
( Crisan )
Aku bosan ya aku snagat bosan sekarang adalah hari Minggu dimana alecia tak datang ke sini. Ya dia katanya srdnag menemani saudaranya yang baru datang dari Amerika untuk mengelilingi Korea ya jujur saja aku cemburu saat mendengar kalau yang akan jalan jalan dengan kekasih ku itu adalah seorang laki laki bernama bryan. Ya tapi aku tak boleh cemburu lagi pula mereka hanya lah saudara saja dan aku percaya kalau alecia akan menjaga hatinya dan juga cintanya untuk ku.
Tiba tiba BRAK pintu kamar ku terbuka dengan sangat kerasa ternyata teman teman ku masuk dengan cara bersamaan. Bahkan mereka langsung menghampiri ku yang sedang bermalas malasan di kursi malas. Ya aku malas karena tak ada alecia di sini biasa dia setiap hari dia ke sini tapi tidak untuk hari ini.
"Ada apa kalian ke sini?" Kata ku keoada teman teman ku dengan posisi yang masih sama ya rasanya aku sangat leatih dan juga malas sekali hari ini.
"Ayo kita jalan jalan" kata marvan kepada ku sambil menyeret ku untuk berdiri.
"Gak aku males yang mau keluar" kata ku kepada marvan sambil melepaskan tangannya yang memegang tangan ku.
"Ayo lah cris. Alecia sedang bersenang senang sedangkan kamu di sini malas malasan ayo kita bersenang senang juga ke diskotik gimana?" Kata Kevin kepada ku smabil menaruh tangannya di pundak ku.
"Gak makasih sudah sana kalian pergi aja sendiri" kata ku keoada Kevin sambil mengusir yang lainnya agar pergi.
"Terus kamu mau ngapain seharian ini di sini? Ini baru jam delapan lagi. Ayo aku sudah booking sebuah diskotik untuk kita senang senang hari ini" kata Kevin kepada ku.
"Kalian aja aku mau di sini aja. Aku capek yang mau keluar males lagi" kata ku keoada Kevin
"Gak ada kata kata malas ekarabg ayooo kita keluar dna kamu ganti baju" kata Kevin kepada ku dia langsung menarik ku tentunya di bantu oleh teman teman ku yang lainnya hingga aku berdiri dari tempat duduk ku semula. Kevin dan marvan langsung mendorong ku menuju ruang ganti baju setelah itu mereka mendudukkan ku di kursi dan ya mereka lah yang memilih baju yang aju kenakan setelah selesai mereka memberikannya kepada ku.
"Sekarang akmu pakek ini dan keluar secepat mungkin. Karena kita gak punya banyak waktu" kata marvan kepada ku sambil menunjuk ke arah ku dan juga baju yang di lempar ke arah ku.
"Ya" kata ku kepada marvan
Setelah itu marvan dan Kevin pun keluar dari ruang ganti ku. Aku melihat baju yang mereka pilih kan untuk ku sebetulnya aku snagat malas dan juga lelah untuk keluar tapi mereka membuat ku gila jika mereka terus mengoceh di depan ku. Aku oun langsung Menganti baju ku dengan baju yang di ambilkan oleh Kevin dan juga marvan setelah seleaia aku memakai sepatu Kets putih lalu keluar dari ruang ganti baju.
"Ini baru pangeran kita" kata Kevin kepada ku sambil berdecak pinggang dan meneliti penampilan ku dari bawah hingga atas.
"Kita mau kemana sih" kata ku kepada Kevin dengan malas.
"Ke diskotik gimana?" Kata Kevin kepada ku.
"Setuju ayo kita ke diskotik" kata teman teman ku yang lainnya secara serentak.
"Gimana cris?" Kata Kevin ekpada ku
"Terserah aku ikut aja" kata ku kepada Kevin.
"Baju kalau gitu yo kita jalan. Kita bawa satu mobil aja. Aku bawa mobil terbaru ku" kata Kevin kepada ku dan juga teman teman yang lainnya.
"Terserah" kata ku tak peduli kepada Kevin.
__ADS_1
Setelah itu kami semua pun keluar aku berjalan dengan malas ya karena aku rasnaya tak ingin untuk keluar. Tapi kevin mendorong ku hingga aju berjalan di depan ya aku hanya diam saja karena aku sudah lelah bahkan snagat lelah untuk membuka mulut ku untuk berdebat dengan Kevin atau oun yang lainnya. Aku pun masuk ke dalam mobil Kevin begitu oun dengan yang lainnya setelah Kevin memastikan semua trman teman kami masuk dia pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Saat sampai di jalan aku sepeti melihat alecia bersama dengan seorang laki laki di dalam mobil. Ya aku tak tau itu benar benar alrcia atu bukan karena Kevin mengemudikan mobilnya dengan snagat ceoat jadi aku tak mempedulikannya siapa tau itu bukan alecia.
