Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 78


__ADS_3

( ratna )


Saat tau kalau alzelfin berciuman dengana yumi aku juga tak percaya dengana ap yang di katakan oleh ratna. Tapi malam ini aku melihat dengan mata kepala ku sendiri kalau alzelfin sedang tidur dengan wanita yang benama ayumi,


“panggil semua laki laki.” Kata ku kepada tasya


“sayang bangun cepet.” Kata ku kepada Jason sambil menariknya ke depan kamar syasa


“ada apa ini?” kata Jason austynd an juga dion


Saat sampai di depan kamar mereka memberlalakan mata tak percaya dengan apa yang mereka lihat tentu saja mereka langsung berjalan dengan cepat menuju ke ara alzelfin yang masih tidur tanpa baju hanya sebuah celana yang menutupinya dan Jason langsung menarik alzelfin dan langsung emmukulinya


“dasar bajingan lo al.” kata Jason sambil tetap memukul alzelfin


“ada apa ini?” kata alzelfin kepada Jason


“lo bilang ada apa? Dasar bajingan lo sudah nyakitin syasa dengan tidur dengan wanita lain.” Kata dion marah sambil memukul dan menendang alzelfin


“tunggu aku bisa jelasin.” Kata alzelfin


“kita gak perlu penjelasan dari cowok seperti lo.” Kata austyn sambil tetap memukul alzelfin


“tunggu dulu.” Kata alzelfin mendorong Jason, austyn, dan dion


“gue bisa jelasin kalian tenang dulu.” Kata alzelfin kepada kami


“yumi ada apa ini? Kamu datang kesini dan ngasik aku wine anggur kamu bilang kalau itu tanda pesahabtan ku sama kamu dan bilang kamu menyesal tapi tiba tiba aku pusing. Ada apa ini?” kata alzelfin membentak ayumi


“kamu hanya milik ku al, kalau aku gak bisa milikin kamu berarti wanita lain juga gak akan bisa miliki kamu. Jadi aku sudah ngerencanin ini semua dari awal agar kamu sama tunangan kamu itu pisah. Danaku berhasil jadi akmu balik ajah ke aku ya sayang?” kata ayumi kepada alzelfin sambil ememgang lengan alzelfin dengan manja


“dasar wanita gila, minggir.” Kata alzelfin kepada ayumi sambil mendorongnya dengar keras


“apa yang kamu harapin dari wanita jelek itu? Bahkan dia gak mintak penjelasan dari kamu. Dia sudah ninggalin kamu padahal aku sama kamu hanya tidur aja gak ngapa ngapain.” kata waniat ular itu


“dasar wanita ular PLAKK.” Kata tasya sambil menampar ayumi


“berani beraninya kamu nampar aku, kamu tau aku ini siapa?” kata ayumi marah kepada tasya


“aku gak peduli kamu anak siap tapi ayng pasti aku gak bisa maafin orang yang sudah nyakitin hati sahabat ku.” Kata tasya marah kepada ayumi


“lebih baik kamu pergi dasar jalang.” Kata ku kepada wanita itu ya aku meresa kesal bahkan jijik jika menyebut namanya


“kalian gak bisa ngusir aku dari sini.” Kata wanita itu


“aku bisa karena aku pemilik dari hotel ini.” Kata Jason kepada ayumi


“ha ha ha ha ha kamu pasti bercanda.” Kata ayumi tak percaya


“nama ku Jason ganendra Edward orang terkaya di jerman.” Kata Jason kepada ayumi ya aku tau kalau ini hotel milik Jason kami semua juga sudah tau.


