Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
episode 03


__ADS_3

Ya meskipun begitu ayah ku cukup tegas kepada ku kalau soal pelajaran dan juga sekolah ku ya dia ingin aku sekolah tinggi dan menjadi pintar dia melajukan itu karena ayah ku dulu saat masih muda ayah ku sangat ingin sekali sekolah tapi karena masalah ekonomi keluarga maka dari karena itu dia tak bisa sekolah.


Satu Minggu berlalu tapi aku masih belum tau apa alasan kakak ipar ku itu marah kepada ku setiap aku menanyakan hal itu kepada ibu ku dia selalu mengatakan kalau aku tak perlu memikirkannya dan tak usah mengindahkan kakak ipar ku itu. Tapi meskipun begitu aku masih tetap saja penasaran dan juga kakak ku Bayu entah kenapa tapi aku merasa kalau kak Bayu sedikit menjauh dari ku ya aku juga tak tau apa salah ku sehingga mereka berdua sampai melakukan hal itu kepada ku.


Sekarang aku sedang bersiap siap untuk berangkat sekolah seperti biasa, setelah selesai aku pun langsung mengambil tas dan berpamitan dengan ayah dan juga ibu ku ya aku tak pernah makan pagi karena aku akan sakit perut jika sarapan di pagi hari maka dari karena itu setelah bersalaman dengan ayah dan ibu aku pun berangkat saat sampai di ruang tamu aku berpapasan dengan kak Bayu dan juga Mbg Novi. Aku hendak menyapa mereka berdua dan bersalaman dengan mereka berdua tapi baru saja aku membuka mulut ku Mbg Novi sudah menarik kak Bayu pergi dari ku. Aku pun melanjutkan jalan ku saat sampai di sekolah aku langsung duduk di tempat ku dan bebebrapa sahabat ku langsung menghampiri diri ku ya mereka tau masalah ku dengan kakak dan juga kakak ipar ku.


"Baru nyampek Syah?" Kata anggun kepada ku sambil duduk di bangku kosong di depan ku.


"Iya gun" kata ku kepada anggun sambil mengeluarkan buku dan mulai mengerjakan PR ya aku biasa mengerjakan PR di sekolah karena jika di kerjakan di rumah pikiran ku berada di tepat lain dan itu membuat ku lelah dan pusing.


"Lagi lagi kamu ngerjakan PR di sekolah, embagnya kamu ngapain sih di rumah kok ngak ngerjakan di rumah Syah?" Kata dea kepada ku ya dia adalah teman satu bangku ku sekaligus sahabat yang paling cerewet di antara sahabat sahabat ku yang lainnya.


"Gak ngapa ngapain males aja kalok aku ngerjain PR di rumah" kata ku kepada dea sambil terus menulis PR ku.


"Ya aku tau masalah mu Syah, tapi kamu gak perlu mikirin itu nanti kamu juga tau kenapa mereka berdua berubah sama kamu" kata dea kepada ku


"Iya" kata ku kepada dea


"Sudah lah oiya kita keluar yuk nantik sore sekalian buang pikiran subyek mu itu Syah" kata dea kepada ku


"Mau kemana?" Kata ku kepada dea dengan malas.


"Kita ke pemandangan aja gimana?" Kata dea kepada ku.


"Kalian enak sama pacarnya lah aku sama siapa" kata ku kepada dea dan juga teman teman ku yang lainnya.


"Ya kamu kan punya pacar ya ajak dia lah" kata Linda kepada ku


"Pacar ku yang mana?" Kata ku kepada Linda sambil menghentikan aktivitas ku menulis dan melihat ke arah Linda.


"Ya yang mana aja, habis kamu punya pacar banyak banget sih" kata Linda kepada ku.


"Gak ada udah aku putusin semua tadi malam, udah bosen aku" kata ku kepada Linda


"Hah serius play girls sekarang jomblo doank?" Kata dea kepada ku bahkan dia menatap ku lekat lekat seakan akan tak percaya dengan ucapan ku.


"Iya beneran, habis aku sudah males dan bosen sama mereka" kata ku kepada dea


"Hemmmmm cobak deh kamu pikir pikir mau ajak siapa masak kamu mau di rumah terus kan capek udah lah ayo keluar" kata Linda kepada ku


"Iya Syah ayo lah" kata dea menambahi ucapan Linda dan di jawab dengan anggukan juga oleh sahbat sahabt ku yang lainnya.

__ADS_1


"Iya iya gampang udah nantik aja oke" kata ku kepada dea dan juga yang lainnya.


"Oke oke" kata teman teman ku yang lainnya secara serempak.


