
"Ya sudah ma kalau gitu kita bahas ini nanti berdua saja di kamar. Kalau kita sudah menemukan tanggal dan hari yang bagus kami akan memberitahukannya kepada kalian" kata Om Edward kepada kami semua kami pun mengangguk setuju dengan kata kata Om Edward.
Setelah itu Om Edward menyuruh ku dan bryan untuk istirahat ya karena sudah lelah dan rasanya badan ku juga sudah minta untuk istirahat. Aku pun .masuk ke kamar sebelum tidur aku mandi dulu setelah mandi dan berpakaian aku keluar. Saat keluar kamar mandi bryan ada di ranjang ku aku pun menghampirinya.
"Ada apa?" Kata kunkepada bryan dambil.emngosok gosok rambut ku yang masih basah.
"Ini Mama ingin aku ngasih ini buat kamu sayang" kata bryan kepada ku sambil memberikan sebuahbkotak yang sangat besar.
"Apa ini?" Kata ku kepada bryan sambil menaruh handuk yang sudah sejak tadi aku gosok gosokan ke rambut ku.
"Kata mama ini baju pengantinnya. Ya Mama harap kamu mau pakai ini di saat nanti kita menikah" kata bryan kepada ku.
"Oh tentu donk aku mau pakek sayang. Aku cobak nantik bajunya ya?" Kata ku kepada bryan
"Iya sayang ya sudah kamu istirahat ya" kata bryan kepada ku.
Aku hanya mengangguk dan tersenyum ke arah bryan. Setelah itu bryan mencium kening ku cukup lama setelah itu dia pun keluar. Aku melihat ke arah kotak yang ada di depan mata ku. Aku akan mencobannya nanti saja. Aku pun memindahkan kotak itu ke meja setelah memastikan kotak itu tak akan jatuh aku pun.langsung naik ke ranjang dan memejamkan mata ku. Hah rasanya sangat enak badan ku terasa sangat nyaman saat semua tubuh ku sudah mulai menyentuh ranjang yang lembut ini membuat ku tak bisa lagi menunggu untuk tidur.
Saat bangun hari masih sore. Aku bangun dan labgsung merenggangkan tubuh ku rasanya sangat nyaman sekali setelah tidur seharian ini membuat badan badan ku yang pegal pegal menjadi sehat dan segar kembali. Aku pun langsung mencuci muka setelah seleaia aku hendak keluar tapi aku lupa akan kotak itu. Aku pun mengambil kotak itu dan membawanya ke ranjang ku. Setelah itu aku pun membukanya dan mengambil gaun itu.
Gaun yang aku pegang snagat indah pasti ini sangat mahal dan lagi pula ini adalah gaun dari Tante Ratna aku gak pengen ngebuat gaun yang sangat indah ini menjadi rusak. Aku pun masuk ke ruang ganti lalu aku mencoba gaun pengantin itu setelah selesai aku mencoba bercermin dan gaun itu menempel sangat pas di tubuh ku. Aku memutarkan tubuh ku rasanya aku sangat menyukai gaun ini. Aku tak perlu lagi mencari gaun yang aku gunakan saat hari pernikahan ku. Aku hanya akan memakai gaun ini saja tiba tiba pintu kamar ku terbuka aku secara spontan langsung berbalik menghadap ke arah pintu ternyata itu adalah ta te Ratna. Tante Ratna alangsung menghampiri diri ku.
"Wah gaun itu pas sekali sayang di tubuh kamu. Dan kamu terlihat cantik sekali" kata Tante Ratna kepada ku.
"Mama ada ada aja. Paling lebih cantikan Mama dari pada Al" kata ku kepada Tante ratna.
"Gak kok, kamu beneran cantik loh sayang. Jadi gimana kamu suka sama gaun ini sayang?" Kata Tante ratna kepada ku.
"Aku suka kok ma suka banget malah. Aku bakalan pakek ini waktu pernikahan ku nantik ma" kata kunkepada Tante Ratna sambil menganggukan kepala ku.
"Bagus lah kalau kamu suka. Ini adalah baju pernikahan Mama. Duku Mama dan papa yang rancang ini sendiri dan kami buat gaun ini hasil dari keringat kami sendiri. Maka dari itu Mama jaga dengan baik gaun pengantin ini. Dan sekarang gaun ini sudah di pakai kamu dan Mama seneng kalau kamu suka" kata Tante Ratna kepada ku.
"Berarti gaun ini bersejarah banget donk buat Mama dan papa" kata ku kepada Tante ratna.
__ADS_1
" Iya maka dari itu karena kamu adalah calon menantu impian Mama dan papa. Maka dari itu Mama kasih ini buat kamu sayang" kata Tante Ratna kepada ku.
"Oh iya Mama tau dari mana kalau Al sudah bangun?" Kata ku kepada Tante ratna.