“jadi kamu anak dari Edward?” kata ayumi tak percaya


“iya karena kamu sudah berbuat keributan disini dan menimbulkan fitnah kamu bisa di penjara bahkan saat ini pun aku bisa jeblosin kamu ke penjara.” Kata Jason kepada ayumi


“kamu tau aku anak siapa?” kata ayumi kepada Jason


“bahkan bapak kamu pun bisa aku masukan ke dalam penjara karena dia sudah mengelapkan uang proyek sangat besar.” Kata Jason kepada ayumi


“hah.” Kata yumi pergi meninggalkan kita semua


“maaf gue gak tau kalau lo di jebak.” Kata Jason kepada alzelfin


“gak pa pa kok.” Kata alzelfin sambil memegang luka memar di wajahnya


“syasa mana?” kata alzelfin mencari syasa


“dia sudah kembali ke amrik.” Kata ku kepada alzelfin


“apa, kenapa gak kalian cegah dia pasti salah paham.” Kata alzelfin kepada kami semua


“al.” kata Jason kepada alzelfin


“iya?” kata alzelfin melihat kea rah Jason

__ADS_1


“kita mau jujur sama lo.” Kata Jason kepada alzelfin


“jujur apa?” kata alzelfin bingung


“sebenernya habis dari sini kita mau ngadain pesta ulang tahun buat lo, dan rencananya syasa juga sambil mau bilang ke lo kalau di sudah siap menikah sama lo. Tapi sepertinya rencana itu tertunda.” Kata Jason kepada alzelfin


“apa serius lo?” kata alzelfin tak percaya


“kita serius.” Kata ku kepada alzelfin


“kalau gitu kita kembali ke amrik sekarang, karena gue harus  jelasin ke syasa tapi kalian bantu aku jelasin ke syasa?” kata alzelfin kepada kami semua


“pasti.” Kata Jason


Setelah itu kami pun mengemasi semua barang satu jam kemduain kami pun berkumpul di lobi dan lansgung menuju ke bandara saat sampai di bandara penerbangan ke amerika sudah habis hanya ada untuk besok pagi jam 10. Awalnya kami akan menaiki pesawat pribadi milik keluarga Jason tapi cuaca tak mendukung jadi mau tak mau harus menunggu sampai besok  pagi. Kami pun kembali ke hotel aku tak bisa tidur memikirkan keadaan syasa. Aku mencoba menelfonnya tapi tak ada jawaban apa pun.


Sekarang kami dalam perjalanan ke bandara sekarang masih jam 7 pagi tapi kami sangat sangat keburu untuk sampai di apartement setelah melewati pemeriksaan tiket kami menunggu seketir 2 jam.


“kok lama banget sih.” Kata alzelfin tak sabar


“tenang al.” kata Jason kepada alzelfin


“aku gak bisa tenang jas, dia salah paham sama aku. AHHHHH aku bingung aku takut banget kehilangan dia jas.” Kata alzelfin menutupi wajahnya


“tenang al, kita pasti bantu kamu jelasin ke syasa. Dia pasti bisa mengerti kalau kami juga ikuti jelasin.” Kata tasya kepada alzelfin


“iya al, udah tenang bentar lagi juga kita sudah lepas landas.” Kata austyn menambahkan


“aku gak mau kesini karena ini, karena aku tau kalau ayumi sangat licik.” Kata alzelfin


“kenapa kamu gak bilang dari awal ke kita?” kata ku kepada alzelfin


“aku sudah bilang ke syasa.” Kata alzelfin


“sudah tenang setelah ini kita jelaskan semua ke syasa.” Kata Jason kepada alzelfin


Setelah itu hanya diam karena kita sibuk dengan pikiran kami masing masing aku memikirkan syasa aku takut dia akan berbuat nekad dan aku takut kalau dia kenapa kenapa. Tak terasa sudah ada pemberitahuan kalau pesawat akan lepas landas kami pun semua berlari menuju ke pesawat tak lama setelah itu pesawat pun lepas landas.