Setelah itu kami pun membicarakan hal lain ya tentunya aku sambil mengerjakan PR ku karena PR yang aku kerjakan sekarang akan di kumpulkan nanti siang sekitar jam sebelas siang. Dan tugas hari ini sangat banyak jadi seharian aku tak bisa keluar dari kelas bahkan hanya untuk istirahat saja aku menitip makanan kepada sahabat sahabat ku.


Saat sampai di rumah aku langsung mandi ya aku berencana untuk membawa sepeda motor sendiri untuk berjalan jalan dengan teman teman ku. Setelah selesai mandi dan berdandan aku pun langsung mengeluarkan sepeda motor ku ya kebetulan aku sudah mempunyai sepeda motor meskipun aku masih kelas satu SMP tapi aku sudah mempunyai sepeda sendiri karena dari sekolah ke rumah cukup jauh dan tak ada yang bisa mengantar atau pun menjumput diri ku maka dari karena itu ayah dan ibu ku membelikan ku sepeda motor. Setelah mengeluarkan sepeda motor aku pun menghampiri ayah dan ibu ku.


"Buk Aisyah pergi dulu ya sama temen temen mau jalan jalan" kata ku kepada ibu ku.


"Jangan cuman jalan terus belajar" kata ibu ku kepada ku ya lagi lagi dia marah kepada ku tapi aku mengerti mengapa ibu ku marah kepada ku.


"Iya buk nantik Aisyah pulangnya belajar kok, dan Aisyah juga gak akan lama lama" kata ku kepada ibu ku


"Ya sudah hati hati di jalan" kata ibu ku kepada ku


"Iya buk" kata ku kepada ibu ku


Setelah itu aku pun bersalaman dengan ibu ku dan lanjut mencari ayah ku, dan ya sesuai dugaan ayah ku ada di kebun aku pun menghampiri ayah ku.


"Yah" kata ku kepada ayah ku memanggilnya


"Iya ada apa syah?" Kata ayah ku kepada ku


"Ya sudah hati hati di jalan" kata ayah ku kepada ku ya dia selalu mengisinkan ku bahkan dia selalu memberikan ku uang saat aku akan pergi.


"Iya yah" kata ku kepada ayah ku.


"Ini uang buat jajan di luar, ingat jangan pulang malam malam, jangan ngebut ngebut di jalan dan hati hati ke ya di jalan Syah" kata ayah ku kepada ku ya dia sangat perhatian kepada ku sambil memberikan beberapa lembar uang kepada ku


"Iya yah" kata ku kepada ayah ku sambil mengambil uang yang di berikan oleh ayah ku.


"Ya sudah sana" kata ayah ku kepada ku


Setelah itu aku pun pergi aku masuk ke kamar mengambil jaket dan helm setelah itu aku pun pergi ke rumah teman teman ku ya kami sudah janji untuk berkumpul di. Sekitar setengah jam aku pun sampai di rumah teman ku ya kami berkumpul di rumah anggun karena rumah ya tak jauh dari pemandangan yang akan kami datangi hari ini saat sampai ternyata dea dan kekasihnya sudah sampai aku membuka helm dan jaket ku setelah itu aku bersalaman dengan ibu anggun lalu duduk di sofa ya aku sudah sering ke sini bersama dengan teman teman yang lainnya bahkan kami sudah sangat akrab dengan ibu ibu sahabt sahabt ku yang lainnya.


"Apa kabar buk?" Kata kunkepada ibunya anggun.


"Baik nak, kok lama gak ke sini Syah?" Kata ibu anggun kepada ku.


"Iya buk sibuk di rumah" kata ku kepada ibunya anggun.

__ADS_1


"Sibuk ngapain Syah?" Kata ibu anggun kepada ku dia terlihat sangat serius saat mengatakan hal itu kepada ku.


"Sibuk tidur buk" kata ku kepada ibu anggun sambil tertawa kecil


"Ha ha ha kamu ini ada ada aja" kata ibu anggun kepada ku sambil tertawa


Setelah itu kami pun membahas hal lainnya sambil menunggu teman teman ku yang lainnya masih belum datang sekitar dua jam kemudian mereka pun datang kami pun langsung berangkat menuju ke pemandangan yang ingin kami hampiri.


Sekitar jam empat sore aku pulang saat sampai di rumah ku alngsung mandi dan makan.


****


Satu bulan berlalu akhirnya aku tau alasan di balik mengapa kakak ku dan juga kakak ipar ku berubah kepada ku tapi menurut ku alasannya tak masuk di akal dan juga mustahil sekali aku melakukan hal itu dengan kakak ku sendiri ya meskipun dia adalah kakak tiri ku tapi aku sudah menganggapnya seperti kakak kandung ku sendiri.


