
"Iya sayang ya sudah aku bayar dulu kamu tunggu sebentar di sini setelah itu kita pulang " kata Tristan kepada ku.
"Iya syaang " kata ku kepada tristan.
Setelah itu Tristan pun berjalan ke arah kasir sedangkan aku ya aku memasukan barang barang yang tadi aku keluarkan dari dalam tas ku tak lama kemudian Tristan oun datang. Dia mengulurkan tangannya ke arah ku aku oun menerimanya.
****
Saat sampai di rumah hari sudah sore ya karena tadi kita terkena macet yang cukup panjang aku pun langsung berjalan ke arah kamar saat melihat jam ternyata sudah jam empat sore rasanya badan ku sudah snagat lelah dan juga lengket. Tristan tak di sini ya karena tadi saat kita datang asistennya mebgatakan kakau ada sesuatu yang ingin dia katakan karena malas untuk mendengarkannya aju pun emngatakan kepada tristan kakau aku akan ke kamar terlebih dahulu.
Badan ku rasanya pegal pegal ya karena beberapa jam hanya duduk di dalam mobil aju pun memutuskan untuk mandi ya aku butuh berendam aku oun masuk ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat untuk diri ku berendam setelah itu aju pun memasukan cairan sabun yang sesuai dengan yang aku suka.
Saat badan ku masuk ke dalam batroom rasanya enak sekali air hangat yang menerpa tubuh ku se akan akan memijat minat tubuh ku dengab perlahan membuat ku sangat rileks dan juga rasanya ku ingin tidur di dalam bak mandi saja tapi aju tau itu tak boleh karena berbahaya bagi ku jika aku tidur di bak mandi.
Setelah merasa cukup aju oun keluar dari bak mandi dan membilas diir ju dengan air dingin ya karena sedikit lama di dalam air hangat membuat kulit ku sedikit memerah aku oun membilasnya fengan air dingin dan ya akhirnya kulit ku kembali seprti semula. Setelah selsai aku pun langsung ke ruang pakaian dan Menganti baju dengan baju yang nyaman untuk ku pakai setelah selsaia ku embgeribgkan rambut ku ya rada kantuk menghantui diri ku. Setelah selsai aku pun keluar dan menghidupkan AC setelah itu aku pun naik ke atas ranjang dna langsung membaringkan tubuh ku rasanya snagat nayamn sekali saat membaringkan tubuh ku ke atas ranjang apa lagi ke saat punggung ku emnyentuh kasur rasnaya aju tak ingin berpisah dengan kasur ini. Kantuk yang tadi aku rasakan akhirnya kembali dna menguasai diri ku ya karena Tristan masih sibuk jadi aju oun memutuskan untuk tidur.
****
Saat aku bangun dan melihat ke sekeliling ku ternyata hari sudah malam. Aku oun mengambil hp yang ada di samping ku ya tadi sebelum tidur aju mengecas hp ku terlebih dahulu di meja sebelah ku ternyata sudah jam sepuluh malam. Biasanya Tristan sekarang masih sibuk di ruang kerjanya aku bangun dna merenggangkan tubuh ku rasanya sangat enak sekali.
"Sudah bangun sayang " kata Tristan kepada ku dia ternyata ada di samping ku aku melihat ke arahnya.
" Aku hampir aja mati karena kaget, kamu udah di sini aja emang gak ada kerjaan yang harus kamu selesai kan biasanya jam segini kamu masih di ruang kerja kamu sayang sama asisten kamu " kata ku kepada tristan.
"Gak ada sayabg, semuanya sudha kembali normal kok syanag " kata Tristan kepada ku.
"Oh gitu " kata ku kepada tristan.
"Iya gitu sekarang sini tidur sini aku mau membicarakan sesuatu yang penting ke kamu " kata Tristan keoada ju smabil menepuk nepuk pekan lengannya.
"Oke mau bicara apa sayang ?" Kata Tristan kepada ku aku oun tidur di lengannya.
"Kalau ada seseorang yang benci banget sama aaku terus dia berbicara yang jelek jelek tentang aku apa yang akan kamu lakukan ?" Kata Tristan kepada ku.
"Ya aju bakalan tanya lah sama dia apa dia ada bukti kalau apa yang dia ucapkan itu adalah kenaytaannya tapi kalau gak ada bukti ya aku gak akan percaya segampang itu donk sayang " kata ku kepada tristan.
__ADS_1
" Tapi kalau fia buat bukti palsu gimana kamu bakalan percaya gitu ?" Kata Tristan kepada ku.
" Ya aju gak tau tapi eknaoa kamu kok ngomong gitu ?" Kata tku kepada tristan.
