Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 74


__ADS_3

“iya mangkanya serius donk sayang.” Kata alzelfin kepada ku


“gimana kalau 6 bulan lagi?” kata ku kepada alzelfin


“kok lama banget?” kata alzelfin kepada ku


“masih ada banyak hal yang pengen aku lakuin sebelum menikah.” Kata ku kepada alzelfin


“ngelakuin apa?” kata alzelfin penasaran


“nanti aku kasih kamu daftarnya.” Kata ku kepada alzelfin dia hanya mengangguk saja


“kamu mau nunggu apa sayang? Mama sama papa ini sudah tua dan sudah gak tahan yang mau gendong cucu.” Kata mama kepada ku


“iya ma kan cuman 6 bulan aja.” Kata ku kepada mama


“iya sudah kalau gitu terserah kamu aja.” Kata mama kepada ku


“terus kapan kamu menikah?” kata ku kepada dion


“calon ku sudah di rebut orang jadi masih proses buka hati sama wanita lain.” Kata dion kepada ku


“kasian banget sih.” Kata ku kepada dion


“gak papa dia bahagia sama laki laki yang di pilihnya.” Kata dion kepada ku


“oh ya sudah.” Kata ku kepada dion


Setelah itu kami pun membahas hal lainnya. Tak terasa hari sudah malam dan menunjukan jam 12 malam jadi kami memutuskan untuk kembali ke apartement saat sampai mama papa, mami papi, ratna dan Jason langsung masuk ke kamar masing masing katanya sih sudah ngantuk begitu pun dengan ku dan alzelfin saat sampai di kamar alzelfin langsung mengendong ku dan meletakan diri ku di atas kasur.


“sayang?” kata alzelfin kepada ku setelah di tiduran di samping ku


‘iya apa?” kata ku kepada alzelfin


“kenapa nunda pernikahan kita 6 bulan lagi?” kata alzelfin kepada ku


“ada banyak hal pengen aku lakuin sebelum menikah al.” kata ku ekpada alzelfin


“iya sudah gak papa yang penting kan kamu bahagia.” Kata alzelfin kepada ku


“makasih ya al?” kata ku kepada alzelfin


“makasih buat apa?” kata alzelfin kepada ku


“makasih sudah nyarik aku waktu aku hilang dan makasih sudah mau nunggu 6 bulan lagi.” Kata ku kepada alzelfin


“sama sama, aku itu sayang banget sama kamu. Jadi apapun itu kalau kamu bahagia aku juga bahagia kok.” Kata alzelfin kepada ku sambil mencium kening ku


“iya.” Kata ku kepada alzelfin


“iya sudah sekarang kamu tidur ya?” kata alzelfin kepada ku aku pun mengangguk dan memjamkan mata


Tak terasa sudah 2 minggu berlari sejak aku keluar dari rumah sakit dan sekarang kita dalam perjalanan menuju bandara karena mama papa dan juga mami papi harus kembali karena mereka masih ada perkerjaan yang masih belum di selesaikan dan luka di perut ku juga sudah sembuh total. Saat sampai kami hanya bisa mengantakan orang tua kami sampai di tempat pemeriksaan karcis


“ya sudah mama sama papa pulang dulu ya?” kata mama kepada ku dan alzelfin


“iya mama hati hati ya?” kata ku kepada mama


“iya sayang.” Kata mama sambil mencium kening, dan pipi kanan dan kiri ku


“mami juga balek dulu ya sayang? Kamu sehat sehat disini?” kata mami kepada ku


“iya mami juga jaga kesehatan ya?” kata ku kepada mami


“iya sayang.” Kata mami kepada ku


“al papa harap kamu bisa jaga syasa dengan baik dan jangan sampai kejadian itu terjadi 2 kali.” Kata papa kepada alzelfin


“pasti pa.” kata alzelfin kepada papa


“ya sudah kalau gitu papa pulang dulu.” Kata papa kepasa ku dan alzelfin


“jaga syasa.” Kata papi kepada alzelfin sambil memegang pundak alzelfin


Setelah itu mereka pun masuk ke dalam pesawat setelah tak melihat mama papa dan mami papi aku dan alzelfin pun pulang tapi sebelum kembali ke apartement alzelfin dan aku masih makan siang di restoran yang sering di kunjungi oleh alzelfin, setelah tiu alzelfin memesankan ku makanan yang aku suka setelah selesai makan kami pun kembali ke apartement saat sampai aku langsung mandi karena badan ku sangat lengket. Setelah selesai mandi aku membalutkan handuk ke tubuh ku dan keluar saan di luar alzelfin langsung memeluk diri ku dari belakang.