Ya mungkin aku terlalu memikirkan alecia hingga wanita lain menjadi mirip dengan kekasih ku yang satu itu. Aku menggelengkan kepala agar sadar kembali.
"Kenaoa cris kamu pusing?" Kata Kevin kepada ku mungkin dia melihat ku saat menggelengkan kepala sambil emmegang kepala ku.
"Gak kok gak papa" kata ku kepada Kevin sambil terus melihat ke arah luar jendela.
"Terus kenapa kamu geleng geleng kepala" kata Kevin kepada ku tampaknya dia sudah snagat penasaran.
"Gak ada kok tadi aku sepeti liat alecia bareng sama cowok di dalam mobil. Tapi sepetinya aku salah lihat. Atau mungkin gara gara aku dari tadi mikirin alecia jadi aku kabayang Batang wajahnya" kata ku keoada Kevin
"Ha ha ha ha ha ha iya pasti begitu" kata Kevin kepada ku
"Begitu gimana maksudnya?" Kata ku kepada Kevin smabil melihat ke arah Kevin.
"Iya kamu kan lagi rindu sama alrcia jadi kamu kebayang bayang wajah alrcia jadi kamu ngeliat cewek lain seperti alecia deh" kata Kevin kepada ku.
"Betul itu" kata marvan kepada ku sambil mengangguk anggukan kepalanya.
"Iya mungkin aja gitu" kata ku kepada marvan dan juga Kevin sambil kembali melihat ke arah luar jendela.
"Sudah gak usah di pikirin lagi. Sekarang kita deneng seneng aja oke?" Kata Kevin kepada aku smabil menepuk pundak ku secara pelan.
Setelah itu aku kembali diam. Dan melihat ke arah luar jendela. Tak lama kemudian Kevin pun menghentikan mobilnya di depan sebuah diskotik yang snagat terkenal di Korea ya di dalam tak ada seorang pun karena Kevin sudah membookingnya selama seharian penuh. Aku langsung duduk sendirian di sofa pojok sedangkan yang lainnya mereka sedang bersama dengan wnaita lain, minum, atau oun sednag berjoget dengan wnaita wanita yang tak jelas asal usulnya. Aku mengambil minuman ku dna mulai meminumnya tiba tiba ada seorang wanita dia menghampiri ku aku pun alngsung mengusirnya ya karena aku tak suka di ganggu.
Sudah dua jam lamanya aku di sini tapi tempat ini malah membuat ku makin bosan. Karena lelah aku pun bergabung Dengan beberapa teman teman ku untuk minum bersama tapi tetap saja rasa bosan itu mengantuk ku rasnaya ku ingin pergi dari sini dan mencari tempat yang tenang. Aku pun kembali ke sofa dan duduk dengan malas. Tiba tiba semua teman teman ku menghampiri ku ya mungkin mereka sadar kalau aku sudah mulai bosan.
"Kenaoa cris?" Kata Kevin ekpada Kus ambil duduk di samping ku begitu oun juga dengan teman teman ku yang lainnya.
"Aku bosen aku pengen pergi dari sini dan cari tempat yang tenang" Kata ku kepada Kevin
"Di Gereja tenang" kata marvan kepada ku dia sudah tampak mabuk ya sejak tadi dia hanya minum dengan wnaita wnaita tak jelas itu.
"Ha ha ha ha ha ha ha ha ha betul kata marvan" kata Margo kepada ku.
"Sudah deh gak usah bercanda" kata galih kepada Margo dan juga marvan
"Oke kalau gitu yo kita pergi tapi sebelum itu kita tentuin dulu kita mau kemana sekarang" kata Kevin kepada ku dna juga yang lainnya.
"Gimana kalau kita ke pantai aja" kata galih kepada Kevin
"Setuju ayo kita ke sana" kata ku keoada galih dna juga Kevin.
__ADS_1
"Oke oke ayo" kata Kevin kepada ku.
Setelah itu kami semua pun keluar dan masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian Kevin pun menjalankannya mobilnya menjauh dari diskotik. Ya aku kembali diam sambil menyantap ke arah luar jendela bahkananku membuka kaca jendela. Saat di lampu merah tak sengaja kami bertemu Dengan wanita wanuta yang melihat kami mereka langsung berteriak histeris. Aku langsung menutup kaca mobil ya aku jegah saat melihat wanita wanita murahan yang hanya menginginkan harta saja seperti mereka.
Tak lama kemudian kami pun sampai di pantai kami langsung berjalan di pinggiran pantai ya menikmati suasana pantai yang sejuk. Tak lupa kami memesan minuman sambil menikmati infahnya pemandangan pantai ini.
Tak terasa sudah siang dan kami pun memutuskan untuk kembali ke rumah ya karena aku juga sudah lelah. Tapi saat hendak masuk ke dalam mobil Kevin aku tak sengaja melihat alecia Berama dengan laki laki lain mereka tampak mesra bahkan saking menyuapi.
