
Tak terasa beberapa hari sudah dilewati hari ini aku, Mama, papa, dan Amelia harus kembali ke Korea ya bryan tak ikut dia harus di sini dan dia akan datang di saat hari pernikahan hampir setelah tapi dia sudah memberikan ku tugas ya aku harus mencari gedung dan yang lain lainnya untuk acara pernikahan kami ya tanpa terasa acara pernikahan ku dna juga bryan akan dia laksanakan dalam tiga Minggu lagi. Hari demi hari aku lewati dengan hati yang dag dig dug seperti gendang yang di tabuh. Sekarang aku sudah ada di bandara aku berpamitan kepada ke dua orang tua bryan begitu oun dengan bryan setelah selsai dan ada pemberitahuan kalau pesawat yang akan kami naiki lepas landas kami oun bergegas masuk
Saat di Dalma.pesawat aku duduk bersama dengan Amelia ya biasanya aku duduk bersama dengan bryan tapi Tidka kali ini. Dia juga harus menyelesaikan beberapa urusan yang belum diselesaikan dir sini ya semoga urusannya di sini ceoat selsai dan dia bisa secepatnya ke Korea.
Setelah bebebrapa jam menempuh perjalanan akhirnya kami sampai di Korea ya saat sampai di rumaha ku langsung tdiur dengana Melia ya rasanya aku snagat mengantuk sekali. Untung di rumah ada adik ku dan dia sednag bersama atemannya bermain game di TV ya beberapa waktu yang lalu sebelum aku kembali ke Amerika Berama dengan bryan
Bryan membelikan game onlien untuk adik ku da dia sekarang sednag bermain dengan tema. Temannya. Sebelum tidur aku mandi terlebih dahulu setelah selsai gangian Amelia yang mandi. Ya dia sudah biasa tidur, mandi , dna makan di sini sejak kecil ya karena kmi berteman sejak masih Paud. Setelah selsai akmi pun tidur.
Saat aku bangun aku lapar sekali tapi aku snagat malas untuk memasak aku bangun dna langsung amndi setelah itu aku pun keluar dari kamar ya aku ingin mengajak Mama papa dan adik ku tapi baru saja aku mengatakan bawah aku akan membawanya keluar dia langsung Tidka tau ya dia masih fokus dengan game onlien yang ada di depan matanya. Aku rasa adik ku sudah berubah rasanya ingin sekali aku membanting game itu dan membuangnya ke.luar tapi aku tau itu tak akan menyelesaikan masalah tapi menambah masalah. Aku oun mencari Mama dan papa aku mencarinya di knr dan ya merek ada di situ aku menghampiri Mama dan papa.
"Ada apa Al?" Kata mama ku kepada ku.
"Ma Al laper banget kita maknd i luar yuk. Kan sudah lama juga kita gak makan di luar" kata ku kepada Mama ku
"Oh ya sudah ayo kita ajak juga adik kamu. Dia pasti laper juga. Dan bagunin Amelia ajak dia juga Mama dan papa akan siap siap" kata Mama ku kepada ku.
"Iya ma tapi adik gak mau katanya masih kenyang. Dan aku lihat di depan nya banyak sekali mie dan juga makanan" kata ku kepada Mama dan papa ku.
"Oh gitu ya sudha kakau gitu kita aja pergi" kata Mama ku keoada ku.
"Iya ma ya sudah aku pergi bangunin Amelia duku smabil siap siap" kata ku kepada Mama ku.
"Iya sayang" kata mam ku.
Setelah itu aku pun bangun dna berjalan ke arah kamar saat sedang melewati ruang TV adik ku masih saja fokus dengan game yang ada di deoannya entah lah biarkan saja masa muda memng begitu tapi meskipun adik ku itu suka bermain game dia tak pernah melewatkan beljarnay bahkan nilai nilainya di sekolah bagus bagus dan peringkat di sekolahnya juga bagus jadi aku abgga juga sih ekpada adik ku ya walu oun dia sedikit mengesalkan. Aku masuk dan membangunkan amelia ya aku membangunkan amelia seprti sedang membangun monyet saja harus dengan suara yang keras ya begitu lah Amelia.
__ADS_1
"Ada apa Al" kata Amelia kepada ku tapi matanya masih tertutup.
"Ayo kita makan makan di luar aku laper banget. Kita kan sudah lama gak makan di luar" kata ku kepada Amelia sambil mengguncangkan tubuhnya ya kalau tidak dia akan tidur lagi.
"Iamya iya ya sudha kamu siap siap aku mau mandi bentar" kata amelia kepada jud ai membuka sedikit matanya.
