
"Bagus karena kami akan selalu mendukung mu" kata Kaka Kevin kepada ku dan di jawab dengana anggukan oleh yang lainnya
Setelah itu kak galih mengantarkan ku pulang saat sampai di rumah aku langsung mandi, makan, dan mengerjakan tugas ya karena hari ini terasa berat bagi ku. Keesokannya aku tak melihat crisan di sekolah bahkan di saat jam istirahat aku pun tak melihatnya di tempatnya biasa dia berkumpul dengan teman temannya bahkan aku hanya bertemu dengan kak galih di sekolah aku bertanya kepadanya tapi kak galih juga tak tau. Setelah pulang sekolah aku langsung ke toko tapi saat sampai di toko aku melihat beberapa orang mengobral abrik toko ku aku langsung menaruh sepeda dan mendatangi mereka di bantu beberapa warga akhirnya aku bisa mengusir mereka. Aku langsung menghampiri Mama dan papa ku.
"Apa yang terjadi kenapa bisa seperti ini?" Kata ku kepada Mama dan papa ku yang terduduk lemas akibat kejadian barusan.
"Mama menyewa toko ini dan pemilik toko menagih tagihannya karena sudah 2 bulan kami belum membayarnya" kata mama ku dengan tatapan yang sedih dan hal itu membuat ku juga merasa sedih.
"Kenapa kalian tak membayarnya biasanya kalian langsung membayarnya?" Kata ku kepada Mama dan papa.
"Karena pemilik toko menaikkan uang sewanya sebanyak 10 persen dan Mama papa tak kuat untuk membayarnya" kata dan papa kepada ku
Aku dan amelia hanya bisa diam karena aku tak tau harus berbuat apa. Akhirnya aku, Amelia, Mama dan juga papa memberikan baju baju yang berserakan di tanah karena kami harus menutup toko dan mencari pekerjaan lain ya apa lagi yang bisa kami lakukan uang sewa sudah di naikkan sebanyak sepuluh persen dan aku tau kalau kami tak akan sanggup untuk membayarnya. Setelah selesai mengemas baju baju itu kami pun langsung pulang ya kebetulan Mama dan papa ku mempunyai mobil ya walau pun buntut bisa lah di pakai untuk kebutuhan kami. Saat sampai di rumah kami langsung mencuci baju baju yang kotor dan membuang baju baju yang sudah rusak. Setelah selesai aku membantu mama menyiapkan makan malam entah kenapa saat akan makan malam aku menjadi tak berselera dan teringat dengan ibu dari crisan apa mungkin dia yang melakukan ini tapi apa iya secepat itu sebaiknya aku berfikir positif dulu ya siapa tau pemilik toko memang membutuhkan uang.
Sudah 1 Minggu ini aku tak melihat crisan bahkan aku sudah mencoba untuk menghubunginya tapi gagal dan ya sekarang aku sedang mencari pekerjaan baru untungnya teman ku Amelia menawarkan ku agar berkerja di tokonya ya lumayan gajinya bisa untuk mencukupi kebutuhan kami sekeluarga sehari hari lah. Setelah selesai sekolah aku pun langsung ke toko Amelia aku berkerja dari pulang sekolah sampai jam 10 malam tapi saat sampai di tokonya aku melihat sekali banyak pelanggan lebih tepatnya banyak sekali wanita wanita yang berteriak histeris di depan toko makanan milih Amelia tapi yang aku heran kan adalah mereka tak masuk hanya berdiri di luar sambil loncat loncat kegirangan aku pun mencoba untuk masuk setelah berusaha cukup keras melawan wanita itu akhirnya aku bisa masuk dan saat aku masuk aku melihat crisan dan ke lima emteman temannya bahkan mereka melambaikan tangan kepada ku dan wanita di belakang ku berteriak histeris ya mungkin dia mengira kalau dialah yang mendapatkan lambaian tangan itu.
"Kalian sddang apa di sini?" Kata ku kepada crisan dan juga teman temannya yang lain.
"Nunggu kamu lah" kata crisan sambil menghampiri ku.
"Kamu hanya membuat tempat ini menjadi ramai bahkan mereka ke sini bukan untuk makan hanya melihat kalian menganggu saja" kata ku kepada crisan dan di sambut dengan tawaran kecil dari yang lainnya
"Tunggu kenapa kalian tertawa memangnya ada yang lucu?" Kata ku kepada mereka ber tujuh ya bersmaa dengan Amelia lagi karena dia juga tertawa dan hal itu membuat ku menjadi kesal. Dan tiba tiba saja crisan menghampiri ku dan memeluk ku dengan sangat erat bahkan sampai sampai aku susah untuk bernafas.
"Apa sih lepasin" kata ku sambil mencoba mendorong crisan dari tubuh ku.
