sendiri, keempat kau bisanya hanya memerintah orang, kelima kau hanya bisa menyiksa orang dan yang keenam aku benci cara bicara mu yang sombong itu" kata ku mengeluarkan semua kekesalan ku kepadanya


"Kalau begitu apa bedanya aku dengan galih? Mengapa kau menyukainya mengapa tak menyukai ku?" Kata crisan kepada ku.


"Aku tak ingin menjawab pertanyaan mu karena aku sangat sibuk permisi" kata ku


Setelah itu aku naik ke atas motor dan menghidupkan motor ku aku mengendarai motor ku menuju ke toko saat sampai aku sudah melihat banyak sekali pelanggan aku membantu Amelia dan ibu ku melayani beberapa pelanggan yang membeludak.


****


Hari ini ada pengumuman kalau sekolah akan mengadakan tour keliling Eropa dan itu membayar menggunakan dan pribadi selama 1 bulan full, tentu saja aku tak ikut aku tak punya banyak uang untuk membayarnya apa lagi keperluan yang aku butuhkan nanti saat liburan jadi aku memilih untuk bekerja paruh waktu di beberapa bidang untuk membantu perekonomian keluarga ku ya karena akhir akhir ini banyak sekali pengeluaran dan ayah ku sedang membuat masalah di rumah. Dan itu membuat keadaan di rumah menjadi kacau balau.


Liburan pun di mulai aku pun mulai berkerja sudah 5 hari hidup ku terasa amat sangat tenang karena tidak ada ke enam tuan muda yang akan datang menganggu ku karena mereka sedang menikmati liburan mewag. Saat sedang menikmati kedamaian ku pelanggan pun datang dan kedamaian ku pun hilang ya karena yang datang adalah para ke enam tuan muda yang sangat sangat membuat ku kerepotan.


"Ada yang bisa saya bantu?" Kata ku tak mempedulikannya


"Kenapa kau tak ikut liburan?" Kata Kevin kepada dia adalah salah satu tuan muda


"Biaya sebanyak hanya untuk liburan lebih baik aku tabung dan membantu perekonomian keluarga ku" kata ku kepada Kevin


"Ya ya ya" kata Kevin sambil mengangguk anggukan kepalanya.


"Terus apa yang kalian lakukan di sini?" Kata ku


"Nih" kata crisan sambil melemparkan sebuah undangan untuk ku.


"Apa ini?" Kata ku kepada crisan


"Apa kau tak bisa membacanya? Kata crisan kepada ku membuat ku kesal kepadanya.


"Kami mengadakan pesta kedatangan teman kami, itu undangan untuk mu" kata Kevin kepada ku


"Oh terima kasih" kata ku


"Apa kau memiliki gaun untuk di gunakan?" Kata crisan


"Gak ada" kata ku


"Hells?" Kata crisan aku pun menggelengkan kepala


"Sudah ku duga" kata crisan


"Aku hanyalah gadis miskin bukan gadis kaya yang bisa menghambur hamburkan uang hanya untuk baju dan juga sepatu" kata ku kepada crisan


"Ya ya ya aku juga tau itu, maka kau tak perlu khawatir aku sudah mempersiapkannya" kata crisan


"Apa yang kau pesiapkan?" Kata ku penasaran


Crisan pun mengatakan tanganbya ke udara beberapa orang berjas hitam masuk dengan sebuah kotak kotak indah di tangannya dan mereka memberikannya semuanya kepada ku sekitar ada 4 kota yang cukup besar mereka berikan kepada ku


" Apa ini?" Kata ku bingung dengan isi kotak kotak yang orang orang itu berikan kepada ku


"Itu ada baju, sepatu, dan beberapa perhiasan. Gunakan saat pesta" kata crisan kepada ku


"Gak usah nantik aku pinjam saja ke teman ku" kata ku kepada crisan


"Sudah pakai, ayo pergi" kata crisan setelah itu dia pun pergi bersama dengan tema. Temannya tanpa kata kata.


Saat dia pergi bersama dengan teman temannya aku hanya menatap kotak kotak yang ada di tangan ku dengan bingung. Apa yang harus aku lakukan dengan dengan kotak kotak ini sedang kan aku sekarang masih harus berkerja. Karena setelah berfikir sangat keras tapi tak menemukan jawabnnya aku memilih untuk pulang terlebih dahulu ya lagi pula jam kerja ku di sini hanya tinggal 1 jam lagi. Aku menaruh barang barang itu di ruang istirahat khusus karyawan lalu aku pergi ke ruangan dimana bos ku berada.


Setelah selesai ijin untuk pulang terlebih dahulu aku pun langsung ke ruang istirahat di sana sudah ada beberapa teman teman ku ya mereka satu perkerjaan dengan ku.

