Cinta Ku kembali

Cinta Ku kembali
Episode 63


__ADS_3

Karena malihat alzelfin tidur dengan pulasnya aku sangat ingin mengambil fotonya jadi aku mengambil beberapa fotonya yang sedang tidur. Saat aku sedang melihat fotonya dia mengingau “sya aku sayang sama kamu.” Kata alzelfin dalam igauannya. Aku tersenyum dan bahagia bahkan di dalam mimpinya masih mengatakan kalau dia menyanyangi ku


“aku juga sayang sama kamu al.” kata ku kepada alzelfin yang sedang tidur


Setelah itu aku menaruh hp di atas meja rias ku dan berjalan ke bawah, saat sampai di bawah aku melihat papa dan mama sedang duduk di ruang santai aku menghampiri mereka.


“pa ma?” kata ku sambil duduk di sofa yang kosong


“loh kamu gak istrirahat sayang?” kata mama kepada ku


“ngak ma, syasa gak capek kok.” Kata ku kepada mama


“alzelfin istirahat?” kata papa kepada ku


“iya pa dia istirahat.” Kata ku kepada papa


“kalian serius sama hubungan kalian?” kata papa kepada ku


"Iya pa kami serius, dan rencananya kita mau menikah.” Kata ku kepada papa


“menikah apa gak terlalu cepet ya sayang?” kata mama kepada ku


“hmmmm ngak kok ma.” Kata ku kepada mama


“nantik malam setelah selesai makan malam kami kumpul dulu soalnya ada yang mau papa sama mama bicarakan sama kalian?” kata papa kepada ku


“oke.” Kata ku kepada mama


Setelah itu aku tiduran di sofa sambil melihat TV begitu pun dengan mama dan papa


“oiya sayang? Kamu sudah ke rumah alzelfin?” kata mama kepada ku


“sudah bahkan aku nginep disana selama 2 minggu ma.” Kata ku kepada mama


“dua minggu?” kata mama tak percaya


“iya kenapa emangnya ma?” kata ku kepada mama


“eh tunggu dulu itu gelang sama kalung dapet dari mana kamu sya?” kata papa kepada ku


“oh ini kalung sama gelang di kasih sama maminya alzelfin kemarin.” Kata ku kepada papa


“kayaknya gak asing deh iya kan ma?” kata papa kepada mama


“iya pa mama juga fikir gitu sih.” Kata mama kepada papa


“emangnya papa sama liat ini dimana? Katanya  maminya alzelfin sih ini warisan turun temurun?” kata ku kepada papa dan mama


“tunggu dulu jangan bilang kalau dia anaknya pak albert dari perusahaan PT.Angkasa Jaya One? Soalnya setau papa itu warisan turun temurun keluarga itu ya gak tau kalau ada yang ngebuat duplikatnya?” kata papa kepada ku


“iya bener alzelfin anaknya papi albert nama panjangnya alzelfin carel Adelard?” kata ku kepada papa


“kamu tau itu keluarga terkaya di eropa kan papa denger kalau ananknya itu banyak pacarnya?” kata papa kepada ku


“iya tau? Tapi alzelfin sudah berubah kok” kata ku kepada papa


“ya sudah syasa balek ke kamar dulu ya pa ma? Nantik malam kita bicara lagi?” kata ku kepada papa dan mama


“iya sudah sana istirahat,” kata mama kepada ku


Aku berjalan menaiki tangga saat sampai alzelfin masih tidur dengan nyenyaknya ya mungkin dia kelelahan. Aku berbaring di sampingnya dan memainkan handphone ku. Tak lama kemudian alzelfin bangun dan langsung memeluk diri ku


“sudah bangun?” kata ku kepada alzelfin


“iya.” Kata alzelfin serak karena baru bangun tidur


“ya sudah tar lagi mandi pas siap siap makan malam bentar lagi habis itu papa sama mama mau bicara sama kamu katanya papa.” Kata ku kepada alzelfin dia langsung bangun dan duduk menghadap ku


“mau bicara apa?” kata alzelfin kepada ku sambil memegang kedua tangan ku


“ya aku gak tau lah al.” kata ku kepada alzelfin


“duh gimana kalau mereka bilang kalau gak nyetujuin hubungan kita?” kata alzelfin dan dia mulai panic


“kan tadi papa sudah bilang kalau dia setuju dengan hubungan kita.” Kata ku kepada alzelfin


“iya tapi gimana kalau mereka berubah pikiran?” kata alzelfin dan dia terlihat sangat panik


“papa gak pernah plim plam sama apa yang di katakannya percaya sama aku ya?” kata ku kepada alzelfin sambil mengenggam tangannya


“iya aku percaya kok sama kamu?” kata alzelfin kepada ku


“ya sudah sana mandi habis itu siapa siap sudah jam 6 ini?” kata ku kepada alzelfin

__ADS_1


“iya iya sayang.” Katanya sambil meninggalkan ku pergi


Setelah alzelfin selesai mandi sekarang giliran ku untuk mandi. Setelah selesai aku memakai baju sangat dan make up tipis tipis saja. Setelah selesai aku dan alzelfin turun ke bawah dan ternyata mama dan papa sudah menunggu di meja makan kami menghampiri mereka. Setelah selesai makan papa dan mama mengajak kami ke taman di belakang rumah katanya mereka ada yang ingin di bicara kan oleh kami. Kami pun berjalan kea rah taman dan alzelfin memegang tangan ku dengan sangat erat aku tau dia mungkin sangat tegang sekarang aku menoleh kepadanya dan mengatakan “ gak papa tenang ajah oke.” Kata ku sambil berbisik kepadanya dan dia menganggukan kepalanya setelah sampai pembantu membawakan the untuk kita dan tak lupa dengan buah untuk cuci mulut.


