
“aku hanya merasa kalau aku bukan siapa-siapa buat austyn.” Kataku kepada ratna dan Jason
“semua tergantung kamu, apapun keputusan yang kamu buat asal kamu bahagia itu yang terpenting iya kan sayang.” Kata ratna kepadaku dan Jason
“iya sya, tapi yang penting kamu harus sehat dulu.” Kata Jason
“iya mkasih ya.” Kataku kepada ratna dan Jason
“makasiih buat apa.” Kata kata ratna
“karena kalian selalu ada buat aku.” Kataku kepada mereka
“aku sahabat kamu, dalam sahabat gak ada kata-kata terima kasih.” Kata ratna sambil memelukku
Setelah itu kami berbicara beberap hal sekarang perasannku sangat enak seperti tanpa ada beban sedikit pun. Tak lama kemudian pintu kamar rumah sakit terbuka aku melihat alzelfin masuk ke dalam ruangan membawa beberapa kantong plastic
“ini obat sama makanan untuk kalian.” Kata alzelfin menaruhnya di meja dekat sofa
“terima kasih pak.” Kata Jason kepada alzelfin
“sama-sama, oiya sya kamu makan dulu ini aku beli bubur ayam buat kamu setelah itu kamu minum obat ya.” Kata alzelfin kepadaku aku merasa dia sedikit berlebihan tapi aku tak menyangkalnya
“iya makasih ya , aku makan nanti ajah.” Kataku kepada alzelfin
__ADS_1
“gak kamu harus makan sekarang biar kamu sehat, aku bakal nungguin kamu disini.” Kata alzelfin
“gak usah ada ratna sama Jason kok disini.” Kataku kepada alzelfin
“bukannya sahabat kamu lagi hamil ya, dan bau rumah sakit itu gak baik untuk kesehatan janin jadi kalian pulang saja biar aku yang bakal jagain syasa.” Katanya kepadaku,ratna,dan juga Jason
“maaf pak gak papa kami tak ingin merepotkan bapak.” Kata Jason
“mmm baiklah tapi saya akan pulang kalau syasa sudah tidur.” Kata alzelfin
Setelah itu kami berbicang-bincang tentang aku dan juga ratna tak terasa hari sudah sangat malam. Aku tidur dan alzelfin pulang tapi dia bilang kalau besok dia akan kembali. Keesoakannya dia datang sekitar jam 7 pagi
“kamu gak kerja.” Kataku kepadanya
“oh gitu.” Kata ku
“kemana ratna dan Jason.” Kata alzelfin karena aku lihat tadi dia
“oh mereka pulang sebentar mau mandi katanya setelah selesai mereka bakalan kesini lagi.” Kataku kepada alzelfin
Setelah itu alzelfin memberikan aku bubur yang tadi di belinya aku mengambilnya dan memakannya lalu tiba-tiba pintu kamar rumah sakit terbuka dengan sangat keras aku sangat kaget samapi menjerit, saat
aku melihat ke arah austyn dia berlari ke arahku saat sampai dia lansgung memegang kedua tanganku
__ADS_1
“gimana keadaan kamu sayang.” Katanya kepadaku
“aku baik-baik aja.” Kataku sambil melepasakan genggaman tanganku yang di genggam oleh austyn
“kamu kenapa bisa seperti ini, aku minta maaf soalnya aku sibuk.” Kataku kepadaku
Aku tak menjawab pertanyaannya
“permisi tapi dia harus makan dulu karena sudah waktuny minum obat.” Kata alzelfin
“kamu siapa.” Kata austyn
“dia bosku di perusahaan tempat aku magang.” Kataku kepadanya sambil mengambil bubur yang di berikan oleh alzelfin
“sedang apa dia disini.” Kata austyn
“sudah kamu duduk dulu disofa aku masih mau makan dulu sambil mau minum obat.” Kataku mulai kesal
“iya aku duduk dulu kamu makan yang banyak ya sayang.” Katanya sambil mencium keningku
Aku makan bubur yang di berikan oleh alzelfin sedangkan austyn dia sibuk dengan handphonenya tapi waktu aku menghubunginya dia tak pernah memberikan tanggapan apa pun aku makin kesal kepadanya setelah
selesai makan alzelfin memberikan obat kepadaku aku mengambilnya langsung meminumnya setelah selesai aalzelfin menyuruhku untuk tiduran setelah itu austyn menghampiriku.
__ADS_1