
( Alecia )
Hari hari ku selam satu bukan ini di penuhi dengan warna warna ya aku snagat bahagia bersama dengan bryan. Apa lagi ke dua orang tua ku ada di sini dan rencananya Minggu depan kami akan pulang ke Korea ya tentunya dengan ku juga tapi kalau Om Edward dan juga Tante ratna mereka akan menyusul satu Minggu sebelum pernikahan kami. Ya karena mereka harus menyelesaikan bebebrapa perkerjaan yang tertunda. Dan sudah di pastikan kalau acara pernikahan ku dna juga bryan akan di adakan di Korea. Persiapan demi persiapkan sudah beberapa kami lakukan ya di Korea kami hanya tinggal mendaftar untuk pernikahan dan juga yang lainnya. Ya karena untuk perhiasan yang akan aku kenakan , baju, sepatu dan juga tatanan rias rambut dna juga wajah ku kami sudah memesannya dari sini ya kami sudah membookingnya dari Amerika dan katanya mereka akan datang dua hari sebelum pernikahan ku. Untuk perhiasan seperti anting kalung dan cincin kami memesan di tempat penjual perhiasan ternama di Amerika ya awlanya aku hanya ingin yang biasa biasa tapi bryan ingin aku terlihat cantik ya mau tak mu aku pun menuruti keinginannya. Dan ya aku memilih anting, cincin, dan juga kalung yang simpel tapi elegan. Sudah tak sabar rasnaya untuk sampai di hari itu hari di mana aku dan bryan akan sah menjadi sepasang suami istri. Ya audah tak sabar sekali rasanya sampai sampai aku ingin mempercepat waktu.
Untuk masalah undangan ya aku sudah ememsannya ya sekarang aku sedang dalam perjalanan bersama dengan Amelia mengambil undangan ya katanya mamanya bryan yang udah memesan undangan itu dna meminta kami untuk mengambilnya. Tak lama kemudian kami pun sampai di tempat percetakan undangan. Aku dan alecia oun masuk.
"Kami amu mengambil pesanan undangan ini bukti pembayarannya" kata ku kepada wanita yang ada di depan ku sambil.emmberikan nota pembayaran yang di berikan oleh Tante ratna kepada ku tadi.
"Oh baik tunggu sebentar" kata wanita itu ekpada ku
Setelah itu dia pun pergi tak lama kemudian dia kembali dna.eminta ku untuk membawa seorang pelayan aku oun emmanggil sopir ku dna ya aku tak menyangka kalau undangan yang di pesan oleh Tante Ratna sangat banyak sekali bahkan sampai harus di masukkan ke dalam kardus. Kalau tidak salah hitung semuanya ada lima kardus yang cukup besar entah lah aku tak tau siapa saja yang di undnag oleh Tante Ratna dan juga ke dua orang tua ku. Tapi ini snagat banyak ya dua Minggu yang lalu kami mencatat siapa saja nama nama yang akan kami undangan aku hanya mengundang tema teman kantor dan teman teman ku yang ada di Korea dan itu hanya berjumlah sekitar lima puluh orang saja sedangkan bryan dia mengundang teman temannya ya lumayan banyak sekitar dua ratus orang. Setelah itu ya kami tak ikut ikut lagi Mama papa ku dan juga Om Edward dan Tante ratna saja yang mengurus itu sudah lah aku akan tau juga nanti.
Setelah selsai memasukan semua kardus kardus itu kami pun pulang. Ya karena semua undangan ini sudha di bayar lunas oleh Tante Ratna. Tak lama kemudian kami pun sampai di rumah saat sampai di rumah aku, Amelia, Mama papa ku, Om Edward dan juga Tante ratna langsung duduk di ruang tamu ya kami membuka kardus itu undangannya snagat bagus dan terlihat mewah apa lagi di depan bagian di pasangi foto ku dan bryan. Ya beberapa waktu yang lalu sebelum Tante ratna memesan undangan ini dia meminta kami untuk melakukan. Foto pre-wed dan ya kami pun melakukannya di beberapa tempat. Foto pre-wed di lakukan hanya dalam waktu satu hari ya itu membuat badan ku serasa sakit dna betul sjaa dua hari setelah itu aku pun jatuh skait tapi untungnya ada bryan yang selalu ada di samping ku bahkan di saat aku sakit dia tak masuk kerja hanya merawat diri ku saja. Dan hanya butuh waktu tiga hari aja akau sudah sembuh total ya bagaimana tidak setiap empat jam seklai bryan membangunkan ku dari tidur dan emnyuruh ku untuk makan dan juga minum obat. Ya awlanya itu membuat ku risih tapi aku tau kalau dia melakukan itu karena di ingin aku cepat sembuh.
