
entah bagaimana tapi akhirnya kak uamm sudah tak pernah menagnggu ku lagi dan setiap kami berpapasan dia hanya melihat ku sekilas lalu pergi. Ya untung lah semuanya cepat berlalu kalau sampai aku menjadi kekasih kak Umam entah lah apa yang akan terjadi pada diri ku. Aku juga gak akan tau bagaimana kak umam kepada ku ke depannya. Sekarang aku sudah bahagia dengan kehidupan ku saat ini ya karena aku sudah tenang dan juga kak Umam tak lagi menganggu diri ku. Sekarang aku sedang ada di rumah kebetulan sekarang sedang libur ya hari ini adalah hari Minggu dan kebetulan aku sedang tak membuat janji dengan siapa pun termaksud dengan kak Sanusi atau pun dengan teman teman ku yang lainnya. Jadi seharian ini aku hanya berbaring saja di atas tempat tidur sambil emmainkan hp ku kak Sanusi tak datang ke sini karena dia harus mengantarkan ibunya ke rumah saudaranya yang ada di Jember ya kata kak Sanusi saudaranya yang ada di sana sedang sakit keras maka dari karena itu ibunya dan kak Sanusi ke sana untuk menjenguknya. Saudaranya yang ada di Jember itu adalah adik kandung ibunya kak Sanusi sebenarnya saudara kandungnya ibu kak Sanusi bukan berasal dari Jember melainkan berasal dari Bondowoso juga yang berasal dari traktakan yang tak jauh dari Wonosari dari rumah kak snausi menuju rumah ibunya hanya membutuhkan waktu sekitar tiga puluh menit saja. Saudaranya kak Sanusi ada di Jember karena alat alat media tidak memadai yang ada di Bondowoso sehingga harus di rujuk ke rumah sakit yang ada di Jember. Aku pun tak tau saudaranya itu sakit apa sehingga harus di rujuk ke Jember. Aku sempat bertanya kepada kak Sanusi tapi kak Sanusi tak menjawab pertanyaan ku jadi aku hanya diam saja dan tak membahas hal itu lagi. Dan kata kak Sanusi kalau dia akan pulang dari rumah saudaranya itu sekitar empat hari lagi. Dan setelah pulang dia berencana untuk datang ke rumah ku aku pun hanya mengiyakannya saja.
Kata kak Sanusi dia ingin menjenguk ayah ku ya ayah sekarang sering sekali sakit sakittan. Maagnya kambuh ya bagaimana tidak mempunyai penyakit maag ayah ku sehari hanya makan sekali saja paling banyak dalam sehari ayah ku makan sebanyak dua kali saja setelah itu ayah ku tak makan. Bukannya dia tak mau makan tapi dia tak mempunyai waktu untuk sering makan karena banyaknya tamu yang sering datang ke rumah ku jadi sangat sulit bagi ayah ku untuk makan bersama sama tapi belakangan ini ayah ku selalu menyempatkan diri untuk makan bersama dengan ku dan juga ibu ku terkadang kami makan berempat bersama dengan kak Sanusi. Ya meskipun ada tamu ayah ku sering sembunyi sembunyi dulu untuk mengisi perutnya ya walau pun ayah ku makan dengan keadaan terburu buru. Ya mau bagaimana lagi itu adalah pekerjaan ayah ku dan aku ahrus bisa menerima itu. Oiya ayah ku beberapa hari yang lalu ayah ku mendapatkan paket dari Jakarta dan isinya adalah surat dan juga undangan dari om ku yang ada di Jakarta katanya sih saudara perempuan ku yang ada di sana akan menikah jadi aku harus datang bersama dengan keluarga ku.