__ADS_1


“apa ini al?” kata salah satu teman ku


“oh itu baju untuk pesta.” Kata ku sambil menganti pakaian


“oh sama cowok cowok ganteng yang tadi datang ke restoran itu ya al?” katanya lagi kepada ku


“iya.” Kata ku dengan malas


“hmmm…. Mmmm aku kayaknya kenal deh tapi siapa ya. Oh mereka itu cowok cowok ganteng dan yang super kaya raya julukannya para 6 tuan muda kan ya al?” katanya kepada kuy


“iya.” Kata ku lagi sambil mengambil tas bersiap siap untuk pulang


“kamu kenal mereka dari mana?” katanya lagi


“aku satu sekolah sama mereka.” Kata ku sambil mengambil kotak kotak yang ada di sebelah teman ku tapi teman ku mencegah ku utnuk pulang


“jadi kamu sekolah di SMA Valdor?” katanya tak percaya sambil memegang ke dua pundak ku dengan mata yang menatap mata ku dengan sangat lekat. Aku mendorongnya agar sedikit menjauh dari ku


“iya.” Kata ku sambil membetulkan baju ku yang lusuh karena di pegang olehnya dengan lumayan kencang


“terus kenapa kamu masih kerja bukannya sekolah valdor itu sekolah khusus untuk orang orang kaya ya?” katanya kepada ku


“aku dapat beasiswa. Sudah aku mau pulang.” Kata ku kepadanya sambil pergi meninggalkannya karena aku sudah lelah untuk menjawan pertanyaan pertanyaannya.


Saat sampai di rumah aku langsung menaruhnya di kamar ku. aku membuka undangannya ternyata undangannya masih 1 minggu lagi masih ada waktu yang aku bingung kan adalah karena aku tak tau cara ber make up ya sudah lah lebih baik aku bertanya kepada Amelia nanti di toko dia juga lumayan pintar berdandan. Setelag selesai aku pun pergi mandi dan makan karena aku harus ke toko membantu ibu dan juga Amelia.


Saat sampai di toko aku hanya melihat Amelia tak melihat ibu aku memakirkan sepeda ku dan berjalan kea rah Amelia yang sejak tadi sibuk dengan handphone yang ada di tangannya.


“dimana ibu?” kata ku sambil dududk di sampingnya


“oh tante masih keluar katanya sih ada kepentingan.” Kata Amelia sambil menaruh hpnya di sakunya


“oh.” Kata ku


“eh mel.” Kata ku kepada Amelia


“aku di undang ke pesta.” Kata ku


“sama siapa?” kata Amelia yang mulai penasaran


“sama crisan.” Kata ku


“bukannya dia liburan selama 1 bulan?” katanya kepada ku


“iya aku pikir begitu tapi ternyata dia gak ikut, dan aku di undang ke pestanya tadi dia datang ke restoran ngasih aku beberapa kotak kata crisan itu isinya baju sepatu dan perhiasan dan aku di suruh pakek itu. Tapi aku bingung.” Kata ku kepada Amelia


“ngapain bingung ya sudah pakek aja.” Kata Amelia kepada ku


“aku kan gak tau dandan.” Kata ku kepada Amelia membuat Amelia tertawa terbahak bahak sambil memegang perutnya


“ha ha ha ha ha al… al aku pikir kenapa sudah gak usah bingung entar biar yang dandanin kamu biar kamu cantik dan memikat semua laki laki yang hadir di pesta itu.” Kata Amelia kepada ku


“serius kamu mau bantu aku?” kata ku tak percaya dengan apa yang di ucapkannya


“iya beneran.” Katanya lagi kepada ku sambil mencubit pipi kiri ku


“wahhhh makasih emmmuuuah.” Kata ku sambil memeluk Amelia dan menciuminya


“iya sama sama.” Kata Amelia sambil mendorong ku agar menjauh darinya


Setelah itu aku dan Amelia pun bercerita tentang hal lain, Amelia bercerita bahwa dia bertemu dengan seorang laki laki secara tak sengaja di jalan dan ya kalian tau lah kelajutannya.


Hari hari ku sangat tenang tanpa adanya ke enam tuan muda itu ya ada yang sedikit menganggu ku ya siapa lagi kalau bukan teman kerja ku dia memaksa untuk ikut ke pesta tapi aku tak bisa membawanya karena dia tak memiliki undangan dan dia juga bukan dari sekolah valdor aku tak ingin membuat masalah jadi aku berbagai macam cara membuat alasan agar dia tak ikut.


Hari demi hari sudah ku lewati dan hari ini adalah hari dimana pesta itu akan di adakan. Sekarang di kamar ku ada ibu dan juga Amelia ya mereka akan membantu ku berdandan karena aku sama sekali tak tau cara berdandan sekitar 2 jam kemudian akhirnya ibu dan Amelia selesai mendandani ku saat aku melihat diri ku di kaca aku juga tak menyangka akan seperti ini.