"Gak ada apa apa kok hanya tanya aja aku kok syanag " kata Tristan kepada ku. Tapi di wajahnya tampak ada sesuatu yang dia sembunyikan dari ku.
"Kamu syanag ngak sma aaku ?" Kata ku kepada tristan sambil melihat matanya lekat lekat.
"Ya sayang lah sayang, bahkan bukan hanya syanag tapi aku itu cinta banget sama akamu syaang " kata Tristan keoada ju.
"Kalau gitu bilang ke aku ada sebenarnya kenaoa kamu tanya hal itu ke aku ?" Kata ku kepada tristan.
" Gini musuh aju tau kalau aku berhububgan smaa kamu, terus aju rasa dia punya rencana busuk untuk menghancurkan hubungan ku sama kamu, karena kata pengawal ku tadi dia menangkap beberapa orang suruhan musuh ku untuk menyelidiki sesuatu dan saat berhasil di tangkap tadi dia di tolong dan berhasil lolos. Ya aku tanyak gitu karena aku gak mau kamu terjebak sama ucapan mereka aku takut aja kamu bakalan percaya dengan ucapan mereka dan akhirnya akmu ninggalin aku. Kamu tau aku itu syanag fna cinta banget sama akamu syaang jadi aku gak mau kalau kamu sampai ninggalin aku " kata Tristan kepada ku dia mengatakannya smabil melihat ku dan tampaknya dia bersungguh sungguh dengan ucapannya.
" Oh jadi gitu musuh kamu itu kayakbya benci banget ya sama kamu sayang " kata ku kepada tristan.
" Iya dia memang benci banget sama aku bahkan dia mau ngehancurin perusahaan ku demi keuntungan semata aja. Jadi setelah tau dia berbuat gitu aku takut aja dia bakalan ngirim sesuatu ke kamu dan ya aku takut kamu salah paham ke aju syaang. Karena aku bener bener gak mau kehilangan kamu " jata Tristan kepada ku.
"Tenang aja aku gak bakalan percaya kok, karena kamu sudah ngasih tau aku ya kamu tenang aja oke syaang, aku gak bakalan percaya tentang apa pun itu karena aku sayang sama kamu dna aju gak mau jauh dari kamu " kata ku kepada tristan.
"Makasih ya syaang " kata Tristan kepada ku smabil memeluk diri ku.
"Oiya kamu belum makan malam loh sayang aku pergi ambilin dulu ya buat kamu aju bawa ke sini. Fan kamu tunggu di sini jangan kemana kemana " kata Tristan keoada ku.
"Iya sayang " kata ku keoada Tristan sambil mengangguk kepala ku.
Setelah itu Tristan oun mencium kening ku dna menbgecuo bibir ku dia langsung bangun dan pergi untuk mengambil makanan. Aku tak tau mengapa di dunia ini harus ada permusuhan bukan kah bagus kalau Tristan dan musuhnya itu daking bekerja sama itu pasti akan saling menguntungkan. Apa lagi musuhnya Tristan sampai mau berbuat hal jahat seperti itu. Apa papa dan Kakek dulu juga seprti ini sampai sampai mempunyai musuh di mana mana. Apa lagi rivo dia sudah beberapa hari ini gak ada kabar ya tentunya aju juga masih belum menghubunginya nabati aju akan menghubungi dirinya dan memberitahukan kabar gembira kalau aku dan Tristan secepatnya akan menikah ya dia pasti senang dan juga bahagia mendengar kabar ini.
Rico juga mempunyai musuh yang hanya mau berebut sebuah wilayah atau kekuasaan entah lah makin memikirkannya aju makin bingung. Rasanya jika mempunyai sebuah perusahaan yang snagat besar pasti akan masuk ke dunia hitam yang di sebut dengan sebuah permusuhan aku tak mengerti mengapa itu terjadi tapi aju yakin mungkin ini sudah menjadi pilihan terbaik bagi musuhnya Tristan atau oun musuhnya Rico.
Tak lama kemudian Tristan pun datang dengan sebuah nampan di tangannya dia menghampiri ku dengan senyumnya saat sampai dia langsung menaruh nampan itu di hadapan ku. Di deoan ku ada roti panggang dna juga ada roti tawar dan beberapa selai kacang dna juga segelas susu rasa vanila tak lupa dengan sepiribg buah buahan.
"Ayo di makan sayabg kamu pasti udah laper kan ?" Kata Tristan kepada ku.
"Iya, kamu tau aja apa yang di pengenin sama aku sayang " jata ku kepada tristan.
__ADS_1
"Aku calon suami kamu ya pasti aku tau donk sayang " kata Tristan kepada ku.
"Ya ya ya ya sudha aju mau makan duku ya, oiya tapi kamu gak makan juga ?" Kata ku keoada Tristan.
