Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 22


__ADS_3

Aku berjalan ke luar makam dan saat akan masuk ke Dalam mobil ada yang memegang tangan ku ya mungkin itu Tristan aku menghempaskan tangannya dnegan kasar Dan aku pun langsung menghadap ke arah tangan itu tapi ternyata aku salah itu bukan Tristan tapi rico aku langsung memeluknya dan menangis sejadi jadinya di dalam pelukannya.


" Hei ada apa kenapa kamu nangis ?" Kata Rico kepada ku sambil membalas pelukan ku.


" Aku salah aku minta maaf ric " kata ku kepada Rico sambil terus menangis dan memeluk dirinya.


" Gak papa kok tapi ada apa kenapa kamu nangis ?" Kata Rico kepada ku sambil mengangkat wajah ku dan menghapus air mata ku dengan lembut


" Dia pembohong aku gak mau ketemu Sam dia lagi ric, aku mohon bantu aku aku mohon aku gak mau ketemu dia lagi " kata ku kepada Rico ya aku mengatakannya smabil menatapnya bahkan air mata ku tak berhenti mengalir.


" Iya iya ayo kita ke rumah ku dulu ya atau kamu mau aku Anter kemana ?" Kata Rico kepada ku.


" Aku gak tau mau kemana kalau aku pulang ke rumah Kakek fia pasti nyusul aku ke rumah Kakek aku gak mau Sampek dia nemuin aku Rico , jadi aku mohon bantu aku buat ninggalin dia aku gak mau ketemu dia dulu aku benci dan dia " kata ku kepada Rico.


" Oke oke ya sudha ayo kita ke rumah ku sekarang " kata Rico kepada ku aku oun hanya menganggukan kepala ku saja.


Setelah itu aku pun masuk ke dalam mobil Rico sedangkan mobil ku di bawa oleh sopirnya Rico. Sepanjang perjalanan aku hanya diam saja smabil melihat ke arah luar jendela. Ya aku lelah bahkan hati ku masih tak menyangka akan hal itu. Laki laki yang snagat aku cintai dia telah mengkhianati dan mengecewakan diri ku. Bahkan aku merasa sangat bersalah kepada Mama papa dan juga Kakek dan nenek ku. Rasanya aku putus asa sekali saat ini bahkan rasanya hati dan perasaan ku merasa sangat berdosa kepada Mama dan papa ku aku merasa aku telah mengkhianati mereka semua. Aku hanya diam dan terus menangis sampai rasanya kepala ku sangat skait sekali. Ya bahkan padangan ku pun mulai kabur aku mencoba untuk memenangkan diri ku Dan menguatkan diri ku tapi makin ku tahan rasnaya kepala ku makin sakit dan makin penting dan ya semuanya tiba tiba berubah menjadi hitam.


Saat aku membuka ke dua mata ku yang aku lihat adalah langit langit aku melihat ke sekeliling ku Rico tampak menghampiri ku. Aku bingubg apa yang terjadi kepada ku sehingga aku ada di sini bersama Rico. Aku mencoba mengingat - ingat semua dan ya aku mulai ingat tentang Tristan dan penghianatan nya hingga aku pergi ke makan keluarga ku dna ya aku di sana bertemu dengan rico. Aku melihat ke arah Rico.


" Apa yang terjadi ?" Kata ku kepada Rico.


" Kamu kelelahan " kata Rico kepada ku.


" Maaf aku sudha nyusahin kamu " kata ku keoada Rico.


" Gak papa kok sekarang kamu istirahat ya kata dokter kamu kelelahan dan juga dehidrasi jadi kamu minum ini duku setelah itu kamu istirahat oke, " kata Rico kepada ku smabil memberikan ku segelas air putih hangat.


" Makasih ya, tapi aku sudah ngerasa lebih baik dan aku sudha cukup istirahat" kata ku kepada Rico sambil mengambil dan meminum air yang dia berikan.


" Ya sudah kalau itu yang kamu ingin kan, kalau gitu ada yang kamu butuhkan ?" Kata Rico ekoada ku.


" Aku gak butuh apa apa, tapi apa aku gak papa bebebrapa hari tinggal di sini setelah itua ku akan pergi ke luar negeri, " Kata ku kepada Rico sambil menatapnya.

__ADS_1


" Iya gak papa kok, kamu mau tinggal di sini sampai kapan pun boleh kok " kata Rico kepada ku.