__ADS_1


“hah anak ini kalau dandan cantik juga.” Kata ibu ku sambil berdecak pinggang


“iya donk tante al memang cantik bahkan tante kalah canti dari al.” kata Amelia sambil memandang ku dengan senyuman puas


“iya iya ya sudah sana cepat kamu berangkat nanti terlambat.” Kata ibu kepada ku


“iya.” Kata ku sambil berdiri


“apa gak papa seperti ini?” kata ku kepada Amelia dan ibu ku


“gak papa kamu cantik banget kok al.” kata Amelia menyemangati ku


“oke ayo keluar.” kata ku kepada Amelia aku, ibu, dan Amelia pun keluar saat keluar adik laki laki ku dan ayah ku melihat ku dari bawah sampai atas dengan tatapan tak percaya. Dan saat mereka menatap ku itu membuat ku sangat gugup.


“apa dia kakak ku?” kata adik laki laki ku


“tentu saja gimana hasil kita berdua?” kata Amelia kepada adik laki laki ku dan ayah ku


“benar benar menakjupkan.” Kata ayah ku kepada mereka sambil mengacungkan jempolnya


“benar.” Kata adik ku


“sudah dia harus jalan kalau tidak dia akan terlambat.” Kata ibu ku memarahi adik dan juga ayah ku


“oh iya iya ayo.” Kata ayh ku


Aku dan keluarga ku begitu pun dengan Amelia pun keluar saat sampai di depan rumah ada sebuah mobil dan pria berpakaian jas serba hitam. Lalu laki laki itu berjalan kea rah ku dan menundukkan kepalanya


“apa anda nona alecia?” kata laki laki itu kepada ku


“iya betul.” Kata ku dengan gugup


“baik kalau begitu silahkan anda mengikuti saya karena tuan menyuruh saya untuk menjumput anda.” Kata laki laki itu


“siapa yang menyuruh anda?” kata ku kepada laki laki itu


“tuan muda crisan.” Kata laki laki itu kepada ku


“sudah sana jalan nantik kamu telat lagi.” Kata ibu ku sambil mendorong ku masuk mobil


“iya iya.” Kata ku


Setelah itu mobil yang aku tumpangi pun melaju dengan pelan sekitar setengah jam kemudian mobil pun berhenti di sebuah gedung yang sangat besar. Laki laki yang sejak tadi menyetir turun dan membuka kan pintu untuk ku. aku mulai memasuki gedung itu lalu aku masuk ke sebuah ruangan yang sudah banyak orang saat aku melangkah masuk semua orang menatap ku aku pun mulai gelisah karena aku bingung karena apa benar dengan aku datang kemari. Tiba tiba Kevin menarik ku dan membawa ku ke teman temannya ya siapa lagi kalau bukan crisan dan yang lainnya.


“halo.” Kata ku kepada teman teman crisan sambil menundukkan kepala


“waw kau cantik juga kalau berdandan.” Kata Kevin kepada ku


“makasih.” Kata ku sambil menunduk malu


“gimana menurut mu cris bukan kah dia cantik?” kata Kevin kepada crisan


“lumayan.” Katanya kepada ku ya lagi pula aku tak peduli dengan tanggapannya dan apa yang dia katakan toh aku berdandan bukan untuk dirinya.


Setelah itu acara pun di mulai, Acara demi acara pun di mulai tak terasa sudah 4 jam aku berada di pesta karena sudah terlalu malam aku pun berjalan keluar karena aku harus pulang. Saat sampai di gerbang gedung ada yang memegang pundak ku. Aku pun langsung menoleh.


"Apa?" Kata ku kepada crisan ya entah kapan dia sudah ada di belakang ku.


"Ayo aku akan mengantar mu pulang" kata crisan kepada ku


"Gak usah gak papa, aku mau naik kendaraan umum aja" kata ku kepada crisan


"Kamu mabuk sebaiknya aku antar kamu pulang gak baik anak gadis pulang sendirian" kata crisan ya tadi aku memang sempat minum sedikit di dalam karena sang pemilik acara mengharuskan para tamu untuk minum. Ya aku yang tak pernah minum hanya minum 1 gelas saja sudah membuat ku sedikit pusing.


"Aku hanya sedikit mabuk kok, gak bener bener mabuk" kata ku kepada crisan.

__ADS_1


"Sudah ayo." Kata crisan sambil menarik tangan ku masuk ke dalam mobilnya tapi aku mencoba menahannya agar aku tak masuk ke dalam mobil crisan.


"Gak usah cris aku bisa pulang sendiri kok." Kata ku mencoba melepaskan tangannya tapi crisan malah mengendong ku. Entah apa yang terjadi pada ku tapi ya jujur saja terpesona dengan ke tampanan crisan.


__ADS_2