"Iya tadi Mama nyuruh pelayan buat cek kamu masih tdiur apa ngak soalnya kalau kamu masih tdiur Mama gak mau ganggu dulu tapi kata pelayan kamu sudah bangun dan sedang ada di kamar mandi" kata Tante Ratna kepada ku.
"Oh gitu ma" kata kunkepada Tante ratna.
" Iya sayang, oiya aku kita kasih lihat ke bryan dan juga papa kamu biar dia lihat menantunya tampil cantik sekali di balut dengan gaun ini" kata ta te Ratna kepada ku.
"Tapi Al malu ma" kata ku kepada Tante ratna.
"Kenapa malu sudah ayo" kata Tante Ratna kepada ku setelah itu aku dna Tante Ratna pun berjalan ke luar kamar. Ya tentunya aku di bantu beberapa pelayan untuk menegangkan gaun ku karena jika tidak maka gaun ini akan rusak dan ya aku juga harus menuruni tangga kalau tidak di pegang bisa bisa aku menginjak gaun yang indah ini dan aku pun akan terjatuh. Setelah bersusah payah menuruni anak tangga akhirnya kami oun sampai di bawah Tante Ratna mengandeng ku menuju bryan
Papa yang melihat ku menyenggol lengah bryan agar melihat ke arah ku saat bryan melihat ke arah ku dia hanya diam saja tanpa kata . Aku jadi bingung dan takut ya apa mungkin aku terlihat jelek di mata bryan saat memakai gaun ini entah lah apa yang aku pikirkan aku juga tak tau.
"Gimana pa penampilan calon menantu kita?" Kata Tante Ratna kepada Om Edward
"Cantik banget ma. Dan bajunya juga pas di tubuh alecia" kata Om Edward kepada Tante ratna.
"Jadi Yan gimana menurut kamu?" Kata Tante Ratna kepada bryan tapi dia tidak menjawab ucapan Tante Ratna bryan hanya diam saja membuat ku makin salah tingkah.
"Bryan" kata Tante Ratna kepada bryan sambil menepuk bahunya dia pun melihat ke arah tabte Ratna sepeti sedang ke bingungan.
"Eh iya ada apa ma?" Kata bryan kepada Tante ratna setelah di tepuk bajunya akhir ya dia sadar kalau sejak tadi dia hanya diam saja.
"Gimana penampilan alecia. Kamu ini di tanya malah bengong aja" kata Tante Ratna kepada bryan
"Maag ma habis aju seprti lagi ngeliat bidadari jatuh ke bumi ya gitu deh aku jadi gak bisa ngedipin mata ku ma karena aku terpesona dengan wanita yang paling cantik di depan ku ini" kata bryan kepada Tante ratna tapi matanya melihat ke arah ku.
"Apaan sih" kata ku kepada bryan ya lahinlagi aku di buat salah tingkah oleh bryan.
"Ya betul kata bryan kalau alecia bagaikan bidadari" kata Om Edward kepada ku lagi lagi Om Edward mengoda diri ku . Aku jadi salah tingkah.
__ADS_1
"Audah ayo duduk sayang" kata Tante Ratna kepada ku sambil membimbing ku untuk duduk.
"Makasih ma" kata ku kepada atante Ratna karena sudah membantu ku untuk duduk ya dia juga membantu ku membetulkan gaun yang aku pakai.
"Sama sama sayang" kata Tante Ratna kepada ku setelah itu dia duduk tepat di sebelah Om Edward.
"Oiya sayang papa mau tanya pernikahan kalian. Kalian sudah bear benar siap untuk menikah?" Kata Om Edward kepada ku
"Siap donk pa iya kan sayang" kata bryan kepada ku dan juga Om Edward.
"Iya Om saya siap" kata ku kepada Om Edward.
"Bagus kalau gitu. Gimana kalau pernikahan kalian kita laksanakan dua bulan lagi?" Kata Om Edward kepada ku dan juga bryan.
"Apa gak terlalu lama ya pa kalau harus nunggu dua bulan lagi untuk menikah?" Kata bryan kepada papanya.
"Papa tau kamu cemburu tapi kamu tau sendiri kan di sini kalau kamu ingin menikah di luar negeri kamu harus mengurus beberapa surat surat duku dan papa akan bantu kamu buat ngurusin surat surat itu. Bahkan jika papa sudah beri uang sekali pun agar cepat paling tidak ya butuh waktu sekitar dua sampai tiga Minggu baru kamu akan mendapatkannya. Itu pun sudah yang paling cepat Yan. Jadi dua bulan lagi kita adakan pernikahan kamu di Korea. Dan kalian juga perlu mempersiapkan hal hal lainnya bukan. Jadi setelah mengurus surat surat izin menikah di luar negeri kamu ngurusin untuk persiapan pernikahan kamu seprti gedung dan yang lainnya. Dan papa mau kakau pernikahan kamu di laksananakn denga megah dan juga mewah" kata Om Edward kepada bryan ya betul juga apa yang di katakan oleh Om Edward soal surat izin itu di sini juga sangat sulit untuk membuat surat izin menikah ke kaur negeri dan itu juga butuh waktu berhari hari lamanya.
