
Keesokannya saat aku bangun aku melihat hp ku ternyata banyak sekali telfon dan juga SMS dari kak Chelsea ya aku tak mengaktifkan suaranya karena sangat mengantuk dan juga lelah aku pun menggunakan mode senyap. Aku menaruh hp ku dan akan membaca pesan pesan kak Chelsea nantik saja setelah mandi. Aku pun turun dari ranjang dan langsung ke kamar mandi setelah selesai aku langsung memilih pakaian ya aku hanya memakai celana jeans dan Hoodie saja karena hari ini lumayan dingin. Setelah selesai aku hendak melihat hp ku tapi aku lupa kalau tadi malam aku tak mengecas hp ku jadi aku oun mengecas hp ku dan keluar dari kamar untuk membantu mama ku memasak. Setelah selesai memasak aku memanggil bryan ke kamarnya untuk sarapan kami pun mulai sarapan.
Setelah sarapan aku dan bryan.pun hndak keluar untuk berbelanja bulanan karena bahan bahan masakan di dapur dan juga di kulkas sudah habis. Aku tak Menganti baju hanya memakai sepatu Kets putih laku mengambil tas tentunya tak lupa aku mengambil hp ku.
Tak lama kemudian kami pun sampai di supermarket aku langsung masuk tentunya cbryan juga ikut. Diarmbantu ku mendorong keranjang belanja sedangkan ku yang mengambil bahan bahan. Setelah berkeliling cukup lama dan semua belanjaan selesai kami oun antri untuk membayar setelah selesai membayar kami pun hendak pulang.
Saat di perjalanan pulang aku mengambil hp ku ya karena aku lupa kalau ada telfon dari kak Chelsea aku tak membaca pesan kak Chelsea dan langsung menelfon kak Chelsea tak butuh waktu lama kak Chelsea pun mengangkat telfon ku.
"Halo Al kamu ada dimana?" Kata kak Chelsea kepada ku dari suaranya dia tampak sangat khawatir dan juga panik.
"Ada di jalan kak mau pulang ke rumah barusan habis aja belanja kebutuhan bulanan sama bryan kenaoa ya kak?" Kata ku keoada kak Chelsea.
"Crisan dia kecelakaan sekarang ada di rumah sakit tempat dulu dia di rawat" kata kak Chelsea kepada ku hal itu membuat ku kaget ya bahkan sangat sangat kaget.
"APA kak serius kakak gak bohong kan?" Kata ku kepada kak Chelsea
"Gak al kakak serius crisan kecelakaan tadi malam" kata kak Chelsea keoada ku.
"Ya sudah kak aku ke sana sekarang juga" kata ku keoada kak Chelsea
Setelah itu kak Chelsea pun mematikan telfonnya bahkan sampai sekarang aku masih kaget kalau crisan kecelakaan tadi malam.
"Ada apa sayang kok kayaknya kamu kaget banget?" Kata bryan kepada ku.
"Crisan" kata ku kepada bryan
"Kenaoa dia?" Kata bryan kepada ku.
"Dia kemarin malam kecelakaan kata kak Chelsea apa bisa kita ke sana sekarang?" Kata ku keoada bryan sambil melihat ke arah bryan.
"Iya ayo kita ke sana sekarang" kata bryan kepada ku sambil tersenyum.
"Makasih sayang" kata ku kepada bryan.
"Sudah sekarang kamu tenang ya jangan mikirin yang macem macem mungkin dia akan baik baik saja" kata bryan kepada ku.
Aku hanya menganggukan kepala ku saja. Setelah itu bryan membawa mobilnya ke rumah sakit yang baru saja aku katakan kepadanya. Dia sedikit emmpercepat mobilnya tak butuh waktu lama kami pun sampai di rumah sakit. Aku dan bryan.pun langsung berlari menuju resepsionis setelah bertanya dan tau nomer kamar crisan di rawat aku dan bryan langsung berlari ke kamarnya saat sampai di depan kamarnya aku melihat ke arah bryan. Bryan tersenyum kepada ku dan menganggukan kepalanya. Aku pun masuk begitu pun dengan bryan. Saat kami masuk semua orang ada di sini ya kak Chelsea dan sahabt sahabt crisan pun ada di sini. Crisan melihat ke arah ku dia sudah sadar. Aku habya diam dan menghampiri crisan.
"Gimana keadaan kamu sekarang?" Kata ku kepada crisan.
"Baik baik aja kok sayang" kata crisan keoada ku saat dia memanggil ku sayang aku kaget aku langsung melihat ke arah kak Chelsea dan juga teman temannya mereka hanya menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Kamu masih belum ingat semuanya?" Kata ku kepada crisan
"Belum" kata crisan keoada ku sambil menggelengkan kepala ku.
"O oh ya sudah kok bisa tadi malam kamu kecelakaan memangnya kamu mau kemana tadi malam?" Kata ku keoada crisan.
