Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 89


__ADS_3

"Hmmmm karena kamu masih bibgubg ya sudah gini aja. Dalam satu bulan ini siapa yang buat kamu nyaman dan bahagia kamu pilih itu. Tapi kakau salah satu di antara ke dua hal itugak ada yang ngebuat kamu gak nyaman atau pun bahagia kamu jangan pilih. Jadi dalam satu bulan ini liat apa yang ngebuat kamu nyaman dan juga bahagia ya sayang?" kata ayah ku kepada ku sambik mengelus rambut dengan semyam yang membuat hati ku mulai tenang.


"Iya yah makasih ya yah saraannya" kata ku kepada ayah ku ya sekarang aku sudha tau apa yang harus aku lakukan. Berkat ayah sekarang aku sudah menemukan solusi dari masalah yang membuat ku bingubg bebebrapa hari terakhir.


"Iya sayang ya udha kakau gitu kamu udah gak perlu bingung bingung lagi ya" kata ayah ku kepada diri ku.


"Iya yah" jata ku kepada ayah ku sambil tersenyim lembar.


"Ya sudah kalau gitu ayah pergi dulu ingat selalu jaga ibu ya syah dan kamu juga harus jaga kesehatan ya syah. Ingat kebahagiaan aisyah itu yang paling utaman buat ayah dan juga ibu" kata ayah ku keoada ku sambil menegelus pipi ku dengan lembut.


"Loh ayah mau ke mana di sini aja yah sama aisyah" kata ku kepada ayah ku.


"Ayah harus kembali ya udah ya" kata ayah ku kepada ku sambil berdiri dan berjalan menjauh dari ku.


"Yah jangan tinggalin aisyah lagi yah aisyah gak mau sendirian lagi" kata ku kepada ayah ku smabil teeus mengejar ayah ku tapi ayah ku terasa dangat jauh sekali daro diri ku.


"Ayahhhhhhh" aku terus memanggil manggil nama ayah ku tapi ayah tak menoleh ke arah ku atau pun menjawab panggilan ku. Aku terus mengejar ayah ku sambik mennangis ya karena aku tak ingin kehilangan ayah ku untuk yabg ke dua kalinya tapi ayah ku makin menjauh dan hilang begitu saja dengan sebuah cahaya putih yabg sangat terang menyelimuti ayah ku.


"AYAHHHHHH" Kata ku memanggil ayah ku sampai akhirnya aku babgun dari tidur ku.


"Ternyata mimpi" kata ku kepada diri ku sendiri sambik mengusap wajah ku yang basah akibat air mata dan juga sambil membetulkan rambut ku yabg bwrantahkan akibat bangun tiba tiba.


Aku mencoba untuk menenangkan diri ku teelwbih dahulu dan ya aku kembali mengingat ingat kata kata ayah ku yabg ada di dalam mimpi ya aku akan mencobanya siapa tau saja apa yang di katakan oleh ayah ku ada benarnya. Saat aku melihat jam ternyata sudah jam enam pagi aku pun bangun lalu membereskan temoat tidur ku ya biasanya aju paling malas unyuk membereskan atau pun merapikan kamar ku atau pun tempat tidur kubsekali pun tapi sekarang entah lah akubsangat ingin membereskan tempat tidur dan kamar ku. Kebetulan sekarang hari sabtu dan sekarang aku tak ada kegiatan kantor ku pun juga livur. Aku pun mulai membereskan tempat tidur ku sedikit demi sedikit setelah selesai aku pun langsung ke belakang untuk mengambil sapu dan juga pel pellan ya aku tak melihat ibu ku di mana mana mungkin ibu ku masih berbelanja saat ini jadi ya sudha lah tak apa. Aku pun ke kamar dan mulai menyapu kamar ku setelah selesai aku pun mengepelnya dampai bersih.


Saat melihat sudah hampir jam delapan aku pun bergegas mandi setelah selesai aku pun ke liar dari kanar ku laku emmbaringkan tubuh ku di ruang tengah ya beberapa hari yang lalu kursi yang ada di depan TV di pindah oleh ku dan juga ibu ju ke ruang tamu. Setelah itu karena ada beberapa kasur yang tak di gunakan jadi di pindah oleh ku dan oleh ibu ke depan TV jadi aku pun sekarang sedang berbaring di depan TV. Dan aku rasa ibu ku ada di dapur sedang memasak ya karena aku mendengar suara orang sedang memasak di dapur siapa lagi kakau bukan ibu ku.


Sekitar jam sembilan siang ibu ku memanggil ku untuk makan aku pun menghampiri ibu ku. Seelah itu kami pun makan setelah selesai makan aku duduk di depan TV sambil memainkan hp ku setelah itu saat ibu ku sedang menyapu di ruang tengah aku pun menceritakan semua tentang mimpi yang aku alami tadi malam.

