
( Syasa )
Tak terasa sudah 1 minggu aku disini dan mami
memperlakukanku dengan sangat baik Aku bangun pagi sekali karena aku harus
membantu mami menyiapkan sarapan karena disini pembantu tak di perbolehkan
untuk memasak untuk keluarga jadi disini hanya mami yang memasak untuk keluarga
setelah selesai andi aku turun ke bawah untuk membantu mami menyiap kan makana.
Aku melihat kea rah dapaus dan melihat mami sedang memasak aku berjalan ke
arahnya saat sampai aku berdiri melipat kemeja ku
“mi aku bantu ya?” kata ku kepada mami
“gak usah sayang, mami bisa kok.” Kata mami
kepadaku
“aku juga gak papa kok mi jadi aku bantu mami
ya?” kata ku kepada mami sambil berjalan ke arahnya
“hmmm ya sudah sini.” Kata mami kepadaku
“oke kalau gitu kita mau masak apa sekarang
mi?” kata ku kepada mami
“kita masak makanan kesukaan kamu donk
sayang.” Kata mami kepadaku
“kok kesukaan aku terus mi? kok ngak masak
kesukaan mama papa sama alzelfin?” kata ku kepada mami
“karena kesukaan kita semua sama.” Kata mami
kepada ku dengan senyumnya yang membuatnya tampak sangat cantik di usianya yang
sudah senja
“oiya mi beneran?” kata ku tak percaya dengan perkataan mami
“iya donk sayang.” Kata mami sambil mengelus rambut ku
“aku gak nyangka kalau kita suka sama makanan
yang sama loh mi.” kata ku kepada mami
“mami awalnya juga gak nyangka tapi mama
seneng kalau kamu suka sama masakan mami.” Kata mami kepada ku
“pasti donk mi aku suka, oiya masakan mami
itu sama persis kayak masakan mama syasa loh mi.” kata ku kepada mami
“oiya sayang?” kata mami tak percaya
“iya beneran mi, 100 persen sama mi.” kata ku
kepada mami?” kata mami kepadaku
“oiya nama mama kamu siapa sayang?” kata mami
bertanya tentang mama ku
“namanya Amaya di panggil maya mi.” kata ku kepada mami
“oiya itu nama yang sama dengan sahabat mami
yang dulu mau mami jodohin sama alzelfin.” Kata mama kepada ku
“oiya mi dia orang mana?” kata ku kepada mami karena penasaran
“hmmm dia ikut suaminya sih sayang, mami gak
tau dimana dia mami hanya kontekan saja di hp.” Kata mami kepada ku
“oiya mami sudah gak ketemu berapa lama sama
sahabatnya mami?” kat ku kepada mami
“lama banget sayang, ya paling sudah 20 tahun
mami gak ketemu sama dia. Padahal mami kangen banget sama dia.” Kata mami
sambil menaruh pisau yang di pegangnya
“terus cewek yang mau di jodohin sama
alzelfin mi?” kata ku kepada mami
“mami juga gak tau sama dia sayang?” kata
mami kepada ku
“terus kenapa mami mau jodohin dia sama
alzelfin kalau mami gak tau sama sifat cewek itu?” kata ku kepada mami
“karena waktu kuliah dulu mami sudah janji
kalau punya anak cowok dan cewek mami bakalan jodohin mereka tapi mami sadar
kalau pilihan mami salah dan mami suka sama kamu jadi mami ngebatalin perjodohan itu.” Kata
mami kepada ku
“makasih ya mi sudah setuju sama hubungan ku
sama alzelfin.” Kata ku kepada mami
“iya sama sama sayang?” kata mami kepada ku
sambil memeluk diri ku
“ya sudah ayo lanjut masak mi nantik papi
sama alzelfin keburu laper?” kata ku kepada mami
“oh iya ya sudah ayo.” Kata mami kepadaku
Setelah itu aku dan mami mulai memasak
beberapa makanan yang menjadi kesukaan kita semua yak arena kita semua menyukai
makanan yang sama dengan ku. Aku membantu mami mengupas bawang, dan mencuci
ikan setelah selesai kami membawa hasil masakan mami ke meja makan. Dan saat
sampai ternyata papi dengan alzelfin sudah menunggu di meja makan.
“kok lama sih mi?” kata alzelfin kepada mami
“iya maaf, ini kan lagi di siapain.” Kata
mami kepada alzelfin
“oke sudah ya sudah ayo makan?” kata mami
kepada kami
“ayo.” Kata alzelfin
“syasa sini piringnya mami ambilin nasinya?”
kata mami kepada ku
“gak usah mi gak papa syasa bisa kok.” Kata
ku kepada mami karena aku tak nyaman dengan mami tapi mami langsung mengambil
piring milik ku
“makasih mi, maaf ngerepotin?” kata ku kepada
mami
“gak papa sayang disini sudah jadi tradisi
kalau calon mantu harus di layani seperti keluarga.” Kata mami kepadaku
__ADS_1
Aku menganggukan kepala, lalu kami mulai
makan saat makan tak ada suara yang
keluar dari mulut hanya suara dentingan garpu dan sendok yang menyentuh
permukaan piring. Karena kata alzelfin tak boleh ada yang bicara sepatah kata
pun saat makan. Setelah selesai aku
hendak membantu memasukkan piring kotor tapi mami melarang ku karena ini
perkerjaan pembantu.
