Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 68


__ADS_3

( Dion )


Saat aku masih kecil aku di taruh oleh ibu


dan ayah ku di panti asuhan dan merekatak pernah kembali untuk datang menjumput


ku suatu hari syasa dan keluarganya datang lalu mereka mengadopsiku menjadi


anaknya kebetulan aku dan syasa seumuran hanya lebih tua aku 2 bualn dari pada syasa


Syasa sangat baik kepada ku dia memberikan


semua yang aku butuh kan bahkan saat di sekolah ada yang membuli ku hanya


dialah yang selalu menjadi pahlawan ku dan selalu membela diri, kami tumbuh


besar bersama dan suatu hari aku baru menyadari kalau aku mencintai syasa aku


berusaha menarik perhatiannya tapi dia malah bertunangan dengan joni dan akan


menikah dengan joni jadi aku meminta kepada papa dan mama untuk meneyekolah kan


ku di luar negeri karena aku tak sanggup melihat penikahan syasa dengan joni


tapi suatu hari aku melefon mama


“ma gimana syasa sudah menikah?” kata ku


kepada mama ya aku masih menyiapkan mental untuk mendengar jawaban dari mama


“syasa sama joni sudah putus, joni ketahuan


selingkuh sama syasa.” Kata mama kepada ku dan itu membuat ku menjadi sangat


sangat bahagia


“oh sekarang syasa dimana ma?” kata ku kepada


mama karena aku ingin berbicara dengannya


“dia sudah pergi kuliah ke amerika berangkat


1 minggu yang lalu.” Kata mama kepada ku


“oh ya sudah ma dion masih ada kerjaan dion


tutp dulu telfonnya ya ma?” kata ku kepada mama


“oh iya jangan lupa makan ya sayang?” kata


mama kepada ku


“iya ma.” Kata ku sambil mematikan telfon


yang terhubung dengan mama


Saat ini aku sangat sangat gembira mendengar


kalau syasa gagal menikah dengan joni jadi aku sekarang harus pindah ke


amerika. Setelah sampai di amerika aku mencari sebuah rumah kontrak yang


lumayan kecil toh aku kesini hanya untuk bertemu dengan syasa sekitar 1 bulan


aku mencari syasa akhirnya aku bertemu dengannya tapi saat aku akan


menghampirinya dia ada seorang laki laki yang cukup tampan ada di sampingnya ya


mungkin dia hanya temannya saat akan berjalan lagi lagi ada gangguan ya hp ku


berbunyi saat aku angkat ternyata teman ku mengatakan kalau ada perkerjaan yang


sedang menunggu ku


Setelah selesai berkerja aku hendak mencari


syasa tapi aku mendengar dari seseorang kalau syasa sudah berpacaran dengan


orang yang bernama autyn dan ini membuat ku kembali sakit hati untuk yang kedua


kalinya tapi beberapa bulan kemudian aku mendengr kalau autyn dan syasa sudah


putus jadi aku putuskan untuk kembali berusaha mendapatkan hati syasa.


Sekitar 9 bulan kemudian papa menelfon ku dan


ini pertama kalinya papa menelfon ku


“halo pa?” kata ku kepada papa


“gimana kabar kamu?” kata papa kepada ku


“baik kok pa, papa gimana kabarnya?” kata ku


bertanya balik kepada papa


“papa juga baik, kamu sekarang ada dimana?”


kata papa kepada ku


“aku sekarang ada di amerika pa,kenapa


emangnya pa?.” kata ku kepada papa


“bagus lah papa juga sekarang ada di amerika,


kamu bisa ke tempat papa sekarang papa ada perlu penting banget sama kamu.”


