
( Dion )
Saat aku masih kecil aku di taruh oleh ibu
dan ayah ku di panti asuhan dan merekatak pernah kembali untuk datang menjumput
ku suatu hari syasa dan keluarganya datang lalu mereka mengadopsiku menjadi
anaknya kebetulan aku dan syasa seumuran hanya lebih tua aku 2 bualn dari pada syasa
Syasa sangat baik kepada ku dia memberikan
semua yang aku butuh kan bahkan saat di sekolah ada yang membuli ku hanya
dialah yang selalu menjadi pahlawan ku dan selalu membela diri, kami tumbuh
besar bersama dan suatu hari aku baru menyadari kalau aku mencintai syasa aku
berusaha menarik perhatiannya tapi dia malah bertunangan dengan joni dan akan
menikah dengan joni jadi aku meminta kepada papa dan mama untuk meneyekolah kan
ku di luar negeri karena aku tak sanggup melihat penikahan syasa dengan joni
tapi suatu hari aku melefon mama
“ma gimana syasa sudah menikah?” kata ku
kepada mama ya aku masih menyiapkan mental untuk mendengar jawaban dari mama
“syasa sama joni sudah putus, joni ketahuan
selingkuh sama syasa.” Kata mama kepada ku dan itu membuat ku menjadi sangat
sangat bahagia
“oh sekarang syasa dimana ma?” kata ku kepada
mama karena aku ingin berbicara dengannya
“dia sudah pergi kuliah ke amerika berangkat
1 minggu yang lalu.” Kata mama kepada ku
“oh ya sudah ma dion masih ada kerjaan dion
tutp dulu telfonnya ya ma?” kata ku kepada mama
“oh iya jangan lupa makan ya sayang?” kata
mama kepada ku
“iya ma.” Kata ku sambil mematikan telfon
yang terhubung dengan mama
Saat ini aku sangat sangat gembira mendengar
kalau syasa gagal menikah dengan joni jadi aku sekarang harus pindah ke
amerika. Setelah sampai di amerika aku mencari sebuah rumah kontrak yang
lumayan kecil toh aku kesini hanya untuk bertemu dengan syasa sekitar 1 bulan
aku mencari syasa akhirnya aku bertemu dengannya tapi saat aku akan
menghampirinya dia ada seorang laki laki yang cukup tampan ada di sampingnya ya
mungkin dia hanya temannya saat akan berjalan lagi lagi ada gangguan ya hp ku
berbunyi saat aku angkat ternyata teman ku mengatakan kalau ada perkerjaan yang
sedang menunggu ku
Setelah selesai berkerja aku hendak mencari
syasa tapi aku mendengar dari seseorang kalau syasa sudah berpacaran dengan
orang yang bernama autyn dan ini membuat ku kembali sakit hati untuk yang kedua
kalinya tapi beberapa bulan kemudian aku mendengr kalau autyn dan syasa sudah
putus jadi aku putuskan untuk kembali berusaha mendapatkan hati syasa.
Sekitar 9 bulan kemudian papa menelfon ku dan
ini pertama kalinya papa menelfon ku
“halo pa?” kata ku kepada papa
“gimana kabar kamu?” kata papa kepada ku
“baik kok pa, papa gimana kabarnya?” kata ku
bertanya balik kepada papa
“papa juga baik, kamu sekarang ada dimana?”
kata papa kepada ku
“aku sekarang ada di amerika pa,kenapa
emangnya pa?.” kata ku kepada papa
“bagus lah papa juga sekarang ada di amerika,
kamu bisa ke tempat papa sekarang papa ada perlu penting banget sama kamu.”