"Gak aku sudha makan kok tadi sayang " kata Tristan kepada ku.
"Beneran udah makan ?" Kata ku keoada Tristan.
"Iya sayang tadi sekitar jam tujuh aku sudah makan malam kok terus aku langsung ke sini deh liat kamu eh sudah tidur " jata Tristan kepada ku.
"Iya aku capek banget jadi habis mandi aku langsung tidur deh sayabg " kata ku kepada tristan.
"Iya gak papa kok sayang, ya sudha ayo di makan rotinya " kata Tristan kepada ku.
"I ya sayang " kata ku kepada tristan.
Setelah itu Tristan tak lagi mengajak ku berbicara dia emngambil lepatopnya dan ya melihat laporan laporan di emailnya. Sedang aku adik dengan roti tawar dan juga roti bakar yang sudah di bawakan oleh Tritan apa lagi dengb selai kacang favorit ku. Ya aku snagat suka sekali apa lagi di tambah dengan segelas susu rasa vanila aju makin menyukainya.
Tak sampai setengah jam semua roti dan juga susu habis aku makan dan rasnaya perut ku sudah snagat kenyang sekali. Ya dari dulu aku suka sekali dnegan roti ya karena waktu kecil Mama mengatakan kakau roti enak dna saat aku emmakannya tentu sjaa rasanya snagat enak dan aju emnyukainya saat itu dan pasti di pagi dan malam hari aku akan memakan roti saja kecuali siang hari.
Ya biasa lah wanita ingin tubuh yang terlihat bagus karena aku sudha menjalani pola makan ini sejak dulu ya sudah sejak aku masuk ke SMP aku sudah embajalni pola makan sehat untuk menjaga bentuk tubuh ku. Dia lagi hari aku akan memakan roti tawar beberapa lembar dengan segelas susu vanila di siang hari aju bisa memakan makanan apa saja yang aju inginkan ya apa oun itu dna tanpa batas. Sedangkan di malam hari aku makan roti tawar akmtau oun roti bakar dengan selai kacang dna juga segelas susu rasa vanila. Ya itu sudha emnajdi kebiasaan ku dan berat badan ku tak kurang dna juga tak lebih ya lebih tepatnya ideal lah kata wanita wanita di luar sana.
Aku rmnabg tak emnyjai susu coklat karena menurut ku susus coklat itu bau ya memang pendapat orang beda beda ada yang mengatakan kalau susus coklat snagat enak dna susus vanila tak enak bahkan da yang embgatakan jakaus usus vanila berbau amis ya padahal tidak ya itu lah Manusi memiliki pendapat masing masing dan kita harus menghargai itu.
***
Sekarang aku hanya santai di rumah ya karena semua urusan untuk pernikahan ku dan juga Tristan sudah Tristan yang mengaturnya sedemikian rupa ya tentunya untuk dekor dia masih bertanya kepada ku. Sekarang aku dan Tristan hanya tinggal menunggu desain gambar dari Silvi ya dia berjanji satu Minggu kepada ku tapi ini sudah hampir sepuluh hari dia masih bekum ke rumah ku juga ya mungkin di masih memikirkan bagaimana baju baju yang aku inginkan. Dan untuk besok aku rencananya besok akan menemui Rico di sebuah klcafe ya aku menelfonnya tadi malam dan menanyakan kabarnya ternyata dia baik dba ya lumayan sibuk biasa lah seorang bos sama dengan Tristan. D an setelah berbincang bincang cukup lama akhirnya aku dna Rico memutuskan untuk bertemu besok ya aju embgatakan kepada Rico kakaua ju ingin menyampaikan sebuah kabar gembira kepadanya dia terdengar snagat penasaran tapi buka Adeva namanya akkau tidak membuat Rico penasaran dengan apa yang akan aku katakan. Ya akhirnya dengan nada yang terdengar terpkasa dari Rico dia menyetujui permintaan ku kakau kita akan brbricara besok. Di cafe sekitar jam makan siang aku juga sudha ihij kepada tristan dan ya dia percaya kepada ku dan memberikan ijin kepada ku.
Tiba tiba seorang pelayan menghampiri ku yang sednag asik meminum teh di taman belakang. Dia terlihat terburu-buru buru.
"Ada apa ?" Kata ku kepada pelayan itu saat dia sudha ada di deoan ku.
"Maaf nyonya menganggu tapi di luar ada tamu ingin bertemu nyonya dan juga tuan " kata pelayan ju itu kepada ku.
"Kamu bilang ke dia kalau tuan lagi di kantor ?" Kata ju kepada pelayan itu.
__ADS_1
" Iya sudah nyonya " jata pelayan itu kepada ku
"Terus ?" Kata ku kepada pelayan itu.