"Ya sudah kalau begitu bryan setuju" kata bryan kepada Om Edward.
"Bagus kalau gitu kita urus surat surat kamu mulai besok" kata Om Edward kepada bryan.
"Siap pa" kata bryan kepada Om Edward.
Setelah itu kami semua pun membahas hal lain. Yanantik setelah selsai makan malam sebelum tidur aku akan mengirimi Amelia sMS tentang pernikahan ku agar Amelia memberitahukannya kepada papa dan Mama ku. Ya tapi untuk satu bulan ke depan aku masih ahrus di sini menunggu sampai surat surat itu selesai dan agar aku Tidka bosan aku pun akan kembali masuk kerja. Ya sedangkan bryan dia harus mengurus surat surat itu secepatnya agar cepat selesai.
Sekarang adalah hari Senin ya kemarin aku datang di hari Minggu sekarang aku sedang Dalma perjalanan menuju ke kantor. Tadi malam aku tak mengirimi SMS keoada Amelia tapi aku langsung menelfonnya dan untungnya amelia saat itu ada di rumah ku jadi saat itu juga aku memberitahukan semuanya kepada papa dan Mama soal pernikahan ku dan juga bryan papa dan mama snagat senang mendengar kabar yang aku berikan. Aku juga mengatakan kepada papa dan Mama kalau aku akan di Amerika sekitar satu bulan sambil menunggu surat surat izin bryan selesai. Mama dan papa pun tak emmpernasalahkan hal itu yang penting sekarang Mama dna paka harus menyiapkan beberapa keperluan untuk pernikahan kami. Ya karena banyak sekali saudara saudara ku yang harus di hubungi oleh Mama dan papa ku agar mereka bisa datang saat di hari pernikahan ku.
Aku sudah tak sabar menunggu hari itu tiba. Hari dimana aku sah menjadi istri dari bryan. Setelah perjalanan yang cukup panjang untuk pernikahan ini akhirnya pernikahan pun akan terjadi dalam beberapa Minggu lagi.
Saat sampai di kantor Aiko dan semua teman teman ku heboh sekali ya seharian ini kami bukannya berkerja tapi bercerita di ruangan ku dna bryan mengetahui itu. Dia tak.mempermaslahakannya ya mungkin dia tau kalau aku sednag merindukan temna teman ku ini. Setelah itu aku bercerita setelah beberapa lama berada di Korea ya merwka juga tau alasan ku meninggalkan kantor ya mau tak mau aku pun menceritakan semuanya kepada teman Teman ku tentang kejadian yang aku alami. Saat crisan mengalami kecelakaan hingga akhirnya aku tau kalau crisna hanya membohongi ku teman teman ku yang tau akan hal itu marah bahkan bebebrapa dari mereka ingin sekali memukul kepala crisan ya dengan susah payah aku mencoba menenangkan mereka semua. Dan akhirnya berhasil ya aku menceritakan tentang rencana pernikahan ku dan juga bryan yang akan di adakah dua bulan lagi di Korea dan karena itu lah mereka menjadi tenang bahkan mereka semua tak henti hentinya mengucapkan selamat kepada ku.
Bahkan mereka mengancam kalau sampai mereka Tidka di undnag mereka pasti akan snagat marah. Tentu aku akan emngundnag mereka karena mereka semua selaku ada di saat aku sedang dalam keadaan susah mau pun senang ya sama halnya dengan Amelia. Aku bersyukur di kehidupan ini aku memiliki shbat sahabt yang selaku ada di saat aku susah, terpuruk, dan juga senang.
__ADS_1
Aku berharap kalau kebahagian ini tak akan berakhir begitu saja. Tak terasa hari sudah sore karena terlalu asik bercerita ini dan itu kami semua sampai lupa waktu tapi untungnya kami tak ada pekerjaan untuk hari ini. Ya kata Aiko selama bryan tidak ada di sini Om Edward lah yang mengurus semuanya sehingga semuanya menjadi aman terkendali bahkan aku juga kaget bahkan hanya di tinggal satu Minggu sjaabsudah ada yang korupsi untungnha hal itu langsung di temukan oleh Om Edward dan langsung memenjarakan orang yang sudah berbuat curang di kantor.
Tapi akus sekarang bisa bernafas lega karena semuanya sudah kembali stabil ya walau pun bryan tak pernah mengatakan apa pun ekpada ku tapi aku nanti akan menanyakannya kepada bryan mengapa dia tak menceritakan kepada ku kalau di perusahaan ada orang yang korupsi. Aku akan bertanya nanti saat kami sudah ada di rumah.