
Aku merasa kalau ada yang mengguncang tubuh ku. Aku pun membuka mata ku tapi tunggu kapan aku tertidur padahal tadi aku hanya tidiran sambil memegang kepala ku tapi tampa ku sadari aku sudah tertidur. Aku pun melihat ke arah tangan yang mengguncang tubuh ku saat aku menoleh ke sal tangan itu ternuata kak sanuai yang menguncang yubuh ku dengan pelan.
"Ayo makan dulu yank, nih aku udah beli mie galaknya" kata kak sanusi jepada ku sambil menunjukan keresek yang di pegang oleh kak sanusi.
"Loh kamu gak mau makan yank? Kok cuman beli satu?" kata ku kepada kak sanusi ya karena aku tau kalau kak sanusi juga tak makan hanya makan di pagi hari saja.
"Ini beli kok yank" kata kak sanusi kepada ku sambil menunjukan sebuah bungkusan juga yang ada di meja sebelah tempat tidur ku.
"Oh ya udah kalau gitu aku ambil piring dulu ya yank" kata ku kepada kak sanuso.
"Udah gak usah nih aku udah ambil kok yank sama airnya ya idah nih makan biar pusingnya cepet ilang yank, kan pernikahan kita juga sudah tingga menghitung hari aja yank" kata kak sanusi jepada ku.
"Iya yank, tapi inget ya yank janji mu ke aku ya yabk ingat jangan sampek ingkar janji janji mu loh yank" kata ku kepada kak sanusi.
"Iya yank itu udah pasti kok yabk aku gak bakalan ingkar soal itu yank tenang aja yank" kata kak sanusi kepada ku sambil mengelus rambut ku dengan lembut dan tersenyum dengan lembut kepada ku.
"Iya yank" kata ku kepada kak sanusi.
Setelah itu aku dan kak sanusi pun nulai makan. Setelah selesai makan kak sanusi pamit pulabg ya karena masih ada beberapa hal yang harus di lakukan di rumahnya katanya jadi aku pun mengiyakannya saja. Setelah kak sanusi pulabg aku pun langsung mandi ya karena aku harus menghapus riasan yabg ada di wajah ku. S3kitar satu jam kemudian aku pun keluar dari kamar mandi betapa terkejutnya diri ku melihat ibubju berdiri dibdekat pintu kamar mandi. Aku pun beratnya kepada ibu ku mengapa dia ada dibsana ya kata ivu ku dia habya menunggu kapan aku akan keluar karenankubsudah sangat lama sekali di kamar mandi. Aku pun hanya tertawa dan mejawab kalau aku harus menghapus make up yabg menempel ya make up yang di gunakan tadi sebagian besar make up itu matte jadi harus di bersihkan dengan extra menggunakan sabun ya sebenarnya aku punya pembersih wajah dan make up tapi kebetulan pembersih ku sedang habis dan aku lupa untuk membelinya tadi jadi aku menggunakan sabun wajah saja dan ya al hasil lama sekali membersihkannya dana ku juga harus membilas rambut ku karena tadi rambut ku di beri sprotan agar rambut ju mudah di bentuk ya akhirnya satu jam lah diri ku mandi. Setelah selesai berbicara dengan ibu ku aku pun labgsung ke akanr. Aku langsung mengeringkan rambut ku dan menggunakan baju setelah selesai aku melihat jam tenyata sudah hampir jak tujuh malam rasanya badan ku lelah, letih dan juga sangat capek sekali dan mata ku juga sudah minta di tutup. Tapi aku takut kak sanusi akan mengirimi ku oesan jadi aku pun mengirini kak sanusi pesan terlebih dahulu
"Yank aku todur dulu ya, kamu pukabg aja gak usah bales chat ku aku tau kalau kanu capek jadi jangan kemana mana kamu ya yank kamunya tidur aja dulu ya yank. Biar besok seger badannya oiya jangan lupa kamu mandi dulu ya yank sebelum tidur. Ingat janji dan I Love You ya yank" ya itu lah isi pesan ku kepada kak sanusi
Setelah itu pun aku tidir.
