Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 52


__ADS_3

( Syasa )


Hari ini aku sudah boleh pulang dari rumah sakit. Aku di rawat sekitar 4 hari karena kondisiku naik turun setlah itu aku di bolehkan untuk pulang sekarang aku duduk di atas ranjang yang akan aku tinggalkan aku melihat ratna dan Jason mengemasi barang-barang yang di bawa ke sini bahkan beberapa hari yang lalau mama dan papa datang menjengukku mereka tak bisa lama-lama karena masih banyak perkerjaan di London mereka menginap 1 hari dan baru  kemarin malam mereka pulang. Tak lama kemudian pintu kamar terbuka aku melihat alzelfin masuk dia tersenyum kepadaku


“sudah?” kata alzelfin sambil berjalan ke arahku


“sudah siap semua.” Kata Jason


“oke kalau gitu ayo pulang, mobil juga sudah di siapin di lobi?” kata alzelfin


“eh tunggu aku mau bayar admintnya dulu, ini mamam ngasik aku kemarin?’ kataku sambil mengeluarkan kartu ATM yang diberikan mama kepadaku  kemarin


“gak usah aku sudah selesai bayar barusan.” Kata alzelfin


“tapi.” Kataku


“sudah lah ayo pulang, apa kamu gak mau pulang?” kata alzelfin kepadaku


“mau donk.” Kataku kepada alzelfin


Setelah itu aku jalan duluan barang-barangku di bawakan oleh Jason dan juga alzelfin setelah sampai


di lobi kami masuk ke dalam mobil alzelfin. Kami memang naik mobilnya karena dia sangat memaksa untuk menjumputku jadi Jason tak membawa mobil hari ini. Aku di depan bersama dengan alzelfin Jason dan ratna di belakang setelah sampai kami turun.


Saat hampir sampai di depan apartement aku melihat ada orang yang berdiri di depan pintu apartementku. Aku melihatnya dan merasa seperti mengenalnya, aku melihat ke arah alzelfin yang sedang membawa barang kami melanjutkan jalan saat hampir sampai laki-laki itu berbalik dan dia adalah laki-laki yang tak ingin aku temui saat ini siapa lagi kalau bukan austyn. Dia berjalan ke arahku aku menghindarinya berjalan ke arah belakang Jason dan alzelfin


“sya, aku mau bicara sama kamu?” kata austyn


“bro kamu sebaiknya pulang ajah deh.” Kata Jason


“apa hak lo ngelarang gue ketemu sama pacar gue?” kata austyn


“karena aku sudah bukan pacar kamu lagi mulai saat itu.” Kataku kepadanya


“tapi aku gak mau putus jadi kamu tetap pacar aku sampai saat ini.” Kata austyn kepadaku


“heh sudah ya kamu cukup nyakitin syasa lebih baik kamu pergi dari sini atau perlu aku panggil security untuk nyeret kamu pergi?” kata ratna marah kepada austyn


“ayo kita bicara empat mata dulu?” kata Jason kepada austyn


Setelah itu Jason memberikan barang yang di bawanya kepada alzelfin. Lalu menarik austyn pergi


dari hadapan kami setelah itu ratna membuka pintu dan menyuruhku untuk masuk sedangkan ratna membantu alzelfin membawa barang-barang yang cukup banyak karena tadi dia membawa barang cukup banyak di tambah dengan barang yang Jason berikan dia sampai-sampai hampir jatuh aku melihatnya tersenyum karena saat Jason memberikannya alzelfin melihat dengan tatap orang marah kepada Jason yang sudah pergi tapi oleh ratna di usap wajah alzelfin dan mengatakan


“apa jangan liat-liat suami aku nanti naksir loh?” kata ratna kepada alzelfin


“ih amit-amit.” Kata alzelfin sambil mengeluarkan lidahnya dari mulutnya


Ratna hanya melihatnya dengan tatapan heran tapi aku melihat mereka sambil ketawa melihat tingkah mereka berdua setelah itu ratna membuka pintu aku masik ke dalam apartement. Aku langsung masuk ke dalam kamar untuk istirahat karena rasanya badanku sangat lelah.


“kamu tidur dulu ya?” kata ratna Setelah itu aku tidur.


Saat aku bangun aku melihat jam ternyata sudah jam 4 sore aku mandi dan keluar dari kamar. Di luar ada alzelfin dan Jason duduk-duduk di depan TV kalau ratna sedang di dapur masak. Mmm biasanya dia gak masak yang masak biasanya Jason


“sudah bangun, sini duduk?” kata alzelfin sambil menepuk-nepuk tempat duduk di sebalahnya. Aku


berjalan kea rah Jason dan alzelfin aku dudukdi tengah-tengah. Aku sangat ingin menontonfilm aku merebut remot yang di pegang oleh Jason lalu mengangtinya ke Chanel Box Movie.