“al?” kata ku kepada alzelfin


“sayang?” kata alzelfin sambil menaruh kepalanya di pundak ku


“iya apa?” kata ku kepada alzelfin

__ADS_1


“sekarang kan sudah tinggal aku sama kamu doing gak ada orang kan sudah.” Kata alzelfin kepada ku


“iya terus kenapa?” kata ku kepadanya


“terus.” Kata alzelfin langsung menciumi bibir ku


Di terus menciumi bibir ku tanpa henti sampai sampai aku susah untuk bernafas, setelah selesai dia mendorong ku keranjang dengan tetap menciumi bibir ku tanpa henti dan itu terjadi begitu saja. Kami melakukannya dari siang sampai malam hari menurut ku sudah selesai tapi tidak kita berlanjut sampai pagi lagi saat bangun di pagi hari badan ku serasa sakit semua ya bagaimana tak sakit aku hanya di perbolehkan istirahata hanya sebentar saja oleh alzelfin. Saat aku meliat alzelfin masih tidur aku mencoba menyingkirkan tangannya dengan sangat sangat lembut aku takut kalau akan membangunkannya saat aku menaruh tangannya di ranjang aku melihatnya takut bangun ternyata tidak jadi aku bangun secara pelan pelan setelah berdiri aku melihatnya masih tidur aku berjalan dengan pelan pelan seperti maling saja. Pikir ku setelah sampai di kamar mandi aku langsung mandi saat aku menyabun di


bagian leher terasa sangat perih saat aku melihat di kaca ternyata bekas kecupanan alzelfin dan itu mengeluarkan darah sedikit. Setelah selesai aku memakai baju yang membuat ku nyaman saja seperti celana pendek dan kaos saja saat aku melihat kea rah kaca beberapa bekas cupang alzelfin terlihat aku mencoba menutupinya dengan rambut setelah selesai aku keluar dari kamar mandi dan aku melihat alzelfin sudah bangun dan duduk di ranjang


“kok gak bangunin aku?” kata alzelfin kepada ku


“kalau aku bangunin bisa bisa aku mandi nantik siang atau bisa bisa mandi nantik sore aku.” Kata ku kepada alzelfin


“emang gitu sih rencana awalnya.” Kata alzelfin kepada ku


“sudah deh sana mandi tarus makan aku mau siapin roti dulu.” Kata ku sambil beranjak pergi


Saat aku keluar dari kamar aku langsung berjalan menuju dapur sambil mengepang rambut ku dengan asal agar tak ada rambut di makanana yang akan  aku dan alzelfin makan lalu aku mengambil roti yang ada di kulkas setelah itu aku memanggangnya lalu menyiapkan susu dan juga air. Tak lama kemudian  roti pun matang aku menaruhnya di piring miliku 2 dan milik alzelfin 2. Setelah menyiapkan semuanya aku pergi kamar untuk memanggil alzelfin ternyata dia masih di kamar mandi


“al?” kata ku berteriak di depan kamar mandi


“iya sayang?” kata alzelfin kepada ku


“kamu masih belumselesai mandinya?” kata ku kepada alzelfin


“iya bentar lagi selesai ini lagi berendam.” Kata alzelfin kepada ku


“ya udah kalau udah selesai ke meja makan aku sudah siapin roti buat kamu nantik keburu dingin.” Kata ku kepada alzelfin


“iya sayang.” Kata alzelfin kepada ku


Setelah itu aku keluar dari kamar dan duduk di sofa menghidupkan TV tak lama kemudian pintu apartement ku terbuka, ternyata ratna dan Jason begitu pun dengan si imut dia ikut dengan di gendong Jason aku mengahmpiri mereka dan mengambil si imut dari Jason dan membawanya ke sofa sambil melihat TV


“sepertinya tadi malam ada yang habis perang nih sayang.” Kata ratna kepada Jason


“iya tuh sayang.” Kata Jason kepada ratna


“siapa yang habis perang?” kata ku bingung dengan perkataan Jason dan juga ratna


“iya ada orang habis perang di ranjang.” Kata ratna sambil menaik turun kan alisnya dengan melihat diri ku.


“oh.” Kata ku sambil memberikan si imut kepada ratna dan membuka cepolan rambut ku lalu menutupi bekas merah yang ada di leher ku


“sudah deh.” Kata ku sambil mengambil si imut


“iya iya sorry deh.” Kata ratna dan Jason sambil tetawa


“siapa sayang?” kata alzelfin saat keluar dari kamar


“Jason sama ratna.” Kata ku kepada alzelfin


“sana sarapan dulu.” Kata ku kepada alzelfin


“iya, eh jas rat ayo sarapan bareng.” Kata alzelfin kepada ku Jason dan juga ratna


“gak usah aku sama ratna sudah barusan.” Kata Jason kepada alzelfin


“sana kamu makan sama alzelfin dan ini sama mama dulu.” Kata ratna sambil mengambil si imut dari ku


“iya sudah aku makan dulu ya?” kata ku kepada ratna


“iya.” Kata ratna kepada ku


Setelah itu aku berjalan ke arah alzelfin yang sudah menyanpat rotinya dengan lahar. Setelah selesai makan aku memberekan piring dan mencucinya setelah selesai aku berjalan ke arah sofa saat sampai aku mengambil si imut  dari ratna dan duduk di sebelah alzelfin


“al kamu habis perang?” kata Jason mengoda alzelfin


“kenapa?” kata alzelfin bingung


“kamu habis perang?” kata Jason lagi


“ngak kok kenapa?” kata alzelfin kepada Jason


“oh terus kalau gak perang sama kamu syasa mau perang sama siapa itu?” kata Jason ekpada alzelfin