Kata papa kepada ku dan itu makin membuat ku penasaran
“iya papa kirim aja lokasinya sama aku,
sekarang juga aku berangkat ke tempat papa.” Kata ku kepada papa
“iya sudah papa kirim ke kamu.” Kata papa
sambil menutup telfon yang terhubung dengan ku
Setelah itu tak lama kemudian papa
mengirinkan lokasi dimana di berada sekarang saat setelah melihat peta itu aku
langsung mengambil tas ku dan langsung berjalan menuju ke tempat papa berada
dan disana pasti ada syasa.
Aku sudah tak sabar untuk bertemu dengan
syasa aku juga sudah sangat merindukan dirinya aku menaiki taxi yang sedang
melaju dan memberikan alamat yang di berikan papa kepda ku sekitar 2 jam
kemudian aku sampai di tempat papa karena tadi aku sempat terjebak mancet saat
aku sampai aku langsung memencet bell. Tak lama kemudian pintu terbuka dan
ternyata mama yang membuka kannya untuk ku padahal aku sangat berharap kalau
yang membuka kan pintu untuk ku adalah syasa saat aku masuk papa menceritakan
kepda ku kalau syasa di culik oleh joni aku sangat kaget bahkan tak bisa
mngendalikan emosi ku bahkan di barengi dengan hati yang sakit karena syasa
sudah punya laki laki yang akan menjadi suaminya. Aku bingung sekarang apa yang
harus aku lakukan untuk mencari syasa dan papa meminta tolong kepada ku untuk
melacak keberadaan joni sekarang karena dia barusan menelfon tapi aku tak bisa
__ADS_1
melacaknya karena nomernya tersembunyi dan aku hanya bisa melacaknya jika joni
melefon lagi kamu menunggu tapi masih tak ada telfon dari joni
Tak terasa sudah 2 minggu masih tak ada kabar
tentang syasa dan joni juga masih tak menghubungi alzelfin. Dan dalam 2 minggu
ini aku selalu kesini setiap hari menunggu kabar keberadaan syasa tapi masih
tak ada kabar juga ah iya orang tua joni
“gimana kalau kita ke rumah joni, siapa tau
orang tuanya tau dimana dia dan kita bisa temukan syasa?” kata ku kepada
alzelfin
“iya bener kamu, tapi aku gak tau dimana
rumah orang tua joni.” Kata alzelfin
“papa tau dimana?” kata papa kepada ku
“kalau gitu papa catat alamtnya kami langsung
kesana.” Kata alzelfin kepada papa
“iya tunggu papa catat dulu.” Kata papa
sambil masuk ke dalam kamarnya
Setelah alzelfin masuk ke dalam kamarnya
untuk menganti baju dan mengambil tas begitu pun dengan Jason dia akan
mengambil tasnya katanya. Tak lama kemudian papa keluar dari kamarnya dan
memberikan alamt orang tua joni kepada alzelfin setelah tau kami langsung
menuju ke alamt itu saat di perjalanan kami semua hanya diam saja tak berbicara
sepatah kata pun. Sekitar 4 jam kemudian kami sampai di rumah orang tua joni
kami berjalan ke arah pintu dan memencet bell tak lama kemudian seorang wanita
paruh baya membuka pintu
“iya ada apa?” kata wanita itu bingung
“oh dion ada apa kamu kesini ayo masuk dulu,
kita bicara di dalam?” kata papanya joni kepada ku setelah itu kami masuk dan
duduk di ruang tamu
“nah sekarang kalian ada perlu apa datang
kemari?” kata papanya joni
“gini om saya alzelfin calon suami syasa,
saya mau tanya apa anda tau keberadaan joni sekarang?” kata alzelfin kepada
papanya joni
“maaf tapi saya gak tau dimana dia, karena
kami juga sudah putus hubungan sejak 2 bulan yang lalu dan dia meninggalkan
istrinya begitu saja. Maka kami memutuskan untuk tak menganggapnya sebagai anak
kami lagi. Kalau boleh tau ada apa cari joni?” kata papanya joni kepada kami
semua
“syasa di culik sama joni dan ini sudah 2
polisi tapi masih tak ada hasil.” Kata alzelfin kepada papanya joni
“apa jadi dia menculik syasa dasar anak tak
tahu diri, padahal dia dulu yang sudah mencampakkan syasa sekarang dia malah
menculiknya.” Kata papa joni kepada kami
“iya kami kira anda tau dimana joni
sekarang?” kata ku kepada papanya joni
“maaf di tapi om memang betul betul tak tau
dimana joni saat ini tapi kami janji kami akan membantu mencari syasa.” Kata
papanya joni kepada ku
“oke kalau gitu kami pamit dulu om.” Kata ku
kepada papanya joni
“iya nanti kalau sudah ada kabar tentang
syasa om kabarin?” kata papanya joni
“iya om.” Kata ku kepadanya
Setelah itu kami kembali ke apartement dan
saat sampai kami di tanyai oleh mama dan papa dan juga orang tua alzelfin ya
kami hanya bisa menjawab seadannya karena kami memang tak bisa menemukan
keberadaan syasa saat ini aku sangat berharap joni akan menelfon tapi tentu
saja itu tak terjadi.