“wah parah kamu sya?” kata Jason kepadaku


“mmmm aku pengen liat itu?” kata ku sambil tersenyum kepada Jason


“sudahlah jas biarin aja, sama cewek masih mau  rebutan.” Kata alzelfin masih melihat ke TV


“wah jangan mentang-mentang lo suka sama dia terus lo belain donk bro. liat aja masa sudah tua gini nonton kartun mana hallo kitty lagi.” Kata Jason kesal


“ya kalok dia mau nontonnya itu ya sudah biarin ajah. Wah nyarik ribut deh lo jas?” kata alzelfin mulai kesal


“ayo sini?” kata Jason sambil bersiap-siap berdiri di depan TV


“oke ayo?” kata alzelfin ikut berdiri

__ADS_1


Mereka hanya mengepalkan tangan dan berputar-putar sejak tadi di depanku mengangguku menonton film yang aku suka. Melihat mereka yang hanya berputar-putar aku malah pusing dan kesal dengan mereka


“kalian kalau mau dansa di sana noh, jangan di depan Tv ganggu. Dari tadi cuman muter-muter ajah kayak binglala?” kataku kepada mereka


“ayo sini maju lo takut lo.” Kata Jason kepada alzelfin


“ayo sini?” kata alzelfin


Setelah itu mereka tepat berputar-putar di depanku tak lama kemudian mereka saling menjitak kepala lawannya. Aku yang melihatnya bersama ratna lebih seru dari pada hallo kitty yang aku lihat


“iya ayo terus al?” kata ku kepada alzelfin menyemangati


“ayo terus sayang?” kata ratna yang baru saja duduk di sebelahku


Tapi mereka malah berhenti dan menatap kita


“kan kalian biasanya melerai kita kayak di TV TV gitu?” kata Jason kesal  karena aku dan ratna tak melerai Jason dan alzelfin


“lo kebanyakan  nonoton drama bro?” kata alzelfin


“tapi iya juga sih seharusnya mereka kan ngelerai kok malah nyemangatin?” kata alzelfin bingung


“kita mau ngelerai kalian kalau kalian yah sudah luka parah?” kata ratna kepada alzelfin dan Jason


“hhaaa iya betul?” kataku menyetujui perkataan ratna


Setelah itu alzelfin dan Jason menghampiri kita berdua dengan tatap yang tak dapat aku  mengerti. Setelah itu mereka berdua mngelitiki kita yang membuat perutku sakit karena tertawa. Setelah itu  kami pergi ke meja makan untuk makan yang sudah di masak oleh ratna dan ini adalah masakan pertama ratna aku senang dan juga cemas melihatnya apa lgi dengan ikannya dari yang aku lihat dari ujung kepada sampai ekornya semua hitam. Kami saling melihat satu sama lain yah siapa lagi kalau bukan aku, alzelfin dan juga Jason.


“ayo makan enak kok?’ kata ratna kepda kami


“hheee iya ini mau makan kok.” Kata ku kepada ratna sambil mengambil ikan dan juga sayur


Saat aku mengambil daging ikan itu separuhnya juga sudah berwarna hitam dan sebagiannya lagi masih


berwarna coklat. Aku melihat ratna dia tersenyumkepadaku lalu kami memakan nya saat sampai di mulut yang aku rasakan pertama adalah rasa pahit dan juga asin.


Aku menahan makanan itu di lidahku saat aku melihat Jason dan alzelfin mereka menutup mulut sambil


memejamkan mata, aku tau apa yang mereka rasakan aku mencoba menelannya dengan


“gimana enak ngak?” kata ratna


“mmm hheee iya lumayan kok?” kataku kepada ratna


“sayang gimana enak mau nambah kamu?” katanya kepada Jason


“hah ngak ngak makasih aku kayaknya sudah kenyang deh.” Kata Jason sambil tersenyum kepadanya


"al kamu nambah gih habisin semua?” katanya kepada alzelfin


“hhaaa iya kamu habisin semua al.” kata Jason


Alzelfin menatap Jason dengan tatatp yang sangat menjengkelkan. Setelah itu Jason memakan makanan yang


sudah ada di sendoknya mungkin dia lupa dia langsung saja memakan dengan lumayan banyak saat sampai di mulutnya dia langsung memejamkan matanya, aku yang melihatnya tersenyum  melihatekspresinya.


“ya jangan cuman alzelfin kamu juga donk sayang?” kata ratna kepada Jason


“nah iya bener itu, kamu kan suaminya biasanya kamu yang paling banyak makan makanan istri kamu?” kata alzelfin kepada Jason sambil tersenyum mesum kepadanya


“iya sudah cepet makan habisin jas.” Kataku kepada Jason


“kamu makna juga donk sayang?” kata Jason kepada ratna


“iya rat coba deh enak kok?’ kata alzelfin sambil mengaduk aduk makanannya dengan tak selera