Setelah itu kami ke sebuah gazebo yang ada di
sebuah kolam ikan disini sejuk sekali aku membantu mami member makan ikannya.
Setelah selesai kami duduk di kursi yang melingkar dan memulai pembicaraan
tentang rencana kami menikah.
“terus kapan kamu mau ke rumah orang tau
syasa al?” kata papi kepada alzelfin
“habis dari sini kita langsung kesana kok
pi.” Kata alzelfin kepada papi
“terus rencana kalaian menikah kapan?” kata
mami kepada ku dan alzelfin
“secepatnya mi.” kata alzelfin kepada mami
“iya jangan lama lama.” Kata mami kepada ku
“iya mi.” kata ku malu malu
“jadi kapan kalian balek dari sini?” kata
papi kepada ku dan alzelfin
“besok pi.” Kata alzelfin
“kok sudah mau pulangmami kan masih kurang
barengan sama syasa.” Kata mami kepada kita
“ya aku kan biar bisa cepet ketemu sama
keluarga syasa mi kan katanya biar cepet cepet menikah?” kata alzelfin kepada
mami
“iya sih, ya sudah kamu sehat sehat ya
sayang?” kata mami kepadaku
“iya mi pasti mi.” kata ku kepada mami
Setelah itu kami berbincang bincang beberapa
hal, setelah selesai kami masuk ke dalam saat di dalam mami mengajak ku ke
dalam kamarnya katanya sih mau ngasih aku sesuatu. Aku mengikuti mami dari
belakang saat sampai mami menyuruhku untuk masuk saat di dalam aku
terpananmelihat kemewahan yang ada di dalam dan tempat tidur dengan sebuah
huruf AA membuatnya sangat indah. Mami menyuruh ku untuk duduk di atas tempat
tidurnya aku menurutinya mami berjalan ke arah meja riasnya tak lama kemudian
mama membawa sebuah kota kepada ku yang baru saja di ambil lalu menyerahkannya
kepada ku aku menerima kota ku tapi aku bingung ini untuk apa
“ini apa mi?” kata ku kepada mami karena aku
mulai kebingungan
“ini gelang sama kalung yang sudah turun
“kamu pakek ya?” kata mami lagi sambil
menyerahkan kalung dan gelang itu kepada ku
“tapi mi aku kan masih calon mantu mami, kenapa
mami sudah ngasih ini ke aku?” kata ku kepada mami
“karena mami yakin kalau kamu akan menjadi
istri yang setia dan baik buat anak mama alzelfin, jadi mama harap kamu bisa
jaga kepercayaan mami sama papi?” kata mami kepada ku sambil memasangkan kalung
itu ke leher ku dan memasangkan gelang itu ke tanganku
“makasih ya mi? aku janji kalau aku bakalan
jaga kepercayaan mami dan papi.” Kata ku kepada mami
“iya sayang mami percaya sama kamu?” kata
mami kepada ku
Aku pun memeluk mami setelah selesai aku
kembali ke kamar saat sampai aku sudah melihat alzelfin tiduran di atas
ranjang. Aku berjalan menuju arahnya dan duduk di dekatnya diamelihat kalung
dan gelang yang aku pakai
“kok ada di kamu sayang?” kata alzelfin
kepada ku
“mami yang ngasik ke aku barusan?” kata ku
kepada alzelfin
“oiya berarti kamu mulai sekarang sudah sah
jadi tunangan aku donk?” kata alzelfin sambil memeluk ku
“kok bisa?” kata ku kepada alzelfin
“mami gak certain sejarah kalung dan gelang
itu sama kamu?” kata alzelfin dan itu tambah membaut ku penasaran
“ngak emangnya apa? Mami hanya bilang kalau
ini warisan turun temurun?” kata ku kepada alzelfin
“mau aku ceritaain ngak nih?” kata alzelfin
kepada ku
“iya certain lah?” kata ku kepada alzelfin
kesal
“oke oke, jadi gini itu kalung sudah ber umur
200 tahun?” kata alzelfin membautku kaget setengah mati
“hah yang bener kamu jadi ini rapuh donk, ya
sudah aku buka dan aku tarok di kota biar ama kata ku sambil beranjak turun
dari ranjang tapi di cegah oleh alzelfin
“kalung itu gak akan pernah hancur, meskipun
kamu pukul pakai palu sekali pun?” kata alzelfin kepada ku dan itu membuat ku
bertambah penasaran
“oiya kok bisa? Coba kamu certain semuanya ke
aku jangan buat aku penasaran kenapa sih?” kata ku kepada alzelfin karena kesal
__ADS_1
dia cerita setengah setengah
“jadi 200 tahun yang lalu oppa sama omma aku
tuh buat dapatin gelang dan kalung itu harus ngumpulin uang selama 50 tahun
baru kebeli. Dan saat itu di gereja mereka memberikan kutuka yang baik untuk
pemakai kalung dan gelang itu kutukannya “
kalung dan gelang ini akan menjadi turun temurun se umur hidup dan siapa pun
yang memakai kalung dan gelang ini akan bersama dengan pasangannya yang
sekarang di kehidupan ini bahkan di kehidupan selanjunya dan tak akan pernah
terpisah apa pun cobaan itu dan saat calon menantu yang memakai kalung dan
gelang itu akan sah menjadi tunangan cucu atau cicit ku kelak” gitu isi sumpahnya jadi kalung itu sudah sangat
sangat di jaga selama 200 ini secara turun temurun dan kamu sama aku bakalan
hidup selamanya sampai mau memisahkan kita karena kamu sudah pakai kalung itu?”