Setelah melainkan undagan milik Om Edward dan juag Tante ratna aku pun juga melainkan undagan untuk ku dn juga bryan begitu pun juga dengan teman teman amma dan papa ku yang ada di Korea. Setelah selesai aku di bantu oleh Amelia membawa undangan itu ke kamar ku ya besok aku akan membagikannya kepada teman teman ku yang ada di kantor. Saat sampai di kamar aku alngsung menaruhnya di meja ya begitu pun undagan yang di pegang oelh Amelia setelah itu aku dna Amelia oun membaringkan tubuh kami di ranjang ya rasanya aku lelah sekali.
"Al" kata Amelia memangil diri ku.
"Iya apa?" Kata ku kepada Amelia.
"Akhirnya sampai juga ya. Doain ya semoga aku cepet cepet nyusul kamu menikah" kata Amelia kepada ku.
__ADS_1
"Iya semoga kamu cepet menikah tapi emang kamu sudha ada jodohnya?" Kata kunkepada Amelia ya aku ingat ingat amelia sudah lama sekali tak menceritakan seorang laki laki kepada ku biasanya dulu hampir setiap hari dia menceritakan laki laki yang berbeda setiap harinya tapi audah beberapa waktu ini dia gak pernah menceritakan laki laki lagi kepada ku.
"Iya sudah ada tapi masih gak tau ini pasti apa ngak" kata Amelia kepada ku.
"Memangnya kenapa kok masih gak pasti?" Kata ku kepada Amelia sambil menghadap ke arah Amelia.
"Waktu aku di London ada seorang laki laki yang coba deketin aku. Namanya Reno dia seorang manajer keuangan di perusahaan tempat aku tinggal. Aku juga sudah dengar gosip tentang dia katanya dia itu paly boy dan suka permainin wanita wanita yang ada di kantor jadi ya aku menjauh tapi setiap hari dia selalu kasih aku bunga dan juga makanan terus kata teman ku Tasya meskipun dia pkay boy tapi dia gak pernha ngasih bunga apa lagi makanan ke siapa pun atau wanita yang sednag di ibcarnya hanya aku saja kata Tasya yang mendapatkan bunga dan juga makanan itu. Aku tak.mempedulikanitu ya karena aku ingat dengan gosip gosip soal dia dna aku hak mau kalau sampai aku jadi korban dia. Tapi waktu aku mau kembali ke Korea dia dtaang ke bandara dan ngelamar aku di sana. Dia bilang di pengen aku niakh sama dia dan katanya dia juga sudah cinta banget sama aku. Ya aku bilang ke dia kalau hubungan ini di jalani aja dulu jangan terburu buru untuk menikah dan kataa rwno dia bilang kalau dia bakalan nunggu aku sampai kapan pun. Dia bilang gitu setelah itu setiap hari kami telfonnan dan mengirim SMS. Aku gak tau dia beneran tulus sama aku apa ngak dan aku takut kalau dia hanya mau maenin aku aja. Tadi malam dia nelfon aku ya aku bilang ke dia tadi malam kalau aku gak mau di maenin dan kalau dia hanya mau maen maen sama aku lebih baik pergi aja soalnya aku audah cukup di sakiti sama cowok yang dulu pernha jadi pacar aku. Aku bilang gitu ke dia terus dia bilang kalau dia itu serius dan gak maen maen sama aku mangkanya dia mau ngajak aku menikah. Dan ya dia bilang kalau dia tau mungkin dia khawatir dengan gosip gosip yang sudah beredar tentang dirinya tapi dia benar benar serius kali ini ke aku Al. Jadi aku bingung apa yang ahrus aku lakukan aku akn jadi bingung Al " kata Amelia kepada ku ya dia bercerita panjang sekali membuat ku mengantuk tapi aku mengerti tentang perasaannya. Ya dulu dia memang pernha di sakiti di tinggal oleh laki laki yang di cintai nya maka dari itu dia hanya pacaran dengan honta ganti cowok dan gak pernah serius ya hanya itu yang aku tau.
"Kalau menurut ku sih kamu jalanin aja dulu Mel. Aku juga gak mau kalau kamu Sampek di sakiti sama dia jadi ya sudah lah kamu cobak jalanin aja dulu sama dia. Kalau dia memang main main sama kamu dia juga akan betah lama lama Mel. Kasih dia waktu buat buktiin dirinya ke kamu. Kalau di memang bener bener serius dan bener bener cinta sama kamu dia pasti akan nunggu kamu sampai kapan pun dan nunggu kamu sampai kamu siap untuk menjadi istrinya. Sama seperti yang di lakukan bryan ke aku. Jadi menurut aku Mel kamu harus kasih dia kesempatan lihat cara dia di saat kamu susah mau pun senang dna lihat sampai kapan dia akan bertahan. Tapi kali sampai saatnya kamu siap untuk menikah dan dia masih mau nunggu kamu dengan sifat, sikapnya yang tetap saat seprti ngejar kamu berarti dia benar benar tulus sayang an cinta sam kamu Mel" kata ku kepada Amelia.