"Aku kangen sama kamu" kata crisan dengan suar yang sangat lembut
"Bukannya kamu yang ngilangin gitu aja terus ngak ada kabar aku sudah nyobak buat hubungin kamu tapi ngak ada jawab" kata ku kepada crisan sambil meluapkan kekesalannya ku kepadanya selama beberapa terakhir ini
"Maaf hp ku hilang dan aku ada keperluan yang sangat mendadak" kata crisan kepada ku sambil tetap memeluk ku dengan sangat erat.
"Iya sudah pelukannya ya aku sesak nih bisa bisa mati di sini aku" kata ku kepada crisan dan berhasil crisan melepaskan pelukannya dari ku.
"Ayo kita pergi" kata crisan sambil memegang tangan ku dan akan hendak menarik ku tapi aku menahannya dan berpegangan pada kursi di dekat ku.
"Kenapa?" Kata crisan tampak bingung.
"Kita mau kemana?" Kata cku kepada acrisan karena dia bahkan tak memberitahuku kita akan kemana dia langsung saja menarik ku jadi aku berpegangan pada kursi.
"Kamu ini tanya terus sudah ayo ikut nantik kamu juga tau" kata crisan memaksa ku bahkan dia mencoba untuk melepaskan genggaman ku pada kursi yang menahan ku.
"Maaf tapi aku gak bisa, aku harus kerja" kata ku kepada crisan
"Sudah gak papa nantik di sini ada yang bantu kok kamu keluar aja dulu Sam crisan" kata Amelia dengan senyum misteriusnya membuat ku penasaran dengan senyumnya
"Tapi" kata ku bingung
"Sudah ayo" kata crisan menarik ku hingga tangan ku terlepas dari kursi.
Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang di sepanjang jalan dia hanya diam dan sesekali melihat ke arah ku bahkan dia sambil mengacak acak rambut ku entah lah sepertinya hari ini dia sangat sangat bahagia.
__ADS_1
"Kamu kenapa?" Kata ku kepada crisan ya karena aku penasaran dengan sifatnya hari ini setelah beberapa hari hilang tanpa kabar tiba tiba saja dia datang dan sifatnya berubah kepada ku dan hal ini membuat ku bingung bahkan pusing.
"Kenapa apanya?" Kata crisan tampak bingung
"Iya kamu kenapa? Hari ini aneh banget dengan senyum aja dari tadi" kata ku kepadanya
"Gak papa kok aku seneng aja bisa jalan jalan sama kamu apa lagi bentar lagi kita gak bakalan ketemu selama 1 bulan, aku pasti kangen banget sama kamu" kata crisan kepada ku.
"Oh iya ya kamu kan mau pergi soalnya ada urusan" kata ku kepada crisan aku lupa kalau dia akan pergi
"Terus kamu gimana?" Kata crisan kepada ku dan hal itu membuat ku bingung
"Gimana apanya?" Kata ku sambil melihat ke arah crisan.
"Kamu gak bakalan kangen nih sama aku? Inget ya janji janjinya jangan di ingkari" kata crisan kepada ku
"Kangen kok kamu kan pacar aku, iya iya pasti inget aku kok" kata ku kepada crisan dan mencoba untuk menyakinkan crisan.
"Oke ayo turun kita sudah Sampek" kata crisan sambil turun dulu lalu aku menyusul crisan.
"Kita mau ngapain ke pantai?" Kata ku kepada crisan.
"Hari ini kita bakalan seneng seneng oke sayang?" Kata crisan sambil memeluk ku dari belakang
"Oke" kata ku dengan semangat.
Setelah itu kami pun pergi ke arah pinggir pantai kami melakukan beberapa aktivitas hari ini Seperi bermain air di pinggir pantai, membuat istana pasir, bermain sepeda, dan beberapa hal lainnya. Entah kenapa tapi hari ini aku sangat bahagia saat ada di dekatnya dan sepertinya tanpa sadar aku sudah jatuh cinta kepada crisan. Sekitar jam 5 sore aku dan crisan berdiri di pinggir jembatan yang ada di tengah laut kami berdiri berdampingan aku hanya diam melihat ke arah bukan yang bersinar terang.
"Indah banget ya bulannya?" Kata ku kepada crisan sambil terus memandang ke arah bulan.
"Apa sih gombal aja" kata ku kepada crisan karena aku geli dengan candaannya.
"Siapa yang gombal ngak kok aku beneran" kata crisan kepada ku
"Ya ya ya terserah kamu deh" kata ku kepada crisan karena aku sudah lelah untuk menjawabnya.
"Al?" Kata crisan memanggil ku dengan suara yang sangat lembut.
"Hem apa?" Kata ku sambil menoleh ke arah crisan.
"Bisa ngak kamu janji sesuatu ke aku?" Kata crisan kepada ku dengan wajah yang sangat sangat serius.
"Janji apa?" Kata ku mulai penasaran.
"Janji apa pun yang terjadi nantik saat aku pergi kamu gak akan ninggalin aku, dan aku mau kamu janji jangan gara gara keluarga ku kamu ninggalin aku" kata crisan dengan serius.