" Makasih ya kamu sudha baik banget ke aku, bahkan di saat aku memutuskan hubungan pertemanan kita tapi kamu masih ada di saat aku susah. Aku benar ebbar minta maaf karena waktu itu aku sudha nuduh kamu fitnah laki laki pembunuh itu tapi sekarang aku sadar kalau fia bukan laki laki yang baik karena dia sudah membunuh keluarga ku terutama Mama dan papa ku bahkan dia menyembunyikannya dna mau menikahi diri ku " kata ku kepada Rico aku berbicara sambil melihat ke arah jendela ya rasanya air mata ku akan keluar lagi dan aku tak ingin Rico sampai tau jadi aku mengalihkan pandangan ku tapi rico memegang dagu ku dan memalingkan wajah ku dari jendela agar menghadap ke wajahnya.


" Gak papa kok sekarang kamu harus kuat oke, aku akan selaku ada di samping kamu di saat kamu susah. Dan aku akn selaku bantu kamu jika kamu perlu bantuan ku kamu tinggal bilang aja sama aku oke. Akan aku lakukan apa oun biar kamu kembali bahagia seprti dulu lagi dna kembali tersenyum seperti dulu lagi oke. Dan ingat jangan nangis lagi " kata Rico kepada ku


" Iya aku gak bakalan nangis lagi " kata ku kepada d a Rico.


" Bagus kalau gitu, kakau aku boleh tau apa yang buat kamu percaya kalau Tristan yang sudah bunuh Mama dan papa kamu bahkan saat aku ngasih bukti itu kamu gak percaya sama aku. Dan sekarang akmu percaya jadi apa yang buat kamu percaya ?" Kata Rico kepada ku.


" Aku mau bawa makan siang buat dia ke kantornya ya aku emang sengaja gak kasih tau dia kakau aku mau ke kantornya buat bawain dia makan siang. Tapi saat aku Sampek aku gak percaya aku dnegan semua itu keluar dari mulutnya sendiri. Aku awalnya gak percaya tapi dia bilang kakau semua bukti bukti ada di laci kantor yang ada di rumah. Jadi aku pulang dan Sampek rumaha ku alngsung cari berkas bukti bukti itu. Dan ya betul seprti awal saat kamu ngasih tau ke aku kalau Tristan dan keluarganya lah yang sudha membunuh ke dua orang tua ku saat itu. Aku gak nyangka kalau dia yang lakuin itu jadi aku pergi dan ke makam ke dua orang tua ku sampai akhir ya aku ketemu Sama kamu " kata ku kepada rico sambik menceritakan yang terjadi pada ku hari ini. Dan baru ku sadari kakau sekarang sudah malam.


" Oh gitu. Ya sudha gak papa kok kakau gitu yang oenting sekarang kamu sudah tau kebenarannya tapi untungnya kamu belum menikah sama dia " kata Rico kepada ku.


" Iya aku beruntung banget karena aku masih belum menikah sama dia " jata ku kepada Rico.


" Tapi " kata kata Rico terhenti aku melihatnya dia tampak gelisah ya aju bisa melihatnya dari wajahnya.


" tapi aku harap kalau aku bilang ini semua ke kamau. Kamu harus tenang oke ?" Kata Rico kepada ku.


" Iya aku bakalan tennag kok " kata ku kepada Rico.


" Janji ?" Kata Rico kepada ku


" Iya aku janji sama kamu " kata ku kepada Rico


" Kamu hamil 6 Minggu kata dokter " kata Rico kepada ku.


" Ha ha ha ha ha kamu pasti bercanda kan apaan sih sudah deh di saat seprti ini gak usah bercanda seprti itu oke, jadi ayo bilang kamu mau bilang apa gak usah bercanda lagi pakek bilang aku hamil lagi ha ha ha ha " kata ku kepada Rico ya dia biasa bercanda dengan ku tapi di saat seprti ini itu bukan lah candaan yang tepat.


" Aku gak bercanda dev aku serius dengan aoa yang aku bilang ke kamu kalau kamu itu lagi hamil. Dan aju abru tau barusan waktu dokter datang dan bilang ke aku kalau kamu hamil 6 Minggu sekarang " kata Rico kepada ku dia terlihat snagat serius dengan ucapannya.


" Kamu sungguh sungguh dengan ucapan mu ?" Kata ju keoada Rico ya aku tak percaya dengan apa yang aku dengar.

__ADS_1


" Aku bersungguh sungguh dan aku serius dev " kata Rico kepada ku.