"Iya aku akan coba buat kasih dia kesempatan Al" kata Amelia kepada ku.
"Ehm.... eh Al" kata Amelia.lagi kepada ku.
"Hemmm apa?" Kata ku kepada Amelia smabile mengambil hp ku ya karena seharian ini aku tidak memegang hp ku. Siapa tau bryan mengirimi ku peana atau menelfon ku.
"Gak deh gak papa gak jadi" kata Amelia kepada ku.
"Ayo bilang ada apa" kataa ku kepada Amelia.
"Ini tentang crisan" kata Amelia kepada ku aku oun langsung melihat ke arah Amelia dan menghentikan tangan ku yang sedang memainkan hp ku.
__ADS_1
"Ada apa lagi sama dia kalau ada yang amu minta tolong lagi gak aku gak akan pernah mau nolong mereka lagi cukup sudah sekali itu ajaa aku nolong mereka dan aku gak mau nolong merek alagi apa lagi Sampek berurusan dengan mereka lagi" kata ku kepada amelia.
"Iya aku tau bukan kok bukan soal mintak tolong atau apa pun itu" kata Amelia kepada ku.
"Terus soal apa?" Kata ku kepada Amelia.
" Sebelum ke sini aku beli baju di butik terus waktu aku mau masuk ke toko sepatu aku gak sengaja liat crisan di jalan kayak orang gak waras gitu ya di tangannya megabg botol minuman. Aku gak peduli ya udah aku terus aja masuk ke toko sepatu pas lagi pilih pilih sepatu ada beberapa karyawan yang lagi gosip aku gak sengaja dengar kata kata mereka. Para karyawan itu bilang gini eh kasihan ya csi criaan dari grub valdor itu karena seorang wnaita dia jadi kayak gitu kasihan banget ya. Terus pelayan satunya bilang gini eh bukan katanya sih crisan itu selingkuh jadi di tinggal deh sama pacarnya ya terus jadi gitu nah itu yang aku dengar setelah itu aku oun bayar sepatu yang aku pilih aku pulang. Setelah beberapa hari waktu aku keluar rumah aku kaget ada crisan dan juga teman temannya di depan rumah ku. Ya penampilan crisna gak seprti waktu aku lihat di jalanan itu dia sudah sedikit bersih tapi ya gitu deh bau badannya masih bau alkohol. Aku tanya ke mereka ada apa terus crisan tanyak kamu ada dimana ya aku bilang kalau kamu sedang liburan keliling dunia sambil bulan madu. Gitu aja aku gak mau Sampek mereka ngikuti kamu ke sini dan ganggu kamu ke sini. Terus crisna tanya sama aku apa kamu sudah menikah dengan bryan ya aku bilang kalau kamu dan bryan audah menikah sejak lama hanya saja merek gak tau gitu. Setelah itu mereka pergi tanpa bilang sepatah kata pun aku hanya diam laku pergi kerja. Ya mulai saat itu aku gak pernha liat crisan atau tema. Temannya lagi dari gosip yang aku dengar sih kalau criaan dan teman temannya sednag jalan jalan ke luar negeri gitu katanya" kata Amelia kepada ku.
"Ya sudah lah biarin lagi pula aku juga sudah gak peduli yang penting merek gak ganggu aku atau pernikahan aku lagi hanya itu aja. Aku hanya pengen semuanya lancar tanpa ada kendala sedikit oun" kata kunkepada Amelia.
"Iya semoga eprniakhan kamu lancar ya Al" kata Amelia kepada ku.
"Iya makasih ya kamu sudah ada di samping ku setiap waktu dna dukung semua apa yang aku lakukan" kata kunkepada Amelia.
"Iya sama sama aku akn sahabat akmu" kata Amelia kepada ku.
"Iya kamu memang sahabt ku yang paling baik" kata kunkepada amelia.
"Iya lah siapa dulya Melia" kata Amelia kepada ku.
Setelah itu kami sama sama tertawa ya aku hanya geli aja adengan yang di katakan oleh Amelia barusan. Bahagia mempunyai sahabat seprti dirinya. Dan ya aku snagat beruntung akan hal itu.
__ADS_1