"Apa yang kamu liat cris?" Kata Kevin kepada ku.
"Itu alecia kan?" Kata ku kepada Kevin smabil emnujuk ke arah alecia yang sednag bersenda gurau bersama dengan laki laki itu sebelhanya.
"Hah hmmm. Gak bukan ayo kita pulang" kata Kevin kepada ku smabil menarik tangan ku agar masuk ke dalam mobil.
"Gak itu alecia" kata ku kepada Kevin.
Setelah itu aku pun langsung embgjamoiri alecia ya aku tak peduli lagi dengan panggilan Kevin dan juga tema. Teman ku yang lainnya hati ku sangat cemburu melihat semua ini apa lagi dia berselingkuh di depan mata ku bersamamu dengan laki laki lain di saat dia sudah memiliki seorang kekasih. Aku langsung menghampirinya saat aku bertanya tentang dirinya dna laki laki yang ada di sampingnya dia tampak gugup ya terlihat dari wajahnya tapi dia mengatakan kalau laki laki itu adalah saudaranya tapi hati ku mengatakan kalau laki laki tampan di depan ku ini bukan lah saudaranya melainkan selingkuhannya. Bahkan aku bisa melihat dari cara alecia berbicara dna marah kepada ku dia tampak tak terima saat aku mengejek laki laki yang ada di sebelahnya.
Setelah aku mengucapkan beberapa kata tiba tiba saja laki laki di sebelah alecia labgsung emnujuk ku tanpa henti aku oun juga membalasnya sambil emukuli wajahnya teman teman ku dna juga alecia langsung melerai kami. Teman teman ku membawa ku masuk ke dalam mobil tak lama kemudian Kevin pun menjalankannya mobilnya dengan kecepatan tinggi Kevin embgatakn kepada ku kalau dia akan menjelaskan semuanha saat sampai di rumah jadi aku hanya diam saja dan menunggu penjelasan dari Kevin ya aku tau kalau teman teman ku mungkin tidak akan berbohong kepada ku tak lama kemudian kami oun sampai di rumah aku langsung truund an berjlana fengan cepat menuju Kamar ku.
"Jadi jelaskan semuanya" kata kunkepada Kevin saat kami sudah ada di kamar ku.
"Kamu salah paham cris dia saudara alecia" kata Kevin ekpada ku
"Apa kamu gak liat bahkan mereka terlihat snagat mesra tadi bahkan lihat tadi saat laki laki itu memukul ku alecia malah mendukung laki laki itu bukan aku yang sudah menjadi kekasihnya. Dan apa aku salah kalau aku mengatakan kakau aku akan menikahi alecia gak slaha kan?" Kata ku kepada Kevin.
"Iya gak salah tapi kamu salah paham dia benar benar saudara alecia. Kamu lupa ingatan jadi kamu gak ibgat sama dia bukan kah alecia sudah bilang sendiri ke kamu kalau mereka hanya saudara dan Kalina duku kenal dekat juga.nama laki laki itu bryan dia adalah saudaranya Amelia dari amrrika. Dari kecil hingga besar Amelia tinggal dengan bryan hingga punya adik jadi hubungan mereka bisa sangat dekat seperti itu karena Merkea sudah seperti Kaka dan adik akndung. Bahkan bryan sudah emmpubyai tunangan jadi gak mungkin donk dia ngerebutbkeksih laki laki lain" kata Kevin kepada ku
"Betul apa yang di katakan oleh Kevin cris" kata galih kepada ku.
"Jadi aku slaha snagka donk?" Kata ku keoada teman teman ku dan merkw aderwntak menganggukan kepalanya.
"Kenapa kalian gak bilang dari tadi sebelum aku ngelabrak mereka berdua" kata ku keoada temab teman ku.
"Kita sudah nyoba jelasin dan nyegah kamu tapi dia dia kamu gak dengerin ucapan kita cris" kata marvan kepada ku
"Batuk cris" kata Kevin kepada ku
"Jadi aku harus gimana donk sekarang pasti alecia marah besar ke aku" kata ku kepada teman teman ku.
"Ceoat telfona atu kirim SMS ke alecia minta maaf ke dia" kata Kevin kepada ku aku pun langsung menganggukan kepala ku.
Aku hanya diam dan berjalan ke arah balkon rumah ku jadi ajus udah salah paham Dengan semua ini aku jadi makin merasa bersalah sudah menuduh alecia hal yang tidak pernah dia lakukan. Aku langsung mebgambil ho ku dan mencoba menghubungi alecia tapi HPnya di matikan ya mungkin dia marah kepada ku aku harap dia bisa ke sini sekarang atau pun besok karena ku ingin meminta maaf atas kesalahan pahaman yang aku lakukan kepada alecia. Aku meminta Kevin dan juga beberapa teman ku untuk mengunjungi alrcia agar menyampaikan pesan ku ya karena jika aku datang sendiri maka dia oasti Tidka akan mau menemui diri ku.
__ADS_1