Tak terasa hari pernikahan ku dengan kak sanuai sudah tinggal dua hari lagi ya di rumah sudah mulai banyak orang ya bahkan saudara dari keliarga ivu ku semuaya datang unyuk membantu persiapan pernikahan ku dengan kak sanusi bahkan sudah ada yang menginap sejak kemarin. Sebenarnya aku tak boleh membantu bantu ya entah lah aku juga tak tau mengapa tapi kata tetangga ku calon penganti hanya harus diam diri saja dan tugasnya hanya duduk manis sambil merawat diri nya. Jadi ya aku hanya diam jadi sudah tiga hari ini aku mulai memanjakan diri ku jadi aku menggunakan masker wajah dan lulur di sekujur tubuh ku rasang nikmat sekali andaikan saja aku bisa seprti ini seterusnya tapi ya aku harus sadar karena tugas ku ke deoannya akan makin bertambah dan aku siap akan hal itu. Dan mungkin aku akan ikut kak sanusi ke rumahnya setelah aku menikah nanti ya bukannya aku tega meninggalkan ibu ju sedniri di rumah sendiri saja tapi di keluarga ku anak laki laki yang harus di rumah sedangkan anak perwmpuan harua ikutbke rumah suaminya ya itu lah adat di keluarga ayah ku dan karena ibu ku ikut ke sini jadi aku juga harus mengikuti adat dari ayah ku jadi ya mau tak mau aku juga harus ikut suami ku nanti ke rumahnya tapi entah lah aku sanggup atau tidak tibggalndi sana sedangkan aku ini tak suka berlama lama di rumah orang ya begitu lah aku dab sedari kecil aku memabg begitu tak suka berlama lama di rumah orang karena akunpalingbsuka menghabiskan wakti ku di rumah sendirian atau di kanar sambil menonton TV. Tapi ya kalau sudah jadi istri mau tak mau aku pun harus betah di rumah suami ku nanti. Aku hanya berharap bahkan harapan ku sangat besar saat ini ya aku berharap kakau kak sanusi akan selalu setia dan jujur kepada ya pokoknya kak sanuai selalu menepati dan membuktikan janji janjinya kepada ku.
Pernikahan ku sudah tinggal satu hari lagi. Ya andai saja di sini ada ayah ku pasti dia yabg akan mengakad nikah kan diri ku. Tapi sayang ayah ku sudah tidak ada ya sedih tapi aju harus bagaimana lagi aku sudah tak bisa berbuat apa apa ya tak apa lah behini walau pun tak ada ayah tapi yang oenting ayah di sana sudah sehat dan tak merasakan sakit lagi aku bahagia. Tak terasa hari sudah mulai malam ya karena besok aku harus bangun pagi pagi sekali untuk di dandani jadi aku harus tidur lebih awal tapi saat akan tidur kak sanusi menlefon ku ya tentu saja aku angkat.
"Hali yabk?" kata kunkepada kak sanuaibsaat mengangkat telfon dari kak sanusi.
"Halo yank, udah tidur tah yank?" kata kak sanusi kepada ku.
__ADS_1
"Ngak kok yank, kenapa emangnya yank?" kata ku kepada kak sanusi.
"Ngak yank gak papa aku ganggu kamu ngak yank?" kata kak sanusi kepada ku.
"Ya ngak lah yank kamu gak ngeganggu aku kok yank kenapa kok tumben nelfon yank biasanya cuman lewat chat aja yank" kata ku kepada kak sanuai.
"Gak papa yank, kamu siap kan yank besok" kata kak sanuai kepada ku
"Insya allah siap yank kenapa kamu gak siap tak sek yank?" kata ku kepada kak sanusi
"Siap kok yank hanya aku fag dig dug aja gak tau kenapa yank he he he he he" kata kak sanusi kepada ku.
"Iya aku juga dag fig dug yank grogi gitu yank, insya allah semuanya lancar kok yank" kata ku kepada kak sanusi.
"Iya yank aminn, tapi aku takut yank" jata kak sanusi kepada ku.
"Takut kenapa yank?" kata ku kepada kak sanusi.
"Udah yank gak usah khawatir ya yank insya allah semuanya lancar ya yank, kamu harus percaya diri yank kalau kamu itu bisa yank" kata ku kepada kak sanusi.
"Iya yank demi ngedapetin kamu buat jadi istti ku aku harus bisa yank" jata kak sanusi dengan suara yang sangat bersemnagat membuat ku tersenyum mendengarnya.
"Iya gitu donk yank itu namanya baru calon suami ku" kata kubkepada kak sanusi.
"Iya yank" kata kak sanusi kepada ku.
"Iya yabk, ya udah ya yank aku tidur dulu ya yank soalnya aku besok harus bangun pagi pagi banget yank buat di dandanin yank. Kamu juga setelah nemenin tamu tamunya jangan malam malam tidurnya yank besok juga harus semabgat ya yank jangan gerogi yank. Ingat waktu kita itu lama loh yank sampek ke harinoernikahan kita besok, kita udah barengan empat tahun yank dan juga masa kamu masih mau salah nyebutin nama ku yank jadi kamu harus bisa loh yank yabk" kata ku kepada kak sanusi.
