
Setelah itu karena hari sudah hampir sore aku dan kak Sanusi pun pulang ya aku dan kak Sanusi tidak labgsubg pulang tapi masih mampir ke kue galak ya aku dan Kaka Sanusi bernuat untuk makan di sana. Setelah selesai memesan kami pun langsung mencari tempat duduk setelah itu kami pun tinggal menunggu pesanan yang sudah kami pesan barusan.
"Yank" kata kak sanusj kepada ku. Aku yabgvsesang bermain hp langsung mematikan hp ku dan meletakkan nya ke dalam tas ku.
"Iya apa yank" kata ku kepada kka Sanusi sambil melihat ke arah kak Sanusi.
"Kamu kok gak bilang yank kalau kamu udah ounya tunangan ke orang orang?" Kata kak Sanusi kepada ku. Aku rasa dia sudha mulai cemburu.
"Aku udah bilang ke yank tapi mereka ngak ada yang percaya ke aku yank kalau aku itu udah punya tunangan yank. Ya mereka pikir aku itu bercanda yank maka dari karena itu yank buk Suwarna mau jodohin aku sana anaknya" kata ku kepada kak Sanusi.
"Kamu suka ya sama anaknya Bu Suwarna itu?" Kata kak Sanusi kepada ku.
"Yank ya KK kamu ni gimana seh yank, kalau aku suka sama anaknya buk Suwarna itu aku gak bakalan bilabg ke buk Suwarna kalau aku itu sudah punya tunangan terus aku juga gak bakalan ajak kamu ke rumahnya buk Suwarna dan kenalin kamu ke buk Suwarna. Kalau aku suka ya udah dari duku aku mau di jodohin sama anaknya buk Suwarna tapi karena akau gak suka ya udah aku gak terima dan kenalin kamu ke mereka gitu yank. Udah lah yank kamu itu gak usah mikir macem macem yank aju gak bakalan suka ke orang lain kok yank" kata ku kepada kak Sanusi
"Iya aku tau dan aku oeecaya kok yank sama kamu. Aku cuman takut aja kamu bosen sama aku yank apa lagi hubungan kita kan udah mau jalan empat tahun yank. Aku cuman takut kamu bosen barengan sama aku terus dan carik yang lain. Aku gak mau itu terjadi yank. Aku itu sayang sama kamu yank dan aku gak mau kehilangan kamu yank" kata kak sanus kepada ku.
"Iya aku tau udha lah ya yank aku gak bakalan kok selingkuh selingkuh gitu yank" kata ku kepada kak Sanusi sambil mencoba meyakinkan kak Sanusi bahwa aku tak akan pernah selingkuh di belakang kak Sanusi.
"Iya aku percaya kok yank sama kamu" ata kak Sanusi kepada ku smabil tersenyum.
Setelah itu pesanan kami pun datang ya kaminoun labgsubg memakannya tanpa membuang buang waktu aku dan kak Sanusi pun kembali ke rumah ku.
Sekitar tiga bulan kemudian aku di minta untuk menanda tangani kontrak kerja. Dan kontrak itu harus di kembalikan hari Senin ya sekarang hari Sabtu jadi aku tak emnbaca apa isi kontraknya aku habya langsung membawa kontrak itu pulang ke rumah. Saat sampai di rumah ku labgsubg mandi setelah selesai aku makan bersama dengan ibu ku sedangkan kak Sanusi dia sedang dalam perjalanan ke rumah ku setelah selesai makan aku langsung mengambil kontrak itu untuk di baca. Aku membawanya ke ruang tengah dan aku pun kabgsubg membacanya. Setelah membaca kobtraknya aku bingung harus melakukan apa ya bagaimana aku tidak vibgubg di dalam kontrak tertulis kakau oara karyawan di karang menikah sampai kontrak kerja berjalan selama dua tahun setengah dan para karyawan juga harus tinggal di mess selama satu Minggu penuh ya aku masuk kerja mulai dari hari Senin dan pulang Sabtu sore apa yang harus aku lakukan sekarang aku tak mungkin meninggalkan ibu ku sendiri di rumah ku ya aku tak ingin meninggalkan rumah ku itu dan aku juga kasihan kepada ibu ku jika aku meninggalkannya sendirian di rumah apa lagi sampai satu Minggu di mess aku tak bisa dan hanya pulang di hari Sabtu dan hanya menginap di rumah dua malam saja ya aku tak mau aku bingung harus bagaimana. Aku meletakkan kontrak kerja ku itu di meja belajar ku ajuboun mengambil hp ya aku bingung harus bagaimana. Aku pun kabgsubg menekfon teman kerja ku namanya adalah Fika.