Kata papa kepada ku dan itu makin membuat ku penasaran


“iya papa kirim aja lokasinya sama aku,


sekarang juga aku berangkat ke tempat papa.” Kata ku kepada papa


“iya sudah papa kirim ke kamu.” Kata papa


sambil menutup telfon yang terhubung dengan ku


Setelah itu tak lama kemudian papa


mengirinkan lokasi dimana di berada sekarang saat setelah melihat peta itu aku


langsung mengambil tas ku dan langsung berjalan menuju ke tempat papa berada


dan disana pasti ada syasa.


Aku sudah tak sabar untuk bertemu dengan


syasa aku juga sudah sangat merindukan dirinya aku menaiki taxi yang sedang


melaju dan memberikan alamat yang di berikan papa kepda ku sekitar 2 jam


kemudian aku sampai di tempat papa karena tadi aku sempat terjebak mancet saat


aku sampai aku langsung memencet bell. Tak lama kemudian pintu terbuka dan


ternyata mama yang membuka kannya untuk ku padahal aku sangat berharap kalau


yang membuka kan pintu untuk ku adalah syasa saat aku masuk papa menceritakan


kepda ku kalau syasa di culik oleh joni aku sangat kaget bahkan tak bisa


mngendalikan emosi ku bahkan di barengi dengan hati yang sakit karena syasa


sudah punya laki laki yang akan menjadi suaminya. Aku bingung sekarang apa yang


harus aku lakukan untuk mencari syasa dan papa meminta tolong kepada ku untuk


melacak keberadaan joni sekarang karena dia barusan menelfon tapi aku tak bisa

__ADS_1


melacaknya karena nomernya tersembunyi dan aku hanya bisa melacaknya jika joni


melefon lagi kamu menunggu tapi masih tak ada telfon dari joni


Tak terasa sudah 2 minggu masih tak ada kabar


tentang syasa dan joni juga masih tak menghubungi alzelfin. Dan dalam 2 minggu


ini aku selalu kesini setiap hari menunggu kabar keberadaan syasa tapi masih


tak ada kabar juga ah iya orang tua joni


“gimana kalau kita ke rumah joni, siapa tau


orang tuanya tau dimana dia dan kita bisa temukan syasa?” kata ku kepada


alzelfin


“iya bener kamu, tapi aku gak tau dimana


rumah orang tua joni.” Kata alzelfin


“papa tau dimana?” kata papa kepada ku


“kalau gitu papa catat alamtnya kami langsung


kesana.” Kata alzelfin kepada papa


“iya tunggu papa catat dulu.” Kata papa


sambil masuk ke dalam kamarnya


Setelah alzelfin masuk ke dalam kamarnya


untuk menganti baju dan mengambil tas begitu pun dengan Jason dia akan


mengambil tasnya katanya. Tak lama kemudian papa keluar dari kamarnya dan


memberikan alamt orang tua joni kepada alzelfin setelah tau kami langsung


menuju ke alamt itu saat di perjalanan kami semua hanya diam saja tak berbicara


sepatah kata pun. Sekitar 4 jam kemudian kami sampai di rumah orang tua joni


kami berjalan ke arah pintu dan memencet bell tak lama kemudian seorang wanita


paruh baya membuka pintu


“iya ada apa?” kata wanita itu bingung


“oh dion ada apa kamu kesini ayo masuk dulu,


kita bicara di dalam?” kata papanya joni kepada ku setelah itu kami masuk dan


duduk di ruang tamu


“nah sekarang kalian ada perlu apa datang


kemari?” kata papanya joni


“gini om saya alzelfin calon suami syasa,


saya mau tanya apa anda tau keberadaan joni sekarang?” kata alzelfin kepada


papanya joni


“maaf tapi saya gak tau dimana dia, karena


kami juga sudah putus hubungan sejak 2 bulan yang lalu dan dia meninggalkan