Ya bebebrapa hari yang lalu aku tak sengaja mendengar pembicaraan ayah, ibu, kakak ku, dan juga kakak ipar ku saat itu aku pulang lebih awal karena di sekolah sedang ada rapat jadi guru guru tidak dapat embgajar saya sampai di depan pintu aku mendengar ada yang bertengkar jadi aku memutuskan untuk diam dan mendengarkan saja pertengkaran mereka.


"Apa alasan kamu benci sama adik ipar kamu sendiri nov?" Kata ayah ku kepada Mbg Novi


"Karena dia sudah berzina dengan suami ku" kata Mbg Novi kepada ayah ku saat mendengar hal itu membuat ku kaget.


"Apa kamu gila mereka berdua tak akan berbuat hal sekeji itu" kata ibu ku kepada Mbg Novi dan ibu ku terdengar sangat marah.


"Aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri" kata Mbg Novi kepada ibu dan ayah ku.


"Aku sudah bilang ke kamu waktu acara syukuran itu aku hanya tidur biasa di kamarnya Aisyah dan Aisyah sudah biasa di rumah pakai baju seperti itu. Waktu itu aku capek dan pusing karena baru minum obat aku jadi ngantuk mau tidur di kamar ada ibu dan ayah kamu dan juga saudara saudara kamu jadi aku tidur di kamarnya Aisyah dan dia waktu itu juga sibuk dengan buku yang di bacanya dan aku hanya sebentar tidur di sana. Tapi kamu malah berfikiran buruk tentang diri ku dan juga adik ku" kata kak Bayu kepada Mbg Novi dia terdengar sangat marah ya aku tak pernah mendengar kak Bayu marah seperti saat ini.


"Halah bohong" kata Mbg Novi kepada kak Bayu.


"Ya sudah terserah kamu kalau kamu gak percaya aku gak peduli gara gara aku nuruti permintaan gila kamu Sampek Sampek aku ngabaikan adik ku sendiri meskipun dia adik tiri ku aku sudah anggap dia sebagai adik kandung ku. Dan kamu gak bisa Nerima malah cemburu gak jelas. Apa yang kamu cemburuan oh ya aku tau mungkin kamu sadar diri kalau kamu jelek sedangkan adik ku cantik maka dari karena itu kamu cemburu melihat kedekatan adik ku dengan diri ku ya kan" kata kak Bayu kepada Mbg Novi dengan nada marah yang masih sama seperti tadi.


"Nov sebaiknya kamu pikir ulang lagi, gak mungkin mereka melakukan itu yang kamu lihat semuanya salah dan jangan sampai kamu embyesal di kemudian hari jadi sebaiknya kamu kembali Septi dulu lagi jangan berbuat hal hal yang akan di benci oleh orang orang di sekitar ku nov" kata ayh ku kepada Mbg Novi emncoba untuk memberinya pencerahan.


"Terserah kalian mau bilang apa" kata Mbg Novi kepada ayah, ibu dan juga kak Bayu.


Setelah itu aku tak lagi mendengar suara pertengkaran dan seprtinya mereka sudah membubarkan diri aku emncoba emmbuka pintu secara pelan pelan dan betul saja di ruang tamu sudah sangat sepi aku masuk ke kamar secara pelan pelan agar tak ada yang emndengar dan tak ada yang tau kalau aku sudah pulang dan mendengar pembicaraan mereka.


Saat sampai di kamar entah lah tapi air mata ku meluncur begitu saja, semuanya menajdi salah ku hanya karena kak Bayu tidur di tempat tidur ku padahal saya itu kami tak melakukan apa pun bahkan saya kak Bayu keluar dari kamar aku tak tau menau. Aku menangis dengan di tutupi bantal agar tak ada yang mendengar rasanya berat sekali mendnegar hal itu kalau kakak ipar ku sendiri cemburu dan sangat membenci diri ku. Apa salah ku sehingga dia berbuat begitu kepada ku.


***


Sembilan bulan berlalu dengan sangat cepat dan sejak saya itu sampai saya ini Mbg Novi masih saja membenci diri ku sedangkan kak Bayu dia sudah tak seperti dulu lagi ya dia sangat berubah kepada ku. kami sudah tak seakrab dulu lagi ya hubungan ku dengan kak Bayu sudah renggang bahkan sangat renggang kami berdua sudah tak pernah saling bercanda dan berbicara serius bahkan dulu aku sering sekali mencurah kan isi hati ku kepada kak Bayu jika aku mempunyai masalah tapi sekarang aku tak punya siapa siapa .

__ADS_1


Dan ya keponakan pertama ku sudah lahir berjenis kelamin laki laki mereka memberinya nama faiz. Aku ingin sekali menyentuh, memeluk, dan menciumnya tapi sayang aku tak bisa melakukan hal itu ya karena Mbg Novi membenci ku sehingga Mbg Novi melarang ku untuk menyentuh faiz.


__ADS_2