"Halo ada apa Syah?" Kata Fika kepada ku saat telfonnya sudah terhubung.
"Fik kamu udah tanda tanganin surat kontrak kerjanya?" Kata ku kepada Fika ya jujur aku penasaran.
"Belom Syah aku bingung dan aku juga gak yakin di bolehin sama ibu bapak ku Syah kalau Sampek nginep di mess itu satu Minggu full selain itu aku juga gak bakalan betah Syah nginep di luar sejarabg satu Minggu aku hanya nginep dua kali aja udah gak betah banget Syah apa lagi Sampek satu Minggu dan gak pulang pulang tambah gak betah aku Syah" kata Fika kepada ku ya dia irabgbya tak betah tinggal di satu temoat yang cukup lama kecuali di rumahnya sendiri..
__ADS_1
"Iya aku juga bingung itu Fik, kamu kan tau aku udah gak ounya ayah terus ibu ku tinggal sendirian di rumah aku aja tinggal di mess masih kepikiran ibu ku apa lagi ini sampek satu Minggu kan kasian ibu ku kalau di tinggal satu Minggu full gitu Fik apa lagi di rumah hanya satu hari dua malam aja" kata ku kepada Fika ya aku hanya bisa mengeluh keoada Fika soal kontrak itu.
"Sama Syah, jadi menurut mu gimana kita harus gimana?" Kata Fika kepada ku.
"Aku juga gak tau Fik aku bingung Fik, aku pengen berhenti tapi aku mau ngapain kalau berhenti" kata ku keoada Fika.
"Sama Syah aku bingung banget sekarang" kata Fika keoada ku.
"Iya Fik sama aku juga bingung ini gak tau harus gimana" kata ku kepada Fika.
"Kayaknya aku bakaln tanyak sama ibu ku dulu deh Fik soal masalah ini. Sekarang aku bener bener bibgubg sama pekerjaan ku yang ini Fik, cobak deh kamu juga tanyak ibu mu harus gimana nantik kita bertukar pikiran gimana?" Kata ku kepada Fika.
"Oke oke boleh tuh" kata Fik kepada ku setuju dnegan ide yang aku berikan.
"Oke kalau gitu belfon nantik lagi ya" kata ku kepada Fika.
"Oke Syah" kata Fika kepada ku
"Buk" kata ku kepada ibu ku.
"Apa" kata ibu ku kepada ku.
"Gini Aisyah dapat kontrak kerja koprasi tenoat Aisyah kerja sekarang buk" kata ku kepada ibu ku.
"Ya bagus donk itu berarti kamu bakalan jadi karyawan tetap ya mereka ya udha tanda tangani. Aja Syah" kata ibubku keoda ku. Ibu ku terlihat snagat bahagia mendengar kalau aku mendapatkan kontrak kerja
"Tapi Aisyah bingung buk" kata ku kepada ibu ku.
"Bingung kenapa kamu?" Kata ibu ku kepada ku.
__ADS_1
"Ya Aisyah bingubg buk gini di temoat kerja Aisyah, karyawan nya gak boleh nikah Sampek dua setengah tahun kerja buk dan harus tinggal di mess selama atau minggu full jadi Senin pagi Sampek Sabtu sore Aisyah di sana buk. Jadi Aisyah di sini hanya satu hari dua malam aja buk. Itu yang Aisyah berat buk. Aisyah gak mau ninggalin ibu sendirian buk apanlagi ibu sering skaut skquttan maka dari karena itu Aisyah gak mau ninggalin ibu. Aisyah takut jbh kenaoa kenaoa pas Aisyah gak tau soal sakitnya ibu. Aisyah gak mau jadi anak durhaka sama ibu apa lagi kak Sanusi apa kak Sanusi masih mau nunggu Aisyah buat dua setengah tahun lagi. Aisyah gak yakin buk" kata ku kepada ibu ku
"Eh nak gini ya ibu mau bilang ke kamu. Kamu itu gak usha mikirin ibu yang penting sekarang itu kamu harus kejar cita cita kamu. Bukannya jadi karyawan bank itu cita cita kamu dari duku Syah. Udah kamu terusin gak papa kok ibu di sini sendirian lagi pula kamu kan juga pulang bukannya gak oukabg terus dan ibu ya sedikit tennag soalnya di sana kamu kan juga ada yang jaga kamu. Dan soal kak Sanusi mu itu kamu bilang ke kak Sanusi dan cerita semuanya ke dia ingat kamu harus ceritain semuaby secara detail ke kak Sanusi mu itu. Karena ini juga menyangkut masa depan mu syah" kata ibu ku kepada ku.