Tak terasa sudah 1 bulan berlalu sejak
hilangnya syasa dan sekarang aku dan Jason sedang ada di kantor perushaan iklat
yang terkenal untuk mengiklan kan syasa yang sudah du culik sejak 1 bulan lalu
dan joni yang menjadi buronan polisi setelah selesai aku dan Jason kembali ke
apartement saat sampai autyn dan alzelfin masih belum kembali karena dia
menempelkan poster di sepanjang jalan agar kamu cepat cepat menemukan syasa.
Sekitar jam 9 malam alzelfin dan autyn sudah
kembali ke apartement
“gimana sudah ada yang pernah melihat syasa
atau pun joni?” kata Jason kepada alzelfin
“masih belum.” Kata azelfin sambil duduk
dengan sangat lemas
Dan katanya sejak syasa di culik alzelfin
jarang tidur dan makan bahkan saat di kantor di tak pernah konsentrasi untuk
berkerja. Aku memang mencintai syasa tapi aku tau kalau cinta alzelfin ke syasa
lebih besar dari pada diri ku aku senang bahwa ada yang mencintai syasa lebih
dari aku mencintainya aku bisa lihat dirinya saat kami akan memajang poster
__ADS_1
syasa agar cepat di temukan dial ah yang sangat semangat dan saat syasa maish
belum di temukan dia hanya bisa diam sambil menutup mata aku bahkan pernah satu
kali melihatnya menangis saat semua orang sedang keluar di apartement hanya ada
aku saja saat itu aku sedang lapar dan akan menanyakan makanan padanya tapi
saat aku membuka pintu dia hanya duduk di tepi ranjang sambil memegang sebuah
foto tak lama kemudian dia menangis sambil memeluk sebuah foto. Dan aku tau
kalau itu adalah foto syasa. Aku memberiakannya sendiri karena aku tau kalau
dia mencintainya sejak aku melihatnya pertama kali matanya mengatakan kalau di
tampak kesepian dan ada sebuah kesedihan yang sangat mendalam.
Aku berharap jika syasa cepat cepat di
pertemukan oleh alzefin dan saat itu terjadi aku kembali menyimpan perasaan ku
darinya karena aku tau kalau syasa hanya menganggap ku sebagai kakak dan adik
saja tak lebih dari itu. Dan saat pernikahan mereka berlangsung aku juga akan
menghadirinya.