__ADS_1


"Jadi menurut ibu gimana apa aku harus ikutin kata kata ayah buk, ya aku kemaren sore ke makan ayah dan cerita semuanya terus malamnya aku mimpi gitu deh buk" kata ku kepada ibu ku dambil melihat ke arah ibu ku.


"Kalau menurut ibu ya ayah kamu pengen nolongin kamu syah, jadi ya udah coba aja lakuin seperti apa yang ayah kamu bilang ke kamu syah, siapa tau aja itu solusinya syah" kata ibu ku kepada ku sambil terus menyapu labtai.


"Hemmm.... Gitu ya buk, ya udh aku cobak aja buk" kata ku kepada ibu ku.


"Iya buk" kata ku kepada ivu ku sambil mengangguk anggukan kepala ku


Setelah itu aku pun diam sambil menonton TV. Hari hari ku dengan kak sanusi baik baik saja atau pun dengan pekerjaan ku. Hari demi hari julakui dengan baik sampai akhirnya suatu hari aku melakukan penagihan kepada nasabah nasabah ku. Akhinrya dari pagi hingga siang aku mendaoatkan hampir dua puluh juta rupiah ya ini adalah kali pertama bagi ku memegang uang hampir dua puluh juta aku pun memegangnya dan menjaganya dengan sangat hati hati. Aku mengantarkan uag itu ke kantor ku dan langsung m3nuju ke arah mbg dini ya dia adalah kepala cabang di kantor ku.


"Mbg dini ini uang hasil penagihan saya hari ibi totalnya sembilan belas juta sembilan ratus ribu lima pukuh ribu rupiah mbg" kata ku kepada mbg dini sambil memberikan amplop coklat yang berisi uang.


"oh ya udah kamu taruh aja dibsana ya syah, labgsung yaruh di kantor aja ya syah yang lainnya juga sudah ngasih dari tadi oiya sekalian taruh di sana ya syah sama catatan keuangan yang kamu fapat hari ini ya syah" kata mbg dini kepada ku.


"Gak mbg dini aja yang naruh saya takut mbg" kata ku kepada mbg dini.


"Udah gak papa sana taruh aja ini aku masih banyak kerjaan syah" kata mbg dini kepada ku.ya sejak tadi mbg dini memang sangat sibuk karena beberapa hari lagi laryawan kak dini akan gajian dan ini juga akhir bulan dan kepala cabang harus menuetor laporan keuangan akhir bulan. Jadi mbg dini sangat sibuk bahkan saat aku bicara kepada mbg dini. Dia hanya menyahut saja tapi matanya masih sibuk melihat ke arah laporan laporan dan juga laptop yang ada di depannya.


Aku pun menaruh tas ku di kursi tempat biasa aku duduk. Seelah itu aku pun mengambil uang dan laporan keuangan yang tadi sudah aku berikan kepada mbg dini. Aku pun langsung menuju ke arah kantor mbg dini dan labgsung menaruh uang dan juga laporannya di atas meja kerja mbg dini di atas meja banyak sekali uang yang bertumpuk tumpuk ya mungkin itu adalah uang hasil penagihan dari karyawan karyawan yang lainnya. Setelah itu aku pun labgsung keluar dari kantor mbg dini setelah itu karena hari sudah sore dan jam kerja hanya tinggal lima belas menit lagi jadi aku tak boleh keluar lagi oleh mbg dini. Aku pun mencatat laporan ku hari ini di buku yang khusu di berikan kepada setiap karyawan yang berkerja di koperasi di tempat ku berkerja.


Setengah jam kemudian semua karyawan sudah berkumpul mbg dini pun memulai brefing setelah itu aku pun pulanh ya karena sekarang bukan jadwal ku untuk menginap di mess. Saat sampai di rumah aku langsung mandi ya setelah selesai aku pun duduk duduk bersama dengan ibu ku.


"Buk" kata ku memanggil ibu ku tapi mata ku masih fokus ke arah TV yabg menanyangkan Film kesukaan ku.


"Apa sih" kata ibu ku kepada ku.


"Eh buk tadi aku sempet pegang uang hampir dua puluh juta cuman kurang lima pukuh ribu loh buk hufh dag dig dug aisyah buk pegang uang segitu aisyah jaga bahkan tas aisyah tak peluk di tarih depan sama aisyah buk soalnya aisyah takut hilang buk" kata ku kepada ibu ku bercerita tentang hal yang terjadi tadi kepada ku.

__ADS_1


"Emangnya kamu dapat mana uang sebabyak itu hasil dari pencairan tah syah?" kata ibu ku kepada ku.


"Ngak kok buk bukan. Tadi itu aisyah penagihan dan unyung aja semua nasabah yang di pegang sama aisyah gak ada yang suka nunggakn dan semuanya langsubg bayar buk jadi dari pagi sampek sore aisyah ya nagis nasabah nasabah yabg pinjam buk dan hasilnya hampir dua puluh juta buk" kata ku kepada ibu ku.