****
Beberapa hari lagi aku ayah dan juga ibu ku akan pergi ke Jakarta ya bukan untuk liburan tapi untuk pergi ke pernikahan saudara ku anak dari adik ayah ku. Ya ayah ku adalah anak nomer satu dan dia mempunyai tiga saudara lainnya dan semuanya ada di Jakarta. Mereka berkerja di sana dulu mereka merantau ke sana untuk mencari kerja tapi akhirnya mereka menemukan jodoh mereka di sana dan akhirnya mereka pun menikah di sana lalu menetap di sana adik ayah yang pertama namanya adalah om hari dia snagat perhatian kepada ku abhkan kata ayah ku dulu aku sempat mau di ambil anak oleh om hari tapi tentu saja tak boleh karena aku adalah anak satu satubya ayah ku dan sekarang dia mempunyai rumah tingkat di sebuah perumahan yang tak jauh dari pusat kota. Dan emmpunyai empat anak dan semua anaknya adalah perempuan dan yang akan menikah adalah anak pertama dari om hari dan kami pun di undang untuk pergi ke sana. Aku dulu pernah ke sana tapi saat aku masih baru naik kelas 6 SD. Dan adik ayah ku yang ke dua namanya adalah om Edi dia juga baik dan perhatian kepada ku dia tinggal di daerah Bekasi rumahnya ya tingkat juga dan dia adalah ketua RT di perumahannya dan audha emnajsi RT selama 6 tahun ya biasanya om ku sudah di ganti tapi semua rakyat di daerah om Edi suka dengan cara kerja om Edi jadi RTnya tak pernah di ganti. Om Edi mempunyai tiga orang anak anak pertama dan ke dua adalah perempuan sedangkan anak ke tiganya adalah laki laki. Dan yang terakhir adik ayah ku yang terakhir itu perempuan namanya adalah Tante Yuni dia baik sekali pada ku dan sangat sangat perhatian kepada ku dulu saat pergi ke sana aku selalu di masakkan makanan makanan yang super super enak sekali. Tante Yuni dulu beekeja di kantoran tapi saat bertemu dengan suaminya dia berhenti setelah menikah. Dan Tante Yuni mempunyai tiga orang anak dan semunya adalah perempuan. Ya itu lah adik adik dari ayah ku
Setelah kak sanusi pulang dari Jember kak snausi langsung datang ke rumah melihat keadaan ayah ku dan ya ayah dan kak snausi masih sempat berbincang bincang. Dan aku juga masih belum mengatakan kepada kak snausi kalau aku akan berpergian ke Jakarta maka sebentar lagi aku akan mengatakannya kepada kak Sanusi karena aku tak mau dia marah saat aku mengatakannya di saat aku hampir jalan. Setelah kak sanusi berbicara dengan ayah ku kak Sanusi pun menghampiri ku yang sedang duduk di ruang tamu sendirian sambil memainkan hp ku.
"Ngapain yank?" Kata kak Sanusi kepada ku.
"Gak ngapa ngapain kok yank. Nih lagi chat sama anak anak di grub" kata ku kepada kak Sanusi sambil menunjukan chat ku dengan anak anak kelas.
"Oh ya udah" kata kak Sanusi kepada ku sambil duduk di sebelah ku.
"Yank" kata ku memanggil kak Sanusi.
"Hemmm iya apa yank?" Kata kak Sanusi smabil melihat ke arah ku
"Aku sekitar tiga hari lagi mau ke Jakarta yank, mau ikut ayah sama ibu soalnya di sana saudara ku nikahan dan ayah smanaibu di undang jadi aku jug hrua ikut yank. Soalnya om om dan tante ku di sana minta aku buat ikut" kata ku kepada kak Sanusi.
"Tiga hari lagi yank?" Kata kak Sanusi kepada ku
"Iya yank" kata ku sambil menganggukan kepala ku
__ADS_1
"Emangnya kamu harus ikut gitu yank gak bisa apa kamu di sini yank kamu kan bisa nginep di rumah ku yank" kata kak Sanusi kepada ku aku rasa dia tak rela aku berpergian jauh.
"Gak bisa yank Tante dan om ku di sana minta aku buat ikut ke sana yank. Dan aku di sana hanya satu Minggu doang kok yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Kok lama banget sih Yank Sampek satu Minggu" kata kak Sanusi kepada ku.
"Ya mau gimana lagi yank kan emang dari sini ke sana jauh yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Hemmm ya udha deh kalau gitu, tapi satu hari sebelum berangkat kita ke rumah ku dulu ya yank. Ijin dulu ke ibu di rumah yank" kata kak Sanusi kepada ku
"Iya yank siap" kata ku kepada kak sanusi.
"Hemmm ya udah deh yank" kata kak Sanusi kepada ku dia tampak kesal dan juga kecewa.
"Kamu kenapa yank kok mukanya di tekuk gitu" kata ku kepada kak Sanusi.