“oh aku kira perang apa, iya habis perak dari siang sampek pagi.” kata alzelfin kepada Jason dan aku memukul lengan alzelfin


“kenapa, toh kita sudah tunangan kan sayang.” Kata alzelfin kepada ku


“iya dah terserah.” Kata ku kepada alzelfin dan Jason

__ADS_1


Mereka malah menertawakan ku yang sedang cemberut tak lama kemudian bell berbunyi aku berjalan ke arah pintu bersama dengan si imut untuk membuka pintu. Saat aku membuka ternyata autyn dan doni


“masuk?” kata ku kepada dion dan juga austyn


“iya.” Kata mereka berdua


Setelah itu aku menutup pintu dan berjalan ke arah sofa lalu duduk di samping alzelfin


“waw.” Kata dion


“kenapa?” kata ku kepada dion


“ada gempa bumi kayaknya iya kan?” kata dion kepada austyn


“iya.” Kata austyn tertawa sambil menunduk


“sudah deh jangan ngejek aku terus.” Kata ku kesal kepada mereka


“kamu sih.” Kata ku menyalahkan alzelfin


“gak papa kok bagus di lihat dari sudut sini itu seperti seni iya ngak?” kata dion kepada Jason dan juga austyn


“iya karya seni gocangan.” Kata Jason


“ha ha ha ha ha ha ha iya bener banget goncangan ranjang.” Kata dion mengoda ku


“terserah deh.” Kata ku marah kepada mereka


“sorry deh sudah jangan ngambek lagi.” Kata austyn kepada ku aku hanya diam tak menjawabnya


“iya maaf dan jangan ngambek lagi ya adik ku sayang.” Kata dion kepada ku


“tauk.” Kata ku kepada mereka masih melihat kepada si imut


“oke ayo kita bhas tentang kamu mau kemana kok sampai nunda pernikahan kamu sampai 6 bulan lagi?” kata ratna kepada ku


“kita semua ke jerman yuk?” kata ku kepada ratna, Jason, dion, alzelfin, dan juga autyn


“jerman apa gak ada tempat lain?” kata alzelfin kepada ku


“aku kan hanya mau kesana aja.” Kata ku kepada alzelfin


“aku gak setuju, kita cari tempat lain aja, kemana pun itu keculi ke jerman.” Kata alzelfin kepada kami


“ya sudah kalau kamu gak mau ikut biar kita aja yang berengkat tanpa kamu.” Kata ku kepada alzelfin


“ayo lah sayang apa gak ada tempat lain selain jerman?” kata alzelfin kepada ku


“apa alasan kamu gak mau ke jerman? Biar aku bisa cari tempat lain.” Kata ku kepada alzelfin


“apa ada yang lain di jerman?” kata ku kepada alzelfin


“oke kita ke jerman.” Kata alzelfin marah


“kalau kamu marah lebih baik kamu gak usah ikut beres kan.” Kata ku kepada alzelfin


“iya kamu itu kenapa kok gak mau ke jerman?” kata ratna kepada alzelfin


“iya ada satu alasan yang ngebuat aku sudah ngejauhin jerman beberapa tahun ini.” Kata alzelfin kepada ratna


“alasannya apa?” kata Jason kepada alzelfin


“iya apa alasannya?” kata dion kepada alzelfin


“oke aku cerita, dulu aku punya pacar disana tapi aku gak suka dan hanya main main saja disana jadi aku pergi ke sini dan gak pernah balik lagi kesana.” Kata alzelfin kepada kami semua


“oh gitu.” Kata ratna kepada ku


“terserah kamu mau ikut apa ngak tapi yang penting aku hanya mau ke jerman.” Kata ku kepada alzelfin


“iya aku ikut.” Kata alzelfin sambil mencium kening ku


“oke kalau gitu kapan kita berangkat?” kata ku dengan sangat sangat semangat


“3 hari lagi gimana?” kata Jason kepada kami


“setuju.” Kata kamu semua bersamaan


Setelah itu kami hanya membahas apa saja yang akan kami bawa dan rencana tentang kita akan pergi kemana saja saat sudah sampai di jerman. Aku melihat alzelfin hanya terdiam dan merenungkan sesuatu apa dia masih memiliki hubungan lain dengan perempuan di luar sana kenapa dia gak mau pergi ke jerman. Setelah cukup lama berdiskusi Jason, ratna, dion, dan autyn pamit pulang setelah itu aku masuk ke kamar dan tidur aku tak mengajak


alzelfin karena sejak tadi dia hanya diam saja dan saat ditanya dia hanya menjawab iya saja. Jadi aku kesal kepadanya

__ADS_1


Saat bangun aku tak menemukan alzelfin entah dia kemana dia bahkan tak mengatakan apa pun kepada ku dia akan pergi kemana. Setelah menyelesaikan perkerjaan rumah aku pergi ke apartement ratna karena ini sudah jam 1 siang dan alzelfin masih belum pulang. Saat sampai di aparteemnt ratna aku langsung masuk karena aku tau kodenya saat sampai ternyata ratna sedang menonton TV bersama dengan si imut


__ADS_2