"Iya yank aku pasti bisa kok yank" kata kak sanusi kepada ku.
"Bagus gitu dobk yank" kata ku kepada kak sanusi.
__ADS_1
"Iya yank ya udah sana tidur yank" kata kak sanusi kepada ku
"Iya yank, ya udah aku tidur dulu ya yank" kata ku kepada kak sanuai.
"Iya yank" kata kak sanusi kepada ku.
Setelah itu kak sanusi pun menutup telfonnya ya mungkin kak sanusi tadi menelfon ku karena dia tadi grogi dan takut . ya semoga saja aku sudah melkukan yang benar dan besok semunya berjalan dengan lancar aminnn.
***
Keesokannya sekitar jam empat pagi aku di bangunkan oleh ibu ku ya katanya tukang henna yang akan merias tangan dan juga kaki ku sudah datang jadi aku pun bangun. Aku menyuruh tukang henna itu untuk masuk ke kamar ku sedangkan aku mabdi terlebih dahulu ya sekitar jam lima subuh tangan ku pun mulai di rias oleh mbg nina ya nama yukang rias henna iyu adalah mbg nina. Akad nikah ku akan di mulai sekitar jam sembilan pagi ya dan katanya tukang rias wajah ku akan datang sekitar jam enam pagi ya karena aku harus di dandani dan masih banyak yang harus di rias karena aku menggunakan penerima tamu sebanyak empat orang. Sekitar jam setengah enam pagi henna di tangan dan juga di kaki ku sudah selesai aku pun mandi kembali ya sebearnya tangan dan kaki ku cukup di bilias tapi rasanya badan ku lengket dan gerah sekaki ya karena aku tak boleh menggerakkan tangan ku dan juga kaki ku. Setelah mandi aku pun labgsung di dandani oleh perias yang akan merias wajah ku. Ya dia mulai memoleskan bedak ke wajah ku. Rasanya bedak di wajah ku mulau banyak dan sedikit berat di wajah ku.
Cujup lama aku di dandani akhirnya sekitar jam delapa lewat lima belas aku sudah selesai di dandani dan tinggal memakai baju yang akan di gunakan akad nikah dan juga kerudungnya. Dan tak lama kemudian penghulu dari kantor KUA sudah datang ya aku masih menggunakan baju dan juga kerudung maaih belum di pakaikan jadi ya biarkan saja toh kak sanusi juga masih belum datang pas sekitar jam delapan pagi lewat empat puluh lima menit riasan ku telah selwsai semua dan tak lama kak sanusi juga sudah datang bersama dengan rombongannya. Ya aku hanya ddiam aaja sambil memegang tidu di tangan ku ya aku sangat gugup sekali ibu dan saudara saudara kak sanusi ke kamar ku untuk meligat diri ku.
"Duh dek kamu cek cantinya loh" kata calon kak ipar ku yaitu mbg nur
"He he he makasih mbg" kata ku kepada mbg nur.
Dan ya tinggal ke dua ponakan ku yang akan di rias yaitu aurel dan juga xesil ya sifa dan faisal masih belum bisa di dandani karena sifa itu masoh sangat kecil sedangkan faisal laki laki. Setelah itu aku pun di panggil keluar unyuk melaksanakan akd nikah ya aku pun keluar. Dan dudik di sebelah kak sanusi
"Baik saya langsung saja ya. Mari jabat tangan saya dan okuti kata kata saya seelah itu langsung menjawab baik mas" kata pak penghulu itu kepada kak sanuai.
"Baik pak" kata kak sanuai kepada penghulu itu.
"Baik Bismillahirohmannirohim saya jumafi sebagai penghulu dan wakil wali dari wanita yang akan kau nikahi karena wakilnya telah berpulang kepada allah yang maha besar. Maka dari karena itu saya akan mewakili aisyah dalam pernikahan ini apakah ananda sanusi setuju?" kata pak peghulu kepada kak sanusi.
"Siap pak dan saya juga setuju" kata kak sanuai kepada pak penghulu itu.
"Baik kalau begitu saya langsung akad saja ya setelah saya menarik tangan nak sanusi langsung di jawab saja mengerti" kata pak penghulu kepada kak sanuai.
"Mengerti pak" kata kak sanusi hati ku sekarang berdebar debar dan di pundak ku bagaikan ada sebuah beban yang sangat berat ku pikul entah lah mengapa bisa begitu.
__ADS_1