Sekitar 2 jam kemudian pesawat pun lepas landas saat sampai  di amrika setelah itu kami pun langsung berlari menuju ke lobi tak lupa dengan barang barang bawaan kami. Saat samapi kami memberhentikan 2 taxi aku pikir austyn dan tasya tak akan ikut kita ke apartement sekarang kita sudah dalam perjalanan ke apartment


“baik pak.” Kata sopir itu


Setelah itu sopir itu membawa kita dengan kecepatan tinggi dan tak lama kemudian kita pun sampai di apartement kami semua pun langsung berlari ke apartement syasa. Saat sampai di dalam kami tak menemukan syasa dan semuanya masih sama saat terakhir kami pun berpencar mencari syasa ke seluruh tempat di apartement


“ketemu?” kata alzelfin kepada kami semua


“gak ada.” Kata ku kepada alzelfin


“mungkin dia lagi keluar sekarang.” Kata austyn kepada kmai semua


“iya lebih baik kita tunggu sampai sore, siapa tau dia sedang keluar mencari udara segar.” Kata ku kepada mereka semua


“iya bener juga apa yang di katakana oleh ratna, lebih baik kita tunggu sebentar siapa tau dia akan kembali ke sini.” Kata tasya kepada alzelfin


“oke kalau gitu kita tunggu disini.” Kata alzelfin kepada kita semua


Setelah itu kita menunggu sambil duduk di sofa sedang kan alzelfin dia mondar mandi di depan pintu. Detik berganti menit lalu menit berganti jam tapi syasa masih tak kembali juga.


“dimana syasa. ini sudah 3 jam berlalu tapi dia masih tidak kembali.” Kata  alzelfin kepada kami


“al dia mungkin masih dia luar kita tunggu sampai sore oke.” Kata ku kepada alzelfin


“sudah kamu tenang dulu. Mungkin dia hanya mencai udara segar saja al.” kata Jason kepada alzelfin


“sudah tenang oke, ada kita yang akan bantu kamu jelasin semua itu kepada syasa.” Kata Jason lagi


“oke.” Kata alzelfin duduk di sofa


Setelah itu kami pun kembali diam sambil menunggu kedatangan syasa. Tak terasa hari sudah berganti malam tapi syasa belum juga kembali. Kmai pun mulai panic


“dimana syasa, ini sudah jam 7 malam tapi dia masih belum kembali.” Kata alzelfin kepada kami semua


“iya, ah coba aku telfon dia.” Kata ku kepada mereka semua

__ADS_1


“gak ada gak aktif nomernya, cobak kamu lacak keberadaan syasa dimana sekarang.” Kata ku kepada dion


“ok.” Kata dion sambil mengeluarkan laptopnya


Setelah itu dion pun mulai melacak beredaan syasa dengan nomer telfonnya. Kami sudah beberapa kali bertanya tapi dia masih belum menenmukan keberadaan syasa


“nomer terakhir yang di bawa syasa ada di luar negeri.” Kata dion kepada kami


“dimana?” kata alzelfin tak sabar


“disini menunjukan kalau syasa ada di.” Kta dion diam sambil menunjukan laptopnya kepada kita


“London?” kata alzelfin tak percaya


“dia kembali ke rumah orang tuanya kalau gitu kita sekarang ke London.” Kata ku kepada mereka semua


“oke kita pakai jet pribadi ku saja, biar lebih cepat.” Kata alzelfin


“oke kalau gitu kita sambil jalan.” Kata Jason kepada kita


“oke ayo.” Kata alzelfin sambil melihat ke layar hp nya


Setelah itu kami pun berlari ke menuju mobil kami masing masing. Kami pun langsung menuju bandara dengan kecepatan tinggi. Saat sampai kami sudah di tunggu oleh kepala pelayan alzelfin


“gimana sudah di siapin semua?” kata alzelfin kepada kepala pelayan sambil tetap jalan


“sudah siap semua tuan.” Kata kepala pelayan alzelfin


“kita jalan sekarang.” Kata alzelfin


“baik tuan.” Kata kepala pelayan itu


Setelah itu kami pun langsung berlari menuju jet pribadi alzelfin. Setelah pramugari memastika semuanya aman akhirnya pesawat pun lepas landas. Sekitar 2 jam kemudian  pesawat yang kami naiki akhirnya sampai di London.