"Iya buk Aisyah bakalan bilang kok sama kak Sanusi. Dna kalau buat gan usah mikirin ibu Aisyah gak bisa buk. Soalnya sekarang orang tuanya Aisyah itu hanya ibu dan hanya ibu yang Aisyah ounya sekarang. Dan Aisyah gak mau Sampek terjadi sesuatu ke ibu dan Aisyah gak mau soalnya Aisyah udah janji ke ayah kalau aiaysha bakalan jagain ibu dengan baik. Dna kalau Aisyah gak jagain ibu dengan baik ayah di sana bakalan marah sama Aisyah dan aiaysha itu gak mau smaoek hal itu terjadi buk" kata ku kepada ibu ku.
"Ya sudah kalau gitu kamu tanyak aja dulu ya sama nak Sanusi" kata ibu ku kepada ku
"Iya buk" kata ku kepada ibu ku.
" Ya udah kalau gitu ivubke dapur dulu ya ibu mau masak setelah itu ibu mau minum obat terus tidur" kata ibu ku kepada ku
"Udah ibu tidur aja biar Aisyah yang ngagetin makanannya buk" kata ku kepada ibu ku
"Emangnya kamu bisa Aysha?" Kata ibu ku kepada ku.
"Bisa donk buk. Usah sejarang ibu minum obat terus tidur ya. Tapi ibu udah makan apa belum?" Kata ku kepada ibu ku.
"Iya udha kok Syah" kata ibu ku kepada ku.
"Ya udah sekarang ibu masuk ke kamar jangan lupa minum obatnya biar cepet sembuh ya buk" kata kunjeoasa ibu ku.
"Iya ya udha kalau gitu ibu masuk duku ya jangan lupa angetin semua makanannya ya" kata ibu ku keoada ku.
"Siap buk" kata ku keoada ibu ku.
Setelah itu aku pun langsung ke dapur untuk menghangatkan smeua makanan yang ada di meja makan. Sekitar satu jam kemudian akhirnya aku selesai menghangatkan makanna utu ya karena lumayan banyak dan juga aku hanya menggunakan satu temoat saja jadi jika sudah selesai aku mencucinya terlebih dahulu baru memakainya kembali. Ya begitu lah aku. Kemudian aku menata semua makanan di atas meja makan kembali dan emnutupnya dengan tudung saji. Setelah selesai aku memasukkan nasi ke dalam magic com. Aku pun membereskan dapur dan membersihkan smeuanya ya ibubku penah bilang kepada ku kalau semua alat dapur yang sudha di gunakan harus langsung di cuci agar saat akan memasak kembali tidak bingung untuk menggunakan nya kembali. Setelah mencuci semua alat alat dapur aku pun mnmebgelap kompor dan juga meja di dapur setelah seleaia aku pun keluar dan berapa kagetnya aku melihat kak Sanusi sudha dusun santai di kursi ruang tamu. Aku pun langsung menghampiri kak Sanusi.
"Usah dari tadi yank yang Nyampek sini?" Kata ku kepada kak Sanusi.
__ADS_1
"Gak kok yank barusan, aku udah bilang assalamualaikum sambil ketok ketok pintu tapi gak ada yang jawab jadi karena pintunya terbuka ya udah aku masuk dan langsung duduk di sini deh yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Oh gitu maaf ya yank aku gak tau kalau kamu udah Sampek yank. Tadi aku di dapur manasin makanan makanan dan bersiahin dapur yank kalau ibu dia udah tidur soalnya kepalanya sakit lagi yank jadi aku nyuruh ibu buat tidur yank" kata ku kepada kak Sanusi.