"Aku janji" kata ku dengan seius
"Aku boleh tanya satu hal sama kamu?" Kata crisan kepada ku lagi lagi dia bertanya dengan wajah serius.
"Boleh tanyak aja" kata ku kepada crisan.
__ADS_1
"Apa kamu sudah bisa mencintai ku?" Kata crisan kepada ku dan hal itu membuat ku terdiam.
"Ya sudah gak papa aku ngerti gak usah di jawab aku bakalan selalu nunggu kamu Sampek kamu bilang kalau kamu cinta sama aku" kata crisan sambil memalingkan wajahnya dari ku
"Aku sayang sama kamu dan aku cinta sama kamu cris" kata ku dengan serius hal itu membuat wajah crisan langsung menghadap diri ku bahkan dia membalik ku dan memegang pundak ku
"Kamu serius sama ucapan kamu?" Kata crisan masih tak percaya dengan ucapan ku.
"Aku serius cris" kata ku dengan suara yang sangat mantap
"Boleh di ulang?" Kata crisan kepada ku
"Aku alecia jatuh cinta dan sayang sama kamu crisan" kata ku sambil mendekatkan wajah ku dan seketika crisan membawa ku ke dalam pelukannya.
"Makasih sudah cinta sama aku sudah sayang sama aku, kita jalani ini bareng bareng ya?" Kata crisan kepada ku dan aku menjawabnya dengab anggukan.
"Terus kamu kapan mau berangkat?" Kata ku kepada crisan.
"Besok jam 1 siang" kata crisan sambil menundukkan kepalanya.
"Oh kamu sebenarnya mau kemana sih?" Kata ku kepada crisan jujur sama aku penasaran dia akan kemana selama satu bulan bukannya aku tak percaya tapi aku hanya ingin tau saja.
"Ke Jepang, perusahaan ku di sana sedang butuh bantuan ku" kata crisan dengan wajah yang sangat sangat serius
"Oke kalau gitu aku tunggu kamu di negara ini" kata ku kepada crisan.
"Aku pasti bakalan kembali buat kamu" kata crisan dengan mantap
Setelah itu crisan memeluk diri ku dengan sangat erat bahkan entah kapan bibir ku dan bibirnya sekarang sudah bertautan. Saat di perjalanan pulang crisan hanya menyetir dengan satu tangan saja ya tangan satunya memegang tangan ku dengan sangat erat awalnya aku keberatan takut membuat konsentrasi nya menjadi terpecah tapi dia memaksa dengan alasan kalau kita tak akan bertemu selama 1 bukan akhirnya aku membuarkannya. Entah kapan aku tertidur tapi saat aku bangun sudah ada di depan rumah dan crisan dia melihat ku sambil tersenyum.
"Kenapa kamu gak bangunin aku?" Kata ku kepada crisan.
"Gak papa sengaja aja gak bangunin kamu biar kita bisa lebih lama barengannya" kata crisan sambil tersenyum
"Kamu harus istirahat besok kan harus terbang" kata ku sambil melayangkan tangan ku ke udara bagaikan pesawat terbang dan hal itu di sambut dengan tawaran kecil oleh crisan
"Kamu kayak anak kecil aja" kata crisan kepada ku.
"Ya sudah aku masuk dulu ya kamu pulangnya hati hati di jalan setelah itu Sampek rumah langsung mandi terus tidur" kata ku kepada crisan.
"Iya dan ini buat kamu" kata crisan kepada ku sambil memberikan sebuah kotak kecil untuk ku.
"Apa ini?" Kata ku kepada crisan
"Itu cincin couple aku punya ini aku pakek dan itu buat kamu" kata crisan sambil menunjukkan cincinnya yang ada di jari jarinya
"Tapi cris" aku bingung aku tak bisa menerima pemberian crisan aku takut di kira ingin mengambil hartanya saja
"Aku tau apa yang kau pikirkan tapi aku tau kalau kamu tulus sama aku dan ini adalah tanda kalau kita mempunyai janji masing masing dan tanda kalau kita masih ada hubungan" kata crisan kepada ku sambil mengelus elus rambut ku.
"Iya sudah aku terima" kata ku sambil memakaikannya di jari manis ku.
__ADS_1
"Ya sudah sana masuk langsung tidur ya?" Kata crisan kepada ku
Setelah itu aku hendak keluar tapi di tahan oleh crisan dia mencium kening ku hidung dan mengecup bibir ku. Lalu menyuruh ku untuk pergi setelah turun dari mobilnya aku pun menunggunya sampai mobil yang dia tumpangi menghilang dari pandangan ku. Setelah memastikan bahwa mobilnya tak ada aku pun masuk ke dalam dan langsung mandi ya keadaan rumah rumah sepi karena ini sudah lewat tengah malam. Setelah selesai mandi aku hendak tidur tapi mata ku tak mau tidur pikiran ku melayang ke crisan yang akan pergi besok. Entah kenapa baru saja aku bertemu dengan crisan tapi aku sudah sangat merindukannya aku melihat cincin yang dia berikan kepada ku