Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 34


__ADS_3

Setelah itu aku dan Mama bryan pun langsung berjalan menuju ke kamarnya dia bahkan mengandeng tangan ku terus sat sampai di kamarnya dia menyuruh ku duduk di sofa kamarnya aku pun duduk di mulai membuka lemarinya dan mencarikan baju untuk ku. Tak lama kemudian dia membawa beberapa baju ke arah ku.


"Ini sayang pilih aja siapa tau ada yang cocok di kamu, Tante rasa ukuran kita sama" kata Mama bryan kepada ku sambil memberikan beberapa baju baju itu.


"Wah ini bagus bagus semua Tante, tapi apa saya gak papa pakek baju ini Tante?" Kata ku kepada Mama bryan ya karena aku merasa semua baju baju yang bagus bagus ini tak pantas untuk aku kenakan.


"Gak papa donk sayang hmmm gimana kalau Tante pilihan buat kamu" kata Mama bryan kepada ku.


"Oh iya boleh Tante" kata ku kepada Mama bryan sambil tersenyum ke arahnya. Mama bryan pun mulai memilih tak lama kemudian dua mengambil gaun di atas lutut yang sangat indah berwarna biru muda.


"Gimana kalau ini sayang?" Kata mama bryan kepada ku sambil memberikannya kepada ku.


"Bagus Tante" kata ku sambil mengambil baju yang di berikan oleh Mama bryan.


"Ya sudah ayo Tante anterin kamu ke kamar buat mandi" kata Mama bryan kepada ku.


"Iya Tante" kata ku.


Setelah itu kami pun berjalan menuju kamar yang tak jauh dari kamar Mama bryan. Setelah itu aku pun di suruh masuk sedangkan Mama bryan masih harus ke bawah untuk menyiapkan makan malam untuk kami. Aku pun masuk dan menutup pintu kamar ini sangat cantik dan juga bagus aku pun mulai masuk ke dalam kamar mandi di bak mandi sudah ada air hanya dengan wangi yang sangat menyengat tapi membuat pikiran tenang ini seperti wangi lavender. Aku pun mulai menanggalkan semua pakaian kundan mulai masuk ke dalam batroom rasanya sangat enak. Badan ku yang pegal oegal karena tegang tadi sedikit sedikit sepeti hilang ya karena rasanya berendam di air hangat seperti di pijat pijat membuat ku ingin berlama lama.


Sekitar setengah jam kemudian aku pun membilas badan ku dengan air hangat menggunakan sower. Setelah selesai aku pun menggunakan handuk lalu melangkah keluar kamar mandi saat aku keluar audah ada tiga pelayan perempuan membungkuk ke arah ku dan hal itu spontan membuat ku juga menundukkan kepala.


"Mari nona kami bantu Anda" kata salah satu pelayan kepada ku dengan tersenyum sangat ramah.


"Gak usah gak papa aku bisa sendiri kok" kata ku kepada para pelayan itu.


"Tuan besar menyuruh kami untuk melayani anda dengan baik" kata pelayan lainnya kepada ku.


"Oh ya sudah kalau gitu aku ganti baju dulu" kata ku kepada para pelayan itu.


Setelah itu aku pun mengambil baju yang aju letakkan di atas ranjang lalu kembali masuk ke dalam kamar mandi setelah selesai Menganti baju aku pun keluar lalu berjalan ke meja rias para ke tiga pelayan itu pun mulai mengeringkan rambut ku dan juga ada yang membantu ku berdandan. tak lama kemudian kami pun selesai rasanya aneh melihat diri ku di kaca ya aku di balut dengan kain biru muda yang sangat indah dengan riasan wajah yang tampak natural dan juga rambut ku.


"Sudah selesai" kata Mama bryan kepada ku sambil berjalan ke arah ku dan ke tiga pelayan lainnya.


"Iya sudah Tante" kata ku kepada Mama bryan sambil berdiri dari kursi yang sejak tadi aku duduki.


"Wah kamu cantik sekali sayang gak salah pilih bryan emang" kata Mama bryan kepada ku memuji penampilan ku.


"Makasih Tante" kata ku kepada Mama bryan sambil tertunduk malu.


"Iya sama sama sayang, ya sudah ayo kita turun Om sama bryan sudah nunggu kita di meja makan" kata Mama bryan kepada ku sambil mengajak ku untuk turun.


Aku pun menganggukan kepala. Setelah itu aku dan Tante Ratna turun ke bawah di bawah sudah ada bebebrapa pelayan yang menaruh makanan di depan bryan dan juga papa bryan.


"Wow kamu cantik banget sayang" kata bryan kepada ku saat aku audah sampai di sebelah bryan.


"Ngak biasa aja kok" kata ku kepada bryan.


"Pa bryan gak salah pilih calon kan" kata Mama bryan kepada papa bryan sambil memegang tangan suaminya dengan mesra.