"Tadi malam karena kanegn ke kamu aku pengen ke rumah kamu. Tapi pas di jalan tiba tiba seperti ada bayangan gitu dan kepala aku tiba tiba aja sakit banget karena gak tahan ya akhirnya aku nambrak mobil di depan ku" kata crisan kepada ku.
"Oh gitu" kata ku keoada crisan aku pikir dia sudah ibgat ya sejak di jalan tadi aku berharap bahkan sangat berharap kakau dia akan secepatnya ingat tentang masa lalunya tapi harapan ku sia sia saja. Tak lama kemudian dokter pun datang untuk memeriksa keadaan crisan ya kata kak Chelsea crisan baru saja sadar sejak tadi malam.
"Jadi gimana dok keadaan crisan?" Kata kak Chelsea kepada dokter yang memeriksa crisan.
"Apakah dia masih belum ingat apa apa?" Kata dokter itu kepada kak Chelsea
"Belum dok" kata kak Chelsea kepada dokter di wajahnya tampak rasa khawatir dan juga panik.
"Ini aneh biasanya crisan sudah ingat tentang masa lalunya karena benturan di kepalanya sangat keras dan otaknya juga sudah membaik. Tapi sepetinya Tuhan masih belum memberikan jalan untuk crisan agar dia ingat dengan masa lalunya. Ya sudah kalau gitu saya permisi dulu" kata dokter itu keoada kak Chelsea
"Iya dok makasih" kata kak Chelsea kepada dokter itu.
Setelah itu dokter itu pun pergi bersama dengan suster di sebelahnya. Baguslah kalau otak crisan juga sudah membaik ada kemungkinan yang besar kalau crisan aakn secepatnya ingat dengan masa lalunya ya aku harus mengingatkan beberapa hak tentang masa lalunya siapa tau dia akan mengingat ingatnya dan otaknya dapat kembali pulih. Ya setelah crisan keluar dari rumah sakit aku akan terus mengingatkan tentang masa lalunya.
Aku melihat ke arah bryan yang hanya berdiri saja. Aku menghampirinya dan menariknya duduk di samping ku. Crisan melihat itu tapi saat aku melihat ke arah crisan dia hanya tersenyum keoada ku dan juga embgangguk. Ya mungkin dia mengerti tentang bryan kalau dia adalah saudara ku.
"Iya?" Kata bryan kepada crisan sambil berdiri dari tempat duduknya.
"Maaf atas kesalahan aku lakukan waktu di pantai. Aku waktu itu cemburu ya Teman teman ku juga sudah mengatakannya kepada ku tapi aku tak percaya dan malah melampiaskan semua kemarahan dan kecemburuan ku ke kamu dan juga alecia. Maaf ya aku benar benar minta maaf sudah melukai perasaan kamu. Dan kata teman teman ku kamu juga sudah punya tunangan apa itu betul?" Kata crisan keoada bryan aku kaget saat crisan mengatakan itu bryan empihatbke arah ku aku pun juga begitu melihat ke arah Bryan.
"Iya gak papa aku sudah lupain itu semua. Dan i.... iya.... iya aku aku........ aku sudah punya tunangan" kata bryan kepada crisan sambil melihat ke lain arah.
"Oh iya siapa namanya?" Kata crisan kepada bryan aku langsung berdiri dan melihat ke arah bryan.
"Namanya..... namanya" kata bryan bingung hendak mengatakan apa keoada crisan.
"Iya mana tunangan kamu siapa?" Kata crisan kepada bryan sambil tersenyum.
"Namanya adalah Elvina di panggil Vina" kata ku kepada crisan sambil melihat ke arah bryan. Bryan melihat ku sambil mengerutkan dahinya.
"Elvina wah bagus sekali dia orang mana? Atau dia orang Amerika juga?" Kata crisan keoada bryan.
"Iya dia juga orang Amerika." Kata bryan kepada crisan.
__ADS_1
"Oh bagus lah kapan kapan ajak ke sini. Aku pengen amtau sama dia" kata crisan keoada bryan.
"Iya nantik aku ajak dia ke sini" kata bryan kepada crisan.
"Bagus secepatnya ya. Biar kita bisa bareng bareng jalan jalan setelah aku sembuh" kata crisan keoada bryan.
"Iya" kata bryan kepada crisan.
Bryan kembali duduk di toat duduknya semula aju punbebgitu akubdudum di samping bryan dan juga kak Chelsea. Bryan melihat ke arah ku. Karena sufah cukup lama aku pun pamit pulang saat perjalanan pulang bryan memegang tangan ku dengan sangat erat.
"Apa yang kamu pikirin sayang?" Kata bryan kepada ku
"Aku liat di TV setiap orang akan ingat kalau kepalanya terbentur dan kamu dengar kan kata dokter crisan juga seharusnya sudah ingat dengan masa lalunya tapi dia gak ingat apa apa padahal aku berharap srpnjanag jalan kalau fia akan ingat semuanya bukan kah seharusnya ini akan menjadi kabar gembira untuk kita dan kita bisa menikah" kata ku kepada bryan entah lah tapi air mata ku sudah tak bisa di bendung lagi. Bryan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Sayang sudah ya jangan nangis semoga hari itu akan secepatnya datang" kata bryan kepada ku sambil mengusap air mata ku.