Sekarang kami dalam perjalanan menuju ke
super market karena katanya ada yang melihat joni. Setelah itu
aku,alzelfin,Jason,autyn, dan pelayan toko itu langsung menuju kesana saat
sampai aku dan alzelfin langsung melangkah kea rah CCTV setelah selesai kami keluar
“kita cari di sekitar sini, tapi kita semua
berpencar?” kata ku kepada mereka
“oke aku setuju ayo.” Kata alzelfin sambil
pergi melangkah keluar toko
Aku mencari ke beberapa gang tapi aku masih
tak menemukan keberadaan syasa setelah lama mencari Jason menelfon ku dan
mengatakan kalau aku di suruh ke sebuah gudang yang kosong saat sampai semuanya
sudah berkumpul di sana. Kami berpencar mencari aku mencari ke setiap kamar
yang ada tapi hasilnya nihil aku berjalan ke arah alzelfin aku hendak berbicara
kepadanya tapi dia hanya termenung di depan sebuah kamar dan hanya diam saja
Saat aku melihat di dalam kamar itu ada
sebuah ranjang yang sudah sangat lusuh dan beberapa bungkus makanan saat di
lihat bungkus makanan itu beberapanya masih ada yang baru.
“apa syasa pernah disini?” kata ku kepada
alzelfin
“aku juga gak tau tapi aku berharap dia tak
pernah datang di tempat ini.” Kata alzelfin
“tenang syasa pasti akan baik baik saja
sampai kita menemukannya.” Kata ku mencoba menyemangati alzelfin
“aku sangat berharap dia baik baik saja.”
Katanya kepada ku
“ya sudah ayo kembali ke apartement siapa tau
ada yang pernah lihat joni di suatu tempat?.” Kata ku kepada alzelfin
“iya ayo.” Kata alzelfin sambil pergi
terlebih dahulu.
“aku harap kamu baik baik saja sya.” Kata ku
kepada diri ku sendiri
Setelah itu aku berjalan menyusul alzelfin ke
bawah setelah itu kita kembali ke apartement saat sampai kami langsung di
sambut dengan pertanyaan oleh mama dan mamanya alzelfin dia hanya dia dan
berjalan kea rah balkon. Aku duduk di sofa sambil melihatnya dia tampak sangat
kacau dia hanya diam saja disana sambil melihat ke atas mungkin dia berdoa agar
syasa baik baik saja. Dan aku pun berharap kalau syasa akan baik baik saja
sampai kami menemukannya taka lama kemudian alzelfin masuk ke dalam kamar kami
semua hanya bisa berdiam diri karena kami semua tau kalau alzelfin akan baik
baik saja tapi aku khawatir dengan keadaannya apa lagi dia sudah tak tidur
beberapa hari mamanya alzelfin masuk ke dalam kamar yang alzelfin masuki sambil
memebawa nampan yang berisi makanan tapi tak lama kemudian mamanya alzelfin
kembali dengan nampan yang sama dan isi yang sama. Jason mengambil nampan yang
ada di tangan mama dan masuk ke dalam aku juga ikut masuk ke dalam
“kamu makan dulu al?” kata Jason kepada
alzelfin
“gak jas makasih aku masih kenyang aku hanya
butuh waktu untuk sendirian.” Kata alzelfin kepada Jason
“kamu makan al, kamu mau syasa sehat kan. Tapi
kamu juga harus sehat al, saat syasa di temukan biar orang yang pertama kali
dia lihat itu kamu.” Kata ku kepadanya
“apa masih ada harapan?” kata alzelfin sambil
menutup wajahnya dengan kedua tangannya
“masih, dan kita pasti menemukan keberadaan
syasa secepatnya tapi sekarang kamu makan dulu.” Kata ku kepadanya sambil
menyuruh Jason memberikan nampan yang di bawa
“oke aku makan.” Kata alzelfin sambil
mengambil nampan yang ada di depannya
Setelah itu kami keluar untuk membiarkan
alzelfin makan dan sendiri karena dia butuh waktu saat keluar jason di tanyakan
oleh amamnya alzelfin apakah alzelfin mau makan atau tidak tentu saja Jason
__ADS_1
menjawab kalau dim au makan. Setelah itu kami kembali duduk di sofa dan memikirkan bagaimana cara agar syasa cepat cepat di temukan