"Ayo bangun aku audah laper babget bisa bisa aku mati kelaparan nih" kata ku kepada Amelia.
"Iya iya gak usah lebay deh ini aku bangun" kata Amelia kepada ku dia oun bangun dan berjalan ke arah kamar mandi.
Setelah itu aku pun Menganti baju ku dan bersiap siap setelah seleaia ku menunggu Amelia. Ya tak lama kemudian dia keluar dna bersiap siap. Dan katanya dia juga sudah snagat lapar. Setelah Amelia setelah bersiap siap aku pun keluar.
Kami pun berjalan kaki ya kami tak emnggunakma angkutan umum karena ini sudah malam dan angkutan juga akan naik harga ongkosnya. Kami masuk ke sebuah restoran setelah itu kami pun memesan makanan ya lumayan banyak yang aku pesan karena aku yakin kalau Mama dan papa juga lapar sekali. Aku juga membungkuskan makanan untuk adik ku ya meskipun dia cuek tapi aku tak pernha melupakannya.
Setelah selsai makan aku pun pergi membayar dan ya kami tak langsung pulang kami masih membeli beberapa makanan untuk di makan di rumah setelah selsai aku dan Amelia mampir ke super market dan membeli bebrapa minuman ya untuk menghangatkan badan tentunya. Sedangkan papa dan Mama ku mereka pulang duluan ya katanya mereka sudha kedinginan. Setelah selsai dengan belanjaan ku akminpun pulang ke rumah. Saat sampai di rumah aku alngsung memberikan makanan yang aku beeli di restoran tadi untuk adik ku. Setelah itu aku duduk bersama dengan Mama dna papa kami oun kembali makan lagi dan lagi ya rasanya abahgia seklai bisa berkumpul dengan keluarga seprti ini ya karena dalam waktu yang dekat aku sudah tak akan bisa lagi berkumpul seprti ini dnegan keluarga ku.
****
Keesokannya aku Amelia, ibu. Dan papa mulai mencari gedung ya kami mendatangi beberapa gedung tapi sudah ada yang akan memakainya setelah berputar putar cukup lama akhirnya ada sebuah gedung yang masih belum di gunakan untuk pernikahan atau acara lainnya. Ya kami pun langsung menyewa gedung itu untuk hari pernikahan ku dan kami juga memesan dekorasi untuk acara ya semuanya aku, Amelia, Mama, dan papa membicarakan smeua tentang dimana hiasan untuk acara pernikahan ku dan dimana para tamu akan masuk. Ya semuanya di desain sepeti yang aku inginkan setelah itu aku oun melakukan pembayaran ya sebelum pulang aku di beri oleh bryan kartu kredit gorld tanpa limit. Aku membayar gedung itu secara lunas setelah selsai kami juga membicarakan denga pemilik gedung tentang berapa tamu undangan yang akan datang dan juga makananya ya itu harus jelas karena semua itu akan di rancang di sini dan perkerjaan akan di lakukan dalam tiga hari sebelum hari pernikahan ku. Aku dan Amelia akn sering memantau ke gedung ini untuk melihat persiapan apa saja. Ya karena kata petugas dekorasi aku bisa meminta pengubahan Desai saat dalam.pembuatan yang penting tidak dalam waktu kurang dari satu hari. Setelah selsai mengurus semuanya kami pun pulang ya karena besok masih banyak yang ahrus aku kerjakan.
****
Tak terasa hari sudah berlalu dengan snagat ceoat pernikahan ku dna bryan sudah tinggal Lima hari lagi ya Tante ratna dan Om Edward sudah datang sejak kemarin sednag kan bryan dia akan datang besok katanya. Rasanya hari pernikahan ku makin dekat aku makin cemas ya cemas khawatir takut dan lain sebagainya yang aku rasakan aku menceritakan itu ekpada amam ku dan kata Mama ku ya biasa itu yang biasa di rasakan oleh orang yang akan menikah dan katanya Mama ku juga begitu duku saat akan menikah dengan papa ku.
Sekarang aku sednag ada di kamar hotel yang akan di gunakan untuk acara pernikahan ku ya mulai sekarang sampai acara pernikahan ku aku akan tinggal di sini begitu pun juga dnegan yang lainnya agar mempermudah aku mengecek bagaimana dekorasi itu di buat dan ya yang lain lainnya. Aku sednag mencoba gaun dan juga pernhiasa yang di bawa oleh tabte Ratna dan juga Om Edward dari Amerika ya karena dulua ku akan membawanya tapi mereka melarang ku dna emngatakan kakau mereka yang akan membawanya. Amelia membantu ku memakai baju itu dan juga perhiasannya setelah selsai aku jadi makin gugup melihat diri ku di cermin.