"Iya" kata ku kepada bryan tapi air mata ku tak bisa berganti.
"Tapi tunggu Elvina itu siapa?' kata bryan kepada ku
"Itu nama ku bukan kah itu sebagian dari nama kepanjangan ku. Jadi meskipun dengan nama lain bukan kah tunangan mu masih satu orang alecia dan Elvina itu masih satu orang. Orang yang ada di depan ku" kata ku kepada bryan.
"Oh iya ya syaang aku kok gak kepikiran ya ha ha ha ha maaf ya sayang" kata bryan kepada ku sambil mengecup kening ku.
"He he he he apa sih lupa sama tunangannya sendiri. Atau pengen kenal ya sama yang namanya Elvina?" Kata ku keoada bryan.
"Hmmm boleh deh. Kalau gitu kenalkan aku bryan tunangannya alecia alias Elvina" kata bryan kepada ku sambil mengulurkan tangannya kepada ku.
"Ha ha ha ha ha ha ha ha apaan sih gak lucu" kata ku kepada bryan sambil menepis tangannya.
"Ha ha ha ha sudah ya jangan sedih lagi aku juga sedih kalau kamu sedih dan itu ngebuat hati aku jadi sakit" kata bryan kepada ku.
"Iya" kata ku keoada bryan.
Setelah itu bryan oun menjalankannya mobilnya kembali. Tak lama kemudian kami pun sampai di rumah aku membantu bryan menurunkan semua belanjaan setelah itu kami pun membawanya masuk saat sampai di dalam tak ada orang sama sekali. Mungkin mama dan papa sedang ada urusan di luar aku oun menaruh semua bahan bahan makanan dan juga buah buahan itu di dalam kulkas dan juga beberapa bumbu lainnya di dapur.
Setelah selsai aku duduk di depan TV sambil menonton ya tak lupa dengan sebuah camilan dan minuman di depan ku saat sedang asik bryan mendatangi ku dan duduk di samping ku tapi saat akan menyuapkan makanan ke mulut ku dia mengambil tangan ku dan membuat makanan yang ada di tangan ku menjadi makanannya.
"Itu kan bisa ambil di situ kenaoa ngambil yang di tangan ku" kata ku kepada bryan ya aku kesal kepadanya padahal aku sudah memilih makanan yang banyak bumbunya tapi di makan oleh bryan.
"Biarin aku kan oengen. Udah sini tidur sini" kata bryan kepada ku sambil menarik tangan ku dan menaruh kepala ku di pangkuannya aku oun hanya menurut dan diam saja.
__ADS_1
Setelah itu kami sama sama diam ya tak lama kemudian Mama ku datang dan Mama pun meminta ku untuk membantunya memasak untuk makan siang setelah itu aju pun membantu mama memasak makanan tapi belum selesai aku memasak tangan ku sudah kena pisau karena aku tak fokus mengupas wortel akhirnya bryan membawa ku ke ruang TV dan emnyuruh ku untuk duduk. Setelah itu dia pergi untuk mengambil kotak obat. Tak lama kemudian bryan pun kembali dengan sebuah kotak obat di tangannya dia memarahi ku karena aku tak hati hati saat mengupas wortel aku hanya diam saja ya karena percuma saja menjawabnya dia akan makin marah kepada ku. Jadi aku memilih untuk diam saja. Setelah itu bryan pun mulai mengobati luka ku di lihat dari wajahnya dia terlihat sangat serius aku ingin ketawa tapi aku tahan karena bryan menyuruh ku untuk diam. Aku memperhatikan wajah bryan dia tampan baik dan juga perhatian ya aku mungkin tak akan menemukan laki laki seprtti dirinya lagi di dunia ini yang snagat baik dan pengertian seperti dirinya aku beruntung memilikinya dan aku juga sangat mencintainya.
Cukup lama memperhatikannya bryan mungkin embyadaribya jadi aku membuang muka ku. Setelah itu bryan mengatakan kakau dia sudah selsai mengobati luka ku saat aku lihat aku begitu kaget. Ya karena dia memperbanyak luka ku satu tangan padahal lukanya hanya di jari telunjuk saja dan itu tak begitu besar saat papa dan Mama ku melihat kelakukan bryan yang memperbanyak tangan ku sepeti itu Mama dan papa ku hanya tertawa melihat aku dengan bingung menatap tangan ku bagaikan mumi. Aku pun minta di ganti perban tapi bryan takemperbolehkan ku dengan alasan agar tangan ku ceoat sembuh terus aku bertanya bagaimana aku bisa makan dia malah menjawab kalau fia akan menyuapi ku. Tapi menurut ku ini masih saja berlebihan dan melakukannya kali ini membuat pusing dan juga tak habis pikir.