"Hati hati loh syah kamu pegang sebanyak itu sebelum kamu kasih ke kepala cabang kamu udah kamu hitung lagi ngak syah?" kata ibu ku kepada ku.


"Iya buk udah aisyah hitung kok buk dan semuanya genap dan pas sembilan belas juta sembilan ratus lima puluh ribubkok buk jadi tenang aja buk aman kok buk uangnya sama aisyah" kata ku kepada ibu ku.


"Iya ibu tau bukan apa ibu hanya takut aja syah, kan kalau sampek hilang gimana caranya kita gantiin uang sebanyak itu syah" kata ibu ku kepada ku ya aku tau kalau ibu ku khawatir kepada ku dan ibu ku juga tak ingin membuat madalah kepada orang lain.


"Iya buka isyah tau dan juga udah paham kok aisyah buk" kata ku kepada ibu ku sambil tersenyum manis ke arah ibu ku.


"Ya udah ibu mau masak duku ya buat makan malam" kata ibu ku kepada ku.


"Iya buk" jata ku kepada ibu ku. Aku pun kembali melihat je arah TV. Sambip memainkan hp ku ya karena sejak tadi hp ku snagat sunyi sekali padahal biasanya sangat ramai.


Setelah itu ibu ku pun pergi ke dapur. Sedangkan aku menonton TV. Keesokannya saat aku datag entah mengapa semua teman teman ku tak ada yang berbicara dengan ku satu pun bahkan aku mencoba menyapa mereka tapi ekspresi mereka seakan akan mereka ingin menghina diri ku. aku habya diam saja. Sampai akhirnya aku pun duduk di kursi ku dan tak lama kemudian brefing pun di mulai.


"Oke saya mulai jadi saya kehilangan uang di kantor saya kamrin sebesar dua ratua ribu rupiah. Daya gak tau siapa yang ngambil dan saya gak mau nuduh siapa yang ngambil jadi sebaiknya kembalikan sekarang kalau ngak akan saya laporkan ke mbg diana" kata mbg dini kepada ku dan juga yabg lainnya oh ternyata uang mbg dini hilang tapi aku kok gak tau tentang hal sebesar ini. Tapi aku hanya diam saja. Ya karena aku juga tak merasa bersalah karena bukan aku pelaku yang mencuri uang kak dini sebesar dua ratus tibu rupiah itu.


"Ya udah mbg langsung cari aja mbg siapa yabg sudah nyuri uang setoran kita toh di sini selama ini baik baik aja kan mbg gak ada yang hilang kenapa tiba tiba sekarang ada yang ilang ilang kayak gini sih jadi risih deh dan juga gak enak mau ninggalin barang barang di sinj" kata mbg dinda kepada mbg dini.


"Ya udah oiya saya juga belum bilang ke kalian kalau CCTV di kantor juga sudah di betolin sejak satu minggu yabg lalu dan kuncinya juga ada di mbg diana . jadi sekarang saya mau tanyak sama kalian semua dan jawab dengan jujur pertanyaan saya. Terutama sama kamu syah. Mbg dini bukannya nuduh kamu ngambil uang itu tapi yang terakhir setor uang penagihan itu kamu dan yang masuk ke kantor mbg dini ya kamu syah terakhir" kata mbg dini kepada ku. Oh aku mengerto sekarang mengapa sikap teman teman di kantor jadi berubah kepada ku ya aku paham bahkan sangat paham sekarang.


"Mbg saya memang yabg terakhir masuk ke kantor mbg dini dan saya juga yang yerakhir masuk ke sana buat naruh uang dan laporan udh gitu aja mbg saya gak nyentuh apa pun di kantornya mbg dini" kata ku kepada mbg dini mencoba untuk membela diri ya karena memang benar kalau aku tak bersalah bahkan aku sedniri tak tau bagaimana bentuk dari uang itu sedniri.


"Halah mana ada maling ngaku" kata mbg dinda keoada ku sambil tersenyim sinis.

__ADS_1


"Hmmm ya udah mbg gini aja sampean nelfon aja mbg diana suruh ke sini dan suruh cek CCTVnya kan kita bisa tau siapa pencurinya ya saya memang benar masuk dan yang keluar terakhir dari kantor itu tapi saya beber bener gak ngambil jadi surih mbg diana ke sini mbg suruh Cek CCTVnya kalau bener saya yang mencuri uang dua ratus tibu aja saya mau di laporkan ke poliso dan di hukum kok mbg" kata ku kepada mbg dini.


"Buat apa bilang ke mbg diana dan masuk ke masalah hukum itu gak perlu sebaiknya kamu ngaku dan kembalikan uang itu dan kalau perlu kamu berhenti kerja udah gitu aja" kata mbg dinda kepada ku.


__ADS_2