"Kalau kamu bosen keluar aja sama adek yank terus kalau kak Nurul ngajak kamu maen futsal ya udah kamu maen yank gak papa kok yank asalkan kamu tetep jaga hati dan pikiran kamu buat aku yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Tapi kalau gak ada kamu yang nemenin aku kan gak seru yang waktu aku liat ke luar lapangan gak ada yang semangatin aku yank. Kan kalau kamu ikut maen futsal meskipun kamu maen HP tapi waktu aku liat kamu aku kan jadi semangat yank maennya. Terus aku kalau keluar sama adek nantik dia ngajak yang aneh aneh lagi. Iya yank aku pasti jaga hati dan pikiran ku buat kamu kok yank karena aku itu sayang banget dan cinta banget sama kamu yank dan aku itu gak mau kehilangan kamu yank jadi aku gak bakalan macem macem kok yank tapi kamu juga jaga hati kamu buat aku di sana ya yank" kata kak Sanusi kepada ku sambil memegang ke dua tangan ku.
"Iya yank pasti. Udah gak papa kamu maen aja sama kak Nurul futsalnya yank, dan ya udah kalau kamu tahu mau keluar sama adek ya gak usah keluar yank di rumah aja yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Hemmm iya deh yank" kata kak Sanusi kepada ku.
Setelah itu aku dan Kaka Sanusi pun membicarakan hal lainnya tak lama kemudian ibu ku memanggil untuk ku dan Kaka Sanusi untuk makan bersama sama. Setelah itu kami pun makan setelah selesai kak Sanusi mengajak ku ke toko baju katanya dia ingin membelikan ku baju untuk di pakai dan di bawa ke Jakarta Tantu saja aku tak menolak. Mau di belikan baju masa nolak ya gak lah. Setelah selesai mandi dan bersiap siap aku dan kak Sanusi pun alngsung menuju ke arah pasar di mana toko toko baju berjejeran dengan rapi. Tak lupa aku pamit kepada ayah dan juga ibu ku. Saat sampai aku langsung memilih satu baju dan celana tapi kata kak Sanusi kurang sehingga aku pun kembali emmilih baju baju dan tak lupa aku mengambil sebuah gamis yang sangat cantik sekali. Tapi saat aku lihat harganya ternyata lumayan mahal tapi aku sangat menyukai gamis yang aku pegang ini.
__ADS_1
"Kenapa yank?" Kata kak Sanusi kepada ku dia yang sedang melihat lihat baju menghampiri diri ku.
"Gak ada apa apa kok yank" kata ku kepada kak Sanusi sambil kembali mearuh blgamis itu kembali ke dalam deretan baju baju lainnya.
"Loh kok di taruh lagi yank, ini bagus kok yank dan aku rasa ini cocok banget sama kamu yank dan kamu pasti suka kan yank" kata kak Sanusi kepada ku sambil mengambil baju gamis yang barusan aku letakkan kembali ke dalam deretan baju baju lainnya.
"Gak yank aku gak suka yank sama bajunya" kata ku kepada kak Sanusi ya aku berbohong kepada kak Sanusi, jujur aku sangat sangat menyukai baju itu tapi sayang harganya sangat mahal jadi aku tak ingin membuat suusah kak Sanusi.
"Aku tau kalau kamu suka sama baju ini yank, aku bisa liat dari mata kamu yank. Udah kita ambil aja baju ini sama baju baju yang lainnya ya yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Gak usah yank biar dah yank gak usah" kata ku kepada kak Sanusi
"Kenapa emangnya yank?" Kata kak Sanusi kepada ku.
"Mahal" kata ku kepada kak Sanusi dengan suara yang sangat pelan agar tak di dengar oleh orang lain bisa bisa malu. Kalau di ketahui oleh orang lain. Kak Sanusi pun melihat harga yang tertera di logo baju itu.
"Udah gak papa yank, ayo kita ambil gamis ini sama baju baju yang udah kamu pilih yank" kata kak Sanusi kepada ku sambil tersenyum kepada ku.
"Tapi kan harganya mahal yank, kan lebih baik buat beli laennya aja yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Udah gak papa yank pasti kamu kalau pakek baju ini cantik banget yank" kata kak Sanusi kepada ku.
"Ya udah kalau gitu, maaf ya yank uang mu jadi habis banyak deh yank gara gara aku" kata ku kepada kak Sanusi.
"Udah gak papa kok yank kamu kan tunangan ku yank. Apa pun yang kamu mau kalau aku ada pasti aku turutin kok yank. Udah sekarang ayo bayar habis ini kamu pengen makan apa?" Kata kak Sanusi kepada ku
__ADS_1
"Gak yank aku gak pengen apa apa kok yank" kata ku kepada kak Sanusi.
"Hmmm kita beli nasi goreng ya yank kesukaan kamu yank" kata kak Sanusi kepada ku