kata alzelfin sambil memegang kedua tangan ku
“aku seneng kalau se umur hidup ku di habisin
bareng kamu, karena aku cinta sama kamu al?” kata ku kepada alzelfin
“hah apa kata kamu barusan sayang?” kata alzelfin
tak percaya dengan ucapanku
“aku cinta sama kamu.” Kata ku kepada
alzelfin
“aku juga cinta banget banget banget sama
kamu sya.” Kata alzelfin sambil memeluk diri ku
“ya sudah ayo beres beres soalnya kan kita
besok penerbangan pagi?” akta ku kepada alzelfin
“aku jadi buru buru mau nikahin kamu.” Kata
alzelfin sambil menggoda ku
“sudah deh gak usah kebanyakan gombal yang
penting sekarang kamu bantuin aku beres beres?” kata ku kepada alzelfin
“siap istri ku!” kata alzelfin dan itu
membuat ku malu
Setelah itu akudan alzelfin memasukkan barang
barang yang kami bawa saat aku melihat
jam tak terasa sudah jam 5 sore aku mandi dan bergegas membantu mami measak
untuk makan malam. Aku turun ke bawah dan membantu mami setelah selesai kami
pun makan malam dan mala mini kami habis kan untuk berbincang bincang sepuasnya
tapi tak terasa jam sudah menunjukan jam 12 malam. Mami dan papi menyuruhku
untuk beristirahat karena besok kami harus ke London. Setelah itu kami masuk
dan tidur
Saat pagi aku masih membantu mami memasak
setelah selesai kami pun makan. Lalu
mami dan papi mengantar ku dan alzelfin ke bandara saat di pesawat aku
mengingat ingat kebaikan mami selama beberapa hari ini kepada ku dari eropa ke
London tidak lama hanya memakan waktu 2 jam saja. Tak lama kemudian pesawat
yang kami tumpangi mendarat dan saat sampai di lobi bandara aku melihat sopir
ku aku berjalan ke arahnya dan memberikan koper kami kepadanya setelah selesai
kami pun jalan aku melihat keluar disini tak ada yang berubah sejak ku
tinggalkan beberapa tahun yang lalu.
Tak lama kemudian mobil pun sampai aku turun
mama dan papa menunggu ku di depan pintu aku berlari kepda mama dan papa yang
menunggu ku saat sampai aku langsung memeluk mereka secara bergantian karena
aku sangat sangat merindukannya.
“kangen?” kata ku kepada mama dan papa
“mama sama papa juga kangen sama kamu?” kata
mama kepadaku
“dan ini?” kata papa menunjuk kea rah
alzelfin
“oh ini ccalon suami syasa alzelfin?” kata ku
kepada papa dan mama
“halo tante om saya alzelfin?” kata alzelfin
sambil menjabat tangan mama dan papa ku
“ya sudah ayo masuk?” kata papa kepada
alzelfin kami pun berjalan ke arah ruang tamu
“jadi ini laki laki yang kamu bilang mau
kenalin ke mama sama papa?” kata papa kepada ku
“iya pa.” kata ku sambil tersenyum
“papa setuju saja sama hubungan kalian tapi
saya hanya minta kamu jaga dia, soalnya dia gampang sakit dan manja banget
anaknya?” kata papa kepada alzelfin
“iya pasti om saya bakalan jaga syasa dengan
sepenuh hati.” Kata alzelfin kepada papa
“kalau gitu jangan panggil om atau tante tapi
panggil mama sama papa aja.” Kata mama kepada alzelfin
“iya ma.” Kata alzelfin
“terus kalian disini berapa lama?” kata papa
kepada ku
“kita disini 2 minggu pa.” kata ku kepada
papa
“ya sudah kamu anterin alzelfin ke kamar
kamu, biar dia istirahat dulu kayaknya dia masih capek.” Kata papa kepadaku
“iya pa, ayo sayang?” kata ku kepada alzelfin
Kami menaiki tangga dan berjalan di lorong
karena kamar ku di paling ujung saat sampai aku membuak kamar dan menyuruh
alzelfin tidur. Dia menganggukan kepala dia memang sangat sangat mengantuk
karena katanya takut kalau papa dan mama tak akan setuju dengan hubungan ku
dengana alzelfin seperti aku waktu itu. Setelah melihat alzelfin tidur aku pun
__ADS_1
berbaring di sampingnya sambil memainkan game yang ada di hp ku