“alzelfin?” kata papa kepada alzelfin membuka pembicaraan


“iya pa?” kata alzelfin


“papa mau tanyak sama kamu dengan syarat kamu harus jawab jujur gak boleh bohong oke?” kata papa kepada alzelfin dengan sangat serius


“kamu anak dari pak albert?” kata papa kepada alzelfin


“iya pa bener saya anak dari pak albert?” kata alzelfin


“saya denger kamu katanya banyak pacar di luar sana? Kalau kamu masih gak bisa setia silahkan tinggalkan anak saya karena saya gak mau anak saya di sakiti sama laki lkai brengsek terus.” Kata papa


“iya dulu saya memang banyak pacar tapi saat ini pacar saya hanya syasa pa, dan hanya dia yang saya sayangi pa. dan saya janji akan buat dia bahagia pa saya gak bakalan buat dia sakit hati.” Kata alzelfin


“apa ucapan kamu bisa di percaya dan saya pegang?” kata papa


“bisa pa.” kata alzelfin menjawab dengan tegas


“kalau kamu menyakiti anak saya?” kata papa kepada alzelfin


“silahkan bunuh saya saja pa?” kata alzelfin kepada papa dan itu membuat ku kaget


“al kamu jangan sampek ngomong gitu?” kata ku kepada alzelfin karena aku kaget dengan ucapannya kepada papa ku


“gak sya aku serius sama kamu dan jika aku ingkarin janji papa kamu bisa bunuh aku dan terbebas dari hukum yang berlaku dimana pun itu.” Kata alzelfin kepadaku


“oke kalau gitu saya pegang ucapan kamu.” Kata papa kepada alzelfin


“iya pa.” kata alzelfin


“tapi pa kan gak perlu sampek seperti itu pa?” kata ku kepada papa


“papa hanya mau yang terbaik buat kamu.” Kata papa kepada ku


“gak papa sya ini kan kemauan ku sendiri.” Kata alzelfin sambil memegang tangan ku


“oke kalau gitu papa ada satu syarat buat kalian?” kata papa kepada ku dan alzelfin


“apa itu pa?” kata ku kepada papa


“iya ma pa.” kata alzelfin


“kalian bisa menikah setelah syasa selesai kuliah.” Kata papa kepada ku


“iya siap pa.” kata alzelfin


“dan satu lagi tolong kami jaga dia selama kami gak ada di sampingnya?” kata papa kepada alzelfin sambil memegang pundak alzelfin


“iya pa saya pasti akan jagain syasa dengan sepenuh hati.” Kata alzelfin kepada papa


“dan jangan sampek hamil dulu?” kata mama kepada ku sambil menoel hidung ku


“ih iya ma, apain sih mama.” Kata ku kepada mama


“papa ngerestuin hubungan kalian, dan papa harap kamu bisa jaga syasa dengan baik. Papa tau kamu anak yang baik sejak papa liat kamu di rumah sakit waktu itu. Jadi papa harap kamu jaga syasa seperti kamu jaga diri kamu


sendiri. Karena syasa berharga buat keluarga ini.” Kata papa kepada alzelfin


“iya pa saya janji apa pun yang terjadi saya bakalan jaga syasa.” Kata alzelfin kepada papa


“bagus kalau gitu.” Kata papa kepada alzelfin


Setelah itu kami berbicara tentang masa kecil ku dan itu membuat ku sebel dan malu kepada alzelfin karena papa dan mama menceritakan diriku yang sangat tomboy dulu. Setelah selesai berbincang bincang kami pun masuk karena jam sudah menunjukan jam 10 malam. Aku dan alzelfin berjalan ke kamar saat sampai aku langsung menganti baju dengan baju tidur begitu pun dengan alzelfin setelah selesai aku tiduran sambil membaca majalah.