istrinya begitu saja. Maka kami memutuskan untuk tak menganggapnya sebagai anak


kami lagi. Kalau boleh tau ada apa cari joni?” kata papanya joni kepada kami


semua


“syasa di culik sama joni dan ini sudah 2


polisi tapi masih tak ada hasil.” Kata alzelfin kepada papanya joni


“apa jadi dia menculik syasa dasar anak tak


tahu diri, padahal dia dulu yang sudah mencampakkan syasa sekarang dia malah


menculiknya.” Kata papa joni kepada kami


“iya kami kira anda tau dimana joni


sekarang?” kata ku kepada papanya joni


“maaf di tapi om memang betul betul tak tau


dimana joni saat ini tapi kami janji kami akan membantu mencari syasa.” Kata


papanya joni kepada ku


“oke kalau gitu kami pamit dulu om.” Kata ku


kepada papanya joni


“iya nanti kalau sudah ada kabar tentang


syasa om kabarin?” kata papanya joni


“iya om.” Kata ku kepadanya


Setelah itu kami kembali ke apartement dan


saat sampai kami di tanyai oleh mama dan papa dan juga orang tua alzelfin ya


kami hanya bisa menjawab seadannya karena kami memang tak bisa menemukan


keberadaan syasa saat ini aku sangat berharap joni akan menelfon tapi tentu


saja itu tak terjadi.


Tak terasa sudah 1 bulan berlalu sejak


hilangnya syasa dan sekarang aku dan Jason sedang ada di kantor perushaan iklat


yang terkenal untuk mengiklan kan syasa yang sudah du culik sejak 1 bulan lalu


dan joni yang menjadi buronan polisi setelah selesai aku dan Jason kembali ke


apartement saat sampai autyn dan alzelfin masih belum kembali karena dia


menempelkan poster di sepanjang jalan agar kamu cepat cepat menemukan syasa.


Sekitar jam 9 malam alzelfin dan autyn sudah


kembali ke apartement


“gimana sudah ada yang pernah melihat syasa


atau pun joni?” kata Jason kepada alzelfin


“masih belum.” Kata azelfin sambil duduk


dengan sangat lemas


Dan katanya sejak syasa di culik alzelfin


jarang tidur dan makan bahkan saat di kantor di tak pernah konsentrasi untuk


berkerja. Aku memang mencintai syasa tapi aku tau kalau cinta alzelfin ke syasa


lebih besar dari pada diri ku aku senang bahwa ada yang mencintai syasa lebih


dari aku mencintainya aku bisa lihat dirinya saat kami akan memajang poster

__ADS_1


syasa agar cepat di temukan dial ah yang sangat semangat dan saat syasa maish


belum di temukan dia hanya bisa diam sambil menutup mata aku bahkan pernah satu


kali melihatnya menangis saat semua orang sedang keluar di apartement hanya ada


aku saja saat itu aku sedang lapar dan akan menanyakan makanan padanya tapi


saat aku membuka pintu dia hanya duduk di tepi ranjang sambil memegang sebuah


foto tak lama kemudian dia menangis sambil memeluk sebuah foto. Dan aku tau


kalau itu adalah foto syasa. Aku memberiakannya sendiri karena aku tau kalau


dia mencintainya sejak aku melihatnya pertama kali matanya mengatakan kalau di


tampak kesepian dan ada sebuah kesedihan yang sangat mendalam.


Aku berharap jika syasa cepat cepat di


pertemukan oleh alzefin dan saat itu terjadi aku kembali menyimpan perasaan ku


darinya karena aku tau kalau syasa hanya menganggap ku sebagai kakak dan adik


saja tak lebih dari itu. Dan saat pernikahan mereka berlangsung aku juga akan


menghadirinya.