" Jadi aku benar benar hamil ?" Kata ku kepada Rico


Dia hanya menjawab dengan anggukan saja. Aku tak menyangka kalau aku akan hamil bahkan aku hamil anak dari orang yang sudah membunuh keluarga ku tapi aku sadar kalau ini semua bukan lah salah dari anak yang ada di dalam.kandungan ku ini. Ini salah ayahnya ya meskipun hati ku sakit dna juga kaget tapi aku akan berusaha untuk merawat anak ini dan mendidiknya agar dia menjadi anak yang baik dan juga bijaksana bukan seprti ayahnya yang kejam dan juga pembohong. Aku mengelus elus perut ku ya bahkan di saat aku hamil aku sudah tak bersama dengannya tapi aku beruntung karena aku bisa terlepas dari pelukan laki laki jahat itu.


" Dev kamu gak papa kan ?" Kata Rico kepada ku smabil memegang ke dua tangan ku.


" Gak papa kok. Aku hanya kaget aja dengar kalau aju lagi hamil " kata ku kepada Rico sambil mengelus elus perut ku yang masih rata.


" Kamu harus sabar oke, dan juga kamu harus kuat demi anak yang ada di dalam kandungan kamu " jata Rico kepada ku.


" Iya aku bakalan kuat, anak ini gak salah yang salah adalah ayahnya bukan anak ku ya kan. Aku bakalan jaga dia dengan baik dan ngerawat dia dengan baik agar dia bisa menjadi anak yang baik dna juga bijaksana bukan seprti ayahnya " jata ku kepada rico smabil mengangguk dan juga mengelus elus perut ku.


" Iya kamu betul anak ini gak salah. Aku bakalan bantu kamu buat ngerawat anak ini biar dia bisa jadi anak yang baik, bijaksana, dan juga bertanggung jawab " kata Rico ekpada ku.


' makasih ya ric kamu selaku ada buat aku dna juga anak ku ini " kata ku kepada Rico sambil menggenggam erat tangan Rico.


" Iya sama sama sekarang kamu mau atau pengen makan apa ?" Kata Rico ekpada ku.


" Gak ada aku gak laper aku udah kenyang kok. " Kata ku kepada Rico.


" Ya sudah kalau gitu kamu istirahat ya sekarang sudha malam, sudha jam dua belas malam oke, biar bayi kamu juga sehat " kata Rico kepada ku.


" Iya " kata ku kepada rico sambil menganggukan kepala ku.


" Ya sudha aku keluar dulu oke" kata Rico kepada ku


Aku oun hanya menjawabnya dengan anggukan kepala saja. Setelah itu Rico pun keluar. Saat dia keluar aku menatap perut ku yang masih rata. Ya di dalam perut ku sekarang ada seorang bayi yang hidup. Aku akan menjaganya dan merawat bayi ini dengan baik. Tapi jika suatu saat anak ini bertanya ayahnya Dimana aku juga tak tau harus embgatakan apa jadi aku akan memikirkan itu nanti saja untuk saat ini aku tak ingin memikirkan apa aap dulu. Ya Tristan yang salah akan semua ini ia yang sudha membuat aju ninggalin dia dan ngebuat dia jauh dari anaknya. Jadi jangan pernah salah kan diri ku karena aku menjauh darinya bahkan aku berniat untuk tidak memberitahukan hal ini kepada tristan. Ya jika dia tau aku akan meminta bantuan kepada rico dan embgatakan kepada tristan kalau anak yang ada di dalam kandungan ku ini adalah anaknya. Ya aju tak punya pilihan lain. Karena aku hanya ingin agar anak ini jauh jauh dari Tristan ya hanya itu saja.


Keesokan harinya saya aku babgun rasnaya aku mual sekali bahkan pagi ini aku muntah muntah terus bahkan mencium bau bau saja sudha membuat ku mual bahkan saat Rico masuk ke dalam kamar dia harus selalu sampai membuat ku enek dan juga mual. Ya mau tak mau dia Menganti bajunya dan baru lah aku tak mual lagi saat dia ada di dekat ku. Makin hari mual ku makin parah bahkan aku sudha snagat lemas sekali karena seharian ini ku mual mual terus dan tak berselera untuk makan.


Tak terasa sudah beberapa hari ini aku mual mual terus bahkan tak ada atau makanan pun yang masuk ke dalam perut ku akhirnya Rico memanggil dokter dan dokter oun embgatakan kakau itu adalah hal yang wajar bagi seorang ibu hamil. Dokter oun memberikan kubresep obat agar mual ku berkurang dna a k u mau oun makan setelah itu dokter itu oun pergi.

__ADS_1


__ADS_2