__ADS_1
"Kamu kenapa?" Kata Amelia kepada ku.
",Gak papa hanya gugup aja kok" kata ku kepada Amelia.
"Oh gitu udah santai aja semuanya pasti akan berjalan denganlancar kok jadi kamu gak perlu khawatir oke?" Kata Amelia kepada ku.
"I ya aku tau tapi tetep aja aku ada perasaan takut, cemas, gugup, dan yang lainnya entah lah aku gak tau kenapa tapi aku ngerasa ada sesuatu yang aku takutkan tapi aku gak tau apa yang aku takut kan" kata ku kepada Amelia.
"Aku tau kamu takut apa" kata Amelia kepada ku.
"Apa?" Kaya ku sambil melihat ek arah Amelia. Dia tersenyum dan berjalan ke arah ku.
"Kamu hanya takut kalau semuanya gak akan berjalan dengan lancar tapi percaya sama aku semuanya pasti akan berjalan dengan lancar dan semuanya pasti akan baik baik saja" kata Amelia kepada ku.
"Iya mungkin itu yang aku takut kan" kata ku kepada Amelia.
"Sudah sekarang akmu tenang oke jangan tegang" kata Amelia keoada ku.
" Iya" kata ku kepada amelia smabil mencoba tersenyum
Ya walau pun masih khawatir tapi benar kata Amelia mungkin aku hanya terlalu takut sjaa tapi aku tau kalau bryan pasti akan membuat ku bahagia. Ya sudah lah semuanya akan baik baik saja dan lancar tanpa ada kendala apa pun ya karena aku sudah pastikan semuanya.
Hari ini adalah hari pernikahan ku ya sekarang masih jam lima pagi tapi aku sudah di bangunkan oleh Amelia sejak tadi jam empat pagi katanya perias yang akan meriasi ku sudah datang tapi sampai sekarang dia tak kunjung datang. Aku oun pergi mandi. Setelah selsai aku pun langsung duduk dan mengeringkan rambut ku ya aku berkeramas agar rambut ku harum dna tampak indah setelah selsai tak lama kemudian perias itu pun datang dia mulai merias wajah ku ya perias itu transgender dia banyak sekali berbicara ya aku pun hanya mengangguk an juga emnjawba seadanya tapi Amelia dia terus saja berbicara.
Entah kenapa tapi aku makin gugup dan juga takut aku memiliki firasat kalau sesuatu akan terjadi dan aku tak ingin itu terjadi. Tapi aku mencoba emngibgat ingat kata kata Mama dna juga Amelia ya ini adalah pernikahan ku dna mungkin aku hanya terlalu takut dna gugup ya aku ahrus tenang dna semuanya pasti akan berjalan dengan lancar. Setelah selsai menguasai wajah ku transgender itu mulai menata rambut ku dia tak henti hentinya memuji dirii ku dan juga rambut yang harum dan juga lembut. Setelah selsai dengan rambut ku transgender itu dan juga Amelia membantu ku memasang gaun ku. Setelah selesai mereka memasangkan semua perhiasan itu untuk ku dan ginis semua nya sudah selesia. Aku melihat diri ku di cermin aku seprti tak percaya ini adalah hari pernikahan ku dulu aku pernha berharap kalau aku bisa menikah dengan crisan dna hidup bahagia bersama sengabbya tapi takdir emngatakan hal sebaliknya sekarang laki laki yang akan aku nikahi adalah bryan dia. Berasal dari Amerika dan ya dengan kesungguhan hati dna juga cintanya dia berhasil emmiliki hati dan juga cinta ku bahkan dalam beberapa jam lagi aku akan sah menjadi milikinya seutuhnya.
__ADS_1
Mama ku dan papa mendatangi ku merek amenangis sehingga aku pun tanpa terasa menangis. Ya setiap orang tua akan menangis jika anaknya akan menikah setelah itu Mama, papa, dan Amelia meninggalkan ku ya sesuai tradisi pengantin wanita harus di tinggalkan sendirian sebelum menikah. Tak lama kemudian ada seorang pelayan wajahnya di tutupi mungkin dia flu mengajak ku keluar katanya acara pernikahan ku akan segera di mulai Dengan gugup aku pun berdiri dan berjalan ke luar kamar sebelum itu aku melihat ke arah cermin dna ya semuanya masih Abik baik aja mungkin aku butuh sedikit senyuman saja. Setelah itu aku pun keluar aku berjalan di dampingi pelayan itu.tapi entah kenapa tiba tiba semuanya menjadi gelap.