Sekarang kami dalam perjalanan menuju ke


super market karena katanya ada yang melihat joni. Setelah itu


aku,alzelfin,Jason,autyn, dan pelayan toko itu langsung menuju kesana saat


sampai aku dan alzelfin langsung melangkah kea rah CCTV setelah selesai kami keluar


“kita cari di sekitar sini, tapi kita semua


berpencar?” kata ku kepada mereka


“oke aku setuju ayo.” Kata alzelfin sambil


pergi melangkah keluar toko


Aku mencari ke beberapa gang tapi aku masih


tak menemukan keberadaan syasa setelah lama mencari Jason menelfon ku dan


mengatakan kalau aku di suruh ke sebuah gudang yang kosong saat sampai semuanya


sudah berkumpul di sana. Kami berpencar mencari aku mencari ke setiap kamar


yang ada tapi hasilnya nihil aku berjalan ke arah alzelfin aku hendak berbicara


kepadanya tapi dia hanya termenung di depan sebuah kamar dan hanya diam saja


Saat aku melihat di dalam kamar itu ada


sebuah ranjang yang sudah sangat lusuh dan beberapa bungkus makanan saat di


lihat bungkus makanan itu beberapanya masih ada yang baru.


“apa syasa pernah disini?” kata ku kepada


alzelfin


“aku juga gak tau tapi aku berharap dia tak


pernah datang di tempat ini.” Kata alzelfin


“tenang syasa pasti akan baik baik saja


sampai kita menemukannya.” Kata ku mencoba menyemangati alzelfin


“aku sangat berharap dia baik baik saja.”


Katanya kepada ku


“ya sudah ayo kembali ke apartement siapa tau


ada yang pernah lihat joni di suatu tempat?.” Kata ku kepada alzelfin


“iya ayo.” Kata alzelfin sambil pergi


terlebih dahulu.


“aku harap kamu baik baik saja sya.” Kata ku


kepada diri ku sendiri


Setelah itu aku berjalan menyusul alzelfin ke


bawah setelah itu kita kembali ke apartement saat sampai kami langsung di


sambut dengan pertanyaan oleh mama dan mamanya alzelfin dia hanya dia dan


berjalan kea rah balkon. Aku duduk di sofa sambil melihatnya dia tampak sangat


kacau dia hanya diam saja disana sambil melihat ke atas mungkin dia berdoa agar


syasa baik baik saja. Dan aku pun berharap kalau syasa akan baik baik saja


sampai kami menemukannya taka lama kemudian alzelfin masuk ke dalam kamar kami


semua hanya bisa berdiam diri karena kami semua tau kalau alzelfin akan baik


baik saja tapi aku khawatir dengan keadaannya apa lagi dia sudah tak tidur


beberapa hari mamanya alzelfin masuk ke dalam kamar yang alzelfin masuki sambil


memebawa nampan yang berisi makanan tapi tak lama kemudian mamanya alzelfin


kembali dengan nampan yang sama dan isi yang sama. Jason mengambil nampan yang


ada di tangan mama dan masuk ke dalam aku juga ikut masuk ke dalam


“kamu makan dulu al?” kata Jason kepada


alzelfin


“gak jas makasih aku masih kenyang aku hanya


butuh waktu untuk sendirian.” Kata alzelfin kepada Jason


“kamu makan al, kamu mau syasa sehat kan. Tapi


kamu juga harus sehat al, saat syasa di temukan biar orang yang pertama kali


dia lihat itu kamu.” Kata ku kepadanya


“apa masih ada harapan?” kata alzelfin sambil


menutup wajahnya dengan kedua tangannya


“masih, dan kita pasti menemukan keberadaan


syasa secepatnya tapi sekarang kamu makan dulu.” Kata ku kepadanya sambil


menyuruh Jason memberikan nampan yang di bawa


“oke aku makan.” Kata alzelfin sambil


mengambil nampan yang ada di depannya


Setelah itu kami keluar untuk membiarkan


alzelfin makan dan sendiri karena dia butuh waktu saat keluar jason di tanyakan


oleh amamnya alzelfin apakah alzelfin mau makan atau tidak tentu saja Jason

__ADS_1


menjawab kalau dim au makan. Setelah itu  kami kembali duduk di sofa dan memikirkan bagaimana cara agar syasa cepat cepat di temukan


__ADS_2