
Aku mengangguk dan meletakkan buku itu meja depanku, aku menaruh gelas dan berjalan menuju balkon alzelfin mengikutiku dari belakang saat sampai aku melihat pemandangan yang sangat indah bahkan lebih indah dari pada
yang tadi, alzelfin memasangkan selimut kepadaku dia bilang biar aku tak dingin aku mengangguk aku sangat menikmati pemandangan ini setelah itu alzelfin membawaku berkeliling di sekitar vila di dalam vila ada sebuah kebun anggur dan sebuah kebun jeruk sesekali alzelfin memetikkan buah unutk ku makan rasanya sangat manis. Dan dia membawaku ke kandang kuda di dalamnya banyak sekali kuda aku ingin sekali menaiki kuda-kuda ini tapiaku takut jatuh sampai di kandang paling belakang ada kuda yang sangat gagah dan juga sangat indah bulunya berwarna putih polos dengan ekor yang sangat panjang dan juga tebal. Alzelfin memeberikan makanan kepada kuda itu sambil mengelus wajah kuda tersebut
“jaco.” Katanya tiba-tiba
“hah apa.” Kataku mulai bingung dengan perkataannya
__ADS_1
“namanya jeco.” Katanya sambil menatap ke arah kuda yang sangat indah itu
“oh maksud kamu kuda ini namanya jaco.” Kataku kepadanya
“iya, dia dari kecil sampek sekarang aku yang rawat waktu dia masih umur 2 bulan ibunya meninggal.” Katanya kepadaku
“mmm kasian sekali kamu jaco.” Kataku sambil mengelus rambut di punggung jaco
__ADS_1
“kamu mau naik.” Katanya kepadaku
“gak maksih aku takut.” Kataku karena aku memang takut nanti jika jaco menjatuhkanku dari punggungnya apa lagi dia terlihat sangat tinggi
“coba kasih makan dia.” Katanya sambil memberikan beberapa makanan kepadaku
“gak aku takut gimana kalau dia gigit.” Kataku sambil mengembalikan makanan jaco yang di berikan oleh alzelfin “coba ajah dulu kalau dia mau makan, makanan yang ada di tangan kamu berarti dia suka sama kamu tapi kalau dia gak makan berarti dia gak suka sama kamu, dia gak bakal gigit kamu kok."katanya sambil memberikan makanan jaco lagi kepadaku
__ADS_1
Aku mencoba memberanikan diriku untuk memberikan makanan kepada jaco aku mengulurkan tanganku dekat dengan mulutnya aku menutup mataku karena aku takut tapi tak ada reaksi apa pun hanya saja telapak tanganku geli dan juga sedikit basah aku membuka dekit demi sedikit mataku dan melihat jaco memakan makanannya yang ada di tanganku aku sangat senang dan alzelfin memberikan lagi beberapa makanan jaco kepadaku aku
mengambilnya dan memberikannya kepada jaco. Lumayan lama aku memberinya makan dan alzelfin menyuruh petugas yang sejak tadi mengikuti kita untuk mengeluarkan jaco saat jaco keluar dia mengendusku kata alzelfin dia suka kepadaku dan ingin aku naik di punggunya petugas itu menyiapkan beberapa alat yang akan di pasangkan di punggung jaco, aku mulai menaiki jaco sedangkan alzelfin tidak ikut naik tapi dia berjalan di depan sambil memegang tali yang terhubung dengan jaco. tadi aku sempat takut kalau jaco akan menjatuhkanku dari atas punggungnya tapi sekarang aku sudah tidak takut lagi karena sejak aku menaiki jaco dia tampak tenang bahkan saat berjalan pun membuatku sangat nyaman di punggungnya. Sekitar 1 jam menaiki jaco aku ingin turun karena punggungku mulai sakit.