"Iya bryan gak salah pilih, sama kayak aku gak salah pilih kamu" kata papa bryan merayu istrinya ya Tante Ratna masih sangat cantik bahkan kulitnya terlihat kencang.

__ADS_1


"Papa bisa aja audah ayo makan jangan ngomong melulu pasti alecia juga sudah laper" kata Mama bryan sambil menyuruh kami makan.


Setelah itu kami pun makan ya saat makan tak ada berbicara kata bryan memang sudah aturan di rumah kalau saat makan tidak boleh ada yang berbicara kecuali dalam keadaan yang snagat snagat darurat. Setelah selesai makan aku pun hendak membantu membereskan piring kotor tapi Mama bryan melarang ku dan aku di bawanya ke ruang tamu untuk memakan makanan pencuci mulut dan juga meminum teh papa bryan pun mengajak ku. Saat sampai kami langsung duduk dan memakan buah. Aku membantu Tante Ratna mengupas apel sedangkan Tante Ratna sedang mengupas jeruk


"Oh ya alecia asalnya dari mana?" Kata papa bryan kepada ku.


"Saya dari Korea Om" kata ku kepada papa bryan sambil terus mengupas apel


"Oh korea ayah sama ibu masih ada?" Kata Om Edward kepada ku sambil tersenyum.


"Masih kok Om" kata ku kepada Om Edward


"Kamu berapa bersaudara?" Kata Om Edward lagi kepada ku.


"Saya dua bersaudara Om saya anak pertama terus ada adik saya laki laki" kata ku kepada Om Edward


"Oh masih sekolah adik kamu?" Kata Om Edward


"Iya Om sudah sekolah menengah atas bentar lagi lulus" kata ku kepada Om Edward sambil membelah beberapa apel yang audah selesai aku kupas.


"Dia loh pa yang biayain hidup keluarganya sama sekolah adiknya di Korea" kata bryan kepada Om Edward


"Oh ya memangnya ayah sama ibu kamu gak kerja di sana?" Kata Om Edward kepada ku sambil meminum tehnya yang audah sejak tadi di anggukan karena berbicara kepada ku.


"Gak Om saya suruh jangan kerja soalnya kasian mereka sudah tua. Dulu kami punya usaha tapi di hancurkan sama seseorang" kata ku kepada Om Edward sambil menundukkan kepala.


"Oh gitu kamu mandi, tangguh, dan baik hati banget ya" kata Om Edward memuji ku secara berlebihan.


"Om Edward terllau berlebihan saya hanya manusia biasa aja kok Om" kata ku kepada Om Edward. Om Edward hanya menanggapinya dengan senyuman dan juga anggukan.


"Tapi tante" aku bingung harus mengatakan apa aku pun melihat ke arah bryan dia pun mengangguk setuju dengan apa yang di katakan oleh mamanya.


"Ayo lah sayang" kata Tante Ratna memohon kepada ku.


"Tapi aku gak bawa baju ganti Tan lain waktu aja ya Tan" kata ku kepada Tante Ratna.


"Tenang pakai baju tabte aja lgian ukuran kita sama" kata Tante Ratna kepada ku.


"Hmmmm gimana ya Tan" kata ku kepada tente Ranta bingung apa yang harus aku jawab.


"Ayo lah sayang" kata Tante Ratna kepada ku.


"Iya Tan aku mau kok" kata ku kepada Tante Ratna ya aku menyanggupinya karena aku tak enak kepada Tante ratna.


"Oke kalau gitu biar Tante suruh pelayan buat siapin kamar kamu ya" kata Tante Ratna kepada ku dia tampak snagat bahagia.


"Iya Tante maaf ngerepotin" kata ku merasa tak nyaman sudah merepotkan Tante Ratna banyak sekali.


"Gak kok, pelayan" kata Tante Ratna kepada ku smabil memanggil beberapa pelayan.


"Iya nyonya" kata para pelayan itu sambil menghampiri kami.

__ADS_1


"Sekarang kalian siapin kamar buat alecia" kata Tante Ratna kepada para pelayannya.


"Baik nyonya" kata para pelayan itu.


Setelah itu para pelayan pun mulai pergi dan menaiki tangga. Aku, tabte Ratna, Om Edward dan juga bryan mulai bercerita beberapa hal. Keluarga ini sangat hangat sama seperti keluarga ku. Aku sangat merindukan mereka tapi aku takut ya aku takut akan bertemu dengannya lagi dan perasaan yang sudah lama aku lupakan ini. Tiba tiba saja ada yang menepuk bahu ku aku pun melihat ke arah tangan yang menepuk bahu ku ternyata itu adalah tangan Tante Ratna.


"Iya Tante ada apa?" Kata ku kepada Tante Ratna


"Kamu kenapa?" Kata Tante Ratna tampak khawatir dengan ku.