“sayang?” kata alzelfin sambil memeluk diri ku


“iya apa?” kata ku kepada alzelfin


“aku seneng papa sama mam nyetujuin hubungan kita.” Kata alzelfin kepada ku


“aku juga seneng.” Kata ku kepada alzelfin


“aku gak sabar nunggu kamu lulus, biar cepet cepet nikah dan punya anak.” Kata alzelfin kepada ku


“iya sabar lah al, kan aku lulusnya masih 1 tahun  lagi?” kata ku kepada alzelfin


“iya aku pasti sabar kok nunggu wanita yang aku cintai.” Kata ku kepada alzelfin


“iya aku percaya sama kamu. Udh tidur yuk ngantuk?” kata ku kepada alzelfin

__ADS_1


Aku menarik selimut untuk tidur tapi saat aku akan memejam kan mata alzelfin menarikku dan mencium bibir ku tampa henti aku mendorongnya agar menjauh tapi alzelfin malah makin mencium ku tak lama kemudian alzelfin


melepasakan ciuman kami


“aku pengen sayang.” Katanya sambil menaruh kepalanya di pundak ku


“tapi ini kan di rumah al, aku takut mama sama papa denger.” Kata ku kepada alzelfin


“gak kira kan kata mama yang penting jangan hamil duluan.” Kata alzelfin kepada ku


Dia tak menunggu jawaban ku dan langsung saha mencium dan membuka semua bajuku begitu pun dengannya. Setelah selesai aku mandi dan tidur. Saat aku bangun ternyata sudah jam 8 pagi, aku melihat ke arah alzelfin dan


ternyata dia sudah bangun dan melihat kepada ku.


“kenapa?” kata ku bingung karena dia hanya menatap ku saja


“gak papa aku suka aja liatin kamu tidur kayak bayi.” Kata alzelfin kepada ku


“ya sudah sana mandi.” Kata ku kepadanya


“mau mandi bareng ngak?” kata alzelfin sambil menaik turunkan alisnya


“ngak sudah sana mandi sendiri.” Kata ku mendorongnya untuk mandi


“beneran nih gak mau mandi bareng sama aku?” kata alzelfin kembali menggoda ku


“sudah sana al.” kata ku kepadanya


“oke oke.” Katanya sambil masuk k dalam kamar mandi


Sambil menunggu alzelfin selesai mandi aku memakai baju tapi saat hendak memakai baju, pintu kamar ku ada yang mengetuk


“siapa?” kata ku kepada yang mengrtuk pintu


“ini mama sayang.” Kata mama kepada aku kaget karena aku tak memakai baju sama sekali


“iya bentar ma?” kata ku kepada mama dan langsung memakai baju dengan cepat setelah  selesai aku langsung mmbuka kan pintu


“iya sayang.” Kata mama kepada ku


“iya ma ada apa?” kata ku kepada mama saat aku sudah membuka pintu kamar ku


“mmmmm  ayo makan pagi mama sudah siapin di bawah?” kata mama kepada ku sambil melihat ku dari atas ke


bawah


“oh iya ma bentar lagi syasa sama alzelfin turun.” Kata mama kepada ku


“oke kalau gitu mama turun duluan ya?’ kata mama kepada ku sambil berjalan pergi


“iya ma.” Kata ku sambil mau menutup pintu


“oh iya sayang?” kata mama kepada ku dan aku kembali membuka pintu lagi


“iya ma ada apa?” kata ku kepada mama


“baju kamu kebalik, ya sudah mama ke bawah dulu sayang jangan lupa bajunya ya sayang.” Kata mama kepada ku


Aku langsung melihat kea rah baju ku dan benar saja kalau baju yang aku pakai itu terbalik. Aku sangat malu kepada mama karena berpakaian seperti ini apa lagi tadi mama masih sempat mengoda ku aku menutup pintu dan kembali masuk ke dalam  kamar sambil menutup kedua wajah ku karena malu


“kenapa?” kata alzelfin kepada ku


“gk papa.” Kata ku dengan lemah


“ngak kamu bohong cobak cerita kamu kenapa yank?” kata alzelfin yang sudah duduk di sebelah ku


“aku pakai baju kebalik pas sama mama di goda, aku kan malu?” kata ku kepada alzelfin


“oh aku kira apa, jadi barusan itu mama?” kata alzelfin kepada ku


‘iya.” Kata ku kepada alzelfin


“sudah gak papa kok.” Kata alzelfin sambil membawa ku ke dalam pelukannya


“ya sudah kamu mandi dulu ya terus turun ke bawah?” kata alzelfin kepada ku


“iya.” Kata ku sambil meninggalkannya ke kamar mandi


Setelah selesai aku berpakaian dan berdandan tipis tipis setelah selesai aku dan alzelfin turun ke bawah untuk sarapan dan saat kami turun mama dan papa ku sudah gak ada


“kemana mama sama papa bik?” kata ku kepada pembantu rumah tangga yang sedang menyiapkan sarapan untuk ku dan alzelfin


“nyonya sama tuan sudah berangkat ke kantor non katanya ada meeting pagi ini.” Kata bibik kepada ku

__ADS_1


Aku hanya menganggukan kepala dan mengambil makanan yang akan aku makan begitu pun dengan alzelfin. Setelah selesai makan aku dan pergi ke belakang ntuk melihat bunga yang sudah aku pelihara sejak masih kelas 1 SMA alzelfin mengikuti ku dari belakang dia bertanya dari tadi kita akan kemana aku tak menjawab karena lelah untuk menjawabnya. Saat sampai aku langsung menyiramnya dan memotong daun yang sudah kering di bantu dengan tukang kebun tentunya setelah selesai aku dan alzelfin kembali ke kamar


__ADS_2