Saat ini kami ada di dalam mobil sedang menuju rumah syasa. Sekitar 1 jam kemudian kami pun sampai di rumah syasa. Aku langsung mengetuknya tak lama kemudian seorang wanita paruh baya dan laki laki paruh baya keluar ya itu adalah mama dan papa alzelfin


“syasa ada tante?” kata ku kepada mamanya syasa


“oh ada, tapi kalian disini sedang apa. Terutama kamu buat apa lagi kamu kesini?” kata mama syasa kepada alzelfin


“gini ma saya bisa jelaskan semuanya kepada mama dan papa.” Kata alzelfin kepada orang tua syasa


“apa ada yang perlu di jelaskan? Oh kamu mau jelaskan tentang kamu yang tidur dengan wanita lain?” kata mamanya syasa kepada alzelfin


“gini tante ini semua salah paham, maaf tapi bisa kita jelasin semuanya di dalam?” kata ku kepada orang tua syasa


“oke ayo.” Kata papanya syasa kepada kita semua


Setelah itu kami pun masuk ke dalam mengikuti orang tua syasa. Lalu mereka menyuruh kami untuk duduk.


“oke kalau gitu silahkan jelasin.” Kata papa syasa kepada kita


“gini ma pa, ayumi itu bukan siapa siapa saya, tapi dia yang terlebih dahulu mengaku ngaku sebagai pacar saya, saya juga sudah menceritakan semuanya kepada syasa lalu saat itu syasa melihat saya dan ayumi berciuman padahal saat itu saya di tarik oleh ayumi sampai menciumnya saya sudah menjelaskan kepada syasa dan dia mengerti dengan itu tapi keesokannya ayumi datang lagi ke kamr hotel di saat syasa tak ada dia mengatakan kalau dia menyesal dengan apa yang dia lakukan mangkanya dia memberika wine kepada saya sebagai tanda permintaan maaf. Saat itu saya sudah tak ingat apa apa tapi saat bangun saya sudah tak melihat syasa dan ayumi sendiri mengaku kalau di menjebak saya agar cepat berpisah dengan syasa mereka semua saksinya ma pa.” kata alzelfin menjelaskan kepada


“iya tante apa yang di katakana oleh alzelfin semuanya benar.” Kata Jason menambahkan


“iya tante saya juga jadi saksinya.” Kata ku kepada mamanya syasa


“oke saya percaya dengan perkataan kalian.” Kata mama syasa kepada kami


“kalau begitu apa boleh kita bertemu dengan syasa sekarang?” kata alzelfin kepada orang tua syasa


“iya boleh dia ada di kamarnya, dan kalau bisa bjuk dia untuk turun dan makan karena sudah 2 hari ini dia gak makan dan gak keluaran kamar sama sekali.” Kata mamanya syasa kepada kami


“oke tante makasih.” Kata ku kepada mamanya syasa


“kalau gitu saya ke atas dulu ya tante?” kata ku kepada mamanya syasa


Setelah itu kami semua pun berlari menuju kamar syasa. Saat sampai kami mengetuk pintunya tapi tak ada jawaban dari syasa.


“ini kunci cadangannya.” Kata mama syasa menghampiri kita


“makasih ma.” Kata alzelfin

__ADS_1


Setelah itu alzelfin langsung membuka pintu kamar syasa saat terbuka  kami semua langsung masuk tapi syasa tak ada alzelfin mencoba mengeceknya di kamar mandi tapi syasa tak ada di kamarnya saat ini. Kami hanya menemukan sepucuk surat dari syasa kalau dia ingin menenangkan dirinya.


__ADS_2