
( syasa )
Saat aku bangun kepala ku terasa sangat sakit sekali dan membuatku mual, aku tak tahan aku berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semuanya. Kemarin itu pertama kali aku minum minuman beralkohol, karena aku sangat lelah dengan semua ini. Aku hanya ingin melupakan lelaki berengsek itu. Iya hanya itu saja, lelaki yang sudah menghianatiku dengan sangat keji. Dan setelah aku memuntahkan semua isi perutku rasanya sangat lega sekali perutku dan sakit di kepala ku sedikit demi sedikit mulai hilang, setelah itu aku pergi mandi dan bersiap untuk ke kampus. Saat aku keluar kamar ratna sudah tidak ada tetapi dia meninggalkan makanan dan sebuah surat kecil, dia mengatakan bahwa dia harus ke kampus terlebih dahulu, karena ada kelas pagi. Setelah membaca surat yang ratna tuliskan untukku aku makan dan bergegas untuk berangkat ke kampus, aku masih sedikit pusing. Sampai tak memperhatikan jalan saat aku berjalan aku mendengar beberapa orang berteriak dan decitan rem mobil, saat aku mendongakan kepala aku melihat mobil di depanku, apa aku tertabrak apa aku sudha mati itu yang aku pikirkan saat itu, dan tanpa terasa badan ku mulai terjatuh dan seketika semuanya menjadi hitam. Saat aku membuka mata hanya warna putih yang aku lihat dan aku mendengar suara ratna
“sya kamu udah sadar?” kata ratna
__ADS_1
“mmm aku kenapa emang?” kataku smabil memgangi kepalaku
“bentar aku panggil dokter?” kata ratna meninggalkanku
“dia sudah gak papa, cuman butuh istirahat sebentar saja?” kata dokter itu kepada ratna dan kepadaku
__ADS_1
“oh oke dok makasih?” kata ratna
“iya sama-sama kalau begitu saya tinggal dulu?” kata dokter itu sambil meninggalkan aku dan ratna berdua
“kamu kenapa sih, kok bisa ada di rumah sakit, kamu tau waktu ada yang nelfon aku terus bilang kalau kamu ada di rumah sakit aku panik banget tau aku pikir kamu sudah bunuh diri gara-gara gak bisa lupain laki-laki berengsek itu?” kata ratna
__ADS_1