“ngak aku sudaj kenyang tadi makan pizza.” Kata ratna


“sayang maaf ya tapi aku mau jujur?” kata Jason sambil berlutut di depan ratna


“iya apa?” kata ratna sambil melihat Jason dengan senyumannnya

__ADS_1


“mmmm maaf banget tapi masakan kamu asin banget?” kata Jason dengan cepat


“mmmm iya tah?’ kata ratna sambil mengambil ikan dan juga sayur yang dimasaknya


“mmm iya iya. Maaf ya hhee?” katanya sambil tersenyum kepada kami


“gimana kalok kita makan di luar aku yang teraktir?” kata alzelfin


“oke ayo?’ kata Jason


“ya sudah aku siap-siap dulu ya?” kataku kepada mereka


Setelah itu aku masuk ke kamar memilih baju yang akan di pakai setelah itu aku memilih baju long dres selutut dengan sepatu putih untuk rambut aku mengikatnya menjadi satu kebelakang dan memakai jaket kulit berwarna sama dengan baju dan juga sepatu. Untuk make up aku hanya mengusapkan sedikit bedak,memakai alis,dan mascara serta sedikit liptin di bibir. Setelah selesai aku mengambil tas selempang yang sering aku pakai lalu keluar Saat keluar aku sudah melihat mereka bertiga menunggu di depan TV sambil melihatku dari ujung kaki sampai kepala.


“mmm kenapa?” kataku kepada mereka


“apa gak kelamaan kamu ganti bajunya?” kata Jason kepadaku sambil memegang perutnya


“kamu cantik?’ kata alzelfin kepadaku


“sudah ayo jalan.” Kata ratna sambil menarikku


Aku berjalan dan membuka pintu apartement. Saat aku membuka ada seseorang yang berdiri di depan pintu sambil membelakangi pintu apartementku. Aku melihat ke ratna dan juga alzelfin karena aku tak tau dia siapa dia karena dia memakai jaket yang menutupi sebagaian tubuhnya sampai kepala.  Alzelfin berjalan ke depanku begitu pun dengan Jason sehingga kita sekarang ada di belakang Jason dan alzelfin


“maaf anda siapa ya dan ada perlu apa berdiri di apartement ini?” kata alzelfin Setelah itulaki-laki itu berbalik dan yah siapa lagi kalau bukan autyn aku sangat jegah melihatnya.


“sebaiknya lo pergi deh bro?” kata alzelfin


“apa hak lo ngursir gue di apartement cewek gue?” kata autyn


“karena dia sudah bukan cewek lo lagi.” Kata alzelfin


“siapa bilang? Dia tetep cewek gue?” kata austyn


“ngak aku sama kamu sudah putus sejak saat itu dan sejak saat itu juga kamu sudah bukan pacar aku lagi, jadi sebaiknya kamu pergi dan jangan ganggu aku lagi. Karena aku sudah gak mau ketemu kamu lagi?” kata ku kepadanya


Saat dia akan bilang sesuatu aku menarik lengah alzelfin meninggalkan austyn di depan pintu aku mendengar dia memanggil manggil namaku tapi aku tak memperdulikannya saat sampai di mobil tak lama kemudian ratna dan Jason masuk.


“gimana dia?” kata alzelfin kepada Jason


“entah gue langsung ninggalin dia, hah padahal dia sahabt gue tapi gue benci banget sekarang sama aia?” kata Jason sambil menyenderkan kepalanya di pundak ratna


“sudah lah gak usah di pikirin ayo jalan, aku sudah laper nih?” kataku kepada mereka


Setelah itu alzelfin menjalankan mobilnya, tak lama kemudian kami sampai di sebuah restoran alzelfin


turun dan membuka kan pintu untukku. Awalnya aku tak mau  tapi dia memaksa untuk membukakan pintu alhasil kau di ejek oleh Jason dan ratna saat di dalam. Bahkan saat keluar dari mobil pun mereka tersenyum sambil menaik turunkan alisnya sambil melihat kepadaku. Aku mengelengkan kepala karena melihat mereka begitu setelah itu kami berjalan masuk dan mencari tempat duduk setelah mendapatkan tempat duduk kami memesan makanan. Saat menunggu makanan di sajikan kami berbicara tentang austyn


“gimana kalok kalian pindah aja?” kata alzelfin


“kan aku juga mau pindah tar lagi?” kata ratna kepada alzelfin


“iya maksud aku syasa, kan kalian pindah nih otomatis kan syasa sendirian di sanan. Aku takutnya itu austyn datang ganggu dia waktu kita ngak ada disana?” kata alzelfin


“iya sih bener juga kata kamu, gimana kalok kamu ikut pindah ke apartement kita?” kata Jason


“ngak ah biarin dah aku dsana aja?” kataku kepada mereka


“nantik kalok dia pas tiba-tiba datang gimana sya? Kan kamu waktu itu sendirian?” kata ratna kepadaku


“gak papa kok aku bisa atasin?” kata ku kepada mereka


“oke tapi nanti kalok ada hal yang mencurigakan kamu telfon kita?” kata alzelfin


“oke siap, aku kan sudah besar jadi gak perlu di awasin terus lah.” Kataku kepada merek


“mmm oke, terus rencana kalian pindah kapan?” kata alzelfin kepada ratna dan juga Jason


“mmm mungkin minggu depan lah?” kata Jason


“oke terus barang-barang pindahan kapan?” kata ku kepada mereka

__ADS_1


“mungkin besok lusa?” kata ratna


“oke kalok gitu boleh ngak aku cuti mau bantu-bantu mereka?”kataku kepada alzelfin


__ADS_2