"Gak papa kok Tante" kata ku kepada Tante ratna sambil tersenyum ke arah Tante Ratna.


"Tante dari tadi bicara sama kamu tapi kamu hanya diam aja, emang ada apa cobak bicara deh sama Tante" kata Tante Ratna kepada ku.


"Gak papa kok Tante tadi aku hanya kepikiran keluarga ku di Korea di sini sangat hangat dan perhatian satu dengan yang lainnya jadi aku ingat sama keluarga aku tante. Kangen sama mereka" kata ku kepada Tante ratna


"Anggap kita berbagai keluarga kamu jadi kamu gak akan kesepian" kata Om Edward kepada ku.


"Iya Om makasih" kata ku kepada Om Edward


Setelah itu pelayan pun datang dan mengatakan kalau kamar untuk ku sudah selesai. Tante Ratna mengajak ku untuk ke kamar agar aku bisa istirahat. Aku pun mengikutibha. Saat sampai di depan kamarnya tabte Ratna menyuruh ku untuk menunggunya sebentar karena ada barang yang harus dia ambil jadi aku menunggu di depan kamarnya tak lama kemudian Tante Ratna pun keluar sambil membawa baju yang di letakkan di lengannya lalu dia memberikannya kepada ku. Katanya itu adalah baju tidur untuk ku aku pun mengambilnya kita kembali meneruskan berjalan ke arah kamar yang akan aku tempati. Tak lama kemudian Tante Ratna berhenti di sebuah pintu lalu dia membukanya aku pun ikut masuk ke dalam. Di dalam kamar itu sangat indah bahkan semuanya berwarna serba pink bahkan bedcovernya juga berwarna pink.


"Wow bagus banget" kata ku sambil melihat ke sekeliling kamar.


"Kamar ini sudah Tante siapin sejak bryan cerita tentang kamu pertama kali" kata Tante Ratna kepada ku.


"Jadi gak enak ngerepotin tabte terus" kata ku kepada Tante ratna.


"Gak papa kok, ya sudah kamu ganti baju dulu ya" kata Tante Ratna kepada ku.


"Iya Tante" aku pun masuk ke dalam kamar mandi dan Menganti baju dengan baju tidur yang baru aja di berikan oleh tabte ratna setelah selesai aku pun keluar Tante Ratna dia sudah duduk di atas ranjang.


"Sini duduk sama Tante" kata Tante Ratna sambil menepuk ranjang yang ada di depannya aku pun duduk di depannya


"Cobak kamu cerita ke Tante kenapa kamu bisa takut ke yang mau Dateng ke sini, bahkan Tante harus memohon banget ke bryan biar kamu bisa Dateng ke sini" kata Tante Ratna kepada ku.


"Dulu saya punya pacar namanya criaan, dia orang Korea ya orang kaya di Korea saya ketemu dia di sekolah valdor lebih tepatnya di sekolahnya. Cukup lama kami kenal akhirnya kami pacaran Tante terus mamanya tau kalau dia pacaran dengan saya dia gak setuju dia ngelakuin segala cara buat misahin akmi berdua tapi kami berdua punya janji untuk gak ninggalin satu dengan lain dan harus kuat jalanin semuanya. Setelah itu ibunya mulai merusak usaha keluarga saya saya dan keluarga tak mempermasalahkannya tapi suatu hari dia menculik saya selama 7 hari bahkan selama 7 hari itu saya hanya di berikan air satu botol saja akhirnya crisan menyelamatkan saya dan setelah beberapa Minggu kenudian tiba tiba saja crisan bertunangan dengan wanita lain dan meninggalkan saya. Jadi ya sejak saat itu saya takut dan gugup jika harus bertemu dengan orang tau kekasih saya." Kata ku kepada Tante ratna menceritakan tentang masa lalu ku.


"Oh jadi dia pemilik perusahaan dari grub valdor?" Kata Tante Ratna kepada ku.


"Iya Tante" kata ku sambil menganggukan kepala.


"Tante kenal dia memang kejam bahkan gosip di luar ada yang bilang kalau dia sudah menjual anak perempuannya " kata Tante Ratna kepada aku.


"Saya gak tau kalau soal itu Tan" kata ku kepada Tante ratna.


"Ya sudah sekarang gak usah di pikirin, Om sama Tante suka banget sama kamu dan tabte dan Om juga setuju dengan hubungan kalian ke dua" kata Tante Ratna sambil memegang tangan ku.


"Iya Tante makasih ya" kata ku kepada Tante ratna sambil tersenyum kepada Tante ratna


"Ya sudah sekarang kamu tidur ya sudah malam" kata Tante Ratna kepada ku.

__ADS_1


"Iya Tante" kata ku kepada Tante ratna.


Setelah itu Tante Ratna pun keluar, aku senang sekali malam ini ya karena tabte Ratna tak seperti Mama crisan yang snagat kejam kepada ku.


__ADS_2